- Pelatihan ini membahas pengelolaan fasilitas sebagai bagian dari strategi operasional perusahaan. Peserta diajak memahami peran fasilitas dalam menjaga efisiensi, keselamatan, dan keberlanjutan operasional.
- Materi disampaikan oleh Agus Gunawan dengan pendekatan berbasis praktik lapangan. Peserta memperoleh gambaran nyata tentang tantangan dan solusi pengelolaan fasilitas di lingkungan industri.
- Kegiatan ini mendukung upaya Chandra Asri dalam meningkatkan kompetensi karyawan. Urways Indonesia bertindak sebagai lembaga pelatihan yang merancang program sesuai kebutuhan organisasi.
BSD — Pengelolaan fasilitas kini tidak lagi dipandang sebagai fungsi pendukung semata. Kesadaran tersebut mendorong karyawan Chandra Asri mengikuti pelatihan Facility Management yang digelar oleh Urways Indonesia pada 24–25 November 2025 di Hotel Sapphire Sky, BSD.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang terlibat langsung dalam pengelolaan aset dan fasilitas perusahaan. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya tata kelola fasilitas yang terencana, efisien, dan berorientasi pada keberlanjutan operasional.
Peran Strategis
Pada sesi awal, peserta diajak memahami perubahan peran facility management dalam organisasi modern. Pengelolaan fasilitas diposisikan sebagai bagian dari strategi bisnis yang mendukung produktivitas dan keselamatan kerja. Oleh karena itu, setiap keputusan terkait fasilitas harus selaras dengan tujuan perusahaan.
Selain itu, peserta mempelajari prinsip perencanaan dan pengendalian fasilitas secara terpadu. Pendekatan ini membantu organisasi mengoptimalkan pemanfaatan aset sekaligus meminimalkan risiko operasional. Dengan demikian, facility management dapat memberikan nilai tambah yang nyata.
Materi disampaikan secara bertahap agar mudah dipahami dan relevan dengan konteks industri. Diskusi interaktif juga membuka ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan tantangan di lingkungan kerja masing-masing.
Praktik Lapangan
Pelatihan ini menghadirkan Agus Gunawan sebagai trainer utama. Ia menyampaikan materi berdasarkan pengalaman praktik di lapangan, sehingga peserta memperoleh gambaran yang realistis mengenai pengelolaan fasilitas. Contoh kasus digunakan untuk menjembatani teori dan implementasi.
Menurut Agus Gunawan, pengelolaan fasilitas membutuhkan keseimbangan antara perencanaan dan eksekusi. “Facility management menuntut ketelitian, konsistensi, dan pemahaman risiko. Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada operasional,” ujarnya.
Melalui pendekatan praktis tersebut, peserta didorong untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi potensi masalah. Selain itu, mereka juga dilatih merumuskan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.
Kolaborasi SDM
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Chandra Asri dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia. Peningkatan kompetensi di bidang facility management dinilai penting untuk menjaga keandalan operasional perusahaan. Dengan SDM yang kompeten, pengelolaan fasilitas dapat berjalan lebih efektif.
Urways Indonesia sebagai lembaga pelatihan merancang program ini sesuai kebutuhan peserta. Fokus pelatihan tidak hanya pada aspek teknis, tetapi juga pada pola pikir strategis dalam pengelolaan fasilitas.
Salah satu peserta menilai pelatihan ini memberikan perspektif baru tentang peran facility management. Menurutnya, materi yang disampaikan membantu memahami keterkaitan antara fasilitas, keselamatan, dan kinerja operasional.
Nisa Dwi Saputri
Business Operation Manager
Urways Indonesia
📧 urwaysindonesia@gmail.com
📞 +62 819 1534 6688
📍 Ruko Layan No. R8, Villa Rizki Insaani,
Jl. H. Samaun, Pagedangan, Tangerang,
Banten 15820



