Community Development Management Training
Rp4.000.000 – Rp6.000.000
Community Development Management Training dirancang untuk membantu peserta memahami cara merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program pengembangan masyarakat secara strategis. Pelatihan ini menggabungkan pendekatan pemberdayaan, manajemen program, dan kolaborasi multipihak agar kegiatan pengembangan komunitas berjalan efektif dan berdampak.
Silabus Pelatihan
Dalam dinamika sosial yang semakin kompleks, organisasi dituntut memiliki kemampuan mengelola program pengembangan komunitas dengan pendekatan yang lebih terukur dan berkelanjutan. Perusahaan, lembaga sosial, dan institusi publik tidak lagi cukup menjalankan kegiatan CSR atau community engagement sebagai formalitas; aktivitas tersebut harus memberikan perubahan positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Untuk membantu menjawab kebutuhan tersebut, Community Development Management Training memberikan fondasi strategis sehingga peserta mampu memahami makna pemberdayaan yang holistik.
Pelatihan ini mengarahkan peserta untuk melihat bagaimana program komunitas dapat dirancang berdasarkan kebutuhan nyata, bukan asumsi. Selain itu, peserta mempelajari cara membangun kemitraan, menganalisis dinamika sosial, serta mengelola aset komunitas secara efektif. Pendekatan yang digunakan tidak hanya menekankan perencanaan, tetapi juga memberikan praktik lapangan yang relevan. Dengan demikian, peserta dapat melihat implementasi community development dari sisi teknis dan sosial sekaligus.
Selanjutnya, peserta diperkenalkan pada strategi monitoring dan evaluasi program untuk memastikan keberlanjutan dampak. Melalui pemahaman tersebut, peserta mampu membantu organisasi menjalankan program yang bukan hanya baik di atas kertas, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi komunitas. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan keterampilan manajerial dan sosial yang diperlukan untuk mengelola program pemberdayaan secara lebih profesional.
- Penyelenggara : Urways Indonesia Corpora
- Durasi : 2 Hari Intensif
- Waktu : 09.00 – 17.00 WIB
- Lokasi : Hotel Sapphire Sky BSD, BSD City, Tangerang
- Instruktur : Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKOM
Sasaran Peserta
Pelatihan ini ditujukan bagi:
-
Tim CSR, Sustainability, dan Community Development
-
Lembaga sosial, NGO, dan yayasan pemberdayaan masyarakat
-
Aparat pemerintah atau lembaga publik yang menangani program komunitas
-
Profesional yang terlibat dalam pelaksanaan atau perencanaan program sosial
-
Manajer atau koordinator lapangan yang mengelola kemitraan masyarakat
Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini bertujuan agar peserta mampu:
-
Memahami prinsip dasar pengembangan komunitas berbasis partisipasi
-
Merancang program community development secara sistematis dan adaptif
-
Mengelola kemitraan, aset sosial, dan dinamika kelompok
-
Melaksanakan program pemberdayaan dengan pendekatan yang inklusif
-
Melakukan monitoring & evaluasi berbasis data
-
Menyusun laporan program yang komprehensif
Outline Pelatihan
Hari Pertama
Sesi 1: Memahami Konsep Dasar Community Development
Sesi pembuka ini membantu peserta melihat bagaimana pengembangan komunitas berperan dalam membangun kemandirian masyarakat. Selain itu, peserta memahami hubungan antara kebutuhan komunitas dan arah program pemberdayaan.
-
Prinsip dasar community empowerment
-
Peran organisasi dalam pembangunan sosial
-
Pendekatan partisipatif dan kolaboratif
-
Identifikasi kebutuhan masyarakat
-
Studi singkat praktik pemberdayaan yang berhasil
Sesi 2: Analisis Sosial dan Pemetaan Komunitas
Setelah memahami dasar pemberdayaan, peserta diajak mengenali karakter komunitas melalui analisis sosial. Selain itu, sesi ini membantu peserta melakukan pemetaan potensi dan tantangan yang ada.
-
Social mapping & stakeholder analysis
-
Identifikasi aset komunitas
-
Pemetaan masalah dan peluang
-
Teknik observasi lapangan
-
Penyusunan profil komunitas
Sesi 3: Perancangan Program Community Development
Sesi ini menuntun peserta merancang program berbasis data dan kebutuhan nyata komunitas. Dengan pendekatan tersebut, program yang disusun menjadi lebih relevan dan berkelanjutan.
-
Penyusunan tujuan dan indikator program
-
Desain aktivitas berbasis kebutuhan
-
Penetapan sasaran penerima manfaat
-
Penyusunan jadwal & alur implementasi
-
Template perancangan program CD
Sesi 4: Strategi Kemitraan dan Kolaborasi Multipihak
Sesi ini membahas bagaimana kemitraan dapat memperkuat keberhasilan program. Selain itu, peserta mempelajari teknik membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan.
-
Identifikasi mitra strategis
-
Kolaborasi antara perusahaan, komunitas, dan pemerintah
-
Teknik komunikasi lintas sektor
-
Negosiasi kepentingan dan penyelarasan tujuan
-
Contoh praktik kemitraan yang efektif
Hari Kedua
Sesi 5: Manajemen Implementasi Program Komunitas
Sesi ini memberikan panduan bagaimana menyusun kegiatan lapangan yang terkoordinasi. Selain itu, peserta mempelajari cara menangani dinamika sosial dalam pelaksanaan program.
-
Pengelolaan kegiatan berbasis komunitas
-
Pembagian peran antar pihak
-
Koordinasi aktivitas lapangan
-
Pengelolaan dinamika kelompok
-
Penanganan kendala implementasi
Sesi 6: Pengembangan Kapasitas dan Pendampingan Komunitas
Dalam sesi ini, peserta memahami pentingnya peningkatan kapasitas komunitas sebagai fondasi keberlanjutan program.
-
Teknik pendampingan masyarakat
-
Pengembangan kapasitas individu dan kelompok
-
Manajemen relawan & fasilitator
-
Pembentukan kelompok swadaya
-
Penguatan kemandirian komunitas
Sesi 7: Monitoring, Evaluasi, dan Pengukuran Dampak
Pada tahap ini, peserta mempelajari cara menilai efektivitas program menggunakan metode evaluasi yang sistematis.
-
Indikator output, outcome, dan impact
-
Teknik pengumpulan data M&E
-
Analisis perubahan sosial
-
Evaluasi keberlanjutan program
-
Template pelaporan M&E
Sesi 8: Penyusunan Laporan Program dan Rencana Keberlanjutan
Sebagai sesi penutup, peserta mempelajari cara menyusun laporan program yang komprehensif dan mudah dibaca pemangku kepentingan.
-
Struktur laporan program
-
Penyusunan rekomendasi tindak lanjut
-
Presentasi hasil kepada pemangku kepentingan
-
Dokumentasi praktik baik
-
Perencanaan fase lanjutan
Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu:
-
Merancang program pemberdayaan yang berbasis kebutuhan
-
Menganalisis kondisi sosial dan aset komunitas
-
Mengelola kemitraan secara strategis
-
Mengimplementasikan program secara inklusif
-
Melakukan monitoring dan evaluasi yang terukur
-
Menyusun laporan program lengkap dan profesional
Metode Pelatihan
-
Presentasi Interaktif
-
Studi Kasus
-
Diskusi Kelompok
-
Simulasi Lapangan
-
Penyusunan Mini Program CD
Fasilitas Pelatihan
Peserta akan mendapatkan:
-
Meeting room di Hotel Sapphire Sky BSD dengan suasana profesional dan nyaman.
-
Lunch dan coffee break selama dua hari pelatihan.
-
Modul dan sertifikat pelatihan resmi dari UrWays Indonesia Corpora.
-
Training kits dan souvenir eksklusif sebagai penunjang kegiatan pembelajaran.
* Fasilitas Online : Zoom, Record, E-modul, sertifikat.
Instruktur Pelatihan
Pelatihan ini dipandu oleh Ujang Rusdianto, S.I.Kom, M.IKOM — praktisi dan konsultan komunikasi korporasi dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di perusahaan BUMN, Tbk, dan multinasional.
Ia juga merupakan dosen Strategic Communication di Universitas Multimedia Nusantara, penulis buku-buku komunikasi yang diterbitkan oleh Gramedia Digital, dan corporate trainer tersertifikasi nasional.
Informasi dan Pendaftaran
Urways Learning Center
Ruko Layan R8, Villa Rizki Insaani, Jl. H. Samaun, Pagedangan, Kab. Tangerang, Banten 15810
Website: www.urways-indonesia.co.id
Kontak: +62 819 1534 6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com
Related products
-
Consultative Marketing Skills
Rp3.750.000 – Rp6.000.000 -
Basic Industrial Relations Training
Rp3.750.000 – Rp6.000.000 -
Digital Mindset and Culture
Rp3.750.000 – Rp6.000.000 -
Digital Writing Skills
Rp3.750.000 – Rp6.000.000








