Hubungan kerja yang efektif sangat dipengaruhi kualitas komunikasi antarpribadi. Tanpa keterampilan komunikasi yang baik, kolaborasi mudah terganggu, pesan rentan disalahpahami, dan hasil kerja dapat terhambat. Oleh karena itu, Interpersonal Communication Skill Training disusun untuk mendukung peserta dalam mengembangkan kemampuan komunikasi yang lebih jelas, empatik, dan profesional.
Pelatihan ini mengarahkan peserta memahami elemen dasar komunikasi antarpribadi, mulai dari persepsi, bahasa tubuh, hingga cara mengatur pesan secara tepat. Selain itu, peserta mempelajari teknik mendengarkan aktif dan reflektif yang membantu membangun kepercayaan dalam interaksi kerja. Dengan pendalaman ini, komunikasi menjadi jauh lebih efektif dan minim hambatan.
Selanjutnya, peserta mempelajari cara mengatasi situasi sulit, termasuk perbedaan pendapat, miskomunikasi, dan percakapan yang sensitif. Pelatihan memberikan contoh praktis dan teknik yang dapat diterapkan pada berbagai konteks pekerjaan. Dengan keterampilan ini, peserta lebih siap berinteraksi secara profesional dan membangun hubungan kerja yang harmonis.
- Penyelenggara : Urways Indonesia Corpora
- Durasi : 2 Hari Intensif
- Waktu : 09.00 – 17.00 WIB
- Lokasi : Hotel Sapphire Sky BSD, BSD City, Tangerang
- Instruktur : Yani Hendrayani, Ph.D
Sasaran Peserta
-
Seluruh karyawan yang berinteraksi dengan rekan kerja, klien, atau pimpinan
-
Supervisor, manager, dan pemimpin tim
-
Staf frontliner dan customer-facing roles
-
Profesional yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi antarpribadi
Tujuan Pelatihan
Peserta mampu:
-
Memahami prinsip dasar komunikasi antarpribadi
-
Menggunakan teknik mendengarkan aktif
-
Menyampaikan pesan secara jelas dan asertif
-
Mengelola percakapan sulit secara konstruktif
-
Menggunakan bahasa tubuh yang mendukung pesan
-
Membangun hubungan kerja yang lebih harmonis
Outline Pelatihan
Hari Pertama
Sesi 1: Konsep Interpersonal Communication dan Dinamika Antarpribadi
Sesi pembuka ini membantu peserta memahami elemen dasar komunikasi antarpribadi. Selain itu, peserta melihat bagaimana persepsi mempengaruhi cara pesan diterima.
-
Prinsip komunikasi antarpribadi
-
Hambatan persepsi dan interpretasi
-
Peran konteks dan hubungan
-
Pola komunikasi profesional
-
Contoh miskomunikasi sehari-hari
Sesi 2: Teknik Active Listening untuk Komunikasi yang Lebih Efektif
Sesi ini mengarahkan peserta mempraktikkan mendengarkan aktif untuk meningkatkan kualitas percakapan. Selain itu, peserta mempelajari teknik bertanya yang mendukung pemahaman.
-
Komponen mendengarkan aktif
-
Paraphrasing, clarifying, dan validating
-
Teknik bertanya terbuka dan terarah
-
Kesalahan umum dalam mendengarkan
-
Simulasi dialog efektif
Sesi 3: Komunikasi Asertif untuk Menyampaikan Pesan Secara Jelas
Sesi ini membahas bagaimana menyampaikan kebutuhan atau pendapat tanpa agresif maupun pasif. Selain itu, peserta mempelajari cara menjaga profesionalitas dalam percakapan.
-
Perbedaan pasif, agresif, dan asertif
-
Teknik “I Message”
-
Menyampaikan pendapat dengan hormat
-
Membangun kejelasan dan ketegasan
-
Latihan percakapan asertif
Sesi 4: Bahasa Tubuh, Nada Bicara, dan Kejelasan Nonverbal
Dalam sesi ini, peserta melihat bagaimana pesan nonverbal memengaruhi pemahaman. Selain itu, peserta mempelajari cara mengelola ekspresi nonverbal secara profesional.
-
Elemen nonverbal: gesture, ekspresi, postur
-
Nada, ritme, dan kecepatan bicara
-
Membaca bahasa tubuh lawan bicara
-
Konsistensi verbal dan nonverbal
-
Simulasi interpretasi nonverbal
Hari Kedua
Sesi 5: Mengelola Percakapan Sulit dengan Pendekatan Profesional
Sesi ini membantu peserta menangani percakapan yang sensitif atau menantang. Selain itu, peserta belajar menjaga ketenangan selama interaksi.
-
Menghadapi kritik dan resistensi
-
Teknik mengelola emosi dalam percakapan
-
Reaksi konstruktif terhadap situasi sulit
-
Cara merespons tanpa defensif
-
Latihan percakapan sensitif
Sesi 6: Manajemen Konflik melalui Komunikasi Antarpribadi
Sesi ini menjelaskan bagaimana konflik dikelola melalui komunikasi yang tepat. Selanjutnya, peserta memahami cara mengubah konflik menjadi peluang kolaborasi.
-
Sumber konflik antarpribadi
-
Teknik komunikasi untuk de-eskalasi
-
Menemukan kesamaan dan titik temu
-
Pendekatan problem-solving
-
Contoh scenario konflik kerja
Sesi 7: Membangun Hubungan Kerja yang Positif dan Kolaboratif
Sesi ini menunjukkan cara memperkuat hubungan profesional sehingga kolaborasi menjadi lebih mudah. Selain itu, peserta mempelajari strategi memperkuat kepercayaan.
-
Membangun rapport dan koneksi positif
-
Kolaborasi melalui komunikasi yang terbuka
-
Menyeimbangkan empati dan objektivitas
-
Pola interaksi yang menciptakan kenyamanan
-
Studi kasus kolaborasi efektif
Sesi 8: Penyusunan Personal Improvement Plan untuk Peningkatan Komunikasi
Sebagai penutup, peserta diarahkan menyusun rencana pengembangan pribadi agar keterampilan komunikasi terus meningkat.
-
Analisis kekuatan dan area pengembangan
-
Penetapan target perbaikan
-
Teknik evaluasi diri
-
Integrasi kebiasaan komunikasi positif
-
Template personal plan
Outcome Pelatihan
Setelah pelatihan, peserta mampu:
-
Berkomunikasi secara jelas, profesional, dan efektif
-
Menerapkan active listening dalam percakapan kerja
-
Menyampaikan pesan secara asertif dan positif
-
Mengatasi percakapan sulit dan konflik dengan elegan
-
Membangun hubungan kerja yang harmonis dan produktif
Metode Pelatihan
-
Presentasi Interaktif
-
Roleplay dan Simulasi
-
Studi Kasus
-
Latihan Komunikasi Asertif
-
Penyusunan Personal Plan
Fasilitas Pelatihan
Peserta akan mendapatkan:
-
Meeting room di Hotel Sapphire Sky BSD dengan suasana profesional dan nyaman.
-
Lunch dan coffee break selama dua hari pelatihan.
-
Modul dan sertifikat pelatihan resmi dari UrWays Indonesia Corpora.
-
Training kits dan souvenir eksklusif sebagai penunjang kegiatan pembelajaran.
* Fasilitas Online : Zoom, Record, E-modul, sertifikat.
Instruktur Pelatihan
Yani Hendrayani, Ph.D – merupakan praktisi sekaligus akademisi di bidang komunikasi, leadership, dan public speaking. Ia dikenal karena kemampuannya menggabungkan ketajaman analisis akademik dengan pendekatan pelatihan yang aplikatif . Pengalamannya mengajar di perguruan tinggi memperkuat keahliannya dalam membangun kerangka berpikir strategis, sementara keterlibatannya sebagai trainer di berbagai institusi membuatnya terampil menerjemahkan teori menjadi praktik yang relevan untuk kebutuhan profesional masa kini. Ia banyak menangani topik seperti public relations / kehumasan, komunikasi interpersonal, professional grooming, serta public speaking untuk pengembangan kapasitas individu agar mampu tampil percaya diri, persuasif, dan berpengaruh. Dengan reputasi sebagai pengajar yang sistematis, reflektif, dan komunikatif, ia terus berkontribusi dalam pengembangan talenta profesional melalui riset, publikasi ilmiah, serta berbagai program pelatihan berskala nasional.
Informasi dan Pendaftaran
Urways Learning Center
Ruko Layan R8, Villa Rizki Insaani, Jl. H. Samaun, Pagedangan, Kab. Tangerang, Banten 15810
Website: www.urways-indonesia.co.id
Kontak: +62 819 1534 6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com








Reviews
There are no reviews yet.