Cost Accounting, HPP & Profitability Analysis

Rp6,200,000

Pelatihan Cost Accounting, HPP & Profitability Analysis membekali profesional keuangan, akuntansi, dan operasional dengan keterampilan mengklasifikasikan biaya, menghitung harga pokok produksi (HPP), mengalokasikan biaya overhead, serta mengevaluasi profitabilitas setiap produk. Melalui studi kasus dan latihan perhitungan, peserta mampu menghasilkan informasi biaya yang akurat sebagai dasar pengendalian biaya, penetapan harga, dan pengambilan keputusan bisnis.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Ketepatan perhitungan biaya memengaruhi keputusan harga jual, efisiensi produksi, dan pencapaian laba perusahaan. Ketika tim keuangan keliru mengklasifikasikan biaya atau mengalokasikan overhead, perusahaan berisiko menetapkan harga yang kurang kompetitif, menilai kinerja produk secara keliru, serta kehilangan peluang untuk meningkatkan margin keuntungan.

Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari pendekatan akuntansi biaya yang relevan dengan kebutuhan operasional perusahaan. Selanjutnya, latihan perhitungan membantu peserta menelusuri pembentuk HPP, mengevaluasi selisih biaya aktual terhadap standar, dan membandingkan profitabilitas antarproduk. Hasilnya, tim dapat menyajikan informasi biaya yang lebih akurat untuk mendukung pengendalian operasional dan keputusan bisnis.

Sasaran dan Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini ditujukan bagi staf akuntansi, staf keuangan, cost accountant, finance supervisor, accounting supervisor, analis bisnis, tim produksi, serta profesional yang bertanggung jawab atas perhitungan biaya dan evaluasi kinerja produk.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengklasifikasikan biaya berdasarkan perilaku, fungsi, dan keterkaitannya dengan produk.

  2. Menghitung biaya produksi menggunakan metode job order costing dan process costing.

  3. Menyusun perhitungan HPP dengan memperhitungkan bahan baku, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead.

  4. Mengalokasikan biaya overhead secara tepat sesuai dasar pembebanan yang relevan.

  5. Menerapkan metode activity-based costing (ABC) untuk menelusuri konsumsi aktivitas dan biaya produk.

  6. Menghitung serta mengevaluasi varians bahan baku, tenaga kerja, dan overhead.

  7. Membandingkan margin kontribusi dan profitabilitas setiap produk berdasarkan data biaya.

  8. Merumuskan rekomendasi pengendalian biaya berdasarkan hasil perhitungan dan evaluasi profitabilitas.

Outline Materi yang Dibahas

Hari Pertama — Cost Accounting dan Perhitungan HPP

1. Konsep Dasar dan Klasifikasi Biaya

  • Perbedaan biaya langsung dan tidak langsung.

  • Pengelompokan biaya tetap, variabel, dan semivariabel.

  • Klasifikasi biaya berdasarkan fungsi produksi, pemasaran, dan administrasi.

  • Identifikasi biaya produk serta biaya periode.

  • Pengaruh perilaku biaya terhadap perencanaan operasional.

2. Metode Perhitungan Biaya Produksi

  • Penerapan job order costing pada produksi berdasarkan pesanan.

  • Penggunaan process costing untuk produksi berkelanjutan.

  • Penelusuran biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead.

  • Perhitungan biaya per pesanan serta biaya per unit.

  • Pemilihan metode berdasarkan karakteristik proses produksi.

3. Perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP)

  • Identifikasi komponen utama pembentuk HPP.

  • Perhitungan pemakaian bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

  • Penggabungan biaya overhead ke dalam biaya produksi.

  • Perhitungan barang dalam proses dan barang jadi.

  • Rekonsiliasi biaya produksi dengan laporan persediaan.

4. Alokasi Biaya Overhead

  • Identifikasi komponen biaya overhead pabrik.

  • Penentuan dasar pembebanan berdasarkan jam tenaga kerja, jam mesin, atau ukuran relevan lainnya.

  • Perhitungan tarif overhead yang ditentukan di muka.

  • Evaluasi selisih pembebanan overhead aktual dan overhead yang dialokasikan.

  • Pemeriksaan dampak metode alokasi terhadap HPP setiap produk.

5. Activity-Based Costing (ABC)

  • Konsep activity-based costing dalam penghitungan biaya produk.

  • Identifikasi aktivitas yang mengonsumsi sumber daya.

  • Penentuan cost driver berdasarkan aktivitas operasional.

  • Perhitungan tarif aktivitas dan alokasi biaya ke produk.

  • Perbandingan hasil metode ABC dengan metode pembebanan konvensional.

Hari Kedua — Variance Analysis dan Profitability Analysis

6. Analisis Varians Bahan Baku

  • Penetapan standar harga dan kuantitas bahan baku.

  • Perhitungan varians harga bahan baku.

  • Evaluasi varians pemakaian bahan baku.

  • Penelusuran penyebab selisih dari pembelian hingga proses produksi.

  • Penyusunan rekomendasi untuk mengendalikan pemborosan bahan baku.

7. Analisis Varians Tenaga Kerja dan Overhead

  • Perhitungan varians tarif tenaga kerja.

  • Evaluasi varians efisiensi jam kerja.

  • Pengukuran varians pengeluaran dan efisiensi overhead.

  • Identifikasi faktor operasional yang memicu penyimpangan biaya.

  • Penyusunan prioritas tindakan korektif berdasarkan besarnya varians.

8. Profitability Analysis per Produk

  • Perhitungan HPP per produk sebagai dasar evaluasi margin.

  • Analisis margin kontribusi dan laba kotor.

  • Perbandingan profitabilitas antarproduk, kelompok produk, atau lini produksi.

  • Identifikasi produk dengan margin tinggi dan rendah.

  • Evaluasi hubungan volume penjualan, struktur biaya, dan profitabilitas.

9. Pengambilan Keputusan Berbasis Informasi Biaya

  • Evaluasi harga jual berdasarkan struktur biaya dan target margin.

  • Penilaian dampak perubahan volume terhadap laba.

  • Perbandingan alternatif produksi berdasarkan biaya relevan.

  • Identifikasi peluang efisiensi melalui pengendalian aktivitas.

  • Penyusunan rekomendasi untuk meningkatkan profitabilitas produk.

10. Studi Kasus dan Praktik Perhitungan Terintegrasi

  • Pengolahan data biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead.

  • Perhitungan HPP menggunakan metode yang sesuai dengan karakteristik produksi.

  • Penerapan ABC untuk membandingkan biaya antarproduk.

  • Evaluasi varians biaya aktual terhadap standar.

  • Penyusunan laporan profitabilitas produk beserta rekomendasi perbaikan.

Metode Pelatihan

  • Presentasi dan Diskusi

  • Studi Kasus

  • Praktik dan Role Play

Hasil Praktik dan Evaluasi Kompetensi

Pada akhir pelatihan, peserta menghasilkan lembar perhitungan HPP, laporan analisis varians, serta ringkasan profitabilitas produk berdasarkan data studi kasus. Evaluasi mencakup ketepatan klasifikasi biaya, konsistensi perhitungan, kesesuaian alokasi overhead, ketajaman identifikasi penyimpangan, dan relevansi rekomendasi pengendalian biaya.

Informasi dan Pendaftaran

Untuk mendapatkan informasi jadwal, biaya investasi, dan pelaksanaan pelatihan Cost Accounting, HPP & Profitability Analysis, silakan menghubungi tim Urways Indonesia.

Mobile: 0819 1534 6688

Email: cs@urways-indonesia.co.id

LOKASI

JAKARTA

TANGGAL

03–04 Nov 2026, 01–02 Des 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Cost Accounting, HPP & Profitability Analysis”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *