Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Keputusan bisnis yang tepat membutuhkan informasi keuangan yang akurat. Melalui data akuntansi, manajemen dapat mengevaluasi pendapatan, mengendalikan pengeluaran, dan menentukan prioritas anggaran. Selain itu, informasi tersebut membantu perusahaan mengenali risiko operasional sebelum persoalan berkembang menjadi kerugian. Oleh karena itu, profesional perlu menguasai dasar akuntansi agar mampu menghubungkan angka keuangan dengan kebutuhan bisnis.
Pelatihan Basic Accounting for Business Decision Making menghubungkan proses pencatatan transaksi dengan praktik pengambilan keputusan. Pada tahap awal, peserta mengenali akun dan mencatat transaksi melalui jurnal umum. Selanjutnya, peserta memindahkan saldo ke buku besar dan menyusun neraca saldo. Setelah itu, peserta mempelajari laporan laba rugi, neraca, serta arus kas untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan perusahaan.
Lebih lanjut, peserta menggunakan data keuangan untuk mengidentifikasi persoalan operasional. Sebagai contoh, peserta menelaah penurunan laba, kenaikan biaya, dan keterbatasan kas. Kemudian, peserta membandingkan beberapa alternatif tindakan berdasarkan dampak keuangannya. Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat menyusun rekomendasi yang relevan dan menjelaskan alasan bisnis di balik setiap pilihan.
Sasaran dan Tujuan Pelatihan
Program ini menyasar staf administrasi, staf keuangan pemula, staf operasional, supervisor, manajer nonkeuangan, wirausaha, serta profesional yang membutuhkan keterampilan akuntansi dasar. Selain itu, pelatihan ini relevan bagi karyawan yang berkoordinasi dengan tim Finance & Accounting, terutama ketika mereka mengevaluasi biaya, mengajukan anggaran, atau mempertimbangkan keputusan operasional.
Setelah mengikuti pelatihan selama dua hari, peserta diharapkan mampu:
- Menjelaskan prinsip dasar akuntansi, persamaan akuntansi, serta mekanisme debit dan kredit.
- Menguraikan tahapan siklus akuntansi mulai dari identifikasi transaksi hingga penyusunan neraca saldo.
- Mencatat transaksi melalui jurnal umum dan mengelompokkan saldo berdasarkan akun dalam buku besar.
- Menginterpretasikan laporan laba rugi, neraca, dan arus kas untuk mengenali kondisi keuangan perusahaan.
- Membandingkan pendapatan, biaya, laba, dan arus kas guna mengevaluasi kinerja usaha.
- Menghitung margin laba serta rasio likuiditas dasar sesuai kebutuhan bisnis.
- Mengidentifikasi persoalan keuangan dan mempertimbangkan alternatif tindakan berdasarkan data.
- Menyusun rekomendasi bisnis yang mempertimbangkan biaya, profitabilitas, dan kebutuhan kas.
Outline Materi yang Dibahas
Hari Pertama — Dasar Akuntansi dan Pencatatan Transaksi
Konsep Dasar Akuntansi untuk Bisnis
- Peran akuntansi dalam pengelolaan perusahaan dan pengambilan keputusan.
- Perbedaan akuntansi keuangan dan informasi manajemen.
- Prinsip dasar akuntansi serta penerapan basis akrual.
- Persamaan dasar akuntansi yang mencakup aset, liabilitas, dan ekuitas.
- Klasifikasi akun pendapatan, beban, aset, kewajiban, dan modal.
- Mekanisme debit dan kredit dalam pencatatan transaksi.
- Hubungan transaksi keuangan dengan aktivitas operasional.
Identifikasi dan Pengelompokan Transaksi Keuangan
- Jenis transaksi dalam kegiatan bisnis sehari-hari.
- Fungsi faktur, kuitansi, bukti pembayaran, dan dokumen pendukung.
- Penentuan akun berdasarkan karakteristik transaksi.
- Dampak transaksi terhadap aset, kewajiban, modal, pendapatan, dan beban.
- Pencatatan penjualan, pembelian, pembayaran biaya, serta penerimaan kas.
- Latihan menentukan akun berdasarkan skenario bisnis.
Penyusunan Jurnal Umum dan Buku Besar
- Fungsi jurnal umum dalam dokumentasi transaksi.
- Penentuan posisi debit dan kredit berdasarkan bukti transaksi.
- Teknik menyusun jurnal umum secara sistematis.
- Pemindahbukuan (posting) dari jurnal ke buku besar.
- Pengelompokan saldo berdasarkan akun terkait.
- Pemeriksaan keseimbangan debit dan kredit.
- Praktik pencatatan menggunakan lembar kerja akuntansi.
Penyusunan Neraca Saldo dan Pemeriksaan Catatan
- Fungsi dan struktur neraca saldo.
- Penyusunan neraca saldo berdasarkan buku besar.
- Pemeriksaan keseimbangan saldo debit dan kredit.
- Identifikasi kesalahan pencatatan dan pemindahbukuan.
- Fungsi jurnal penyesuaian dalam siklus akuntansi.
- Latihan memeriksa ketepatan dan konsistensi catatan keuangan.
Studi Kasus Siklus Akuntansi
- Pengolahan transaksi berdasarkan skenario perusahaan.
- Penyusunan jurnal umum dan pemindahbukuan ke buku besar.
- Penghitungan saldo akun untuk menghasilkan neraca saldo.
- Pemeriksaan keseimbangan pencatatan.
- Pembahasan hasil praktik dan dampaknya terhadap kondisi keuangan usaha.
Hari Kedua — Laporan Keuangan dan Keputusan Bisnis
Interpretasi Laporan Laba Rugi
- Fungsi laporan laba rugi dalam mengevaluasi kinerja perusahaan.
- Komponen pendapatan, harga pokok penjualan, beban, dan laba.
- Perbedaan pendapatan, penerimaan kas, laba, serta arus kas.
- Identifikasi komponen biaya yang memengaruhi profitabilitas.
- Perbandingan pendapatan dan beban untuk mengetahui perubahan laba.
- Penghitungan margin laba sebagai indikator kinerja usaha.
- Pemanfaatan informasi laba rugi untuk menentukan prioritas perbaikan operasional.
Evaluasi Neraca dan Posisi Keuangan
- Struktur laporan posisi keuangan atau neraca.
- Klasifikasi aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas, dan ekuitas.
- Hubungan aset, kewajiban, serta modal.
- Perbedaan aset dan beban berdasarkan fungsi ekonominya.
- Penilaian likuiditas dan struktur pendanaan.
- Pengukuran kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendek.
- Keterkaitan posisi keuangan dengan kebutuhan operasional.
Pengelolaan dan Evaluasi Arus Kas
- Fungsi laporan arus kas dalam perencanaan keuangan.
- Klasifikasi arus kas operasi, investasi, dan pendanaan.
- Identifikasi sumber penerimaan serta penggunaan kas.
- Hubungan laba dengan perubahan saldo kas.
- Penelaahan risiko kekurangan kas ketika perusahaan mencatat laba.
- Perkiraan kebutuhan dana operasional berdasarkan pola arus kas.
- Penentuan prioritas pembayaran sesuai kondisi kas.
Penggunaan Angka Keuangan untuk Keputusan Bisnis
- Keterkaitan laporan laba rugi, neraca, dan arus kas.
- Perbandingan tren pendapatan, biaya, laba, serta saldo kas.
- Penghitungan margin laba dan rasio likuiditas dasar.
- Identifikasi indikasi kenaikan biaya serta penurunan profitabilitas.
- Penilaian efisiensi pengeluaran berdasarkan data keuangan.
- Pengkajian dampak keputusan harga, pembelian, dan anggaran terhadap kinerja perusahaan.
- Pemilihan indikator keuangan sesuai kebutuhan keputusan.
- Penyusunan rekomendasi berdasarkan temuan keuangan.
Studi Kasus dan Simulasi Keputusan Bisnis
- Pemeriksaan data transaksi dan laporan keuangan perusahaan simulasi.
- Identifikasi persoalan terkait penurunan laba, kenaikan biaya, dan tekanan arus kas.
- Penentuan informasi yang diperlukan untuk menjelaskan penyebab persoalan.
- Perbandingan alternatif tindakan beserta konsekuensi keuangannya.
- Penyusunan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi biaya atau menjaga likuiditas.
- Presentasi temuan dan argumentasi kepada kelompok.
- Evaluasi ketepatan rekomendasi berdasarkan data yang tersedia.
Metode Pelatihan
- Presentasi dan Diskusi: Trainer menjelaskan prinsip akuntansi, tahapan pencatatan, serta fungsi laporan keuangan. Selanjutnya, peserta membahas contoh transaksi dan persoalan bisnis. Melalui diskusi tersebut, peserta menghubungkan konsep akuntansi dengan kebutuhan pekerjaan sehari-hari.
- Studi Kasus: Peserta memeriksa data transaksi dan laporan keuangan perusahaan simulasi. Kemudian, peserta mengidentifikasi persoalan dan membandingkan alternatif tindakan. Sebagai hasilnya, peserta menyusun rekomendasi berdasarkan konsekuensi keuangan setiap pilihan.
- Praktik/Role Play: Peserta mencatat transaksi, menyusun jurnal umum, memindahkan saldo ke buku besar, serta membuat neraca saldo. Berikutnya, peserta menginterpretasikan laporan keuangan untuk menjelaskan kondisi perusahaan. Pada tahap akhir, peserta melakukan simulasi komunikasi antara tim operasional dan tim Finance & Accounting untuk menyampaikan temuan serta mengusulkan tindakan berbasis data.
Hasil Praktik dan Evaluasi Kompetensi
Selama pelatihan, peserta menghasilkan keluaran praktis yang menunjukkan pencapaian kompetensi.
- Jurnal umum dan buku besar: Peserta mencatat transaksi serta mengelompokkan saldo berdasarkan akun.
- Neraca saldo: Peserta menyusun saldo akun dan memeriksa keseimbangan debit-kredit.
- Lembar evaluasi keuangan: Peserta mengidentifikasi informasi penting dari laporan laba rugi, neraca, dan arus kas.
- Rekomendasi bisnis: Peserta mengusulkan tindakan berdasarkan persoalan keuangan dalam studi kasus.
- Presentasi hasil praktik: Peserta memaparkan temuan, alasan pemilihan tindakan, dan konsekuensi keuangan yang relevan.
Untuk menilai pencapaian pembelajaran, trainer menggunakan ketepatan pencatatan, kualitas interpretasi angka, dan relevansi rekomendasi. Selain itu, trainer dapat membandingkan hasil latihan awal dan akhir guna mengevaluasi perkembangan kompetensi peserta.
Informasi dan Pendaftaran
Urways Indonesia Corpora
Mobile: 0819 1534 6688
Email: cs@urways-indonesia.co.id






Ulasan
Belum ada ulasan.