Responsible AI untuk Bisnis

Rentang harga: Rp4,500,000 hingga Rp6,750,000

Penggunaan Artificial Intelligence dalam bisnis terus berkembang. Perusahaan memanfaatkan AI untuk mendukung analisis, komunikasi, layanan, produktivitas, dan pengambilan keputusan. Namun, penggunaan AI juga membawa risiko terkait tata kelola, privasi, hak kekayaan intelektual, akurasi informasi, dan keputusan yang melibatkan sistem AI. Karena itu, perusahaan membutuhkan pendekatan responsible AI yang dapat mengarahkan penggunaan teknologi secara terukur.

Program Responsible AI untuk Bisnis membantu peserta memahami prinsip AI governance, responsible use, human oversight, privacy, intellectual property, dan AI risk management. Peserta mempelajari cara mengidentifikasi risiko serta menentukan mekanisme pengendalian yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, peserta menyusun Responsible AI Use Framework sebagai perangkat kerja utama. Framework tersebut membantu peserta menghubungkan tujuan penggunaan AI, tata kelola, tanggung jawab manusia, perlindungan data, hak kekayaan intelektual, risiko, dan mekanisme evaluasi.

Responsible AI untuk Bisnis

Kode: CC-D19
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Mastery
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Penggunaan Artificial Intelligence dalam bisnis terus berkembang. Perusahaan memanfaatkan AI untuk mendukung analisis, komunikasi, layanan, produktivitas, dan pengambilan keputusan.

Namun, penggunaan AI juga membawa risiko terkait tata kelola, privasi, hak kekayaan intelektual, akurasi informasi, dan keputusan yang melibatkan sistem AI. Karena itu, perusahaan membutuhkan pendekatan responsible AI yang dapat mengarahkan penggunaan teknologi secara terukur.

Program Responsible AI untuk Bisnis membantu peserta memahami prinsip AI governance, responsible use, human oversight, privacy, intellectual property, dan AI risk management. Peserta mempelajari cara mengidentifikasi risiko serta menentukan mekanisme pengendalian yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Selain itu, peserta menyusun Responsible AI Use Framework sebagai perangkat kerja utama. Framework tersebut membantu peserta menghubungkan tujuan penggunaan AI, tata kelola, tanggung jawab manusia, perlindungan data, hak kekayaan intelektual, risiko, dan mekanisme evaluasi.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang terlibat dalam penggunaan, pengelolaan, pengawasan, dan tata kelola AI di organisasi.

  • Corporate Communication Manager
  • Digital Communication Manager
  • Corporate Affairs Manager
  • Corporate Secretary
  • Digital Transformation Manager
  • Information Technology Manager
  • Data Governance Professional
  • Risk Management Professional
  • Compliance Professional
  • Legal Professional
  • Marketing Communication Manager
  • Digital Marketing Manager
  • Business Manager
  • Profesional yang menggunakan atau mengelola AI dalam pekerjaan

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

Day 1 — AI Governance, Responsible Use & Risk

Module 1 — AI Governance & Responsible AI Principles

Peserta memulai program dengan memahami konsep responsible AI dan tata kelola penggunaan AI dalam bisnis. Selanjutnya, peserta mengidentifikasi prinsip yang perlu organisasi terapkan dalam penggunaan AI.

  • Memahami konsep responsible AI
  • Memahami prinsip AI governance
  • Mengidentifikasi tujuan penggunaan AI
  • Menentukan AI governance roles
  • Mengidentifikasi tanggung jawab organisasi
  • Menentukan prinsip penggunaan AI
  • Mengembangkan AI governance framework

Praktik: AI Governance Assessment Workshop
Output: AI Governance Responsibility Map

Module 2 — Responsible AI Use & Human Oversight

Penggunaan AI tetap membutuhkan pengawasan manusia. Karena itu, peserta mempelajari pembagian peran antara sistem AI dan manusia dalam proses kerja.

  • Mengidentifikasi AI-assisted decision making
  • Menentukan kebutuhan human oversight
  • Menetapkan human review points
  • Mengidentifikasi keputusan yang membutuhkan intervensi manusia
  • Menentukan approval authority
  • Mengembangkan human-in-the-loop process
  • Menentukan mekanisme evaluasi hasil AI

Praktik: Human Oversight Workshop
Output: AI Human Oversight Matrix

Module 3 — AI Privacy & Data Protection

Penggunaan AI dapat melibatkan berbagai jenis data. Oleh karena itu, peserta mempelajari risiko privasi dan prinsip pengelolaan data dalam proses yang menggunakan AI.

  • Mengidentifikasi jenis data yang digunakan AI
  • Mengidentifikasi privacy risks
  • Menentukan kebutuhan perlindungan data
  • Menganalisis penggunaan data dalam AI workflow
  • Menentukan data access controls
  • Mengidentifikasi kebutuhan data minimization
  • Menentukan privacy review points

Praktik: AI Privacy Risk Assessment
Output: AI Privacy Risk Matrix

Module 4 — Intellectual Property & AI-Generated Content

AI-generated content dapat menimbulkan pertanyaan mengenai kepemilikan dan penggunaan materi. Karena itu, peserta mempelajari aspek intellectual property yang relevan dengan penggunaan AI dalam pekerjaan.

  • Mengidentifikasi risiko intellectual property
  • Memahami isu kepemilikan dan penggunaan konten
  • Mengevaluasi sumber informasi yang digunakan AI
  • Mengidentifikasi risiko penggunaan materi pihak lain
  • Menentukan kebutuhan content attribution
  • Menentukan proses IP review
  • Mengembangkan prinsip penggunaan materi berbasis AI

Praktik: AI Intellectual Property Assessment
Output: AI Intellectual Property Risk Checklist


Day 2 — AI Risk Management, Governance & Framework Development

Module 5 — AI Risk Identification & Assessment

Penggunaan AI membutuhkan proses identifikasi dan penilaian risiko. Selanjutnya, peserta memetakan risiko berdasarkan kemungkinan, dampak, dan tingkat prioritas.

  • Mengidentifikasi AI-related risks
  • Mengelompokkan risiko berdasarkan kategori
  • Menilai risk likelihood
  • Menilai risk impact
  • Menentukan risk severity
  • Menetapkan risk priority
  • Menentukan kebutuhan mitigasi

Praktik: AI Risk Assessment Workshop
Output: AI Risk Assessment Matrix

Module 6 — AI Transparency, Accountability & Documentation

Tata kelola AI membutuhkan dokumentasi yang jelas. Karena itu, peserta mempelajari cara mencatat penggunaan AI, keputusan, pengawasan, dan proses evaluasi.

  • Menentukan kebutuhan dokumentasi AI
  • Mengidentifikasi AI use cases
  • Mendokumentasikan penggunaan AI
  • Menentukan accountability roles
  • Menyusun AI decision records
  • Menentukan kebutuhan review documentation
  • Mengembangkan AI accountability process

Praktik: AI Accountability Workshop
Output: AI Accountability & Documentation Framework

Module 7 — AI Risk Mitigation & Incident Response

Risiko AI dapat berkembang menjadi masalah operasional, reputasi, atau kepatuhan. Oleh karena itu, peserta mempelajari mekanisme mitigasi dan respons terhadap AI-related incidents.

  • Mengidentifikasi AI incidents
  • Menentukan incident criteria
  • Menentukan escalation criteria
  • Menyusun AI incident response process
  • Menentukan risk mitigation actions
  • Menetapkan roles and responsibilities
  • Mengembangkan corrective action process

Praktik: AI Incident Response Simulation
Output: AI Risk Response & Escalation Flow

Module 8 — Responsible AI Use Framework

Pada modul terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh materi ke dalam Responsible AI Use Framework. Framework ini menghubungkan tata kelola, penggunaan yang bertanggung jawab, pengawasan manusia, privasi, intellectual property, risiko, dan evaluasi.

  • Mengintegrasikan AI governance principles
  • Menentukan responsible AI use principles
  • Mengintegrasikan human oversight
  • Mengintegrasikan privacy controls
  • Mengintegrasikan intellectual property controls
  • Menentukan risk management mechanism
  • Menentukan accountability structure
  • Menyusun Responsible AI Use Framework

Praktik: Responsible AI Framework Workshop
Output: Responsible AI Use Framework

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Memahami prinsip responsible AI dalam bisnis
  • Mengidentifikasi kebutuhan AI governance
  • Menentukan roles and responsibilities dalam penggunaan AI
  • Mengembangkan mekanisme human oversight
  • Mengidentifikasi AI privacy risks
  • Mengidentifikasi risiko intellectual property
  • Menilai risiko penggunaan AI
  • Menentukan strategi mitigasi risiko
  • Mengembangkan mekanisme dokumentasi dan akuntabilitas
  • Menyusun mekanisme AI incident response
  • Mengembangkan Responsible AI Use Framework

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada AI governance, responsible use, human oversight, privacy, dan intellectual property. Peserta menganalisis berbagai kasus penggunaan AI dalam lingkungan bisnis.

Selanjutnya, hari kedua berfokus pada AI risk management, accountability, incident response, dan framework development. Peserta mengintegrasikan seluruh komponen menjadi Responsible AI Use Framework.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, AI governance workshop, risk assessment, simulation, dan presentation.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara langsung melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti case study, risk assessment, individual exercise, group exercise, dan framework workshop.

In-House Training

Urways Indonesia dapat menyesuaikan program untuk kebutuhan in-house training. Penyesuaian dapat mencakup industri, AI use cases, struktur organisasi, data yang digunakan, dan kebutuhan tata kelola perusahaan.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • AI Governance Workshop
  • Human Oversight Exercise
  • Privacy Risk Assessment
  • Intellectual Property Assessment
  • AI Risk Assessment Workshop
  • Incident Response Simulation
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review
  • Presentation

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta mengikuti evaluasi berbasis practical output. Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam menerapkan prinsip responsible AI pada kebutuhan bisnis.

Evaluasi mencakup:

  • AI Governance Assessment
  • Human Oversight Matrix
  • AI Privacy Risk Assessment
  • AI Intellectual Property Risk Assessment
  • AI Risk Assessment Matrix
  • AI Accountability & Documentation Framework
  • AI Incident Response Simulation
  • Responsible AI Use Framework
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.

  • AI Governance Responsibility Map
  • AI Human Oversight Matrix
  • AI Privacy Risk Matrix
  • AI Intellectual Property Risk Checklist
  • AI Risk Assessment Matrix
  • AI Accountability & Documentation Framework
  • AI Risk Response & Escalation Flow
  • Responsible AI Use Framework

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Responsible AI Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi berdasarkan industri, AI use cases, struktur organisasi, data, dan kebutuhan tata kelola perusahaan.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE TRAINING

TANGGAL

31 Agustus–1 September, 28 September–29 September, 26 Oktober–27 Oktober, 30 November–1 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Responsible AI untuk Bisnis”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *