B2B Social Selling Strategy
Kode: CC-D33
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Mastery
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Proses pembelian B2B semakin banyak berlangsung melalui kanal digital. Calon pelanggan mencari informasi, membandingkan solusi, dan membangun kepercayaan sebelum mereka berkomunikasi dengan tenaga penjualan.
Karena itu, tenaga penjualan perlu membangun kehadiran digital yang mendukung hubungan bisnis. Social selling membantu profesional menemukan prospek, membangun kredibilitas, memulai percakapan, dan memelihara hubungan dengan calon pelanggan.
Program B2B Social Selling Strategy membantu peserta mengembangkan strategi digital prospecting, memanfaatkan LinkedIn, membangun hubungan, mengembangkan konten, dan menjalankan lead nurturing.
Selanjutnya, peserta mengintegrasikan seluruh aktivitas tersebut melalui B2B Social Selling Framework. Framework ini membantu peserta membangun proses social selling yang terarah dari prospecting hingga relationship building.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program ini sesuai bagi profesional yang menjalankan aktivitas penjualan, pemasaran, business development, dan hubungan pelanggan B2B.
- Sales Manager
- B2B Sales Manager
- Business Development Manager
- Account Manager
- Key Account Manager
- Sales Executive
- Business Development Executive
- B2B Marketing Manager
- Digital Marketing Manager
- Sales & Marketing Specialist
- Relationship Manager
- Profesional yang bertanggung jawab terhadap B2B prospecting dan pengembangan hubungan bisnis
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
Day 1 — Digital Prospecting, LinkedIn & Relationship Building
Module 1 — B2B Social Selling & Digital Buyer Behavior
Peserta memulai program dengan memahami perubahan perilaku pembeli B2B di lingkungan digital. Peserta kemudian menghubungkan social selling dengan proses pembelian dan aktivitas penjualan.
- Memahami konsep B2B social selling
- Menganalisis perilaku digital buyer
- Mengidentifikasi perubahan proses pembelian B2B
- Memetakan buyer journey
- Mengidentifikasi digital touchpoints
- Menentukan peran social selling dalam proses penjualan
- Menghubungkan social selling dengan tujuan penjualan
Praktik: B2B Social Selling Context Analysis
Output: B2B Social Selling Strategic Framework
Module 2 — Digital Prospecting & Lead Identification
Selanjutnya, peserta mempelajari cara menemukan prospek yang relevan melalui kanal digital. Peserta menentukan kriteria prospek berdasarkan karakteristik perusahaan dan kebutuhan buyer.
- Menentukan ideal customer profile
- Mengidentifikasi target accounts
- Menentukan prospecting criteria
- Melakukan digital prospecting
- Mengidentifikasi decision makers dan influencers
- Menilai kualitas prospek
- Menyusun prospect list
- Menentukan prioritas prospek
Praktik: Digital Prospecting Workshop
Output: B2B Digital Prospecting Matrix
Module 3 — LinkedIn Strategy for B2B Social Selling
Setelah menentukan prospek, peserta mengoptimalkan LinkedIn sebagai kanal pengembangan hubungan bisnis. Peserta membangun profil dan aktivitas digital yang mendukung kredibilitas profesional.
- Mengoptimalkan profil profesional
- Menentukan LinkedIn positioning
- Mengembangkan professional value proposition
- Membangun jaringan yang relevan
- Mengidentifikasi prospek melalui LinkedIn
- Menggunakan LinkedIn search untuk prospecting
- Mengembangkan aktivitas yang mendukung kredibilitas
Praktik: LinkedIn Social Selling Workshop
Output: LinkedIn Social Selling Profile & Network Plan
Module 4 — Relationship Building & Digital Engagement
Berikutnya, peserta mengembangkan strategi untuk membangun hubungan dengan prospek. Peserta mempelajari cara memulai interaksi tanpa mengandalkan pendekatan penjualan secara langsung.
- Menentukan strategi relationship building
- Mengembangkan engagement approach
- Memulai percakapan dengan prospek
- Mengembangkan komunikasi yang relevan
- Mengidentifikasi engagement signals
- Membangun kredibilitas melalui interaksi digital
- Mengembangkan relationship nurturing
Praktik: Digital Relationship Building Simulation
Output: B2B Relationship Building Plan
Day 2 — Content, Lead Nurturing & Social Selling Framework
Module 5 — Social Selling Content Strategy
Pada tahap ini, peserta mengembangkan konten yang mendukung proses social selling. Peserta menghubungkan konten dengan kebutuhan prospek dan tahap perjalanan pembelian.
- Menentukan tujuan konten social selling
- Mengidentifikasi kebutuhan informasi prospek
- Mengembangkan content pillars
- Menentukan content themes
- Mengembangkan expertise-based content
- Menentukan format konten
- Menghubungkan konten dengan buyer journey
- Mengembangkan call to action
Praktik: Social Selling Content Workshop
Output: B2B Social Selling Content Framework
Module 6 — Lead Nurturing & Conversation Strategy
Selanjutnya, peserta mengembangkan strategi lead nurturing. Peserta menentukan cara menjaga komunikasi dengan prospek yang belum siap mengambil keputusan.
- Memahami lead nurturing
- Memetakan tahapan prospek
- Menentukan nurturing objectives
- Mengembangkan conversation strategy
- Menentukan pola komunikasi
- Mengembangkan follow-up strategy
- Mengidentifikasi buying signals
- Menentukan waktu tindak lanjut
Praktik: Lead Nurturing Strategy Workshop
Output: B2B Lead Nurturing Plan
Module 7 — Social Selling Funnel & Performance
Setelah menjalankan aktivitas social selling, peserta mengevaluasi proses dari prospek hingga hubungan bisnis. Peserta menentukan indikator untuk mengukur efektivitas setiap tahap.
- Memetakan social selling funnel
- Menghubungkan prospecting dengan engagement
- Menghubungkan engagement dengan lead nurturing
- Mengidentifikasi conversion opportunities
- Menentukan social selling metrics
- Mengukur aktivitas dan hasil social selling
- Mengidentifikasi area optimasi
Praktik: Social Selling Funnel Workshop
Output: B2B Social Selling Funnel & KPI Matrix
Module 8 — B2B Social Selling Framework
Pada sesi terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh hasil pembelajaran ke dalam B2B Social Selling Framework. Framework tersebut membantu peserta membangun proses social selling yang konsisten dan terukur.
- Mengintegrasikan digital prospecting
- Mengintegrasikan strategi LinkedIn
- Menghubungkan relationship building dengan konten
- Mengintegrasikan lead nurturing
- Menentukan social selling priorities
- Menentukan social selling metrics
- Mengidentifikasi peluang optimasi
- Menyusun B2B social selling roadmap
Praktik: B2B Social Selling Framework Workshop
Output: B2B Social Selling Framework & Roadmap
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Memahami perilaku B2B digital buyer
- Menentukan ideal customer profile
- Melakukan digital prospecting
- Mengidentifikasi decision makers dan influencers
- Mengoptimalkan LinkedIn untuk social selling
- Membangun hubungan dengan prospek melalui kanal digital
- Mengembangkan strategi konten untuk social selling
- Menyusun strategi lead nurturing
- Mengembangkan social selling funnel
- Menentukan social selling metrics
- Menggunakan B2B Social Selling Framework
- Menyusun B2B social selling roadmap
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama berfokus pada digital buyer behavior, digital prospecting, LinkedIn, dan relationship building.
Selanjutnya, hari kedua berfokus pada social selling content, lead nurturing, social selling funnel, dan pengukuran kinerja. Peserta mengintegrasikan seluruh komponen melalui B2B Social Selling Framework.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, prospecting workshop, simulasi relationship building, content workshop, dan presentasi.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara langsung melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti case study, latihan individual, latihan kelompok, simulasi, dan framework workshop.
In-House Training
Urways Indonesia dapat menyesuaikan program untuk kebutuhan in-house training. Penyesuaian dapat mencakup industri, target account, sales cycle, karakter buyer, kanal digital, dan kebutuhan tim penjualan.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Prospecting Workshop
- LinkedIn Workshop
- Content Strategy Workshop
- Individual Exercise
- Group Exercise
- Simulation
- Peer Review
- Presentation
Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta mengikuti evaluasi berbasis practical output. Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam merancang dan menjalankan strategi social selling B2B.
Evaluasi mencakup:
- Ideal Customer Profile Analysis
- Digital Prospecting Exercise
- LinkedIn Profile & Network Analysis
- Relationship Building Simulation
- Social Selling Content Strategy
- Lead Nurturing Plan
- Social Selling Funnel
- B2B Social Selling Framework
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat mereka kembangkan untuk kebutuhan organisasi.
- B2B Social Selling Strategic Framework
- B2B Digital Prospecting Matrix
- LinkedIn Social Selling Profile & Network Plan
- B2B Relationship Building Plan
- B2B Social Selling Content Framework
- B2B Lead Nurturing Plan
- B2B Social Selling Funnel & KPI Matrix
- B2B Social Selling Framework
- B2B Social Selling Roadmap
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai B2B Social Selling Strategy Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.
Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan industri, target account, sales cycle, karakter buyer, kanal digital, dan kebutuhan organisasi.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com










Ulasan
Belum ada ulasan.