Teknik Konsultasi Publik

Rentang harga: Rp4,500,000 hingga Rp67,500,000

Program Teknik Konsultasi Publik membekali peserta dengan keterampilan merancang dan memfasilitasi konsultasi. Peserta mempelajari Focus Group Discussion, lokakarya, konsultasi tatap muka, serta konsultasi digital. Selanjutnya, peserta berlatih menyampaikan informasi, mendengar masukan, mengelola pertanyaan, dan mendokumentasikan hasil konsultasi. Peserta juga menyusun mekanisme tindak lanjut agar masukan dapat diproses secara terstruktur. Selama 2 hari, peserta mengikuti case study, role play, simulasi fasilitasi, dan penyusunan Community Consultation Toolkit.

Teknik Konsultasi Publik

Kode: CC-L08
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta

Fokus Program: Public consultation, FGD, facilitation, information delivery, active listening, feedback, dan documentation
Practical Output: Community Consultation Toolkit

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Konsultasi publik membantu organisasi memperoleh aspirasi, masukan, dan tanggapan dari masyarakat serta pemangku kepentingan. Proses tersebut membutuhkan metode yang terstruktur agar peserta dapat menyampaikan pandangan secara terbuka.

Karena itu, pelaksana konsultasi perlu memahami teknik fasilitasi dan komunikasi publik. Peserta mempelajari cara menentukan metode konsultasi sesuai karakter isu, kelompok sasaran, dan tujuan kegiatan.

Program ini membahas Focus Group Discussion, lokakarya, seminar, konsultasi tatap muka, serta konsultasi digital. Peserta juga mempelajari tahapan pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan.

Selain itu, peserta berlatih mengelola dialog, pertanyaan, masukan, serta perbedaan pandangan. Peserta kemudian menyusun dokumentasi dan mekanisme tindak lanjut.

Pada akhir program, peserta menghasilkan Community Consultation Toolkit. Perangkat tersebut membantu peserta menyiapkan dan menjalankan konsultasi publik secara lebih sistematis.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang merancang, memfasilitasi, atau mengelola konsultasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.

  • Community Relations Manager
  • Community Engagement Manager
  • Corporate Communication Manager
  • Corporate Affairs Manager
  • CSR/TJSL Manager
  • Community Development Manager
  • Stakeholder Relations Manager
  • Public Relations Manager
  • Sustainability Manager
  • Public Affairs Specialist
  • Community Relations Specialist
  • Profesional yang memfasilitasi forum konsultasi masyarakat

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

Day 1 — Public Consultation Planning & Facilitation

Module 1 — Public Consultation Principles & Context

Peserta memahami tujuan dan prinsip konsultasi publik. Kemudian, peserta menganalisis konteks kegiatan berdasarkan isu, kebijakan, program, proyek, dan kelompok yang terdampak.

  • Memahami konsep dan tujuan konsultasi publik
  • Mengidentifikasi kebutuhan konsultasi
  • Menentukan kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan
  • Menganalisis karakter isu dan tingkat kepentingannya
  • Mengidentifikasi kelompok rentan dan kelompok yang membutuhkan perhatian
  • Menentukan tujuan dan ruang lingkup konsultasi

Praktik: Public Consultation Context Workshop
Output: Public Consultation Context Matrix

Module 2 — Consultation Planning & Stakeholder Preparation

Perencanaan menentukan kualitas proses konsultasi. Peserta menyusun rencana kegiatan berdasarkan tujuan, kelompok sasaran, materi, metode, dan kebutuhan fasilitasi.

  • Menentukan topik konsultasi
  • Menyusun tujuan dan agenda
  • Menentukan kelompok peserta
  • Menyiapkan data dan informasi pendukung
  • Menentukan metode konsultasi
  • Menyiapkan undangan dan informasi kegiatan
  • Menentukan kebutuhan fasilitator dan tim pendukung

Praktik: Consultation Planning Workshop
Output: Public Consultation Plan

Module 3 — Public Consultation Methods

Setiap metode memiliki karakter dan kebutuhan fasilitasi yang berbeda. Peserta membandingkan metode dan memilih pendekatan berdasarkan tujuan konsultasi.

  • Memahami Focus Group Discussion
  • Merancang lokakarya dan seminar partisipatif
  • Menggunakan konsultasi tatap muka
  • Mengembangkan konsultasi daring
  • Memahami penggunaan survei digital dan platform interaktif
  • Memahami konteks Musrenbang sebagai contoh forum partisipatif di Indonesia
  • Menentukan metode berdasarkan tujuan dan kelompok sasaran

Praktik: Consultation Method Selection Workshop
Output: Public Consultation Method Matrix

Module 4 — Facilitation & Dialogue Techniques

Fasilitator mengarahkan proses tanpa mendominasi substansi pembicaraan. Peserta mempraktikkan teknik membuka dialog, mengelola peserta, dan menjaga fokus forum.

  • Membuka dan menutup forum
  • Menjelaskan tujuan dan aturan konsultasi
  • Menggunakan active listening
  • Mengajukan pertanyaan klarifikasi
  • Mengelola peserta yang dominan
  • Memberikan ruang kepada kelompok yang kurang bersuara
  • Mengelola perbedaan pendapat
  • Menjaga alur diskusi

Praktik: Public Consultation Facilitation Simulation
Output: Consultation Facilitation Guide

Day 2 — Consultation Implementation, Feedback & Follow-up

Module 5 — Information Delivery & Public Communication

Informasi yang transparan membantu peserta memahami substansi konsultasi. Karena itu, peserta mempelajari cara menyampaikan informasi secara jelas, faktual, dan mudah dipahami.

  • Menentukan informasi utama
  • Menyusun materi konsultasi
  • Menjelaskan data dan informasi teknis
  • Menggunakan bahasa yang sesuai dengan audiens
  • Menyajikan informasi secara transparan
  • Mengantisipasi pertanyaan publik
  • Menghindari informasi yang menimbulkan persepsi keliru

Praktik: Information Delivery Simulation
Output: Public Information Delivery Guide

Module 6 — Handling Questions, Concerns & Feedback

Konsultasi menghasilkan beragam pertanyaan, masukan, dan kekhawatiran. Peserta mempelajari cara mengelompokkan masukan dan menentukan respons yang sesuai.

  • Mengidentifikasi jenis pertanyaan
  • Mengelompokkan community concerns
  • Menggunakan teknik mendengar aktif
  • Mengklarifikasi pertanyaan
  • Menangani pertanyaan sulit
  • Mengelola keberatan peserta
  • Mencatat aspirasi dan masukan
  • Menentukan prioritas tindak lanjut

Praktik: Question & Feedback Handling Simulation
Output: Public Consultation Feedback Matrix

Module 7 — Documentation & Follow-up

Dokumentasi menjaga akurasi hasil konsultasi dan memudahkan proses tindak lanjut. Peserta menyusun sistem pencatatan yang mampu menunjukkan masukan, tanggapan, keputusan, dan status tindak lanjut.

  • Menentukan informasi yang perlu didokumentasikan
  • Menyusun daftar peserta
  • Mencatat pertanyaan dan masukan
  • Mencatat tanggapan dan klarifikasi
  • Menyusun berita acara
  • Mengidentifikasi kesepakatan dan perbedaan pandangan
  • Menentukan PIC tindak lanjut
  • Menyusun mekanisme pemantauan

Praktik: Consultation Documentation Workshop
Output: Public Consultation Documentation Template

Module 8 — Community Consultation Toolkit

Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh proses konsultasi publik ke dalam satu perangkat kerja. Toolkit tersebut mencakup persiapan, metode, fasilitasi, komunikasi, dokumentasi, dan tindak lanjut.

  • Mengintegrasikan consultation planning
  • Memilih metode konsultasi
  • Menyusun panduan fasilitasi
  • Mengintegrasikan teknik information delivery
  • Memasukkan mekanisme feedback management
  • Menyusun format dokumentasi
  • Menentukan mekanisme tindak lanjut
  • Menetapkan indikator evaluasi konsultasi

Praktik: Community Consultation Toolkit Workshop
Output: Community Consultation Toolkit

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Menjelaskan prinsip dan tujuan konsultasi publik
  • Menentukan kelompok masyarakat dan pemangku kepentingan
  • Menyusun rencana konsultasi publik
  • Memilih metode konsultasi sesuai kebutuhan
  • Merancang Focus Group Discussion
  • Memfasilitasi lokakarya dan forum konsultasi
  • Mengelola konsultasi tatap muka dan digital
  • Menyampaikan informasi secara jelas dan transparan
  • Menggunakan teknik active listening
  • Mengelola pertanyaan, keberatan, dan masukan
  • Mendokumentasikan hasil konsultasi
  • Menyusun mekanisme tindak lanjut
  • Mengembangkan Community Consultation Toolkit

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada prinsip konsultasi publik, perencanaan, pemilihan metode, serta teknik fasilitasi. Peserta mempraktikkan penyusunan rencana dan simulasi forum konsultasi.

Selanjutnya, hari kedua membahas penyampaian informasi, pengelolaan pertanyaan dan masukan, dokumentasi, serta tindak lanjut. Peserta kemudian mengintegrasikan seluruh proses ke dalam Community Consultation Toolkit.

Peserta mengembangkan practical output melalui studi kasus, latihan, simulasi, role play, dan workshop.

F. Tahapan Pelaksanaan Konsultasi Publik

Pra-pelaksanaan

Peserta menyiapkan konsultasi berdasarkan tujuan dan karakter kelompok sasaran.

  • Menentukan topik dan tujuan
  • Menyiapkan data dan informasi
  • Mengidentifikasi kelompok sasaran
  • Menentukan metode konsultasi
  • Menyusun agenda
  • Menyiapkan materi
  • Mengundang peserta yang relevan
  • Menyiapkan fasilitator dan tim pendukung

Pelaksanaan

Peserta menjalankan forum dengan membuka ruang komunikasi dua arah.

  • Menjelaskan tujuan dan tata tertib
  • Menyampaikan informasi secara jelas
  • Membuka sesi pertanyaan
  • Menggunakan active listening
  • Memfasilitasi diskusi
  • Memberikan ruang kepada kelompok rentan
  • Mencatat masukan
  • Mengelola perbedaan pendapat

Pasca-pelaksanaan

Peserta mengolah hasil konsultasi dan menghubungkannya dengan tindak lanjut.

  • Menyusun berita acara
  • Mengolah hasil diskusi
  • Mengelompokkan masukan
  • Mendokumentasikan pertanyaan dan tanggapan
  • Menentukan tindak lanjut
  • Menetapkan PIC
  • Memantau status tindak lanjut
  • Mengomunikasikan perkembangan kepada pemangku kepentingan

G. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, diskusi, simulasi konsultasi, role play, dan presentasi hasil kerja.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti diskusi, latihan individual, role play, simulasi, dan presentasi.

In-House Training

Perusahaan dapat meminta penyelenggaraan in-house training di lokasi lain. Tim Urways Indonesia dapat menyesuaikan materi dengan industri, karakter masyarakat, jenis konsultasi, serta kebutuhan organisasi.

H. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Public Consultation Workshop
  • Focus Group Discussion
  • Role Play
  • Facilitation Simulation
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review
  • Presentation

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta menunjukkan kemampuan melalui perencanaan dan simulasi konsultasi publik. Selanjutnya, peserta menyusun Community Consultation Toolkit berdasarkan skenario yang diberikan.

Evaluasi mencakup:

  • Analisis public consultation case
  • Consultation Planning Exercise
  • Consultation Method Selection
  • FGD Facilitation Simulation
  • Information Delivery Simulation
  • Question & Feedback Handling
  • Consultation Documentation Exercise
  • Follow-up Planning
  • Penyusunan Community Consultation Toolkit
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review
  • Penilaian practical output

I. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.

  • Public Consultation Context Matrix
  • Public Consultation Plan
  • Public Consultation Method Matrix
  • Consultation Facilitation Guide
  • Public Information Delivery Guide
  • Public Consultation Feedback Matrix
  • Public Consultation Documentation Template
  • Community Consultation Toolkit

J. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai jadwal pelatihan atau in-house training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi sesuai kebutuhan organisasi.

Anda juga dapat meminta penyesuaian materi berdasarkan industri dan jenis konsultasi. Penyesuaian dapat mencakup karakter masyarakat, isu yang dibahas, metode forum, kebutuhan informasi, serta mekanisme tindak lanjut.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE TRAINING

TANGGAL

8–9 September, 6–7 Oktober, 3–4 November, 8–9 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Teknik Konsultasi Publik”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *