Persuasive Communication Skills
Kode: CS-23
Level: Intermediate
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Komposisi: 40% Konsep | 60% Praktik
Tatap Muka: Rp5.950.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta
Deskripsi Program
Program ini mengembangkan kemampuan peserta dalam menyusun dan menyampaikan pesan yang mampu memengaruhi cara audiens memahami suatu gagasan. Peserta mempelajari persuasion, influence, message framing, dan audience analysis dalam konteks komunikasi bisnis.
Selanjutnya, peserta menganalisis karakter audiens, menentukan tujuan komunikasi, menyusun pesan persuasif, dan memilih pendekatan yang sesuai. Peserta juga mengikuti workshop, simulasi, dan role play untuk menguji efektivitas pesan dalam berbagai situasi komunikasi.
Program menggunakan komposisi 40% konsep dan 60% praktik. Karena itu, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan pesan dan menghadapi respons audiens.
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Menjelaskan prinsip dasar komunikasi persuasif.
- Menganalisis karakteristik dan kebutuhan audiens.
- Mengidentifikasi faktor yang memengaruhi respons audiens.
- Menentukan tujuan komunikasi persuasif.
- Menyusun pesan berdasarkan kebutuhan audiens.
- Menggunakan teknik message framing.
- Membangun argumen yang logis dan relevan.
- Menggunakan bukti untuk memperkuat pesan.
- Menangani keberatan audiens.
- Membangun pengaruh melalui komunikasi profesional.
- Menyusun Persuasive Communication Canvas.
Materi Pelatihan
Hari 1 — Persuasion, Influence & Audience Analysis
Sesi 1 — Dasar Persuasive Communication
Peserta memahami prinsip komunikasi persuasif dalam konteks profesional. Instruktur membahas hubungan antara pesan, audiens, persepsi, dan keputusan.
Materi:
- Konsep dasar persuasive communication
- Persuasion dan influence
- Tujuan komunikasi persuasif
- Faktor yang memengaruhi penerimaan pesan
- Persepsi audiens
- Kredibilitas komunikator
- Prinsip komunikasi yang meyakinkan
Praktik: Persuasive Communication Case Analysis
Output: Persuasion Context Analysis Sheet
Sesi 2 — Audience Analysis
Peserta memetakan karakter audiens sebelum menyusun pesan. Kemudian, peserta mengidentifikasi kebutuhan, kepentingan, kekhawatiran, dan faktor yang dapat memengaruhi respons audiens.
Materi:
- Identifikasi audiens
- Audience profile
- Audience needs
- Audience interest
- Audience concern
- Decision factors
- Resistance factors
- Communication approach
Praktik: Audience Analysis Workshop
Output: Audience Persuasion Profile
Sesi 3 — Influence & Message Framing
Peserta mempelajari cara membingkai pesan sesuai konteks dan kebutuhan audiens. Selanjutnya, peserta mengembangkan beberapa versi pesan berdasarkan sudut pandang yang berbeda.
Materi:
- Konsep influence
- Message framing
- Positive framing
- Problem framing
- Benefit framing
- Risk framing
- Emotional appeal
- Rational appeal
- Pemilihan sudut pandang pesan
Praktik: Message Framing Workshop
Output: Message Framing Sheet
Sesi 4 — Persuasive Message Development
Peserta menyusun pesan persuasif dengan menggabungkan tujuan, kebutuhan audiens, argumen, dan bukti. Peserta kemudian menguji pesan melalui latihan kelompok.
Materi:
- Key message
- Supporting message
- Penyusunan argumen
- Value proposition
- Data dan bukti
- Call to action
- Struktur pesan
- Bahasa persuasif
Praktik: Persuasive Message Workshop
Output: Persuasive Message Sheet
Hari 2 — Persuasive Delivery, Objection Handling & Influence Practice
Sesi 5 — Persuasive Communication Delivery
Peserta mempraktikkan cara menyampaikan pesan persuasif secara verbal dan nonverbal. Selanjutnya, peserta mengevaluasi kejelasan, kredibilitas, dan daya pengaruh penyampaian.
Materi:
- Struktur penyampaian
- Voice projection
- Intonasi
- Tempo
- Artikulasi
- Bahasa tubuh
- Kontak mata
- Penekanan pesan
- Kredibilitas komunikator
Praktik: Persuasive Delivery Workshop
Output: Persuasive Delivery Practice
Sesi 6 — Handling Resistance & Objection
Peserta mempelajari cara memahami alasan audiens menolak suatu gagasan. Melalui role play, peserta berlatih merespons keberatan tanpa mengganggu hubungan komunikasi.
Materi:
- Identifikasi resistensi
- Jenis keberatan
- Teknik klarifikasi
- Active listening
- Respons terhadap keberatan
- Penggunaan bukti
- Reframing
- Penguatan nilai pesan
Praktik: Persuasion Objection Role Play
Output: Objection Response Sheet
Sesi 7 — Influence & Stakeholder Communication
Peserta menerapkan teknik pengaruh dalam interaksi dengan stakeholder. Peserta memilih pendekatan berdasarkan kepentingan, posisi, dan tingkat penerimaan pihak yang dihadapi.
Materi:
- Stakeholder influence
- Influence mapping
- Kepentingan stakeholder
- Tingkat pengaruh
- Pendekatan komunikasi
- Membangun dukungan
- Mengelola perbedaan kepentingan
- Follow-up communication
Praktik: Influence Communication Role Play
Output: Stakeholder Influence Sheet
Sesi 8 — Persuasive Communication Canvas Workshop
Peserta mengintegrasikan seluruh materi dalam satu perangkat kerja. Peserta menyusun Persuasive Communication Canvas berdasarkan situasi komunikasi yang relevan dengan pekerjaan.
Materi:
- Communication objective
- Audience profile
- Audience need
- Key message
- Message framing
- Supporting argument
- Evidence
- Communication approach
- Objection handling
- Call to action
- Expected response
Workshop: Persuasive Communication Canvas Workshop
Output: Persuasive Communication Canvas
Metode Pelatihan
- Interactive discussion
- Case study
- Individual exercise
- Group exercise
- Persuasive communication workshop
- Role play
- Simulation
- Peer feedback
- Presentation
Praktik dan Workshop
Program memberikan porsi praktik yang dominan agar peserta dapat langsung menguji teknik komunikasi persuasif.
Peserta mengikuti beberapa aktivitas utama:
- Persuasive Communication Case Analysis
- Audience Analysis Workshop
- Message Framing Workshop
- Persuasive Message Workshop
- Persuasive Delivery Workshop
- Persuasion Objection Role Play
- Influence Communication Role Play
- Persuasive Communication Canvas Workshop
Evaluasi Peserta
Instruktur mengevaluasi kemampuan peserta melalui proses latihan dan hasil simulasi. Evaluasi mencakup:
- Ketepatan menentukan tujuan komunikasi
- Kemampuan menganalisis audiens
- Kemampuan memahami kebutuhan audiens
- Kualitas message framing
- Kekuatan argumen
- Relevansi bukti
- Kejelasan pesan
- Teknik penyampaian
- Kemampuan menangani resistensi
- Kemampuan membangun pengaruh
- Kualitas Persuasive Communication Canvas
Output Pelatihan
Pada akhir program, peserta menghasilkan:
- Persuasion Context Analysis Sheet
- Audience Persuasion Profile
- Message Framing Sheet
- Persuasive Message Sheet
- Persuasive Delivery Practice
- Objection Response Sheet
- Stakeholder Influence Sheet
- Persuasive Communication Canvas
Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting room
- 2x coffee break
- 1x lunch
- Modul pelatihan
- Sertifikat pelatihan
- Training kit
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul pelatihan
- Sertifikat pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hasil yang Diharapkan
Setelah menyelesaikan program, peserta mampu merancang pesan yang persuasif dan menyesuaikannya dengan karakter audiens. Peserta dapat menggunakan message framing, argumen, bukti, dan pendekatan pengaruh untuk meningkatkan penerimaan pesan.
Selain itu, peserta memiliki Persuasive Communication Canvas sebagai perangkat kerja. Peserta juga memperoleh pengalaman melalui workshop, simulasi, dan role play yang merepresentasikan situasi komunikasi profesional.










Ulasan
Belum ada ulasan.