Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Pengelolaan aset yang efektif membantu perusahaan menjaga keandalan peralatan, mengendalikan biaya operasional, dan memaksimalkan nilai ekonomi aset sepanjang masa penggunaannya. Namun, perusahaan dapat menghadapi tantangan ketika data aset tidak lengkap, jadwal pemeliharaan kurang terencana, persediaan suku cadang tidak optimal, atau keputusan perbaikan dan penggantian aset belum mempertimbangkan biaya jangka panjang. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengintegrasikan pengelolaan aset fisik, pemeliharaan, persediaan, dan evaluasi keuangan dalam satu pendekatan yang sistematis.
Melalui pelatihan Effective Asset Management, peserta mempelajari cara mengidentifikasi, mendokumentasikan, mengklasifikasikan, dan menentukan prioritas aset berdasarkan tingkat kepentingan operasional. Selanjutnya, peserta memahami penerapan Total Productive Maintenance (TPM), pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE), serta pendekatan Reliability-Centered Maintenance (RCM) untuk mendukung keandalan peralatan.
Selain itu, peserta mempelajari analisis biaya siklus hidup aset, pengendalian persediaan suku cadang, dan pengukuran Return on Assets (ROA). Dengan demikian, peserta dapat mengevaluasi pilihan perbaikan, penggantian, penyewaan, atau pembelian aset berdasarkan kebutuhan operasional dan pertimbangan ekonomi perusahaan.
Sasaran dan Tujuan Pelatihan
Sasaran Peserta
-
Manager dan supervisor asset management.
-
Staf dan engineer maintenance.
-
Staf engineering dan pengelola fasilitas.
-
Staf procurement dan pengelola suku cadang.
-
Staf Finance dan Accounting yang menangani aset perusahaan.
-
Pimpinan operasional yang bertanggung jawab atas kinerja dan pemanfaatan aset.
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
-
Menjelaskan prinsip dan tujuan pengelolaan aset sepanjang masa penggunaannya.
-
Menyusun dokumentasi dan klasifikasi aset berdasarkan tingkat kepentingan operasional.
-
Mengevaluasi efektivitas pemeliharaan dan keandalan peralatan menggunakan indikator yang relevan.
-
Menentukan prioritas persediaan suku cadang berdasarkan tingkat kritis dan kebutuhan operasional.
-
Menganalisis biaya siklus hidup aset untuk mendukung keputusan perbaikan, penggantian, penyewaan, atau pembelian.
-
Menghitung dan menginterpretasikan indikator keuangan aset, termasuk ROA, sesuai data yang tersedia.
-
Menyusun rekomendasi peningkatan kinerja aset berdasarkan hasil analisis teknis dan finansial.
Outline Materi yang Dibahas
Hari Pertama — Dasar Asset Management dan Maintenance Management
Konsep dan Tujuan Asset Management
-
Pengertian, ruang lingkup, dan tujuan pengelolaan aset.
-
Optimasi aset perusahaan untuk mendukung produktivitas dan efisiensi.
-
Hubungan pengelolaan aset dengan biaya operasional dan nilai ekonomi perusahaan.
-
Konsep Return on Assets (ROA) sebagai indikator pemanfaatan aset.
-
Identifikasi tantangan dalam pengelolaan aset fisik.
-
Penentuan prioritas peningkatan kinerja aset.
Program Pengembangan dan Dokumentasi Aset
-
Strategi optimasi aset fisik.
-
Evaluasi kondisi dan pemanfaatan aset.
-
Penyusunan dokumentasi serta basis data aset.
-
Klasifikasi dan hierarki aset berdasarkan fungsi dan tingkat kepentingan.
-
Analisis masa manfaat aset (asset life time).
-
Penentuan prioritas sistem dan peralatan.
-
Pengelolaan pekerjaan pemeliharaan (work management).
-
Pengelolaan pemeliharaan yang menggunakan pihak ketiga (outsourcing management).
Maintenance Management dan Keandalan Peralatan
-
Perkembangan sistem manajemen pemeliharaan.
-
Penyusunan templat dan dokumentasi peralatan atau mesin.
-
Pengenalan Total Productive Maintenance (TPM).
-
Perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) setiap mesin.
-
Pengukuran ketersediaan, kinerja, dan kualitas hasil produksi.
-
Pengenalan Reliability-Centered Maintenance (RCM).
-
Penentuan pendekatan pemeliharaan berdasarkan kondisi dan tingkat risiko aset.
-
Evaluasi peluang peningkatan keandalan peralatan.
Hari Kedua — Spare Parts, Analisis Keuangan, dan Biaya Siklus Hidup
Spare Parts and Inventory Management
-
Klasifikasi suku cadang berdasarkan tingkat kekritisan dan nilai persediaan.
-
Penerapan analisis ABC untuk menentukan prioritas pengendalian stok.
-
Penetapan tingkat persediaan berdasarkan kebutuhan operasional.
-
Perhitungan Economic Order Quantity (EOQ).
-
Penentuan reorder level dan safety stock.
-
Pengendalian risiko kekurangan dan kelebihan suku cadang.
-
Pengenalan penggunaan perangkat lunak untuk pengelolaan persediaan.
Analisis Keuangan dalam Asset Management
-
Pemahaman neraca dan laporan laba rugi dalam konteks aset perusahaan.
-
Hubungan aset, pendapatan, biaya operasional, dan profitabilitas.
-
Perhitungan serta interpretasi Return on Assets (ROA).
-
Pengenalan analisis DuPont untuk memahami faktor yang memengaruhi ROA.
-
Evaluasi biaya pemeliharaan terhadap nilai dan produktivitas aset.
-
Penggunaan data keuangan untuk mendukung keputusan pengelolaan aset.
Lifecycle Cost Analysis dan Total Cost of Ownership
-
Konsep Life Cycle Cost Analysis (LCCA).
-
Perhitungan Total Cost of Ownership (TCO).
-
Identifikasi biaya pembelian, instalasi, pengoperasian, pemeliharaan, dan penghentian penggunaan aset.
-
Konsep time value of money dalam evaluasi investasi aset.
-
Analisis nilai sekarang (present value analysis).
-
Evaluasi biaya sepanjang masa penggunaan peralatan.
-
Analisis keputusan memperbaiki atau mengganti aset (repair or replace analysis).
-
Analisis keputusan menyewa atau membeli aset (leasing or purchasing analysis).
Studi Kasus Implementasi Asset Management
-
Evaluasi kondisi aset dan identifikasi masalah pemanfaatannya.
-
Analisis kinerja pemeliharaan dan biaya suku cadang.
-
Perhitungan indikator efektivitas aset dan ROA berdasarkan data kasus.
-
Perbandingan alternatif perbaikan, penggantian, penyewaan, atau pembelian.
-
Penyusunan rekomendasi pengelolaan aset berdasarkan pertimbangan teknis dan finansial.
-
Presentasi hasil analisis dan diskusi bersama trainer.
Metode Pelatihan
- Presentasi dan Diskusi
- Pre-Test dan Post-Test
- Studi Kasus
- Praktik dan Simulasi
Durasi Pelatihan
Pelatihan berlangsung selama 2 hari dengan total 16 jam pelatihan efektif, di luar waktu istirahat. Alokasi waktu mencakup pembahasan konsep, diskusi, latihan pemetaan proses, studi kasus, perancangan proses baru, dan evaluasi hasil pembelajaran.
Informasi dan Registrasi
Email : urwaysindonesia@gmail.com
Mobile : 0819 1534 6688






Ulasan
Belum ada ulasan.