, , ,

Brand Activation Management

Rentang harga: Rp3,750,000.00 hingga Rp5,950,000.00

Pelatihan Brand Activation Management untuk meningkatkan kemampuan menyusun strategi aktivasi merek, experiential marketing, customer engagement, community activation, digital activation, dan pengukuran ROI kampanye.

Guaranteed Safe Checkout

Tentang Program

Brand Activation Management Training membantu organisasi merancang dan mengelola program aktivasi merek yang mampu meningkatkan keterlibatan pelanggan, memperkuat pengalaman merek, serta mendorong loyalitas jangka panjang. Seiring meningkatnya persaingan pasar, perubahan perilaku konsumen, dan berkembangnya kanal digital, perusahaan memerlukan strategi brand activation yang mampu menghubungkan merek dengan pelanggan melalui pengalaman yang relevan dan berkesan. Oleh karena itu, program ini memadukan 40% konsep dan 60% praktik agar peserta mampu menyusun, melaksanakan, serta mengevaluasi program brand activation yang selaras dengan tujuan pemasaran dan bisnis.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Membangun kesadaran merek menjadi langkah awal dalam perjalanan pelanggan. Namun, organisasi juga perlu menciptakan pengalaman yang mendorong pelanggan untuk berinteraksi, mencoba produk, mempercayai merek, dan melakukan pembelian berulang. Selain meningkatkan customer engagement, strategi brand activation yang tepat juga memperkuat posisi merek di pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bisnis. Di sisi lain, perubahan perilaku konsumen menuntut perusahaan menghadirkan pengalaman yang konsisten pada setiap titik interaksi. Oleh sebab itu, organisasi memerlukan strategi brand activation yang terencana, terukur, dan terintegrasi.

Melalui pelatihan ini, peserta akan mampu:

  • Mengembangkan strategi Brand Activation Management yang selaras dengan tujuan pemasaran dan bisnis.
  • Menganalisis consumer insight sebagai dasar penyusunan program aktivasi.
  • Mengidentifikasi peluang aktivasi berdasarkan customer journey.
  • Menyusun konsep brand activation yang relevan dengan target audiens.
  • Mengembangkan strategi experiential marketing untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
  • Merancang program event activation, community activation, dan digital activation.
  • Mengelola anggaran, vendor, dan pelaksanaan program aktivasi secara efektif.
  • Mengukur efektivitas program menggunakan Key Performance Indicators (KPI) dan Return on Investment (ROI).
  • Menyusun action plan implementasi brand activation yang siap diterapkan di organisasi.

Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang memiliki tanggung jawab dalam pengembangan merek, pemasaran, komunikasi pemasaran, serta pengalaman pelanggan, antara lain:

  • Brand Manager
  • Brand Officer
  • Marketing Manager
  • Marketing Communication Manager
  • Marketing Communication Officer
  • Product Manager
  • Customer Experience Manager
  • Corporate Communication Officer
  • Event Manager
  • Community Manager
  • Business Development Officer
  • Profesional yang bertanggung jawab terhadap pengembangan merek, pemasaran, dan customer engagement.

Apa yang Akan Anda Pelajari?

Pelatihan berlangsung selama 2 hari dengan pendekatan 40% konsep dan 60% praktik. Selama program berlangsung, peserta mengembangkan kompetensi melalui studi kasus, simulasi, diskusi, analisis pasar, serta penyusunan strategi yang dapat langsung diterapkan di organisasi.

Hari Pertama – Strategic Brand Activation Planning

Pada hari pertama, peserta membangun fondasi brand activation sebagai bagian dari strategi pemasaran modern. Selanjutnya, peserta mempelajari cara memahami perilaku konsumen, mengidentifikasi peluang aktivasi, serta menyusun strategi yang mampu meningkatkan keterlibatan pelanggan. Selain itu, peserta juga mengembangkan konsep pengalaman merek yang relevan dengan kebutuhan target audiens.

Peserta akan mempelajari cara:

  • Menganalisis peran brand activation dalam strategi pemasaran modern.
  • Menghubungkan brand activation dengan customer engagement dan customer journey.
  • Mengembangkan brand experience yang memperkuat hubungan dengan pelanggan.
  • Menganalisis consumer insight sebagai dasar penyusunan strategi aktivasi.
  • Mengidentifikasi peluang aktivasi berdasarkan perilaku dan kebutuhan pelanggan.
  • Menentukan target audiens prioritas untuk setiap program aktivasi.
  • Menyusun tujuan, KPI, dan konsep brand activation.
  • Menentukan saluran aktivasi yang sesuai dengan karakteristik target audiens.
  • Mengintegrasikan program aktivasi dengan kampanye pemasaran.
  • Mengembangkan strategi experiential marketing untuk meningkatkan partisipasi pelanggan.
  • Menganalisis praktik terbaik brand activation dari berbagai perusahaan nasional maupun global.

Hari Kedua – Activation Execution and Performance Measurement

Pada hari kedua, peserta mengembangkan strategi pelaksanaan program aktivasi yang efektif sekaligus mempelajari cara mengukur keberhasilannya. Selain itu, peserta mengembangkan kemampuan mengelola anggaran, vendor, serta pelaksanaan proyek agar setiap program berjalan sesuai target. Pada akhirnya, peserta menyusun rencana implementasi yang dapat diterapkan di organisasi.

Peserta akan mempelajari cara:

  • Mengembangkan strategi event activation dan community activation.
  • Merancang program customer gathering, roadshow, dan partnership activation.
  • Menyusun strategi digital brand activation melalui media sosial dan berbagai kanal digital.
  • Mengembangkan kampanye berbasis user-generated content dan influencer activation.
  • Mengintegrasikan omnichannel activation untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
  • Menyusun anggaran, jadwal, dan alokasi sumber daya program aktivasi.
  • Mengelola vendor dan mitra pelaksana secara profesional.
  • Mengidentifikasi risiko dalam pelaksanaan program brand activation.
  • Mengukur efektivitas program menggunakan Brand Activation KPI, ROI, dan engagement metrics.
  • Menyusun Brand Activation Dashboard sebagai alat monitoring dan evaluasi.

Durasi Pelatihan

Program berlangsung selama 2 hari (16 jam pembelajaran). Selama pelatihan, peserta mengikuti pembelajaran melalui presentasi interaktif, studi kasus, simulasi, diskusi, dan praktik penyusunan program aktivasi. Dengan pendekatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif sehingga mampu merancang dan mengelola program brand activation secara lebih efektif.

Lokasi dan Format Pelatihan

Kami menyediakan beberapa pilihan pelaksanaan pelatihan agar organisasi dapat memilih format yang paling sesuai dengan kebutuhan peserta.

Tatap Muka

Pelatihan tatap muka tersedia di:

  • Jakarta – Hotel Amaris Mampang Prapatan
  • Tangerang – Hotel Amaris BSD Serpong

Online Training

Selain kelas tatap muka, peserta juga dapat mengikuti Online Training melalui platform virtual interaktif. Dengan format tersebut, peserta tetap memperoleh pengalaman belajar yang setara, termasuk pembahasan studi kasus, simulasi, diskusi, dan penyusunan strategi aktivasi.

Di samping itu, kami juga menyediakan In-House Training dan Corporate Training yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Metode Pelatihan

Agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, program memadukan berbagai metode pembelajaran. Dengan demikian, peserta memperoleh pemahaman strategis sekaligus pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan program aktivasi.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Presentasi interaktif.
  • Studi kasus kampanye nasional dan internasional.
  • Diskusi kelompok.
  • Simulasi pengembangan program aktivasi.
  • Workshop penyusunan Brand Activation Strategy.
  • Action learning.
  • Pre-test dan post-test.
  • Presentasi hasil implementasi.

Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta memperoleh kompetensi, framework, dan perangkat kerja yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan program brand activation. Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai template yang membantu organisasi merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi program aktivasi secara lebih sistematis.

Kompetensi

  • Mengembangkan strategi Brand Activation Management yang selaras dengan tujuan bisnis.
  • Menganalisis consumer insight dan peluang aktivasi.
  • Mengembangkan strategi experiential marketing dan customer engagement.
  • Merancang program event activation, community activation, dan digital activation.
  • Mengelola anggaran, vendor, dan pelaksanaan program aktivasi.
  • Mengukur efektivitas program menggunakan KPI dan ROI.
  • Menyusun rencana implementasi brand activation yang berkelanjutan.

Deliverables

Peserta akan memperoleh:

  • Consumer Insight Framework.
  • Activation Opportunity Matrix.
  • Brand Activation Strategy Framework.
  • Brand Activation Planning Template.
  • Activation Program Blueprint.
  • Digital Activation Framework.
  • Activation Budget Template.
  • Activation Project Dashboard.
  • Brand Activation Dashboard.
  • Activation Performance Scorecard.

Fasilitas Pelatihan

  • Modul pelatihan.
  • Sertifikat pelatihan.
  • Template dan worksheet.
  • Dokumentasi pelatihan.
  • Laporan pelatihan untuk HR atau perusahaan.
  • Coffee break dan makan siang untuk kelas tatap muka.

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Apabila Anda memerlukan informasi mengenai jadwal Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training, tim Urways Indonesia siap membantu memberikan rekomendasi program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, kami juga dapat menyesuaikan materi pelatihan berdasarkan karakteristik industri, target pasar, maupun tujuan pemasaran sehingga hasil pelatihan memberikan dampak yang lebih optimal bagi organisasi.

WhatsApp
0819-1534-6688

Email
urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE

TANGGAL

1–2 Juli 2026, 5–6 Agustus 2026, 2–3 September 2026, 7–8 Oktober 2026, 4–5 November 2026, 2–3 Desember 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Brand Activation Management”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *