Brand Journalism Skills

Rentang harga: Rp4,000,000 hingga Rp6,500,000

Konten perusahaan membutuhkan pendekatan jurnalistik agar informasi memiliki nilai berita dan relevansi bagi audiens. Karena itu, tim komunikasi perlu menguasai proses pengembangan konten berbasis fakta. Peserta akan mempelajari cara menemukan news angle, melakukan riset, mewawancarai narasumber, dan memeriksa fakta. Selanjutnya, peserta mengolah informasi menjadi cerita dengan struktur jurnalistik yang kuat. Program Brand Journalism Skills membantu peserta membangun kemampuan editorial secara sistematis. Peserta juga menggunakan Brand Journalism Content Framework untuk mengembangkan konten perusahaan secara konsisten.

Brand Journalism Skills

Kode: CC-M11
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.500.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Konten perusahaan membutuhkan pendekatan jurnalistik agar informasi memiliki nilai berita dan relevansi bagi audiens. Karena itu, tim komunikasi perlu menguasai proses pengembangan konten berbasis fakta.

Peserta akan mempelajari cara menemukan news angle, melakukan riset, mewawancarai narasumber, dan memeriksa fakta. Selanjutnya, peserta mengolah informasi menjadi cerita dengan struktur jurnalistik yang kuat.

Program Brand Journalism Skills membantu peserta membangun kemampuan editorial secara sistematis. Peserta juga menggunakan Brand Journalism Content Framework untuk mengembangkan konten perusahaan secara konsisten.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program Brand Journalism Training ini sesuai bagi profesional yang mengembangkan konten berbasis informasi perusahaan.

  • Corporate Communication Specialist
  • Corporate Affairs Specialist
  • Public Relations Specialist
  • Content Writer
  • Corporate Journalist
  • Brand Communication Specialist
  • Content Strategist
  • Corporate Communication Manager

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

DAY 1 — Journalistic Thinking, Research & News Development

Module 1 — News Value & Editorial Judgment

Peserta mempelajari cara menemukan nilai berita dari informasi perusahaan. Selanjutnya, peserta menentukan news angle berdasarkan relevansi informasi dan kebutuhan audiens.

  • Mengidentifikasi nilai berita dari informasi perusahaan
  • Menentukan news angle yang relevan
  • Membedakan informasi korporat dengan informasi bernilai editorial
  • Menentukan prioritas informasi untuk pengembangan konten
  • Membuat keputusan editorial berdasarkan fakta dan kepentingan audiens

Praktik: News Angle Development Workshop
Output: News Angle Assessment Matrix

Module 2 — Research & Information Gathering

Setelah menentukan news angle, peserta menyusun kebutuhan riset. Peserta kemudian mencari sumber dan data yang mendukung pengembangan cerita.

  • Menentukan kebutuhan data sebelum penulisan
  • Menelusuri sumber informasi yang relevan
  • Mengumpulkan data melalui dokumen, observasi, dan wawancara
  • Menilai kredibilitas sumber
  • Menyusun research notes untuk kebutuhan konten

Praktik: Corporate Story Research Exercise
Output: Research & Source Mapping Sheet

Module 3 — Interview & Source Development

Selanjutnya, peserta mengembangkan kemampuan wawancara jurnalistik. Peserta menentukan narasumber dan menyusun pertanyaan sesuai kebutuhan cerita.

  • Menentukan narasumber berdasarkan kebutuhan cerita
  • Menyusun pertanyaan wawancara
  • Mengembangkan pertanyaan eksploratif
  • Menggali fakta, data, pengalaman, dan kutipan
  • Memverifikasi informasi dari narasumber
  • Mengolah hasil wawancara menjadi bahan editorial

Praktik: Interview Simulation
Output: Interview Guide & Source Notes

Module 4 — Fact Checking & Information Verification

Setelah memperoleh informasi, peserta memeriksa akurasi setiap fakta. Proses ini membantu peserta menjaga kualitas dan kredibilitas konten.

  • Memeriksa akurasi fakta dan angka
  • Memvalidasi nama, jabatan, lokasi, tanggal, dan data pendukung
  • Membandingkan informasi dari beberapa sumber
  • Mengidentifikasi informasi yang belum terverifikasi
  • Menyusun fact-checking checklist
  • Menentukan informasi yang memerlukan konfirmasi lanjutan

Praktik: Fact Checking Workshop
Output: Fact Checking Matrix


DAY 2 — Story Development, Editorial Decision & Content Production

Module 5 — Storytelling for Corporate Journalism

Pada hari kedua, peserta mengembangkan informasi menjadi cerita. Peserta menggunakan news angle sebagai dasar untuk membangun struktur narasi.

  • Mengembangkan struktur cerita berdasarkan news angle
  • Menentukan pembuka dan alur informasi
  • Menggabungkan fakta, data, kutipan, dan konteks
  • Mengembangkan narasi yang informatif dan mudah dipahami
  • Mengurangi unsur promosi yang tidak relevan
  • Menyesuaikan cerita dengan karakter audiens

Praktik: Corporate Storytelling Workshop
Output: Corporate Story Structure

Module 6 — Editorial Writing & Content Development

Selanjutnya, peserta mengembangkan kemampuan penulisan jurnalistik. Peserta menyusun headline, lead, body copy, dan informasi pendukung secara terstruktur.

  • Menyusun headline dan lead
  • Mengembangkan paragraf berdasarkan informasi utama
  • Menempatkan data dan kutipan secara proporsional
  • Menyusun body copy dengan struktur jurnalistik
  • Mengembangkan supporting information
  • Menyunting naskah untuk meningkatkan kejelasan dan akurasi

Praktik: Editorial Writing Exercise
Output: Brand Journalism Article Draft

Module 7 — Editorial Judgment & Content Review

Setelah menyusun naskah, peserta melakukan evaluasi editorial. Proses ini membantu peserta memastikan setiap cerita memiliki angle, fakta, sumber, dan narasi yang memadai.

  • Menilai kelayakan cerita sebelum publikasi
  • Memeriksa relevansi angle, fakta, sumber, dan narasi
  • Mengidentifikasi bagian yang terlalu promosi
  • Menilai kelengkapan informasi
  • Menentukan informasi yang perlu dipotong, diperbaiki, atau dikonfirmasi
  • Melakukan editorial review terhadap konten

Praktik: Editorial Review & Peer Editing
Output: Editorial Review Checklist

Module 8 — Brand Journalism Content Framework

Terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh proses ke dalam Brand Journalism Content Framework. Framework ini membantu tim membangun alur produksi konten yang konsisten.

  • Mengintegrasikan news value, research, interview, fact checking, storytelling, dan editorial judgment
  • Menentukan alur kerja produksi konten
  • Menetapkan tahapan research, drafting, fact checking, editing, dan approval
  • Menentukan standar kualitas konten
  • Menyusun content framework untuk kebutuhan tim

Praktik: Content Framework Development Workshop
Output: Brand Journalism Content Framework

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Menemukan news angle dari informasi perusahaan
  • Menilai nilai berita dan kelayakan editorial
  • Melakukan riset dan memetakan sumber
  • Menyusun serta melakukan wawancara narasumber
  • Memeriksa fakta dan validitas informasi
  • Mengembangkan cerita berbasis fakta
  • Menulis konten dengan struktur jurnalistik
  • Melakukan editorial review
  • Menyusun Brand Journalism Content Framework

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama membangun kemampuan news value, editorial judgment, research, interview, dan fact checking. Selanjutnya, hari kedua mengembangkan kemampuan storytelling, editorial writing, editing, dan content framework development.

Dengan alur tersebut, peserta mengikuti proses pengembangan konten dari pencarian informasi hingga editorial review.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, news angle workshop, interview simulation, fact checking exercise, writing exercise, dan editorial review.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti proses riset, simulasi wawancara, fact checking, penulisan, dan peer editing.

In-House Training

Untuk kebutuhan in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Tim dapat menyesuaikan materi dengan industri dan karakter perusahaan.

Selain itu, penyesuaian dapat mencakup jenis konten, kanal publikasi, kebutuhan editorial, serta kompetensi tim komunikasi.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Karena itu, peserta memperoleh porsi praktik sekitar 60–70%.

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • News Angle Workshop
  • Interview Simulation
  • Fact Checking Workshop
  • Writing Exercise
  • Peer Editing
  • Group Exercise
  • Presentation

Evaluasi

Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam mengembangkan konten jurnalistik. Selanjutnya, peserta menunjukkan hasil kerja melalui latihan dan presentasi.

Evaluasi mencakup:

  • News Angle Development Exercise
  • Research & Source Mapping
  • Interview Simulation
  • Fact Checking Exercise
  • Corporate Storytelling Workshop
  • Editorial Writing Exercise
  • Editorial Review
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan kembali dalam produksi konten perusahaan.

  • News Angle Assessment Matrix
  • Research & Source Mapping Sheet
  • Interview Guide & Source Notes
  • Fact Checking Matrix
  • Corporate Story Structure
  • Brand Journalism Article Draft
  • Editorial Review Checklist
  • Brand Journalism Content Framework

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Brand Journalism Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.

Anda dapat menghubungi tim kami untuk informasi Public Training, In-House Training, dan Corporate Training. Selain itu, tim dapat menyesuaikan materi sesuai kebutuhan organisasi.

Penyesuaian dapat mencakup industri, karakter perusahaan, jenis konten, kanal publikasi, kebutuhan editorial, serta kompetensi tim komunikasi.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE

TANGGAL

25–26 Agustus, 29–30 September, 27–28 Oktober, 24–25 November, 29–30 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Brand Journalism Skills”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *