Tentang Program
Community Needs Assessment & Social Mapping Training membantu organisasi memperoleh data dan pemahaman yang akurat mengenai kondisi masyarakat sebagai dasar penyusunan program Corporate Social Responsibility (CSR), community development, social investment, dan stakeholder engagement. Seiring meningkatnya tuntutan agar setiap program sosial memberikan dampak yang terukur, organisasi memerlukan proses pemetaan sosial yang sistematis, partisipatif, dan berbasis data. Oleh karena itu, program ini memadukan 40% konsep dan 60% praktik agar peserta mampu merancang, melaksanakan, menganalisis, serta menyusun rekomendasi social mapping yang siap digunakan dalam pengambilan keputusan.
Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Keberhasilan program pemberdayaan masyarakat sangat bergantung pada kualitas data dan pemahaman terhadap kondisi sosial di lapangan. Selain mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, proses community needs assessment juga membantu organisasi mengenali potensi lokal, memetakan stakeholder, mengidentifikasi risiko sosial, serta menentukan prioritas program secara lebih objektif. Di sisi lain, penyusunan program yang hanya berdasarkan asumsi sering kali menghasilkan intervensi yang kurang tepat sasaran. Dengan demikian, social mapping menjadi fondasi penting untuk menyusun program yang relevan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat maupun organisasi.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mampu:
- Memahami konsep dan metodologi Community Needs Assessment dan Social Mapping.
- Menyusun desain social mapping sesuai dengan tujuan organisasi.
- Mengidentifikasi kebutuhan, potensi, peluang, dan risiko sosial masyarakat.
- Melakukan community profiling secara sistematis.
- Mengembangkan strategi stakeholder analysis dan stakeholder mapping.
- Menentukan metode pengumpulan data lapangan yang sesuai dengan kebutuhan.
- Menganalisis hasil community assessment sebagai dasar penyusunan program.
- Menyusun rekomendasi program berbasis data dan kebutuhan masyarakat.
- Mengembangkan action plan pelaksanaan community needs assessment dan social mapping.
Siapa yang Harus Mengikuti?
Program ini sesuai bagi profesional yang memiliki tanggung jawab dalam perencanaan program sosial, pengelolaan stakeholder, maupun pengembangan masyarakat, antara lain:
- CSR Officer
- Community Development Officer
- Social Responsibility Officer
- Stakeholder Relations Officer
- Community Relations Officer
- Sustainability Officer
- Public Affairs Professional
- Government Relations Officer
- Program Manager
- Social Researcher
- Profesional yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat.
Apa yang Akan Anda Pelajari?
Pelatihan berlangsung selama 2 hari dengan pendekatan 40% konsep dan 60% praktik. Selama pelatihan, peserta mempelajari metodologi community needs assessment dan social mapping melalui studi kasus, simulasi, diskusi interaktif, analisis data, serta penyusunan dokumen yang dapat langsung diterapkan di organisasi.
Hari Pertama – Social Mapping and Community Assessment Framework
Pada hari pertama, peserta membangun fondasi penyusunan social mapping sebagai dasar pengembangan program sosial. Selanjutnya, peserta mempelajari cara merancang proses pemetaan sosial, memahami karakteristik masyarakat, serta menentukan metode pengumpulan data yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, peserta juga mengembangkan instrumen yang dapat digunakan pada kegiatan lapangan.
Peserta akan mempelajari cara:
- Memahami peran Community Needs Assessment dalam penyusunan program pemberdayaan masyarakat.
- Menyusun kerangka kerja Social Mapping yang sistematis.
- Menentukan ruang lingkup, tujuan, dan indikator assessment.
- Mengidentifikasi kebutuhan data primer dan data sekunder.
- Mengembangkan teknik observasi lapangan yang efektif.
- Menyusun Stakeholder Mapping berdasarkan tingkat pengaruh dan kepentingan.
- Melakukan Community Profiling untuk memahami karakteristik masyarakat.
- Menentukan metode pengumpulan data melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD), Participatory Rural Appraisal (PRA), dan survei sosial.
- Menyusun instrumen Community Needs Assessment yang siap digunakan di lapangan.
- Menganalisis praktik terbaik social mapping pada berbagai program CSR dan community development.
Hari Kedua – Community Analysis and Program Development
Pada hari kedua, peserta mengembangkan kemampuan menganalisis hasil assessment, menyusun rekomendasi program, serta menyajikan hasil social mapping kepada manajemen. Selain itu, peserta mempelajari cara menghubungkan hasil analisis dengan strategi pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pada akhirnya, peserta menyusun rencana implementasi yang dapat diterapkan di organisasi.
Peserta akan mempelajari cara:
- Menganalisis kebutuhan masyarakat berdasarkan hasil assessment.
- Mengidentifikasi akar masalah, potensi, peluang, dan prioritas pengembangan masyarakat.
- Menyusun Community Needs Assessment Matrix sebagai dasar pengambilan keputusan.
- Mengidentifikasi risiko sosial dan peluang pengembangan wilayah.
- Mengembangkan Social Risk and Opportunity Matrix.
- Menyusun rekomendasi program berbasis kebutuhan dan potensi masyarakat.
- Menentukan indikator keberhasilan program pemberdayaan masyarakat.
- Menyusun laporan Social Mapping yang sistematis dan mudah dipahami.
- Mengembangkan executive summary serta visualisasi data sosial untuk manajemen.
- Menyusun Community Needs Assessment Action Plan yang siap diterapkan di organisasi.
Durasi Pelatihan
Program berlangsung selama 2 hari (16 jam pembelajaran). Selama pelatihan, peserta mengikuti presentasi interaktif, studi kasus, simulasi, diskusi kelompok, dan praktik secara bertahap. Dengan pendekatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif sehingga mampu melaksanakan Community Needs Assessment dan Social Mapping secara lebih efektif.
Lokasi dan Format Pelatihan
Kami menyediakan beberapa pilihan pelaksanaan pelatihan agar organisasi dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan peserta.
Tatap Muka
Pelatihan tatap muka tersedia di:
- Jakarta – Hotel Amaris Mampang Prapatan
- Tangerang – Hotel Amaris BSD Serpong
Online Training
Selain kelas tatap muka, peserta juga dapat mengikuti Online Training melalui platform virtual interaktif. Dengan format tersebut, peserta tetap memperoleh pengalaman belajar yang setara, termasuk pembahasan studi kasus, simulasi, diskusi, dan praktik penyusunan social mapping.
Di samping itu, kami juga menyediakan In-House Training dan Corporate Training yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Metode Pelatihan
Agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, program memadukan berbagai metode pembelajaran. Dengan demikian, peserta memperoleh keseimbangan antara pemahaman konseptual dan pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam penyusunan program sosial.
Metode yang digunakan meliputi:
- Presentasi interaktif.
- Studi kasus program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Community Development.
- Diskusi kelompok.
- Simulasi penyusunan Social Mapping dan Community Needs Assessment.
- Simulasi wawancara, Focus Group Discussion (FGD), Participatory Rural Appraisal (PRA), dan Stakeholder Analysis.
- Action learning.
- Pre-test dan Post-test.
- Presentasi hasil implementasi.
Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta memperoleh kompetensi, framework, dan dokumen kerja yang dapat langsung diterapkan dalam penyusunan program pemberdayaan masyarakat. Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai template yang membantu organisasi melaksanakan Community Needs Assessment secara profesional dan berbasis data.
Kompetensi
- Menyusun metodologi Community Needs Assessment.
- Merancang Social Mapping berbasis data.
- Melakukan Community Profiling dan Stakeholder Mapping.
- Menentukan metode pengumpulan data lapangan.
- Menganalisis kebutuhan, potensi, dan risiko sosial masyarakat.
- Menyusun rekomendasi program berbasis hasil assessment.
- Menyusun laporan Social Mapping yang sistematis.
- Mengembangkan action plan pelaksanaan Community Needs Assessment.
Deliverables
Peserta akan memperoleh:
- Social Mapping Framework.
- Assessment Planning Worksheet.
- Stakeholder Mapping Matrix.
- Community Profile Framework.
- Community Needs Assessment Matrix.
- Social Risk and Opportunity Matrix.
- Community Development Planning Framework.
- Social Mapping Report Template.
- Community Needs Assessment Action Plan.
Fasilitas Pelatihan
- Modul pelatihan.
- Sertifikat pelatihan.
- Template dan worksheet.
- Dokumentasi pelatihan.
- Laporan pelatihan untuk HR atau perusahaan.
- Coffee Break dan makan siang untuk kelas tatap muka.
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Apabila Anda memerlukan informasi mengenai jadwal Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training, tim Urways Indonesia siap membantu memberikan rekomendasi program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, kami juga dapat menyesuaikan materi pelatihan berdasarkan karakteristik wilayah, sektor industri, kebutuhan organisasi, maupun tujuan program pemberdayaan masyarakat sehingga hasil pelatihan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi organisasi.
WhatsApp
0819-1534-6688





Ulasan
Belum ada ulasan.