Analyst Relations Management

Rentang harga: Rp4,250,000 hingga Rp6,750,000

Hubungan perusahaan dengan analis membutuhkan pengelolaan informasi, agenda komunikasi, briefing, pertemuan, dan ekspektasi secara konsisten. Analis membutuhkan informasi yang relevan untuk memahami kinerja, strategi, risiko, dan perkembangan bisnis perusahaan. Karena itu, tim Investor Relations perlu membangun hubungan yang terstruktur dengan komunitas analis. Pengelolaan hubungan yang baik membantu perusahaan menyampaikan informasi secara konsisten dan menjaga kualitas interaksi dengan analis. Program Analyst Relations Management membantu peserta memetakan analis dan menentukan prioritas hubungan. Selanjutnya, peserta menyiapkan analyst briefing, mengelola one-on-one meeting, menyusun strategi expectation management, dan merancang aktivitas analyst engagement. Pada akhir pelatihan, peserta menyusun Analyst Relations Plan yang dapat digunakan sebagai acuan pengelolaan hubungan analis.

Analyst Relations Management

Kode: CC-IR06
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Hubungan perusahaan dengan analis membutuhkan pengelolaan informasi, agenda komunikasi, briefing, pertemuan, dan ekspektasi secara konsisten. Analis membutuhkan informasi yang relevan untuk memahami kinerja, strategi, risiko, dan perkembangan bisnis perusahaan.

Karena itu, tim Investor Relations perlu membangun hubungan yang terstruktur dengan komunitas analis. Pengelolaan hubungan yang baik membantu perusahaan menyampaikan informasi secara konsisten dan menjaga kualitas interaksi dengan analis.

Program Analyst Relations Management membantu peserta memetakan analis dan menentukan prioritas hubungan. Selanjutnya, peserta menyiapkan analyst briefing, mengelola one-on-one meeting, menyusun strategi expectation management, dan merancang aktivitas analyst engagement.

Pada akhir pelatihan, peserta menyusun Analyst Relations Plan yang dapat digunakan sebagai acuan pengelolaan hubungan analis.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program Analyst Relations Training ini sesuai bagi profesional yang mengelola hubungan perusahaan dengan analis dan komunitas pasar modal.

  • Investor Relations Manager
  • Investor Relations Officer / Specialist
  • Corporate Secretary
  • Corporate Communication Manager
  • Corporate Affairs Manager
  • Capital Market Relations Specialist
  • Financial Communication Specialist
  • Direksi atau senior management yang berinteraksi dengan analis

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

DAY 1 — Analyst Mapping, Engagement & Briefing

Module 1 — Analyst Relations Landscape & Mapping

Peserta memulai pelatihan dengan memahami karakteristik analis dan kebutuhan informasi mereka. Selanjutnya, peserta memetakan analis berdasarkan relevansi dan cakupan perusahaan.

  • Memahami karakteristik analis dan kebutuhan informasi mereka
  • Mengidentifikasi sell-side dan buy-side analysts
  • Memetakan analis berdasarkan industri, sektor, cakupan perusahaan, dan relevansi
  • Menentukan analis prioritas
  • Mengidentifikasi kebutuhan informasi berdasarkan profil analis

Praktik: Analyst Mapping Workshop
Output: Analyst Mapping & Priority Matrix

Module 2 — Analyst Relationship Strategy

Setelah memetakan analis, peserta menyusun strategi hubungan. Strategi tersebut membantu tim menentukan prioritas komunikasi dan menjaga kesinambungan interaksi.

  • Menentukan tujuan hubungan dengan analis
  • Menetapkan prioritas berdasarkan kebutuhan perusahaan
  • Menentukan relationship touchpoints
  • Menyusun pola komunikasi dan follow-up
  • Mengatur hubungan secara konsisten sepanjang periode pelaporan

Praktik: Analyst Relationship Strategy Workshop
Output: Analyst Relationship Strategy

Module 3 — Analyst Briefing & Information Preparation

Selanjutnya, peserta menyiapkan analyst briefing berdasarkan kebutuhan informasi dan konteks perusahaan. Peserta juga menyusun pesan utama serta data pendukung untuk membantu manajemen menghadapi pertanyaan analis.

  • Menentukan tujuan dan format analyst briefing
  • Menyiapkan materi berdasarkan kebutuhan analis
  • Menentukan key message dan data pendukung
  • Menyiapkan management talking points
  • Mengantisipasi pertanyaan mengenai kinerja, strategi, risiko, dan prospek
  • Mengatur koordinasi antara Investor Relations, Finance, dan manajemen

Praktik: Analyst Briefing Simulation
Output: Analyst Briefing Preparation Sheet

Module 4 — One-on-One Analyst Meeting

Peserta kemudian berlatih mengelola one-on-one meeting dengan analis. Peserta menyesuaikan agenda dan materi berdasarkan profil serta kebutuhan informasi analis.

  • Menentukan tujuan one-on-one meeting
  • Menyiapkan agenda dan peserta
  • Menyesuaikan materi berdasarkan profil analis
  • Mengelola diskusi dan pertanyaan
  • Mengidentifikasi kebutuhan informasi lanjutan
  • Menyusun meeting notes dan follow-up

Praktik: One-on-One Analyst Meeting Simulation
Output: Analyst Meeting Plan & Follow-up Sheet


DAY 2 — Expectation Management, Engagement Program & Evaluation

Module 5 — Analyst Expectation Management

Pada hari kedua, peserta mempelajari cara mengelola ekspektasi analis melalui komunikasi yang konsisten dan kontekstual. Peserta juga berlatih menghadapi pertanyaan mengenai kinerja, target, risiko, dan prospek perusahaan.

  • Mengidentifikasi ekspektasi analis terhadap perusahaan
  • Mengelola perbedaan antara informasi perusahaan dan ekspektasi pasar
  • Menyampaikan perkembangan kinerja secara kontekstual
  • Mengelola pertanyaan mengenai target dan prospek
  • Menjaga komunikasi yang konsisten
  • Menghindari penyampaian informasi yang dapat menimbulkan interpretasi keliru

Praktik: Expectation Management Simulation
Output: Analyst Expectation Management Matrix

Module 6 — Analyst Engagement Program

Selanjutnya, peserta merancang program analyst engagement yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Peserta menentukan bentuk kegiatan, agenda, peserta, narasumber, dan materi.

  • Menentukan bentuk aktivitas hubungan dengan analis
  • Merancang analyst briefing, one-on-one meeting, group meeting, dan site visit
  • Menentukan agenda, peserta, narasumber, dan materi
  • Menyusun engagement timeline
  • Mengatur koordinasi dengan manajemen dan fungsi terkait

Praktik: Analyst Engagement Program Workshop
Output: Analyst Engagement Program Plan

Module 7 — Analyst Communication Calendar & Relationship Tracking

Setelah menyusun program, peserta mengelola kalender komunikasi dan riwayat hubungan. Sistem ini membantu tim memantau interaksi, kebutuhan informasi, dan agenda follow-up.

  • Menyusun kalender komunikasi analis
  • Mengintegrasikan agenda pelaporan dan aktivitas Investor Relations
  • Mencatat interaksi dan kebutuhan informasi analis
  • Mengelola follow-up dan relationship history
  • Menentukan prioritas aktivitas berikutnya
  • Memperbarui database analis secara berkala

Praktik: Analyst Relationship Tracking Exercise
Output: Analyst Communication Calendar & Relationship Tracker

Module 8 — Analyst Relations Plan

Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh komponen pengelolaan hubungan analis. Peserta menyusun Analyst Relations Plan sebagai acuan kerja yang sistematis.

  • Mengintegrasikan analyst mapping, relationship strategy, briefing, meeting, expectation management, engagement, dan tracking
  • Menentukan prioritas analis dan aktivitas
  • Menyusun engagement roadmap
  • Menetapkan mekanisme evaluasi hubungan
  • Menyusun Analyst Relations Plan sebagai acuan kerja

Praktik: Analyst Relations Planning Workshop
Output: Analyst Relations Plan

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Memetakan analis berdasarkan relevansi dan kebutuhan komunikasi
  • Menentukan prioritas hubungan dengan analis
  • Menyusun strategi hubungan analis
  • Menyiapkan analyst briefing dan one-on-one meeting
  • Mengelola pertanyaan dan kebutuhan informasi analis
  • Mengelola ekspektasi analis secara terarah
  • Merancang program analyst engagement
  • Menyusun kalender komunikasi dan relationship tracker
  • Menyusun Analyst Relations Plan

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada pemetaan analis, strategi hubungan, analyst briefing, dan one-on-one meeting. Selanjutnya, hari kedua membahas expectation management, program analyst engagement, kalender komunikasi, relationship tracking, evaluasi, dan penyusunan Analyst Relations Plan.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, analyst mapping workshop, simulasi analyst briefing, one-on-one meeting, expectation management, dan penyusunan relations plan.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti mapping exercise, briefing simulation, meeting simulation, expectation management, dan penyusunan perangkat kerja.

In-House Training

Untuk in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Kami dapat menyesuaikan materi dengan industri dan profil analis.

Penyesuaian juga dapat mencakup struktur Investor Relations, karakteristik perusahaan, agenda pelaporan, kebutuhan manajemen, dan karakteristik komunitas pasar modal.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Analyst Mapping Workshop
  • Analyst Briefing Simulation
  • One-on-One Meeting Simulation
  • Expectation Management Simulation
  • Engagement Planning Workshop
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta mengikuti evaluasi berbasis praktik dan simulasi. Setiap latihan membantu peserta membangun komponen Analyst Relations Plan secara bertahap.

Evaluasi mencakup:

  • Analyst Mapping Exercise
  • Relationship Strategy Workshop
  • Analyst Briefing Simulation
  • One-on-One Analyst Meeting
  • Expectation Management Simulation
  • Analyst Engagement Planning
  • Relationship Tracking Exercise
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan kembali dalam pengelolaan hubungan analis:

  • Analyst Mapping & Priority Matrix
  • Analyst Relationship Strategy
  • Analyst Briefing Preparation Sheet
  • Analyst Meeting Plan & Follow-up Sheet
  • Analyst Expectation Management Matrix
  • Analyst Engagement Program Plan
  • Analyst Communication Calendar & Relationship Tracker
  • Analyst Relations Plan

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Analyst Relations Management Training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi mengenai program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan industri, profil analis, struktur Investor Relations, agenda perusahaan, karakteristik investor, dan kompetensi komunikasi yang ingin dikembangkan.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

 

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE TRAINING

TANGGAL

22–23 September, 20–21 Oktober, 17–18 November, 22–23 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Analyst Relations Management”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Analyst Relations ManagementAnalyst Relations Management
Rentang harga: Rp4,250,000 hingga Rp6,750,000Pilih opsi