Visual Content Creation

Rentang harga: Rp4,250,000 hingga Rp6,250,000

Pengelolaan TJSL pada BUMN membutuhkan tata kelola yang terstruktur dan terintegrasi. Perusahaan perlu menghubungkan perencanaan program dengan pelaksanaan, pengukuran manfaat, komunikasi, dokumentasi, dan pelaporan. Selain itu, pengelola TJSL perlu memahami kerangka regulasi yang mengatur pelaksanaan program. Permen BUMN PER-1/MBU/03/2023 menjadi salah satu dasar penting dalam pengelolaan TJSL BUMN. Program ini membantu peserta menerjemahkan ketentuan tersebut ke dalam proses kerja yang praktis. Peserta mempelajari TJSL Governance, Program Planning, Implementation Management, Monitoring & Evaluation, Communication, dan Reporting. Pada akhir pelatihan, peserta menyusun TJSL Governance, Implementation & Reporting Framework yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.

Visual Content Creation

Kode: CC-D09
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.250.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Konten visual membantu perusahaan menyampaikan informasi secara cepat dan menarik. Karena itu, profesional komunikasi perlu memahami cara mengembangkan konsep visual yang sesuai dengan pesan, audience, dan kanal digital.

Program Visual Content Creation membantu peserta merancang konten visual secara terstruktur. Peserta mempelajari visual concept, composition, information hierarchy, dan proses produksi konten digital.

Selain itu, peserta menggunakan Visual Content Planning Canvas sebagai perangkat utama pembelajaran. Canvas ini membantu peserta menghubungkan tujuan komunikasi, audience, pesan, konsep visual, format, produksi, dan distribusi.

Program menggunakan case study, visual exercise, dan praktik produksi. Dengan demikian, peserta dapat mengembangkan konten visual yang relevan dengan kebutuhan bisnis dan komunikasi perusahaan.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang mengembangkan konten visual untuk kebutuhan komunikasi, pemasaran, dan branding.

  • Corporate Communication Manager
  • Digital Communication Manager
  • Marketing Communication Manager
  • Digital Marketing Manager
  • Brand Manager
  • Content Manager
  • Content Strategist
  • Social Media Manager
  • Social Media Specialist
  • Digital Marketing Specialist
  • Corporate Communication Specialist
  • Public Relations Specialist
  • Profesional komunikasi dan marketing yang membuat konten visual

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

Day 1 — Visual Concept, Composition & Information Hierarchy

Module 1 — Visual Content Strategy & Communication Objectives

Peserta memulai program dengan memahami fungsi visual dalam komunikasi digital. Selanjutnya, peserta menentukan tujuan komunikasi dan kebutuhan audience sebagai dasar pengembangan visual.

  • Memahami fungsi konten visual dalam komunikasi
  • Mengidentifikasi communication objectives
  • Menentukan visual content objectives
  • Mengidentifikasi target audience
  • Menganalisis audience needs dan visual preferences
  • Menentukan pesan utama
  • Menghubungkan pesan dengan tujuan visual

Praktik: Visual Content Strategy Analysis
Output: Visual Content Strategic Framework

Module 2 — Visual Concept & Creative Ideation

Konsep visual menentukan arah sebuah konten. Karena itu, peserta mempelajari cara mengembangkan konsep yang relevan dengan pesan dan karakter audience.

  • Mengidentifikasi visual content opportunities
  • Mengembangkan visual concepts
  • Menentukan creative direction
  • Mengembangkan visual themes
  • Menentukan visual style
  • Mengembangkan creative references
  • Mengevaluasi kesesuaian konsep dengan pesan
  • Memprioritaskan konsep visual

Praktik: Visual Concept Development Workshop
Output: Visual Concept Board

Module 3 — Composition & Visual Design Principles

Komposisi membantu mengatur elemen visual agar pesan mudah dipahami. Selanjutnya, peserta mempelajari prinsip dasar komposisi untuk menghasilkan visual yang terstruktur.

  • Memahami prinsip visual composition
  • Mengatur posisi elemen visual
  • Menggunakan balance
  • Menggunakan alignment
  • Mengatur proportion
  • Mengembangkan visual rhythm
  • Menggunakan white space
  • Menyesuaikan komposisi dengan format digital

Praktik: Visual Composition Workshop
Output: Visual Composition Guide

Module 4 — Information Hierarchy & Visual Communication

Konten visual perlu membantu audience menemukan informasi utama dengan cepat. Karena itu, peserta menyusun information hierarchy untuk mengatur tingkat kepentingan setiap elemen.

  • Mengidentifikasi informasi utama
  • Menentukan primary message
  • Menentukan secondary information
  • Mengatur visual hierarchy
  • Mengembangkan headline structure
  • Mengatur ukuran dan posisi elemen
  • Menentukan visual emphasis
  • Mengoptimalkan keterbacaan konten

Praktik: Information Hierarchy Workshop
Output: Visual Information Hierarchy Template


Day 2 — Digital Content Production, Distribution & Planning

Module 5 — Visual Content Format & Digital Adaptation

Setiap kanal digital memiliki karakteristik format yang berbeda. Oleh karena itu, peserta mempelajari cara menyesuaikan konsep visual dengan kebutuhan setiap kanal.

  • Mengidentifikasi visual content formats
  • Mengembangkan social media visual content
  • Mengembangkan digital campaign visuals
  • Menyesuaikan ukuran dan format
  • Mengadaptasi visual untuk berbagai kanal
  • Mengembangkan multi-format content
  • Menentukan format selection strategy
  • Mengoptimalkan visual untuk perangkat digital

Praktik: Visual Format Adaptation Workshop
Output: Visual Content Format Matrix

Module 6 — Digital Visual Content Production Workflow

Produksi visual membutuhkan proses yang sistematis. Selanjutnya, peserta membangun workflow mulai dari konsep hingga konten siap dipublikasikan.

  • Memetakan visual content production workflow
  • Menentukan tahapan produksi
  • Menentukan peran tim
  • Menyusun visual content brief
  • Mengembangkan creative brief
  • Mengatur proses review dan revisi
  • Menentukan quality control
  • Menetapkan production timeline

Praktik: Visual Production Workflow Workshop
Output: Digital Visual Content Production Workflow

Module 7 — Visual Content Distribution & Performance

Konten visual membutuhkan distribusi yang tepat agar mencapai audience yang dituju. Karena itu, peserta menentukan kanal distribusi dan indikator untuk mengevaluasi performa.

  • Menentukan distribution objectives
  • Memilih distribution channels
  • Menentukan publishing schedule
  • Mengembangkan content distribution plan
  • Mengukur visual content reach
  • Menganalisis engagement
  • Mengidentifikasi visual dengan performa tinggi
  • Menentukan peluang optimasi

Praktik: Visual Content Performance Workshop
Output: Visual Content Distribution & Performance Matrix

Module 8 — Visual Content Planning Canvas

Pada modul terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh proses ke dalam Visual Content Planning Canvas. Canvas membantu peserta menghubungkan tujuan, audience, pesan, konsep visual, format, produksi, dan distribusi.

  • Mengintegrasikan communication objectives
  • Menentukan target audience
  • Menentukan key message
  • Mengembangkan visual concept
  • Menentukan composition approach
  • Menentukan information hierarchy
  • Menentukan content format
  • Menyusun production workflow
  • Menentukan distribution strategy
  • Menentukan indikator keberhasilan

Praktik: Visual Content Planning Canvas Workshop
Output: Visual Content Planning Canvas & Visual Content Roadmap

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Memahami prinsip dasar komunikasi visual
  • Menyusun strategi konten visual berdasarkan tujuan komunikasi
  • Mengembangkan konsep visual yang relevan
  • Menerapkan prinsip composition
  • Menyusun information hierarchy
  • Menentukan format visual untuk berbagai kanal digital
  • Menyusun visual content production workflow
  • Mengembangkan strategi distribusi visual
  • Mengevaluasi performa konten visual
  • Menggunakan Visual Content Planning Canvas

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada visual concept, creative ideation, composition, dan information hierarchy. Peserta membangun fondasi untuk menghasilkan visual yang komunikatif dan terstruktur.

Selanjutnya, hari kedua berfokus pada format digital, produksi, distribusi, evaluasi, dan optimasi. Peserta mengintegrasikan seluruh proses melalui Visual Content Planning Canvas.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, visual concept workshop, composition exercise, information hierarchy, dan canvas development.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara langsung melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti workshop, case study, individual exercise, group exercise, dan visual presentation.

In-House Training

Urways Indonesia dapat menyesuaikan program untuk kebutuhan in-house training. Penyesuaian dapat mencakup industri, brand, target audience, digital channels, dan kebutuhan visual perusahaan.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Visual Concept Workshop
  • Creative Ideation Exercise
  • Visual Composition Workshop
  • Information Hierarchy Exercise
  • Visual Production Workflow
  • Content Performance Analysis
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review
  • Canvas Development
  • Presentation

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta mengikuti evaluasi berbasis practical output. Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam mengembangkan konten visual dari konsep hingga distribusi.

Evaluasi mencakup:

  • Visual Content Strategy Analysis
  • Visual Concept Development
  • Visual Composition Exercise
  • Information Hierarchy Exercise
  • Visual Format Adaptation
  • Visual Production Workflow
  • Visual Content Distribution Planning
  • Visual Content Performance Analysis
  • Visual Content Planning Canvas
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan untuk mengembangkan sistem produksi konten visual.

  • Visual Content Strategic Framework
  • Visual Concept Board
  • Visual Composition Guide
  • Visual Information Hierarchy Template
  • Visual Content Format Matrix
  • Digital Visual Content Production Workflow
  • Visual Content Distribution & Performance Matrix
  • Visual Content Planning Canvas
  • Visual Content Roadmap

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Visual Content Creation Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi berdasarkan industri, brand, target audience, digital channels, dan kebutuhan visual perusahaan.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

FORMAT

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE

TANGGAL

25–26 Agustus, 29–30 September, 27–28 Oktober, 24–25 November, 29–30 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Visual Content Creation”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Visual Content CreationVisual Content Creation
Rentang harga: Rp4,250,000 hingga Rp6,250,000Pilih opsi