Digital Storytelling

Rentang harga: Rp4,500,000 hingga Rp6,750,000

Komunikasi digital membutuhkan narasi yang mampu menyampaikan pesan secara jelas dan membangun hubungan dengan audience. Karena itu, perusahaan perlu mengembangkan cerita yang relevan dengan identitas, tujuan, dan konteks komunikasi. Program Digital Storytelling membantu peserta memahami cara merancang narasi untuk kebutuhan komunikasi perusahaan. Peserta mempelajari digital narrative, struktur cerita, corporate story, dan cara membangun koneksi dengan audience. Selain itu, peserta menyusun Digital Storytelling Framework sebagai perangkat utama pembelajaran. Framework ini membantu peserta menghubungkan tujuan komunikasi, audience, pesan, struktur cerita, format digital, dan audience connection

Digital Storytelling

Kode: CC-D07
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Mastery
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Komunikasi digital membutuhkan narasi yang mampu menyampaikan pesan secara jelas dan membangun hubungan dengan audience. Karena itu, perusahaan perlu mengembangkan cerita yang relevan dengan identitas, tujuan, dan konteks komunikasi.

Program Digital Storytelling membantu peserta memahami cara merancang narasi untuk kebutuhan komunikasi perusahaan. Peserta mempelajari digital narrative, struktur cerita, corporate story, dan cara membangun koneksi dengan audience.

Selain itu, peserta menyusun Digital Storytelling Framework sebagai perangkat utama pembelajaran. Framework ini membantu peserta menghubungkan tujuan komunikasi, audience, pesan, struktur cerita, format digital, dan audience connection.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang mengembangkan narasi dan konten untuk kebutuhan komunikasi organisasi.

  • Corporate Communication Manager
  • Digital Communication Manager
  • Marketing Communication Manager
  • Digital Marketing Manager
  • Public Relations Manager
  • Brand Manager
  • Content Manager
  • Content Strategist
  • Social Media Manager
  • Corporate Communication Specialist
  • Public Relations Specialist
  • Digital Marketing Specialist
  • Profesional komunikasi, marketing, dan branding yang mengembangkan konten naratif

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

Day 1 — Digital Narrative, Story Structure & Corporate Story

Module 1 — Digital Storytelling Strategy & Audience Context

Peserta memulai program dengan memahami fungsi storytelling dalam komunikasi digital. Selanjutnya, peserta menganalisis audience dan menentukan tujuan narasi yang sesuai dengan kebutuhan komunikasi.

  • Memahami prinsip digital storytelling
  • Mengidentifikasi fungsi cerita dalam komunikasi perusahaan
  • Menentukan storytelling objectives
  • Mengidentifikasi target audience
  • Menganalisis audience needs dan interests
  • Menentukan audience connection objectives
  • Menghubungkan cerita dengan tujuan komunikasi

Praktik: Digital Storytelling Strategy Analysis
Output: Digital Storytelling Strategic Framework

Module 2 — Story Ideation & Narrative Development

Cerita yang kuat membutuhkan ide yang relevan dan memiliki sudut pandang yang jelas. Karena itu, peserta mempelajari cara menemukan, mengembangkan, dan memilih ide cerita untuk kebutuhan komunikasi.

  • Mengidentifikasi story opportunities
  • Mengembangkan story ideas
  • Menentukan story angle
  • Mengembangkan story themes
  • Menentukan story perspective
  • Mengidentifikasi elemen cerita
  • Memprioritaskan ide berdasarkan audience dan tujuan komunikasi

Praktik: Story Ideation Workshop
Output: Digital Story Idea Bank & Story Priority Matrix

Module 3 — Storytelling Structure & Narrative Architecture

Struktur membantu cerita mengalir secara logis dan menarik. Selanjutnya, peserta menyusun narrative structure yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan komunikasi digital.

  • Memahami struktur dasar cerita
  • Menentukan story opening
  • Mengembangkan story development
  • Menentukan story tension
  • Mengembangkan story resolution
  • Menentukan narrative flow
  • Mengembangkan story arc
  • Menyesuaikan struktur dengan tujuan komunikasi

Praktik: Story Structure Workshop
Output: Digital Storytelling Structure Template

Module 4 — Corporate Story & Brand Narrative

Perusahaan memiliki berbagai cerita yang dapat memperkuat identitas dan reputasi. Karena itu, peserta mempelajari cara mengembangkan corporate story yang konsisten dengan identitas organisasi.

  • Mengidentifikasi corporate story assets
  • Mengembangkan corporate narrative
  • Menentukan brand story
  • Mengembangkan organizational story
  • Menentukan key narrative
  • Menghubungkan cerita dengan nilai organisasi
  • Menjaga konsistensi corporate narrative
  • Mengembangkan story themes untuk komunikasi digital

Praktik: Corporate Story Development Workshop
Output: Corporate Story & Brand Narrative Framework


Day 2 — Audience Connection, Digital Formats & Storytelling Framework

Module 5 — Audience Connection & Emotional Engagement

Cerita dapat membangun hubungan ketika audience merasa terhubung dengan pesan. Selanjutnya, peserta mempelajari cara mengembangkan cerita yang relevan dan memiliki nilai bagi audience.

  • Mengidentifikasi audience connection drivers
  • Memahami kebutuhan emosional audience
  • Mengembangkan emotional storytelling
  • Membangun relevansi cerita
  • Mengembangkan audience empathy
  • Menentukan engagement triggers
  • Menghubungkan cerita dengan pengalaman audience

Praktik: Audience Connection Storytelling Workshop
Output: Audience Connection Framework

Module 6 — Digital Storytelling Formats & Content Adaptation

Cerita dapat hadir dalam berbagai format digital. Oleh karena itu, peserta mempelajari cara menyesuaikan narasi dengan karakteristik kanal dan format konten.

  • Mengidentifikasi digital storytelling formats
  • Mengembangkan short-form storytelling
  • Mengembangkan long-form storytelling
  • Mengembangkan visual storytelling
  • Mengembangkan video storytelling
  • Menyesuaikan cerita dengan social media platforms
  • Mengadaptasi satu cerita ke berbagai format
  • Menentukan format selection strategy

Praktik: Digital Story Format Adaptation Workshop
Output: Digital Story Format Matrix

Module 7 — Storytelling Content Production & Distribution

Cerita yang kuat membutuhkan proses produksi dan distribusi yang tepat. Karena itu, peserta menyusun alur kerja untuk mengubah ide menjadi konten yang siap dipublikasikan.

  • Menyusun storytelling content brief
  • Menentukan production workflow
  • Mengembangkan storyboard
  • Menentukan visual elements
  • Menentukan content distribution channels
  • Menyusun storytelling publishing plan
  • Mengembangkan content repurposing
  • Menentukan indikator keberhasilan cerita

Praktik: Storytelling Production Workshop
Output: Digital Storytelling Production & Distribution Plan

Module 8 — Digital Storytelling Framework & Optimization

Pada modul terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh komponen ke dalam Digital Storytelling Framework. Kemudian, peserta mengevaluasi kualitas cerita dan menentukan area optimasi.

  • Mengintegrasikan story objectives
  • Mengintegrasikan audience
  • Mengintegrasikan key message
  • Mengintegrasikan story structure
  • Mengintegrasikan corporate narrative
  • Menentukan digital formats
  • Menentukan distribution strategy
  • Mengevaluasi audience response
  • Menyusun Digital Storytelling Framework
  • Menentukan storytelling optimization roadmap

Praktik: Digital Storytelling Framework Workshop
Output: Digital Storytelling Framework & Storytelling Roadmap

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Memahami prinsip digital storytelling
  • Menganalisis audience sebagai dasar pengembangan cerita
  • Menghasilkan dan memilih ide cerita yang relevan
  • Menyusun storytelling structure
  • Mengembangkan corporate story dan brand narrative
  • Membangun audience connection
  • Mengadaptasi cerita ke berbagai format digital
  • Menyusun proses produksi dan distribusi cerita
  • Mengevaluasi respons audience
  • Menggunakan Digital Storytelling Framework

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada digital narrative, story ideation, story structure, dan corporate story. Peserta membangun fondasi cerita yang relevan dengan tujuan komunikasi dan kebutuhan audience.

Selanjutnya, hari kedua berfokus pada audience connection, format digital, produksi, distribusi, dan optimasi. Peserta mengintegrasikan seluruh komponen melalui Digital Storytelling Framework.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, story ideation workshop, story structure exercise, corporate story development, dan framework development.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara langsung melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti workshop, case study, individual exercise, group exercise, dan story presentation.

In-House Training

Urways Indonesia dapat menyesuaikan program untuk kebutuhan in-house training. Penyesuaian dapat mencakup industri, brand, corporate narrative, target audience, digital channels, dan tujuan komunikasi.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Story Ideation Workshop
  • Story Structure Workshop
  • Corporate Story Development
  • Audience Connection Exercise
  • Story Format Adaptation
  • Storytelling Production Workshop
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review
  • Framework Development
  • Presentation

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta mengikuti evaluasi berbasis practical output. Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam mengembangkan cerita dari tahap ide hingga distribusi.

Evaluasi mencakup:

  • Digital Storytelling Strategy Analysis
  • Story Ideation Exercise
  • Story Structure Development
  • Corporate Story Exercise
  • Audience Connection Exercise
  • Story Format Adaptation
  • Storytelling Production Exercise
  • Digital Storytelling Framework
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan untuk mengembangkan komunikasi berbasis cerita.

  • Digital Storytelling Strategic Framework
  • Digital Story Idea Bank & Story Priority Matrix
  • Digital Storytelling Structure Template
  • Corporate Story & Brand Narrative Framework
  • Audience Connection Framework
  • Digital Story Format Matrix
  • Digital Storytelling Production & Distribution Plan
  • Digital Storytelling Framework
  • Storytelling Optimization Roadmap

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Digital Storytelling Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi berdasarkan industri, brand, corporate narrative, target audience, digital channels, dan kebutuhan komunikasi.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

FORMAT

JAKARTA, ONLINE, TANGERANG

TANGGAL

14–15 September, 12–13 Oktober, 9–10 November, 14–15 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Digital Storytelling”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Digital StorytellingDigital Storytelling
Rentang harga: Rp4,500,000 hingga Rp6,750,000Pilih opsi