Mengelola Resistensi terhadap Perubahan
Kode: CC-CH03
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.250.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Perubahan organisasi dapat memunculkan kekhawatiran, ketidakpastian, dan perbedaan persepsi di antara karyawan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesiapan individu dan kelompok dalam mengikuti arah perubahan.
Karena itu, organisasi perlu memahami sumber resistensi sebelum menentukan tindakan. Analisis yang tepat membantu pemimpin dan tim perubahan membedakan masalah informasi, kepentingan, kesiapan, kemampuan, serta persepsi karyawan.
Program Mengelola Resistensi terhadap Perubahan membantu peserta menganalisis resistensi secara sistematis. Peserta mempelajari resistance diagnosis, employee concerns, resistance mapping, response strategy, dan intervention.
Selanjutnya, peserta mengintegrasikan hasil analisis melalui Change Resistance Management Matrix. Perangkat ini membantu peserta menentukan respons dan intervensi berdasarkan karakteristik resistensi yang mereka temukan.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program ini sesuai bagi profesional yang menangani perubahan organisasi, komunikasi internal, sumber daya manusia, dan pengembangan organisasi.
- Change Management Manager
- Change Management Specialist
- Human Resources Manager
- Human Resources Business Partner
- Organizational Development Manager
- Organizational Development Specialist
- Corporate Communication Manager
- Internal Communication Manager
- Corporate Affairs Manager
- Transformation Manager
- Learning & Development Manager
- Profesional yang terlibat dalam program perubahan organisasi
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
Day 1 — Resistance Diagnosis, Employee Concerns & Resistance Mapping
Module 1 — Change Resistance Context & Diagnosis
Peserta memulai program dengan memahami resistensi dalam konteks perubahan organisasi. Peserta kemudian menganalisis bentuk dan sumber resistensi sebelum menentukan respons.
- Memahami konsep change resistance
- Menganalisis konteks perubahan
- Mengidentifikasi bentuk resistensi
- Menganalisis sumber resistensi
- Membedakan resistensi individu dan kelompok
- Mengidentifikasi faktor yang memengaruhi resistensi
- Menentukan kebutuhan diagnosis
Praktik: Resistance Diagnosis Workshop
Output: Change Resistance Diagnosis Framework
Module 2 — Employee Concerns & Resistance Drivers
Selanjutnya, peserta menggali kekhawatiran karyawan yang muncul selama perubahan. Peserta menghubungkan kekhawatiran tersebut dengan faktor yang dapat mendorong resistensi.
- Mengidentifikasi employee concerns
- Menganalisis kekhawatiran terkait pekerjaan
- Mengidentifikasi kekhawatiran terkait peran dan tanggung jawab
- Menganalisis persepsi terhadap perubahan
- Mengidentifikasi faktor emosional dan rasional
- Menganalisis kebutuhan informasi karyawan
- Menentukan resistance drivers
Praktik: Employee Concerns Analysis Workshop
Output: Employee Concerns & Resistance Drivers Matrix
Module 3 — Resistance Mapping & Stakeholder Analysis
Setelah mengidentifikasi sumber resistensi, peserta memetakan tingkat resistensi setiap kelompok. Peserta kemudian menentukan kelompok yang membutuhkan perhatian lebih besar.
- Mengidentifikasi kelompok yang terdampak perubahan
- Memetakan tingkat resistensi
- Menganalisis pengaruh dan kepentingan
- Mengidentifikasi resistance patterns
- Menentukan kelompok prioritas
- Memetakan tingkat kesiapan terhadap perubahan
- Menentukan kebutuhan intervensi
Praktik: Resistance Mapping Workshop
Output: Resistance Mapping Matrix
Module 4 — Resistance Communication & Response Strategy
Berikutnya, peserta menentukan strategi respons berdasarkan hasil diagnosis. Peserta memilih pendekatan komunikasi yang sesuai dengan karakter dan sumber resistensi.
- Menentukan tujuan respons terhadap resistensi
- Mengembangkan response strategy
- Menyesuaikan pesan dengan kebutuhan karyawan
- Mengembangkan komunikasi dua arah
- Mengelola pertanyaan dan kekhawatiran
- Menentukan pendekatan berdasarkan tingkat resistensi
- Menentukan mekanisme umpan balik
Praktik: Resistance Response Simulation
Output: Resistance Response Strategy
Day 2 — Intervention, Engagement & Resistance Management
Module 5 — Resistance Intervention Strategy
Pada tahap ini, peserta menyusun intervensi yang dapat membantu organisasi menangani sumber resistensi. Peserta menghubungkan intervensi dengan penyebab dan tingkat resistensi.
- Mengidentifikasi kebutuhan intervensi
- Menentukan jenis intervensi
- Mengembangkan intervention strategy
- Menentukan peran komunikasi dalam intervensi
- Menentukan peran pemimpin dan change agents
- Mengembangkan dukungan bagi kelompok prioritas
- Menentukan indikator keberhasilan intervensi
Praktik: Resistance Intervention Workshop
Output: Change Resistance Intervention Plan
Module 6 — Employee Engagement & Change Support
Selanjutnya, peserta mengembangkan pendekatan untuk meningkatkan keterlibatan karyawan. Peserta membangun ruang komunikasi yang membantu karyawan memahami dan merespons perubahan.
- Menentukan tujuan employee engagement
- Mengembangkan strategi komunikasi dua arah
- Membangun mekanisme umpan balik
- Mengembangkan forum diskusi perubahan
- Menentukan peran change champions
- Mengembangkan aktivitas pendukung perubahan
- Mengukur keterlibatan karyawan
Praktik: Employee Engagement Workshop
Output: Change Support & Employee Engagement Plan
Module 7 — Resistance Monitoring & Intervention Evaluation
Setelah menjalankan intervensi, peserta memantau perubahan tingkat resistensi. Peserta mengevaluasi hasil intervensi dan menentukan tindakan lanjutan.
- Menentukan resistance monitoring indicators
- Memantau perubahan respons karyawan
- Mengevaluasi efektivitas intervensi
- Mengidentifikasi new resistance signals
- Menentukan kebutuhan penyesuaian
- Mengembangkan mekanisme evaluasi berkala
- Menentukan follow-up actions
Praktik: Resistance Monitoring Simulation
Output: Resistance Monitoring & Evaluation Matrix
Module 8 — Change Resistance Management Matrix
Pada sesi terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh hasil pembelajaran ke dalam Change Resistance Management Matrix. Matrix tersebut membantu peserta menentukan diagnosis, respons, intervensi, dan evaluasi secara terstruktur.
- Mengintegrasikan hasil resistance diagnosis
- Menghubungkan employee concerns dengan resistance drivers
- Mengintegrasikan resistance mapping
- Menentukan response strategy
- Menentukan intervention priorities
- Mengintegrasikan mekanisme monitoring
- Menentukan indikator keberhasilan
- Menyusun resistance management roadmap
Praktik: Change Resistance Management Matrix Workshop
Output: Change Resistance Management Matrix & Roadmap
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Menganalisis konteks resistensi terhadap perubahan
- Melakukan resistance diagnosis
- Mengidentifikasi employee concerns
- Menganalisis resistance drivers
- Memetakan tingkat dan pola resistensi
- Menentukan kelompok yang membutuhkan perhatian
- Mengembangkan response strategy
- Menyusun strategi intervensi
- Mengembangkan employee engagement dan dukungan perubahan
- Memantau efektivitas intervensi
- Menggunakan Change Resistance Management Matrix
- Menyusun resistance management roadmap
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama berfokus pada resistance diagnosis, employee concerns, resistance drivers, dan resistance mapping. Peserta kemudian mengembangkan strategi respons berdasarkan hasil analisis.
Selanjutnya, hari kedua berfokus pada intervensi, keterlibatan karyawan, monitoring, dan evaluasi. Peserta mengintegrasikan seluruh hasil pembelajaran melalui Change Resistance Management Matrix.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, resistance mapping workshop, simulasi respons, diskusi, dan presentasi hasil kerja.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara langsung melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti case study, latihan individual, latihan kelompok, simulasi, dan matrix workshop.
In-House Training
Urways Indonesia dapat menyesuaikan program untuk kebutuhan in-house training. Penyesuaian dapat mencakup konteks perubahan, struktur organisasi, karakter karyawan, tingkat resistensi, dan agenda transformasi.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Resistance Diagnosis Workshop
- Resistance Mapping Workshop
- Intervention Workshop
- Individual Exercise
- Group Exercise
- Simulation
- Role Play
- Peer Review
- Presentation
Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta mengikuti evaluasi berbasis practical output. Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam menganalisis dan mengelola resistensi terhadap perubahan.
Evaluasi mencakup:
- Resistance Diagnosis
- Employee Concerns Analysis
- Resistance Mapping
- Response Strategy Development
- Resistance Intervention Plan
- Employee Engagement Plan
- Resistance Monitoring
- Change Resistance Management Matrix
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat mereka kembangkan untuk kebutuhan organisasi.
- Change Resistance Diagnosis Framework
- Employee Concerns & Resistance Drivers Matrix
- Resistance Mapping Matrix
- Resistance Response Strategy
- Change Resistance Intervention Plan
- Change Support & Employee Engagement Plan
- Resistance Monitoring & Evaluation Matrix
- Change Resistance Management Matrix
- Resistance Management Roadmap
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai Mengelola Resistensi terhadap Perubahan Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.
Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan konteks perubahan, struktur organisasi, karakter karyawan, tingkat resistensi, dan kebutuhan perusahaan.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com










Ulasan
Belum ada ulasan.