Assertive Communication Skills

Rentang harga: Rp4,000,000 hingga Rp6,250,000

Program ini membantu peserta membangun kemampuan komunikasi yang tegas, jelas, dan tetap menghargai pihak lain. Peserta mempelajari assertiveness, boundary setting, penyampaian pendapat, serta teknik komunikasi konstruktif dalam situasi kerja.

Selanjutnya, peserta mengenali pola komunikasi pasif, agresif, dan asertif. Peserta kemudian berlatih menyampaikan kebutuhan, menolak permintaan, memberikan umpan balik, serta menghadapi perbedaan pendapat melalui workshop, simulasi, dan role play.

Program menggunakan komposisi 40% konsep dan 60% praktik. Karena itu, peserta memiliki ruang yang cukup untuk menguji respons komunikasi dalam berbagai situasi kerja.

Assertive Communication Skills

Kode: CS-24
Level: Basic
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Komposisi: 40% Konsep | 60% Praktik
Tatap Muka: Rp5.950.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta

Deskripsi Program

Program ini membantu peserta membangun kemampuan komunikasi yang tegas, jelas, dan tetap menghargai pihak lain. Peserta mempelajari assertiveness, boundary setting, penyampaian pendapat, serta teknik komunikasi konstruktif dalam situasi kerja.

Selanjutnya, peserta mengenali pola komunikasi pasif, agresif, dan asertif. Peserta kemudian berlatih menyampaikan kebutuhan, menolak permintaan, memberikan umpan balik, serta menghadapi perbedaan pendapat melalui workshop, simulasi, dan role play.

Program menggunakan komposisi 40% konsep dan 60% praktik. Karena itu, peserta memiliki ruang yang cukup untuk menguji respons komunikasi dalam berbagai situasi kerja.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Menjelaskan prinsip dasar komunikasi asertif.
  • Membedakan komunikasi pasif, agresif, dan asertif.
  • Mengenali pola komunikasi pribadi.
  • Menyampaikan pendapat secara jelas dan profesional.
  • Menyampaikan kebutuhan tanpa menimbulkan konflik yang tidak perlu.
  • Menetapkan batas komunikasi dan pekerjaan.
  • Menolak permintaan secara tegas dan sopan.
  • Memberikan umpan balik secara konstruktif.
  • Menghadapi perbedaan pendapat dengan tenang.
  • Menangani percakapan yang sulit.
  • Menyusun Assertive Communication Script.

Materi Pelatihan

Hari 1 — Assertiveness Fundamentals & Communication Practice

Sesi 1 — Dasar Assertive Communication

Peserta memahami konsep komunikasi asertif dalam lingkungan kerja. Instruktur membahas karakteristik komunikasi pasif, agresif, dan asertif serta dampaknya terhadap hubungan profesional.

Materi:

  • Konsep dasar assertive communication
  • Prinsip assertiveness
  • Komunikasi pasif
  • Komunikasi agresif
  • Komunikasi asertif
  • Hak dan tanggung jawab dalam komunikasi
  • Dampak gaya komunikasi terhadap hubungan kerja

Praktik: Communication Style Self-Assessment

Output: Personal Communication Style Sheet

Sesi 2 — Assertive Message Development

Peserta mempelajari cara menyusun pesan yang tegas dan mudah dipahami. Kemudian, peserta mengubah contoh pesan yang pasif atau agresif menjadi pesan asertif.

Materi:

  • Struktur pesan asertif
  • Penyampaian fakta
  • Penyampaian kebutuhan
  • Penyampaian perasaan secara profesional
  • Penyampaian ekspektasi
  • I statement
  • Pemilihan kata
  • Nada komunikasi

Praktik: Assertive Message Workshop

Output: Assertive Message Sheet

Sesi 3 — Boundary Setting

Peserta mempelajari cara menetapkan batas secara jelas dalam situasi kerja. Selanjutnya, peserta berlatih menyampaikan batas waktu, kapasitas, tanggung jawab, dan ruang komunikasi.

Materi:

  • Konsep boundary setting
  • Identifikasi batas kerja
  • Batas waktu
  • Batas tanggung jawab
  • Batas komunikasi
  • Penyampaian ekspektasi
  • Penolakan yang profesional
  • Konsistensi dalam menjaga batas

Praktik: Boundary Setting Workshop

Output: Personal Boundary Plan

Sesi 4 — Saying No Professionally

Peserta berlatih menolak permintaan yang tidak sesuai dengan kapasitas, prioritas, atau tanggung jawab. Instruktur memberikan berbagai skenario agar peserta dapat memilih respons yang tegas dan tetap profesional.

Materi:

  • Prinsip penolakan profesional
  • Menentukan alasan yang relevan
  • Menyampaikan alternatif
  • Menghindari penolakan yang agresif
  • Mengelola tekanan
  • Menjaga hubungan kerja
  • Menyepakati tindak lanjut

Praktik: Saying No Role Play

Output: Professional Refusal Script

Hari 2 — Constructive Communication & Difficult Conversation

Sesi 5 — Constructive Feedback

Peserta mempelajari cara memberikan umpan balik secara jelas dan berorientasi pada perbaikan. Peserta kemudian mempraktikkan penyampaian apresiasi, koreksi, dan ekspektasi.

Materi:

  • Prinsip constructive communication
  • Tujuan pemberian feedback
  • Penyampaian fakta
  • Dampak perilaku
  • Penyampaian ekspektasi
  • Saran perbaikan
  • Respons terhadap feedback

Praktik: Constructive Feedback Role Play

Output: Constructive Feedback Script

Sesi 6 — Handling Disagreement

Peserta mengembangkan kemampuan menghadapi perbedaan pendapat tanpa memperburuk hubungan kerja. Melalui role play, peserta berlatih menyampaikan posisi dan mencari titik temu.

Materi:

  • Perbedaan pendapat
  • Penyampaian posisi
  • Klarifikasi
  • Active listening
  • Pengelolaan respons emosional
  • Pencarian titik temu
  • Penyusunan solusi

Praktik: Disagreement Role Play

Output: Disagreement Response Sheet

Sesi 7 — Difficult Conversation

Peserta menghadapi situasi komunikasi yang membutuhkan ketegasan. Peserta berlatih menangani permintaan tidak realistis, perilaku tidak sesuai, dan percakapan yang berpotensi menimbulkan ketegangan.

Materi:

  • Persiapan percakapan sulit
  • Penentuan tujuan
  • Penyampaian fakta
  • Penyampaian batas
  • Respons terhadap penolakan
  • Pengelolaan tekanan
  • Menjaga fokus pembicaraan
  • Penyusunan tindak lanjut

Praktik: Difficult Conversation Role Play

Output: Difficult Conversation Response Sheet

Sesi 8 — Assertive Communication Script Workshop

Peserta mengintegrasikan seluruh materi melalui penyusunan Assertive Communication Script. Setiap peserta memilih situasi kerja yang relevan dan mengembangkan respons komunikasi yang dapat langsung digunakan.

Materi:

  • Communication situation
  • Communication objective
  • Key message
  • Personal boundary
  • Assertive statement
  • Supporting reason
  • Alternative solution
  • Expected response
  • Follow-up action

Workshop: Assertive Communication Script Workshop

Output: Assertive Communication Script

Metode Pelatihan

  • Interactive discussion
  • Case study
  • Self-assessment
  • Individual exercise
  • Group exercise
  • Communication workshop
  • Role play
  • Simulation
  • Peer feedback
  • Presentation

Praktik dan Workshop

Program memberikan porsi praktik yang dominan agar peserta dapat langsung menguji kemampuan komunikasi asertif.

Peserta mengikuti beberapa aktivitas utama:

  1. Communication Style Self-Assessment
  2. Assertive Message Workshop
  3. Boundary Setting Workshop
  4. Saying No Role Play
  5. Constructive Feedback Role Play
  6. Disagreement Role Play
  7. Difficult Conversation Role Play
  8. Assertive Communication Script Workshop

Evaluasi Peserta

Instruktur mengevaluasi kemampuan peserta melalui proses latihan dan hasil praktik. Evaluasi mencakup:

  • Kemampuan mengenali gaya komunikasi
  • Kejelasan penyampaian pesan
  • Ketepatan penggunaan bahasa
  • Kemampuan menyampaikan kebutuhan
  • Kemampuan menetapkan batas
  • Kemampuan menolak permintaan
  • Kemampuan memberikan feedback
  • Kemampuan menghadapi perbedaan pendapat
  • Kemampuan menghadapi percakapan sulit
  • Kualitas Assertive Communication Script

Output Pelatihan

Pada akhir program, peserta menghasilkan:

  • Personal Communication Style Sheet
  • Assertive Message Sheet
  • Personal Boundary Plan
  • Professional Refusal Script
  • Constructive Feedback Script
  • Disagreement Response Sheet
  • Difficult Conversation Response Sheet
  • Assertive Communication Script

Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting room
  • 2x coffee break
  • 1x lunch
  • Modul pelatihan
  • Sertifikat pelatihan
  • Training kit
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul pelatihan
  • Sertifikat pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hasil yang Diharapkan

Setelah menyelesaikan program, peserta mampu menyampaikan pendapat, kebutuhan, dan batas secara tegas serta tetap menjaga hubungan profesional. Peserta dapat menghadapi perbedaan pendapat, memberikan feedback, menolak permintaan, dan menjalankan percakapan sulit dengan pendekatan yang konstruktif.

Selain itu, peserta memiliki Assertive Communication Script sebagai perangkat kerja. Peserta juga memperoleh pengalaman langsung melalui workshop, simulasi, dan role play yang menggambarkan situasi komunikasi di tempat kerja.

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE TRAINING

TANGGAL

7–8 September, 5–6 Oktober, 2–3 November, 7–8 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Assertive Communication Skills”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Assertive Communication SkillsAssertive Communication Skills
Rentang harga: Rp4,000,000 hingga Rp6,250,000Pilih opsi