B2B Marketing Plan for Growth

Rentang harga: Rp4,000,000 hingga Rp6,500,000

Pertumbuhan bisnis B2B membutuhkan perencanaan pemasaran yang mampu menghubungkan peluang pasar dengan target pelanggan, proposisi nilai, kanal pemasaran, aktivitas akuisisi, dan sasaran bisnis. Karena itu, perusahaan perlu membangun B2B marketing plan yang memiliki arah strategis sekaligus dapat diterjemahkan menjadi aktivitas pemasaran yang terukur.

Selanjutnya, proses perencanaan B2B perlu mempertimbangkan karakteristik target market, Ideal Customer Profile (ICP), buyer persona, buying journey, posisi kompetitor, value proposition, dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan demand. Peserta akan mempelajari cara mengintegrasikan berbagai elemen tersebut menjadi rencana pemasaran yang memiliki prioritas, alokasi sumber daya, channel strategy, dan indikator keberhasilan yang jelas.

Dengan demikian, pelatihan ini membantu peserta mengembangkan B2B marketing plan yang berorientasi pada pertumbuhan. Peserta tidak hanya mempelajari konsep perencanaan pemasaran, tetapi juga menyusun growth objective, marketing strategy, campaign plan, lead generation strategy, budget allocation, KPI, dan 90-day action plan yang dapat digunakan sebagai dasar implementasi.

B2B Marketing Plan for Growth

Level: Intermediate
Durasi: 2 Hari (12–14 Learning Hours)
Format: Public Training | In-House Training | Online Training
Fokus: B2B Marketing Planning, Market Analysis, Customer Segmentation, Value Proposition, Demand Generation, Lead Generation, Marketing Funnel, Channel Strategy, Marketing KPI, Growth Strategy

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini

Pertumbuhan bisnis B2B membutuhkan perencanaan pemasaran yang mampu menghubungkan peluang pasar dengan target pelanggan, proposisi nilai, kanal pemasaran, aktivitas akuisisi, dan sasaran bisnis. Karena itu, perusahaan perlu membangun B2B marketing plan yang memiliki arah strategis sekaligus dapat diterjemahkan menjadi aktivitas pemasaran yang terukur.

Selanjutnya, proses perencanaan B2B perlu mempertimbangkan karakteristik target market, Ideal Customer Profile (ICP), buyer persona, buying journey, posisi kompetitor, value proposition, dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan demand. Peserta akan mempelajari cara mengintegrasikan berbagai elemen tersebut menjadi rencana pemasaran yang memiliki prioritas, alokasi sumber daya, channel strategy, dan indikator keberhasilan yang jelas.

Dengan demikian, pelatihan ini membantu peserta mengembangkan B2B marketing plan yang berorientasi pada pertumbuhan. Peserta tidak hanya mempelajari konsep perencanaan pemasaran, tetapi juga menyusun growth objective, marketing strategy, campaign plan, lead generation strategy, budget allocation, KPI, dan 90-day action plan yang dapat digunakan sebagai dasar implementasi.

Sasaran dan Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini ditujukan bagi:

  • Marketing Manager dan Marketing Executive
  • B2B Marketing Specialist
  • Business Development Manager
  • Sales Manager
  • Product Marketing
  • Digital Marketing Specialist
  • Brand Manager
  • Account Manager
  • Sales Operations
  • Pemilik dan pengelola bisnis B2B

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami prinsip perencanaan pemasaran B2B untuk pertumbuhan bisnis.
  2. Menganalisis kondisi pasar dan peluang pertumbuhan B2B.
  3. Menentukan target market dan Ideal Customer Profile.
  4. Menganalisis kompetitor dan posisi perusahaan di pasar.
  5. Mengembangkan buyer persona dan buyer journey.
  6. Menyusun value proposition yang relevan dengan kebutuhan pasar.
  7. Menentukan marketing objectives berdasarkan sasaran bisnis.
  8. Menyusun strategi demand generation dan lead generation.
  9. Menentukan kombinasi kanal pemasaran B2B yang tepat.
  10. Mengembangkan content dan campaign strategy.
  11. Menentukan KPI dan mekanisme evaluasi pemasaran.
  12. Menyusun B2B Marketing Growth Plan yang dapat diimplementasikan.

Materi Pelatihan

Hari 1 — B2B Market Analysis and Marketing Strategy

Sesi 1 — B2B Marketing Planning and Growth Fundamentals

Perencanaan pemasaran B2B berfungsi sebagai penghubung antara tujuan pertumbuhan perusahaan dan aktivitas pemasaran yang dijalankan di pasar. Oleh karena itu, peserta terlebih dahulu memahami bagaimana business objectives, marketing objectives, customer acquisition, dan revenue growth saling terhubung dalam sebuah sistem pemasaran B2B.

Selanjutnya, peserta mempelajari struktur B2B marketing plan, mulai dari analisis situasi, sasaran pasar, strategi, program, kanal, anggaran, hingga pengukuran kinerja. Pendekatan ini membantu peserta memahami bahwa rencana pemasaran perlu memiliki hubungan logis antara kondisi pasar, keputusan strategis, aktivitas implementasi, dan hasil bisnis.

Materi:

  • Konsep B2B marketing planning
  • B2B growth strategy
  • Business objectives
  • Marketing objectives
  • Market opportunity
  • Marketing strategy
  • Marketing program
  • Marketing channel
  • Marketing budget
  • Marketing KPI
  • Marketing plan architecture

Praktik:
Menganalisis hubungan antara sasaran bisnis dan sasaran pemasaran.

Output:
B2B Marketing Plan Framework.

Sesi 2 — B2B Market Analysis and Growth Opportunity

Setelah memahami struktur perencanaan, peserta menganalisis kondisi pasar untuk menemukan peluang pertumbuhan yang realistis. Karena itu, pembahasan diarahkan pada market trends, kebutuhan pelanggan, perubahan perilaku pembelian, kompetisi, dan faktor yang memengaruhi permintaan B2B.

Kemudian, peserta menggunakan market analysis untuk mengidentifikasi growth opportunity, market gap, serta segmen yang memiliki potensi bisnis. Hasil analisis menjadi dasar untuk menentukan area prioritas dalam rencana pemasaran.

Materi:

  • B2B market analysis
  • Market size
  • Market growth
  • Market trends
  • Customer demand
  • Market gap
  • Growth opportunity
  • Competitor analysis
  • Competitive positioning
  • SWOT analysis
  • Opportunity analysis

Praktik:
Menyusun B2B market opportunity analysis.

Output:
Market Opportunity Map.

Sesi 3 — Target Market, ICP and Buyer Persona

Perencanaan pemasaran akan kehilangan fokus ketika perusahaan menargetkan pasar yang terlalu luas. Oleh sebab itu, peserta mempelajari bagaimana menentukan target market berdasarkan potensi bisnis, kebutuhan, karakteristik organisasi, dan tingkat kesesuaian dengan kemampuan perusahaan.

Selanjutnya, peserta mengembangkan Ideal Customer Profile dan buyer persona untuk menerjemahkan target organisasi menjadi profil pelanggan yang lebih spesifik. Dengan demikian, strategi pemasaran dapat mengarahkan pesan, konten, kanal, dan aktivitas akuisisi kepada prospek yang memiliki relevansi lebih tinggi.

Materi:

  • B2B target market
  • Market segmentation
  • ICP
  • Buyer persona
  • Firmographic segmentation
  • Industry segmentation
  • Geographic segmentation
  • Behavioral segmentation
  • Buying roles
  • Buying center
  • Account prioritization

Praktik:
Menyusun target market, ICP, dan buyer persona.

Output:
B2B Target Market Profile.

Sesi 4 — Value Proposition, Positioning and Marketing Messaging

Setelah target pasar ditentukan, perusahaan perlu menjelaskan mengapa pelanggan perlu mempertimbangkan solusi yang ditawarkan. Karena itu, peserta mempelajari hubungan antara customer needs, pain points, business outcomes, value proposition, dan competitive positioning.

Kemudian, peserta menyusun marketing messaging yang menghubungkan nilai produk atau layanan dengan kebutuhan pelanggan. Peserta juga mengevaluasi konsistensi pesan pada berbagai kanal sehingga perusahaan dapat membangun persepsi yang lebih jelas di pasar B2B.

Materi:

  • Value proposition
  • Customer pain points
  • Customer needs
  • Business outcomes
  • Value drivers
  • Competitive positioning
  • Differentiation
  • Key messaging
  • Message hierarchy
  • Proof points
  • Call to action

Praktik:
Menyusun B2B value proposition dan messaging framework.

Output:
Value Proposition & Messaging Framework.

Hari 2 — B2B Growth Strategy and Marketing Action Plan

Sesi 5 — Demand Generation and Lead Generation Strategy

Pertumbuhan B2B membutuhkan mekanisme yang mampu menghasilkan permintaan sekaligus mengubah ketertarikan menjadi prospek. Oleh karena itu, peserta mempelajari hubungan antara brand awareness, demand generation, lead generation, lead nurturing, dan sales pipeline.

Selanjutnya, peserta menentukan strategi akuisisi berdasarkan tahapan buyer journey. Pembahasan mencakup content, lead magnet, webinar, SEO, LinkedIn, email marketing, digital advertising, event, referral, dan aktivitas lain yang relevan dengan karakteristik pasar B2B.

Materi:

  • Demand generation
  • Lead generation
  • Lead nurturing
  • Marketing funnel
  • Buyer journey
  • Content strategy
  • Lead magnet
  • Event marketing
  • Webinar
  • SEO
  • LinkedIn marketing
  • Email marketing
  • Digital advertising

Praktik:
Menyusun B2B demand generation and lead generation strategy.

Output:
Demand Generation Framework.

Sesi 6 — B2B Marketing Channel and Campaign Strategy

Setelah menentukan strategi akuisisi, peserta memilih kanal berdasarkan perilaku target market, tujuan komunikasi, karakteristik konten, serta kemampuan perusahaan. Dengan demikian, pemilihan kanal tidak hanya berdasarkan popularitas media, tetapi berdasarkan relevansi terhadap target dan tujuan pemasaran.

Kemudian, peserta menyusun integrated campaign yang menghubungkan berbagai kanal dalam satu alur komunikasi. Peserta memetakan pesan, konten, call to action, landing page, dan mekanisme lead capture agar setiap aktivitas memiliki fungsi dalam perjalanan prospek.

Materi:

  • B2B channel strategy
  • Owned media
  • Earned media
  • Paid media
  • Digital channels
  • LinkedIn
  • Website
  • Email
  • Webinar
  • Event
  • Integrated campaign
  • Campaign journey
  • Lead capture
  • Conversion mechanism

Praktik:
Membangun B2B integrated marketing campaign.

Output:
B2B Channel & Campaign Plan.

Sesi 7 — Marketing Budget, KPI and Performance Measurement

Strategi pemasaran perlu diterjemahkan menjadi alokasi sumber daya dan ukuran kinerja yang jelas. Karena itu, peserta mempelajari cara menentukan prioritas anggaran berdasarkan tujuan, kanal, aktivitas kampanye, serta potensi kontribusinya terhadap lead generation dan sales pipeline.

Selanjutnya, peserta menentukan KPI yang relevan pada setiap tahap pemasaran. Pembahasan mencakup reach, engagement, website traffic, conversion rate, MQL, SQL, customer acquisition cost, pipeline contribution, dan indikator lain yang mendukung evaluasi kinerja.

Materi:

  • Marketing budget
  • Budget allocation
  • Marketing KPI
  • Campaign KPI
  • Reach
  • Engagement
  • Traffic
  • Conversion rate
  • MQL
  • SQL
  • Customer acquisition cost
  • Marketing qualified pipeline
  • ROI
  • Performance dashboard

Praktik:
Menyusun B2B marketing KPI framework dan alokasi anggaran sederhana.

Output:
Marketing KPI & Budget Framework.

Sesi 8 — B2B Marketing Growth Plan and 90-Day Action Plan

Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh materi menjadi sebuah B2B Marketing Growth Plan. Peserta menghubungkan market opportunity, target market, ICP, buyer persona, value proposition, demand generation, channel strategy, campaign, budget, dan KPI dalam satu kerangka strategis.

Kemudian, peserta menyusun 90-day action plan dengan prioritas aktivitas, target, timeline, penanggung jawab, indikator kinerja, dan mekanisme evaluasi. Dengan demikian, peserta memiliki rencana pemasaran yang dapat langsung diterjemahkan menjadi aktivitas pertumbuhan bisnis.

Materi:

  • B2B growth objective
  • Marketing strategy
  • Growth priorities
  • Demand generation
  • Lead generation
  • Channel strategy
  • Campaign plan
  • Budget
  • KPI
  • Timeline
  • Marketing-sales alignment
  • Performance review
  • Continuous improvement
  • 90-day action plan

Praktik:
Workshop penyusunan B2B Marketing Growth Plan.

Output:
B2B Marketing Growth Plan dan 90-Day Action Plan.

Metode Pelatihan

Pelatihan menggunakan pendekatan 40% konsep dan 60% praktik agar peserta dapat menerjemahkan prinsip B2B marketing planning menjadi strategi yang dapat digunakan dalam pekerjaan.

Metode pembelajaran meliputi:

  • Interactive presentation
  • Facilitated discussion
  • Market analysis exercise
  • Competitor analysis
  • ICP workshop
  • Buyer persona workshop
  • Value proposition workshop
  • Demand generation planning
  • Channel mapping
  • Campaign planning
  • KPI workshop
  • Marketing plan development
  • Peer review
  • Presentation dan feedback

Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan, peserta menghasilkan:

  1. B2B Marketing Plan Framework.
  2. Market Opportunity Map.
  3. B2B Target Market Profile.
  4. Ideal Customer Profile.
  5. B2B Buyer Persona.
  6. Value Proposition & Messaging Framework.
  7. Demand Generation Framework.
  8. B2B Channel & Campaign Plan.
  9. Marketing Budget Framework.
  10. Marketing KPI Framework.
  11. B2B Marketing Growth Plan.
  12. 90-Day B2B Marketing Action Plan.
LOKASI

TANGERANG, JAKARTA, ONLINE

TANGGAL

20–21 Oktober, 17–18 November, 22–23 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “B2B Marketing Plan for Growth”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *