, ,

Communication Operating Model Design

Rentang harga: Rp4,250,000.00 hingga Rp6,750,000.00

Fungsi komunikasi perusahaan membutuhkan struktur dan cara kerja yang jelas agar pembagian tugas, koordinasi, alur persetujuan, serta kapasitas tim dapat berjalan efektif. Perubahan organisasi dan meningkatnya kebutuhan lintas fungsi dapat menimbulkan tumpang tindih pekerjaan, workflow yang panjang, atau tanggung jawab yang belum jelas. Program ini membantu peserta merancang struktur, peran, RACI, workflow, mekanisme koordinasi, dan governance dalam satu operating model yang dapat diterapkan di organisasi.

Guaranteed Safe Checkout

Communication Operating Model Design

Kode: SC-06
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training *
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta

* Untuk Lokasi Bandung / Batam / Yogyakarta biaya belum termasuk Akomodasi (Transportasi dan Penginapan Trainer dan Asisten)

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Fungsi komunikasi perusahaan membutuhkan struktur dan cara kerja yang jelas. Dengan struktur yang tepat, tim dapat membagi tugas, mengatur koordinasi, serta mempercepat alur persetujuan.

Namun, perubahan organisasi dapat meningkatkan kebutuhan kerja lintas fungsi. Akibatnya, perusahaan dapat menghadapi tumpang tindih pekerjaan, workflow yang panjang, atau tanggung jawab yang belum jelas.

Karena itu, program ini membantu peserta merancang Communication Operating Model yang terintegrasi. Peserta memetakan struktur, fungsi, peran, RACI, workflow, koordinasi, kapasitas, dan governance.

Selanjutnya, peserta mengintegrasikan seluruh komponen tersebut ke dalam model kerja yang dapat diterapkan. Dengan demikian, fungsi komunikasi memiliki dasar operasional yang lebih jelas dan terukur.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang mengelola struktur, proses kerja, koordinasi, dan pengembangan fungsi komunikasi perusahaan.

  • Corporate Communication Manager
  • Corporate Affairs Manager
  • Corporate Secretary
  • Communication Planning Manager
  • Public Relations Manager
  • Corporate Communication Specialist
  • Communication Operations Manager
  • Manager atau profesional yang mengembangkan fungsi komunikasi organisasi

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

Day 1 — Operating Model Assessment & Design

Module 1 — Current Operating Model Assessment

Peserta memulai dengan memetakan kondisi operating model saat ini. Kemudian, peserta mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan.

  • Memetakan struktur dan cara kerja fungsi komunikasi saat ini
  • Mengidentifikasi pembagian pekerjaan antarunit
  • Menganalisis workflow, handover, dan ketergantungan antar fungsi
  • Mengidentifikasi role overlap, process gap, dan kapasitas yang belum optimal

Praktik: Operating Model Assessment Workshop
Output: Current Operating Model Assessment

Module 2 — Communication Function & Service Architecture

Setelah memahami kondisi saat ini, peserta menyusun arsitektur fungsi dan layanan komunikasi. Tahap ini membantu peserta memperjelas hubungan antarunit.

  • Menentukan fungsi utama dalam operating model
  • Mengelompokkan aktivitas berdasarkan jenis layanan komunikasi
  • Menentukan hubungan antara corporate function, business unit, dan supporting function
  • Menetapkan batas tanggung jawab antar fungsi

Praktik: Function & Service Mapping Workshop
Output: Communication Function & Service Map

Module 3 — Roles, Responsibilities & RACI

Selanjutnya, peserta memperjelas peran dan tanggung jawab setiap fungsi. Peserta juga menggunakan RACI untuk menetapkan accountability dan ownership.

  • Menentukan roles and responsibilities berdasarkan proses kerja
  • Mengembangkan RACI untuk aktivitas utama
  • Menentukan accountability dan ownership
  • Mengidentifikasi pekerjaan yang membutuhkan kolaborasi lintas fungsi

Praktik: RACI Design Workshop
Output: Communication RACI Matrix

Module 4 — Communication Workflow Design

Berikutnya, peserta memetakan workflow dari request hingga delivery. Peserta kemudian menemukan bottleneck dan proses yang berulang.

  • Memetakan proses kerja dari request hingga delivery
  • Menentukan workflow stages dan handover points
  • Mengidentifikasi bottleneck dan proses yang berulang
  • Menyederhanakan alur kerja dengan tetap mempertahankan kontrol yang diperlukan

Praktik: Workflow Redesign Workshop
Output: Communication Workflow Map


Day 2 — Integration, Coordination & Implementation

Module 5 — Operating Model Coordination

Pada hari kedua, peserta mempelajari pola koordinasi antarunit. Peserta membandingkan model centralized, decentralized, dan hybrid sesuai kebutuhan organisasi.

  • Menentukan pola koordinasi antara Corporate Communication dan unit terkait
  • Membandingkan pendekatan centralized, decentralized, dan hybrid
  • Menentukan mekanisme koordinasi rutin
  • Mengatur kebutuhan kolaborasi lintas unit dan fungsi

Praktik: Operating Model Coordination Simulation
Output: Communication Coordination Model

Module 6 — Capability, Resource & Workload Alignment

Selanjutnya, peserta menyelaraskan kapasitas tim dengan kebutuhan pekerjaan. Analisis ini membantu peserta menemukan resource gap dan prioritas penguatan kapasitas.

  • Memetakan kebutuhan kompetensi berdasarkan fungsi dan proses
  • Menghubungkan kapasitas tim dengan beban kerja
  • Mengidentifikasi resource gap
  • Menentukan prioritas penguatan kapasitas fungsi

Praktik: Capability & Workload Mapping
Output: Communication Capability & Resource Matrix

Module 7 — Operating Performance & Management Cadence

Setelah struktur dan proses terbentuk, peserta menetapkan mekanisme pemantauan kinerja. Peserta juga menentukan ritme review yang mendukung perbaikan operasional.

  • Menentukan indikator efektivitas cara kerja fungsi komunikasi
  • Menetapkan service level, review points, dan performance cadence
  • Mengidentifikasi masalah operasional melalui data kinerja
  • Menentukan mekanisme perbaikan proses

Praktik: Operating Performance Review Simulation
Output: Communication Operating Performance Framework

Module 8 — Operating Model Integration & Roadmap

Terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh komponen operating model. Peserta kemudian menyusun tahapan implementasi berdasarkan prioritas perubahan.

  • Mengintegrasikan struktur, fungsi, roles, RACI, workflow, koordinasi, dan kapasitas
  • Menilai kesesuaian model dengan kebutuhan organisasi
  • Menyusun tahapan implementasi
  • Menentukan prioritas perubahan dan quick wins

Praktik: Operating Model Design Workshop
Output: Communication Operating Model & Implementation Roadmap

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Menganalisis efektivitas cara kerja fungsi komunikasi
  • Mendesain struktur fungsi berdasarkan kebutuhan organisasi
  • Menentukan pembagian peran dan tanggung jawab secara jelas
  • Menyusun RACI untuk proses komunikasi utama
  • Mendesain dan memperbaiki communication workflow
  • Menentukan pola koordinasi centralized, decentralized, atau hybrid
  • Menyesuaikan kapasitas tim dengan kebutuhan pekerjaan
  • Menyusun Communication Operating Model sebagai dasar pengembangan fungsi

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada assessment dan desain operating model. Peserta mempelajari struktur fungsi, pembagian peran, RACI, serta workflow.

Selanjutnya, hari kedua berfokus pada integrasi dan implementasi. Peserta mempelajari koordinasi, kapasitas, kinerja operasional, integrasi model, dan implementation roadmap.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, mapping workshop, workflow redesign, simulasi, dan presentasi hasil kerja.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti assessment, function mapping, RACI workshop, workflow redesign, simulasi, dan penyusunan operating model.

In-House Training

Untuk kebutuhan in-house training atau penyelenggaraan di kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Materi dapat disesuaikan dengan struktur organisasi, jumlah unit, model kerja komunikasi, kapasitas tim, dan kebutuhan pengembangan fungsi.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Operating Model Workshop
  • Function Mapping
  • Workflow Mapping
  • Simulation
  • Group Exercise
  • Peer Review

Pembelajaran menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam menerapkan konsep pada konteks organisasi. Karena itu, peserta mengerjakan beberapa latihan berbasis kasus dan practical output.

Evaluasi mencakup:

  • Operating Model Assessment
  • Function & Service Mapping
  • RACI Workshop
  • Workflow Redesign Exercise
  • Operating Model Simulation
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review
  • Penilaian practical output

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan organisasi.

  • Current Operating Model Assessment
  • Communication Function & Service Map
  • Communication RACI Matrix
  • Communication Workflow Map
  • Communication Coordination Model
  • Communication Capability & Resource Matrix
  • Communication Operating Performance Framework
  • Communication Operating Model & Implementation Roadmap

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Public Training, In-House Training, atau Corporate Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.

Kami dapat memberikan informasi mengenai jadwal dan format pelatihan. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan kebutuhan organisasi.

Penyesuaian dapat mencakup industri, struktur organisasi, jumlah unit, kapasitas tim, model kerja komunikasi, dan proses lintas fungsi. Kami juga dapat menyesuaikan materi dengan kebutuhan pengembangan fungsi komunikasi.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

FORMAT

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE TRAINING

TANGGAL

21–22 September, 19–20 Oktober, 16–17 November, 21–22 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Communication Operating Model Design”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *