Integrated International Trade, Customs & Payment System

Rp6,200,000

Pelatihan Integrated International Trade, Customs & Payment System membekali profesional finance, accounting, ekspor-impor, dan logistik dengan keterampilan mengelola transaksi perdagangan internasional secara terintegrasi. Peserta mempelajari alur ekspor-impor, dokumen kepabeanan, metode pembayaran internasional, pengendalian risiko valuta asing, serta pencatatan transaksi dalam sistem piutang, utang, dan perpajakan. Melalui studi kasus dan praktik, peserta mengembangkan ketelitian dalam mengendalikan dokumen, pembayaran, dan pencatatan transaksi lintas negara.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Transaksi perdagangan internasional melibatkan banyak pihak, dokumen, mata uang, dan ketentuan kepatuhan. Ketidaksesuaian dokumen, keterlambatan pembayaran, perubahan kurs, serta kesalahan pencatatan dapat meningkatkan biaya transaksi dan mengganggu arus kas perusahaan.

Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari keterkaitan proses perdagangan, kepabeanan, pembayaran, dan pencatatan keuangan. Selain mengenali fungsi setiap dokumen, peserta mengembangkan keterampilan untuk memeriksa kesesuaian data transaksi, mengendalikan risiko pembayaran, serta mencatat dampak perubahan kurs secara tepat. Hasilnya, perusahaan dapat meningkatkan koordinasi antarbagian dan menjaga ketertiban administrasi perdagangan internasional.

Sasaran dan Tujuan Pelatihan

Program ini ditujukan bagi staf ekspor-impor, finance, accounting, treasury, procurement, logistik, kepabeanan, serta supervisor yang menangani transaksi perdagangan lintas negara.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  1. Menguraikan tahapan transaksi ekspor-impor dari pemesanan hingga penyelesaian pembayaran.

  2. Mengidentifikasi fungsi dokumen perdagangan, pengiriman, dan kepabeanan sesuai kebutuhan transaksi.

  3. Membandingkan penggunaan Letter of Credit (L/C), Telegraphic Transfer (T/T), dan metode pembayaran internasional lainnya.

  4. Memeriksa kesesuaian dokumen komersial, dokumen pengiriman, dan persyaratan pembayaran.

  5. Menghitung dampak perubahan kurs terhadap nilai transaksi, kewajiban, dan penerimaan perusahaan.

  6. Mencatat transaksi ekspor-impor dalam sistem piutang usaha (accounts receivable) dan utang usaha (accounts payable).

  7. Mengidentifikasi aspek perpajakan yang berkaitan dengan transaksi perdagangan internasional.

  8. Menyusun langkah pengendalian untuk mengurangi risiko dokumen, pembayaran, kurs, dan kesalahan pencatatan.

Outline Materi yang Dibahas

Hari Pertama — International Trade & Customs Management

1. Fundamental International Trade Process

  • Gambaran umum perdagangan internasional dan pihak yang terlibat.

  • Tahapan transaksi dari permintaan penawaran, pesanan pembelian, hingga penyelesaian kontrak.

  • Pembagian tanggung jawab antara eksportir, importir, bank, perusahaan logistik, dan pihak kepabeanan.

  • Pengenalan Incoterms dan pengaruhnya terhadap biaya, risiko, serta tanggung jawab penjual dan pembeli.

  • Identifikasi titik kendali transaksi untuk menjaga kelancaran proses perdagangan.

2. Export–Import Documentation System

  • Fungsi commercial invoice, packing list, dan purchase order.

  • Penggunaan bill of lading dan air waybill dalam pengiriman barang.

  • Pemahaman dokumen asal barang (certificate of origin) sesuai kebutuhan transaksi.

  • Pemeriksaan kesesuaian nilai, jumlah, deskripsi barang, dan identitas para pihak.

  • Pengendalian dokumen untuk mencegah keterlambatan pengiriman dan pembayaran.

3. Customs Clearance & Regulatory Compliance

  • Tahapan administrasi kepabeanan dalam kegiatan ekspor dan impor.

  • Pengenalan klasifikasi barang melalui kode HS (Harmonized System).

  • Penentuan nilai pabean dan pengenalan komponen pungutan impor.

  • Pemeriksaan kesesuaian dokumen dengan data pemberitahuan pabean.

  • Identifikasi potensi kendala administrasi serta langkah penyelesaiannya.

4. International Payment System

  • Karakteristik dan mekanisme pembayaran menggunakan L/C.

  • Proses pembayaran melalui T/T dan transfer bank internasional.

  • Perbandingan pembayaran di muka, pembayaran terbuka (open account), dan documentary collection.

  • Penilaian risiko pembayaran berdasarkan posisi eksportir dan importir.

  • Pemilihan metode pembayaran berdasarkan nilai transaksi, kepercayaan mitra, dan kebutuhan arus kas.

Hari Kedua — Trade Finance, Foreign Exchange & Accounting Integration

5. Letter of Credit and Trade Finance Control

  • Pengenalan pihak, persyaratan, dan alur transaksi L/C.

  • Pemeriksaan kesesuaian dokumen terhadap persyaratan L/C.

  • Identifikasi ketidaksesuaian dokumen (documentary discrepancy).

  • Pengelolaan tenggat penyerahan dokumen dan pencairan pembayaran.

  • Evaluasi risiko transaksi serta koordinasi dengan bank dan mitra dagang.

6. Foreign Exchange and Currency Risk Management

  • Penggunaan kurs transaksi, kurs pencatatan, dan kurs penyelesaian.

  • Perhitungan nilai transaksi dalam mata uang asing.

  • Pencatatan selisih kurs yang timbul selama periode transaksi.

  • Evaluasi dampak perubahan kurs terhadap biaya impor, pendapatan ekspor, dan margin.

  • Pengenalan pendekatan pengendalian risiko valuta asing sesuai kebijakan perusahaan.

7. Integration with Accounts Receivable & Accounts Payable

  • Pencatatan piutang ekspor dan utang impor dalam sistem akuntansi.

  • Pencocokan faktur, dokumen penerimaan barang, dan jadwal pembayaran.

  • Pengendalian uang muka, pelunasan, serta saldo transaksi berjalan.

  • Rekonsiliasi pembayaran bank dengan catatan piutang dan utang.

  • Penelusuran selisih akibat perbedaan kurs, biaya bank, dan waktu pengakuan transaksi.

8. Tax Treatment in International Trade

  • Pengenalan aspek perpajakan dalam transaksi ekspor-impor.

  • Identifikasi bea masuk, pajak impor, dan pungutan terkait sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Pemeriksaan dokumen pendukung untuk kebutuhan pencatatan dan pelaporan pajak.

  • Pengaitan data transaksi perdagangan dengan pembukuan serta administrasi perpajakan.

  • Pemetaan risiko ketidaksesuaian dokumen dan pencatatan pajak.

9. Integrated International Trade Case Study

  • Penyelesaian simulasi transaksi impor mulai dari pesanan hingga pembayaran.

  • Pemeriksaan dokumen komersial, pengiriman, dan kepabeanan.

  • Perhitungan nilai transaksi berdasarkan kurs yang relevan.

  • Pencatatan utang, pembayaran, biaya bank, dan selisih kurs.

  • Penyusunan rekonsiliasi transaksi serta identifikasi risiko yang memerlukan tindak lanjut.

10. Integrated Trade Control and Process Improvement

  • Pemetaan alur kerja ekspor-impor dari fungsi operasional hingga finance.

  • Penyusunan daftar periksa dokumen, pembayaran, dan pencatatan.

  • Penetapan titik kontrol untuk mengurangi kesalahan transaksi.

  • Penguatan koordinasi antara tim ekspor-impor, logistik, accounting, treasury, dan pajak.

  • Perancangan rencana perbaikan proses sesuai kebutuhan perusahaan.

Metode Pelatihan

  • Presentasi dan Diskusi

  • Studi Kasus

  • Praktik dan Role Play

Hasil Praktik dan Evaluasi Kompetensi

Pada akhir pelatihan, peserta menyelesaikan simulasi transaksi perdagangan internasional dengan menghasilkan pemeriksaan dokumen, perhitungan nilai transaksi, pencatatan piutang atau utang, serta rekonsiliasi pembayaran. Evaluasi mencakup ketepatan identifikasi dokumen, pemilihan metode pembayaran, perhitungan kurs, pemahaman aspek kepabeanan, dan konsistensi pencatatan keuangan.

Informasi dan Pendaftaran

Untuk memperoleh informasi jadwal, biaya investasi, dan pelaksanaan pelatihan Integrated International Trade, Customs & Payment System, silakan menghubungi tim Urways Indonesia.

Mobile: 0819 1534 6688

Email: cs@urways-indonesia.co.id

LOKASI

JAKARTA

TANGGAL

15–16 Okt 2026, 19–20 Nov 2026, 17–18 Des 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Integrated International Trade, Customs & Payment System”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *