Improving Business Performance through Value Stream Mapping

Rp5,950,000

Pelatihan Improving Business Performance through Value Stream Mapping selama dua hari yang membahas Lean Thinking, identifikasi pemborosan, pemetaan aliran proses, Takt Time, Just-in-Time, Kanban, Standardized Work, dan Kaizen untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Kinerja bisnis sangat dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan mengelola aliran proses, waktu, material, informasi, dan sumber daya secara efektif. Dalam praktiknya, proses kerja dapat mengandung aktivitas berulang, waktu tunggu, persediaan berlebih, perpindahan yang tidak diperlukan, dan tahapan yang tidak memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan biaya operasional sekaligus memperpanjang waktu penyelesaian produk atau layanan.

Melalui pelatihan Improving Business Performance through Value Stream Mapping, peserta mempelajari cara memetakan aliran proses dari awal hingga akhir untuk mengidentifikasi pemborosan dan peluang perbaikan. Selanjutnya, peserta memahami prinsip Lean Thinking, membedakan aktivitas yang memberikan nilai tambah dan yang tidak memberikan nilai tambah, serta menggunakan perangkat Lean untuk menyederhanakan alur kerja.

Selain itu, peserta berlatih menyusun peta proses kondisi saat ini dan merancang kondisi proses yang diharapkan. Dengan demikian, peserta dapat merumuskan inisiatif perbaikan berdasarkan data, meningkatkan kelancaran aliran proses, dan mendukung peningkatan produktivitas serta kualitas layanan.

Sasaran dan Tujuan Pelatihan

Sasaran Peserta

  • Manager dan supervisor produksi atau operasional.

  • Staf continuous improvement dan operational excellence.

  • Staf quality assurance dan quality control.

  • Staf perencanaan produksi, logistik, dan supply chain.

  • Process engineer dan analis proses bisnis.

  • Supervisor dan staf yang bertanggung jawab atas peningkatan efisiensi proses.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Menjelaskan prinsip Lean Thinking dan penerapan Value Stream Mapping dalam peningkatan kinerja bisnis.

  • Mengidentifikasi pemborosan dalam aliran proses kerja dan aktivitas operasional.

  • Membedakan aktivitas yang memberikan nilai tambah dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.

  • Memetakan aliran material dan informasi menggunakan Value Stream Mapping.

  • Menerapkan perangkat Lean yang relevan untuk memperbaiki aliran proses dan mengurangi waktu tunggu.

  • Merancang kondisi proses yang diharapkan serta menyusun rencana implementasi perbaikan.

  • Menentukan indikator untuk mengevaluasi dampak perbaikan terhadap waktu proses, produktivitas, dan kualitas.

Outline Materi yang Dibahas

Hari Pertama — Dasar Lean Thinking dan Pemetaan Aliran Nilai

Fundamental Value Stream Mapping

  • Pengertian, tujuan, dan ruang lingkup Value Stream Mapping (VSM).

  • Hubungan VSM dengan Lean Thinking dan peningkatan kinerja bisnis.

  • Gambaran menyeluruh aliran proses dari pemasok hingga pelanggan.

  • Identifikasi aliran material dan informasi dalam proses.

  • Penentuan ruang lingkup proses yang akan dianalisis.

  • Persiapan data untuk pemetaan proses kondisi saat ini.

Dasar-Dasar Lean dan Identifikasi Pemborosan

  • Prinsip dasar Lean dalam meningkatkan nilai bagi pelanggan.

  • Pengertian pemborosan (waste) dan dampaknya terhadap kinerja bisnis.

  • Identifikasi tujuh jenis pemborosan dalam proses kerja.

  • Pengenalan TIMWOOD sebagai alat bantu identifikasi pemborosan.

  • Analisis aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.

  • Evaluasi waktu tunggu, perpindahan, persediaan, dan pekerjaan berulang.

  • Latihan identifikasi pemborosan berdasarkan kasus operasional.

Analisis Value-Added dan Non-Value-Added Activities

  • Pengertian aktivitas yang memberikan nilai tambah.

  • Perbedaan aktivitas bernilai tambah, tidak bernilai tambah, dan aktivitas yang diperlukan untuk memenuhi ketentuan operasional.

  • Pengukuran waktu proses dan waktu tunggu.

  • Identifikasi aktivitas yang memperpanjang waktu penyelesaian.

  • Analisis peluang penyederhanaan proses.

  • Latihan menghitung proporsi waktu bernilai tambah terhadap total waktu proses.

Pemetaan Current-State Value Stream

  • Pengumpulan data proses aktual.

  • Pemetaan urutan aktivitas dan aliran material.

  • Pemetaan aliran informasi antarbagian.

  • Pencatatan waktu siklus, waktu tunggu, dan persediaan.

  • Identifikasi hambatan dan ketidakseimbangan proses.

  • Penyusunan current-state value stream map.

  • Pembahasan hasil pemetaan dan penentuan area prioritas perbaikan.

Hari Kedua — Lean Tools dan Perancangan Proses Masa Depan

Penerapan Lean Tools untuk Perbaikan Proses

  • Penerapan Takt Time untuk menyelaraskan kecepatan produksi dengan kebutuhan pelanggan.

  • Penggunaan Cellular Manufacturing untuk memperbaiki aliran proses.

  • Prinsip Just-in-Time dalam memenuhi kebutuhan sesuai waktu dan jumlah.

  • Penerapan sistem push dan pull dalam pengendalian aliran produksi.

  • Penggunaan Supermarket dan sistem Kanban untuk mengatur pengisian ulang persediaan.

  • Penerapan Standardized Work untuk menjaga konsistensi proses.

  • Pengenalan Kaizen sebagai pendekatan perbaikan berkelanjutan.

  • Pemilihan perangkat Lean berdasarkan karakteristik masalah proses.

Analisis dan Perancangan Future-State Value Stream

  • Evaluasi hasil pemetaan kondisi proses saat ini.

  • Penentuan sasaran perbaikan berdasarkan kebutuhan pelanggan.

  • Identifikasi peluang mengurangi waktu tunggu dan persediaan.

  • Perancangan aliran proses yang lebih lancar.

  • Penentuan kebutuhan sistem pull dan pengisian ulang material.

  • Penyusunan future-state value stream map.

  • Perbandingan kondisi saat ini dan kondisi proses yang diharapkan.

  • Penetapan indikator kinerja untuk mengukur hasil perbaikan.

Implementasi dan Pengukuran Hasil Perbaikan

  • Penentuan prioritas inisiatif perbaikan.

  • Penyusunan rencana kerja dan tahapan implementasi.

  • Penetapan penanggung jawab serta kebutuhan sumber daya.

  • Pengukuran waktu tunggu, waktu proses, dan tingkat persediaan.

  • Evaluasi perubahan produktivitas dan kualitas.

  • Pengendalian risiko selama implementasi.

  • Penyusunan mekanisme pemantauan dan evaluasi hasil perbaikan.

Studi Kasus dan Simulasi Value Stream Mapping

  • Analisis proses berdasarkan kasus produksi atau layanan.

  • Identifikasi pemborosan dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.

  • Penyusunan peta aliran proses kondisi saat ini.

  • Perancangan peta proses masa depan menggunakan prinsip Lean.

  • Penentuan target perbaikan dan indikator keberhasilan.

  • Presentasi hasil pemetaan dan rekomendasi perbaikan.

  • Diskusi evaluasi bersama trainer.

Metode Pelatihan

  • Presentasi dan Diskusi
  • Pre-Test dan Post-Test
  • Studi Kasus
  • Praktik dan Simulasi

Durasi Pelatihan

Pelatihan berlangsung selama 2 hari dengan total 16 jam pelatihan efektif, di luar waktu istirahat. Alokasi waktu mencakup pembahasan konsep, diskusi, latihan pemetaan proses, studi kasus, perancangan proses baru, dan evaluasi hasil pembelajaran.

Informasi dan Registrasi

Email : urwaysindonesia@gmail.com

Mobile : 0819 1534 6688

LOKASI

JAKARTA

TANGGAL

21-22 Oktober 2026, 24-25 November 2026, 17-18 Desember 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Improving Business Performance through Value Stream Mapping”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *