Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Corporate action merupakan tindakan korporasi yang dapat memengaruhi struktur permodalan, kepemilikan saham, hak pemegang saham, dan persepsi investor terhadap perusahaan. Pelaksanaan corporate action membutuhkan koordinasi yang terstruktur antara Corporate Secretary, Direksi, Dewan Komisaris, fungsi Legal, Finance, Investor Relations, serta pihak eksternal yang terkait.
Selain memastikan kesiapan administratif dan koordinasi lintas fungsi, perusahaan perlu mengelola komunikasi kepada pemegang saham secara akurat, konsisten, transparan, dan tepat waktu. Informasi yang tidak tersampaikan dengan baik dapat menimbulkan perbedaan persepsi, meningkatkan risiko kesalahan komunikasi, serta memengaruhi kepercayaan pemegang saham.
Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari proses perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan corporate action sekaligus mengembangkan strategi komunikasi pemegang saham yang sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan. Dengan demikian, peserta diharapkan mampu mengintegrasikan kesiapan operasional, kepatuhan, dan komunikasi korporat dalam setiap tahapan corporate action.
Sasaran dan Tujuan Pelatihan
Sasaran Peserta
Pelatihan ini ditujukan bagi:
-
Corporate Secretary dan Corporate Secretary Officer.
-
Investor Relations Officer dan Corporate Communication Officer.
-
Legal Officer dan Legal Corporate.
-
Staf Finance, Accounting, dan Treasury yang terlibat dalam corporate action.
-
Profesional yang menangani hubungan investor, administrasi pemegang saham, dan tata kelola perusahaan.
-
Manajer atau pimpinan unit kerja yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan komunikasi korporasi.
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
-
Memahami konsep, jenis, dan tahapan pelaksanaan corporate action.
-
Mengidentifikasi kebutuhan dokumentasi, persetujuan, dan koordinasi dalam setiap tahapan corporate action.
-
Memetakan peran serta tanggung jawab pihak internal dan eksternal yang terlibat.
-
Menyusun rencana komunikasi kepada pemegang saham berdasarkan karakteristik corporate action.
-
Menyiapkan materi komunikasi yang akurat, konsisten, dan mudah dipahami.
-
Mengelola pertanyaan, kebutuhan informasi, dan ekspektasi pemegang saham secara profesional.
-
Mengidentifikasi risiko kepatuhan, risiko informasi, dan risiko reputasi dalam pelaksanaan corporate action.
-
Mengevaluasi efektivitas komunikasi pemegang saham melalui indikator kinerja yang relevan.
Outline Materi yang Dibahas
Hari Pertama — Corporate Action Planning and Execution
Konsep dan Ruang Lingkup Corporate Action
-
Pengertian dan tujuan corporate action dalam pengelolaan perusahaan.
-
Hubungan corporate action dengan strategi bisnis, struktur permodalan, dan kepentingan pemegang saham.
-
Jenis-jenis corporate action dan implikasinya bagi perusahaan.
-
Perbedaan corporate action yang membutuhkan persetujuan pemegang saham dan tindakan korporasi lainnya.
-
Peran Corporate Secretary dalam koordinasi dan pengendalian proses corporate action.
Jenis Corporate Action dan Implikasinya
-
Pembagian dividen tunai dan dividen saham.
-
Stock split dan reverse stock split.
-
Penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue).
-
Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sesuai ketentuan yang berlaku.
-
Pembelian kembali saham (share buyback).
-
Penggabungan, peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan perusahaan.
-
Perubahan modal, struktur kepemilikan, dan tindakan korporasi material lainnya.
-
Identifikasi implikasi setiap jenis corporate action terhadap pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Regulatory Compliance and Corporate Action Governance
-
Prinsip keterbukaan informasi dan perlindungan hak pemegang saham.
-
Identifikasi persyaratan persetujuan internal dan eksternal.
-
Penyusunan jadwal corporate action dan pemetaan tenggat waktu.
-
Koordinasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, pemegang saham, biro administrasi efek, kustodian, dan pihak terkait.
-
Pengelolaan dokumen, notulen, keputusan, dan bukti komunikasi.
-
Pengendalian risiko keterlambatan, ketidaksesuaian dokumen, dan ketidakakuratan informasi.
-
Pemahaman atas ketentuan regulator dan aturan pasar modal yang relevan sesuai status serta karakteristik perusahaan.
Corporate Action Workflow and Documentation
-
Penyusunan corporate action checklist.
-
Pemetaan proses sejak inisiasi hingga penyelesaian.
-
Penentuan pihak yang bertanggung jawab pada setiap tahapan.
-
Penyusunan kalender aksi korporasi dan matriks koordinasi.
-
Pengelolaan dokumen pendukung dan persetujuan.
-
Mekanisme pemeriksaan dan validasi informasi sebelum publikasi.
-
Simulasi penyusunan alur kerja corporate action.
Hari Kedua — Shareholder Communication and Engagement
Shareholder Communication Strategy
-
Prinsip komunikasi kepada pemegang saham.
-
Identifikasi kebutuhan informasi berdasarkan karakteristik pemegang saham.
-
Segmentasi pemegang saham berdasarkan profil dan kebutuhan komunikasinya.
-
Penyusunan pesan utama (key messages) untuk setiap jenis corporate action.
-
Penentuan kanal komunikasi yang sesuai.
-
Konsistensi pesan antara Corporate Secretary, Investor Relations, Legal, Finance, dan manajemen.
-
Pengelolaan informasi yang sensitif dan koordinasi publikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Disclosure Management and Communication Materials
-
Penyusunan pengumuman dan pemberitahuan corporate action.
-
Penyiapan materi penjelasan bagi pemegang saham.
-
Penyusunan shareholder communication brief.
-
Penyusunan FAQ untuk menjawab pertanyaan yang sering muncul.
-
Penyesuaian bahasa teknis menjadi informasi yang jelas dan mudah dipahami.
-
Pemeriksaan akurasi data, tanggal, persyaratan, dan hak pemegang saham.
-
Pengendalian konsistensi antara dokumen resmi, presentasi, situs web, dan kanal komunikasi perusahaan.
Shareholder Meeting and Engagement Management
-
Perencanaan komunikasi sebelum, selama, dan setelah RUPS.
-
Pengelolaan undangan, agenda, materi rapat, dan informasi pendukung.
-
Koordinasi penyampaian informasi dalam RUPS.
-
Pengelolaan pertanyaan dan tanggapan pemegang saham.
-
Dokumentasi keputusan dan tindak lanjut hasil rapat.
-
Pengelolaan komunikasi dengan pemegang saham minoritas dan pemegang saham institusional.
-
Penanganan pertanyaan yang membutuhkan koordinasi dengan Legal, Finance, atau manajemen.
-
Evaluasi pengalaman pemegang saham dalam proses komunikasi.
Risk Management in Shareholder Communication
-
Identifikasi risiko miskomunikasi dan informasi yang tidak konsisten.
-
Risiko keterlambatan penyampaian informasi material.
-
Pengelolaan isu, rumor, dan pertanyaan sensitif dari pemegang saham.
-
Penanganan keluhan dan eskalasi pertanyaan kepada pihak yang berwenang.
-
Pengendalian risiko reputasi dalam pelaksanaan corporate action.
-
Penyusunan protokol komunikasi untuk kondisi yang membutuhkan respons cepat.
-
Penerapan prinsip need-to-know dan pengendalian akses terhadap informasi sensitif.
Corporate Action Simulation and Evaluation
-
Analisis studi kasus pelaksanaan corporate action.
-
Penyusunan corporate action communication plan.
-
Penyusunan jadwal komunikasi dan daftar pemangku kepentingan.
-
Simulasi penyusunan pengumuman dan FAQ bagi pemegang saham.
-
Simulasi penanganan pertanyaan kritis dari pemegang saham.
-
Penyusunan matriks risiko dan langkah mitigasi.
-
Evaluasi efektivitas rencana komunikasi dan rekomendasi perbaikan.
Metode Pelatihan
- Presentasi dan Diskusi
- Pre-Test dan Post-Test
- Studi Kasus
- Praktik dan Simulasi
Durasi Pelatihan
Pelatihan berlangsung selama 1 hari dengan total 8 jam pelatihan efektif, di luar waktu istirahat. Alokasi waktu mencakup pembahasan konsep, diskusi, latihan pemetaan proses, studi kasus, perancangan proses baru, dan evaluasi hasil pembelajaran.
Informasi dan Registrasi
Email : urwaysindonesia@gmail.com
Mobile : 0819 1534 6688






Ulasan
Belum ada ulasan.