Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Risiko operasional merupakan bagian dari aktivitas perbankan yang dapat timbul akibat kelemahan proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem, maupun kejadian eksternal. Pengelolaan risiko operasional diperlukan untuk menjaga kelancaran proses bisnis, keandalan layanan, keamanan transaksi, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari prinsip dan proses pengelolaan risiko operasional perbankan, mulai dari identifikasi risiko, pengukuran, pemantauan, pengendalian, hingga pelaporan. Pembahasan mencakup penerapan pengendalian internal, penanganan insiden operasional, serta pengelolaan risiko yang berkaitan dengan teknologi informasi dan layanan perbankan.
Sasaran dan Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini ditujukan bagi Direksi, pejabat manajemen risiko, kepala unit kerja, bagian operasional, kepatuhan, audit internal, serta personel lain yang terlibat dalam pengelolaan risiko operasional bank.
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
-
Memahami konsep dan kerangka pengelolaan risiko operasional perbankan.
-
Mengidentifikasi sumber risiko dalam proses dan aktivitas operasional bank.
-
Memahami proses penilaian, pengukuran, dan pemantauan risiko operasional.
-
Memahami penerapan pengendalian internal dan mitigasi risiko.
-
Memahami penanganan insiden, kerugian operasional, dan kelemahan proses.
-
Memahami mekanisme pelaporan serta pemantauan risiko operasional.
Outline Materi yang Dibahas
Hari Pertama
Konsep dan Kerangka Risiko Operasional Perbankan
-
Pengertian, karakteristik, dan tujuan pengelolaan risiko operasional.
-
Sumber dan kategori risiko operasional dalam aktivitas bank.
-
Hubungan risiko operasional dengan risiko kredit, pasar, likuiditas, dan risiko lainnya.
-
Tata kelola, kebijakan, dan tanggung jawab pengelolaan risiko operasional.
-
Peran Direksi, Dewan Komisaris, unit manajemen risiko, dan unit kerja operasional.
Identifikasi dan Penilaian Risiko Operasional
-
Identifikasi risiko berdasarkan proses bisnis dan aktivitas operasional.
-
Analisis penyebab, kemungkinan kejadian, dan dampak risiko.
-
Penilaian tingkat risiko dan penentuan prioritas penanganan.
-
Pemetaan risiko dan pengendalian pada proses kerja.
-
Indikator risiko utama (Key Risk Indicators/KRI).
Pengendalian Internal dan Mitigasi Risiko
-
Prinsip pengendalian internal dalam operasional perbankan.
-
Pemisahan fungsi dan kewenangan dalam transaksi.
-
Pengendalian akses, otorisasi, dan dokumentasi transaksi.
-
Pengelolaan kesalahan operasional dan penyimpangan prosedur.
-
Pemantauan efektivitas pengendalian dan tindak lanjut kelemahan.
Hari Kedua
Risiko Operasional pada Aktivitas Perbankan
-
Risiko pada pembukaan rekening dan administrasi nasabah.
-
Risiko pemrosesan transaksi, pembayaran, dan transfer dana.
-
Risiko kesalahan pencatatan dan rekonsiliasi.
-
Risiko penyalahgunaan kewenangan, kecurangan, dan pelanggaran prosedur.
-
Risiko dalam penggunaan sistem informasi dan layanan digital perbankan.
Penanganan Insiden dan Kejadian Kerugian Operasional
-
Identifikasi dan pencatatan insiden operasional.
-
Analisis penyebab utama (root cause analysis).
-
Penanganan insiden dan mekanisme eskalasi.
-
Dokumentasi kerugian dan tindak lanjut perbaikan.
-
Pemantauan insiden berulang dan efektivitas tindakan korektif.
Pemantauan, Pelaporan, dan Keberlangsungan Operasional
-
Pemantauan profil risiko operasional.
-
Penyusunan laporan dan eskalasi risiko kepada manajemen.
-
Penggunaan indikator risiko untuk mendukung pengambilan keputusan.
-
Pengelolaan risiko gangguan sistem dan layanan.
-
Dasar keberlangsungan bisnis (Business Continuity Management) dalam menghadapi gangguan operasional.
Metode Pelatihan
-
Presentasi interaktif.
-
Diskusi dan tanya jawab.
-
Pembahasan penerapan pengelolaan risiko operasional perbankan.
-
Penelaahan prosedur dan mekanisme pengendalian risiko.
Informasi dan Registrasi
Email : urwaysindonesia@gmail.com
Mobile : 0819 1534 6688






Ulasan
Belum ada ulasan.