Strategi Membangun Kredit UMKM Hijau

Rp5,950,000

Pelatihan dua hari untuk mengembangkan strategi kredit UMKM hijau melalui pemetaan pasar, analisis kelayakan, perancangan produk pembiayaan, kemitraan, dan pengelolaan risiko portofolio.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Pengembangan kredit UMKM hijau membuka peluang bagi perbankan untuk memperluas pembiayaan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah yang menerapkan praktik bisnis ramah lingkungan. Peluang tersebut mencakup sektor pertanian berkelanjutan, pengelolaan limbah, energi terbarukan, efisiensi energi, transportasi rendah emisi, serta produksi dan perdagangan yang memperhatikan dampak lingkungan.

Pengembangan portofolio ini membutuhkan strategi yang mengintegrasikan potensi pasar, kelayakan usaha, risiko kredit, dan aspek lingkungan dalam proses pembiayaan. Pelatihan ini membahas cara mengidentifikasi segmen UMKM hijau, menyusun kriteria pembiayaan, mengevaluasi kelayakan calon debitur, merancang produk kredit, serta membangun strategi pemasaran dan pemantauan portofolio. Dengan pendekatan tersebut, bank dapat mengembangkan pembiayaan UMKM hijau secara terukur dengan tetap memperhatikan kualitas kredit dan prinsip kehati-hatian.

Sasaran dan Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep kredit UMKM hijau dan peluang pengembangannya dalam industri perbankan.

  • Mengidentifikasi sektor usaha UMKM yang memiliki potensi pembiayaan berwawasan lingkungan.

  • Menyusun kriteria dan segmentasi calon debitur berdasarkan karakteristik usaha serta aspek lingkungan.

  • Menganalisis kelayakan usaha, kebutuhan pembiayaan, dan kemampuan pembayaran UMKM hijau.

  • Mengintegrasikan risiko lingkungan dan risiko kredit dalam proses analisis pembiayaan.

  • Merancang produk, skema pembiayaan, dan strategi penyaluran kredit UMKM hijau.

  • Mengembangkan kemitraan dan strategi pemasaran untuk memperluas jangkauan pembiayaan.

  • Menyusun indikator kinerja dan mekanisme pemantauan portofolio kredit UMKM hijau.

Outline Materi yang Dibahas

Hari Pertama — Konsep, Potensi Pasar, dan Analisis Kredit UMKM Hijau

Konsep dan Kerangka Kredit UMKM Hijau

  • Pengertian kredit UMKM hijau dan karakteristik pembiayaan berkelanjutan

  • Hubungan kredit UMKM hijau dengan keuangan berkelanjutan

  • Peran perbankan dalam mendukung transisi usaha menuju praktik ramah lingkungan

  • Kerangka regulasi dan kebijakan keuangan berkelanjutan yang relevan

  • Perbedaan usaha hijau, usaha yang sedang bertransisi, dan usaha konvensional

  • Identifikasi peluang pembiayaan berdasarkan sektor dan kebutuhan usaha

Pemetaan Pasar dan Segmentasi UMKM Hijau

  • Identifikasi sektor UMKM potensial untuk pembiayaan hijau

  • Peluang pembiayaan energi terbarukan dan efisiensi energi

  • Pembiayaan pengelolaan sampah, daur ulang, dan ekonomi sirkular

  • Pembiayaan pertanian berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya air

  • Pembiayaan usaha ramah lingkungan pada sektor manufaktur, perdagangan, dan jasa

  • Pemetaan kebutuhan modal kerja dan investasi UMKM

  • Analisis potensi pasar berdasarkan wilayah, rantai pasok, dan karakteristik usaha

Analisis Kelayakan Kredit UMKM Hijau

  • Analisis karakteristik debitur dan model bisnis

  • Evaluasi laporan keuangan dan arus kas UMKM

  • Analisis kebutuhan modal kerja dan investasi produktif

  • Penilaian kemampuan membayar kewajiban kredit

  • Evaluasi manfaat lingkungan dari kegiatan usaha yang dibiayai

  • Identifikasi risiko kredit, operasional, pasar, dan lingkungan

  • Penilaian kelayakan pembiayaan berdasarkan prinsip kehati-hatian

Hari Kedua — Strategi Produk, Penyaluran, dan Pengelolaan Portofolio

Perancangan Produk dan Skema Kredit UMKM Hijau

  • Penyesuaian produk kredit dengan karakteristik usaha dan kebutuhan pembiayaan

  • Perancangan pembiayaan modal kerja dan investasi hijau

  • Penentuan plafon, tenor, jadwal pembayaran, dan persyaratan kredit

  • Penyesuaian skema pembayaran dengan siklus pendapatan usaha

  • Penggunaan agunan dan alternatif mitigasi risiko sesuai kebijakan bank

  • Integrasi kriteria lingkungan dalam proses seleksi calon debitur

  • Penetapan persyaratan dokumentasi dan verifikasi penggunaan dana

Strategi Akuisisi dan Kemitraan Pembiayaan

  • Penyusunan strategi pemasaran kredit UMKM hijau

  • Pengembangan proposisi nilai bagi calon debitur

  • Kemitraan dengan pemerintah daerah, asosiasi usaha, koperasi, dan ekosistem UMKM

  • Kolaborasi dengan pemasok teknologi hijau dan penyedia solusi lingkungan

  • Pengembangan jaringan rujukan calon debitur berkualitas

  • Strategi pendampingan dan literasi keuangan bagi UMKM

  • Penguatan proses akuisisi dan evaluasi kelayakan calon debitur

Pengelolaan Risiko dan Kinerja Portofolio Kredit Hijau

  • Identifikasi risiko kredit dan risiko lingkungan

  • Penetapan indikator kelayakan serta kriteria klasifikasi pembiayaan hijau

  • Pemantauan penggunaan dana sesuai tujuan pembiayaan

  • Pengukuran kualitas kredit, tunggakan, dan risiko konsentrasi portofolio

  • Penetapan indikator kinerja penyaluran kredit UMKM hijau

  • Pemantauan hasil usaha dan manfaat lingkungan yang relevan

  • Penyusunan laporan kinerja dan evaluasi pengembangan portofolio

  • Perumusan strategi peningkatan penyaluran dengan tetap menjaga kualitas kredit

Metode Pelatihan

  • Presentasi interaktif mengenai strategi pembiayaan UMKM hijau

  • Diskusi pemetaan sektor usaha dan peluang pasar

  • Pembahasan pendekatan analisis kelayakan kredit dan risiko lingkungan

  • Tanya jawab mengenai pengembangan produk serta portofolio kredit hijau

Informasi dan Registrasi

Email : urwaysindonesia@gmail.com

Mobile : 0819 1534 6688

LOKASI

JAKARTA

TANGGAL

17-18 November 2026, 15-16 Desember 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Strategi Membangun Kredit UMKM Hijau”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *