Business Communication Skills
Kode: CS-16
Level: Basic
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Komposisi: 40% Konsep | 60% Praktik
Tatap Muka: Rp5.950.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta
Deskripsi Program
Program ini membantu peserta membangun kemampuan komunikasi bisnis yang jelas, profesional, dan terarah. Peserta mempelajari prinsip business communication, penyusunan pesan profesional, serta teknik berinteraksi dengan berbagai pihak di lingkungan kerja.
Selanjutnya, peserta menerapkan konsep melalui studi kasus, latihan, workshop, simulasi, dan role play. Peserta juga menyusun Business Communication Map untuk memetakan tujuan, pihak yang terlibat, pesan, saluran, dan pendekatan komunikasi.
Program menggunakan komposisi 40% konsep dan 60% praktik. Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat langsung menerapkan keterampilan komunikasi dalam berbagai situasi kerja.
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Menjelaskan prinsip dasar business communication.
- Mengidentifikasi tujuan komunikasi dalam situasi kerja.
- Mengenali karakteristik pihak yang terlibat dalam komunikasi.
- Menyusun pesan bisnis secara jelas dan terstruktur.
- Menggunakan bahasa profesional dalam komunikasi kerja.
- Menyesuaikan pesan dengan kebutuhan penerima.
- Memilih saluran komunikasi yang sesuai.
- Membangun interaksi profesional dengan stakeholder.
- Menangani komunikasi yang membutuhkan klarifikasi.
- Menyusun Business Communication Map.
Materi Pelatihan
Hari 1 — Business Communication Fundamentals & Professional Messaging
Sesi 1 — Dasar Business Communication
Peserta memahami fungsi komunikasi dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Instruktur membahas unsur komunikasi, tujuan pesan, karakter penerima, dan konteks komunikasi di lingkungan kerja.
Materi:
- Konsep dasar business communication
- Tujuan komunikasi bisnis
- Unsur komunikasi
- Komunikator dan penerima pesan
- Konteks komunikasi organisasi
- Hambatan komunikasi
- Prinsip komunikasi yang efektif
Praktik: Business Communication Case Analysis
Output: Business Communication Context Sheet
Sesi 2 — Audience & Stakeholder Analysis
Peserta memetakan pihak yang terlibat dalam komunikasi bisnis. Kemudian, peserta menentukan kebutuhan informasi dan pendekatan komunikasi yang sesuai.
Materi:
- Identifikasi stakeholder
- Karakteristik penerima pesan
- Kebutuhan informasi
- Ekspektasi stakeholder
- Tingkat kepentingan
- Tingkat pengaruh
- Pendekatan komunikasi
Praktik: Stakeholder Mapping Workshop
Output: Stakeholder Communication Map
Sesi 3 — Professional Messaging
Peserta mempelajari cara menyusun pesan yang jelas dan profesional. Peserta kemudian mengembangkan pesan berdasarkan tujuan dan karakter penerima.
Materi:
- Key message
- Struktur pesan
- Kejelasan informasi
- Pemilihan kata
- Bahasa profesional
- Penyampaian instruksi
- Penyampaian informasi
- Penyampaian permintaan
- Call to action
Praktik: Professional Messaging Workshop
Output: Professional Message Sheet
Sesi 4 — Business Email & Workplace Messaging
Peserta berlatih menyusun komunikasi tertulis untuk berbagai kebutuhan pekerjaan. Instruktur memberikan skenario komunikasi yang umum terjadi di lingkungan organisasi.
Materi:
- Struktur email bisnis
- Penulisan subjek
- Pembukaan dan penutup
- Penyampaian informasi
- Penyampaian permintaan
- Follow-up message
- Klarifikasi informasi
- Komunikasi melalui aplikasi kerja
Praktik: Business Messaging Role Play
Output: Professional Business Message
Hari 2 — Stakeholder Interaction & Communication Practice
Sesi 5 — Verbal Communication & Active Listening
Peserta mengembangkan kemampuan komunikasi verbal dalam interaksi bisnis. Selanjutnya, peserta berlatih mendengarkan secara aktif dan memberikan respons yang relevan.
Materi:
- Komunikasi verbal
- Active listening
- Teknik bertanya
- Teknik klarifikasi
- Parafrase
- Respons profesional
- Intonasi dan artikulasi
- Bahasa tubuh
Praktik: Active Listening Role Play
Output: Business Conversation Practice Sheet
Sesi 6 — Stakeholder Interaction
Peserta mempelajari cara membangun interaksi profesional dengan stakeholder. Peserta juga berlatih menyesuaikan pendekatan komunikasi berdasarkan kepentingan dan karakter pihak yang dihadapi.
Materi:
- Prinsip interaksi stakeholder
- Membangun hubungan profesional
- Penyampaian informasi
- Pengelolaan ekspektasi
- Klarifikasi kebutuhan
- Penanganan perbedaan perspektif
- Menjaga hubungan kerja
Praktik: Stakeholder Interaction Role Play
Output: Stakeholder Interaction Plan
Sesi 7 — Handling Difficult Communication
Peserta menghadapi berbagai situasi komunikasi yang membutuhkan respons tepat. Melalui role play, peserta berlatih menjaga profesionalitas ketika menghadapi perbedaan pendapat, miskomunikasi, atau permintaan yang sulit.
Materi:
- Identifikasi masalah komunikasi
- Teknik klarifikasi
- Respons terhadap keberatan
- Pengelolaan perbedaan pendapat
- Penyampaian pesan yang tegas
- Pengelolaan emosi dalam komunikasi
- Penyusunan tindak lanjut
Praktik: Difficult Communication Role Play
Output: Communication Response Sheet
Sesi 8 — Business Communication Map Workshop
Peserta mengintegrasikan seluruh materi dalam satu perangkat kerja. Peserta menyusun Business Communication Map berdasarkan situasi komunikasi yang relevan dengan pekerjaan.
Materi:
- Communication objective
- Stakeholder
- Audience needs
- Key message
- Communication channel
- Communication approach
- Expected response
- Follow-up action
Workshop: Business Communication Map Workshop
Output: Business Communication Map
Komposisi Pembelajaran
Program menggunakan komposisi 40% konsep dan 60% praktik. Peserta memahami konsep melalui presentasi, diskusi, contoh kasus, dan pembahasan situasi kerja.
Selanjutnya, peserta menerapkan konsep melalui latihan individual, latihan kelompok, workshop, simulasi, dan role play. Instruktur memberikan umpan balik selama praktik agar peserta dapat memperbaiki kemampuan komunikasi secara langsung.
| Komponen | Proporsi | Bentuk Pembelajaran |
|---|---|---|
| Konsep | 40% | Presentasi, diskusi, studi kasus |
| Praktik | 60% | Latihan, workshop, role play, simulasi |
| Evaluasi | Terintegrasi | Observasi, presentasi, peer feedback |
Metode Pelatihan
- Interactive discussion
- Case study
- Individual exercise
- Group exercise
- Communication workshop
- Role play
- Simulation
- Peer feedback
- Presentation
Praktik dan Workshop
Program memberikan porsi praktik yang dominan agar peserta dapat menguji keterampilan komunikasi dalam situasi kerja.
Peserta mengikuti beberapa aktivitas utama:
- Business Communication Case Analysis
- Stakeholder Mapping Workshop
- Professional Messaging Workshop
- Business Messaging Role Play
- Active Listening Role Play
- Stakeholder Interaction Role Play
- Difficult Communication Role Play
- Business Communication Map Workshop
Evaluasi Peserta
Instruktur mengevaluasi kemampuan peserta melalui proses latihan dan hasil kerja. Evaluasi mencakup:
- Ketepatan tujuan komunikasi
- Kemampuan mengenali penerima pesan
- Kualitas pemetaan stakeholder
- Kejelasan pesan
- Penggunaan bahasa profesional
- Pemilihan saluran komunikasi
- Kemampuan mendengarkan
- Kemampuan memberikan respons
- Kemampuan menangani situasi sulit
- Kualitas Business Communication Map
Output Pelatihan
Pada akhir program, peserta menghasilkan:
- Business Communication Context Sheet
- Stakeholder Communication Map
- Professional Message Sheet
- Professional Business Message
- Business Conversation Practice Sheet
- Stakeholder Interaction Plan
- Communication Response Sheet
- Business Communication Map
Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting room
- 2x coffee break
- 1x lunch
- Modul pelatihan
- Sertifikat pelatihan
- Training kit
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul pelatihan
- Sertifikat pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hasil yang Diharapkan
Setelah menyelesaikan program, peserta mampu membangun komunikasi bisnis yang jelas, profesional, dan sesuai konteks. Peserta dapat menyusun pesan berdasarkan tujuan, kebutuhan penerima, serta karakter stakeholder.
Selain itu, peserta memiliki Business Communication Map yang dapat digunakan sebagai perangkat perencanaan komunikasi. Peserta juga memperoleh pengalaman praktik melalui workshop, simulasi, dan role play.










Ulasan
Belum ada ulasan.