Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Transaksi ekspor-impor menuntut koordinasi yang cermat antara perusahaan, pemasok, pembeli, perusahaan logistik, perbankan, dan otoritas kepabeanan. Kesalahan dalam menentukan klasifikasi barang, menghitung pungutan impor, menyiapkan dokumen, atau memilih ketentuan penyerahan barang dapat meningkatkan biaya dan menghambat proses pengiriman.
Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari alur perdagangan internasional dari persiapan transaksi hingga penyelesaian dokumen kepabeanan. Selain itu, pembahasan mengenai Incoterms, fasilitas kepabeanan, dan pembayaran lintas negara membantu peserta menilai konsekuensi biaya serta risiko dalam setiap transaksi. Dengan pendekatan praktis, perusahaan dapat memperkuat pengendalian dokumen, meningkatkan ketepatan administrasi, dan menjaga kepatuhan terhadap ketentuan perdagangan yang berlaku.
Sasaran dan Tujuan Pelatihan
Program ini ditujukan bagi staf ekspor-impor, staf kepabeanan, profesional procurement, staf logistik, staf perdagangan internasional, serta supervisor yang mengelola transaksi lintas negara.
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:
-
Menjelaskan tahapan transaksi ekspor-impor dari persiapan hingga penyelesaian pengiriman.
-
Menentukan penggunaan Incoterms sesuai pembagian biaya, tanggung jawab, dan risiko antara penjual dan pembeli.
-
Memeriksa kelengkapan dokumen perdagangan, termasuk commercial invoice, packing list, dan dokumen pengangkutan.
-
Mengidentifikasi fungsi serta persyaratan administrasi Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).
-
Menilai klasifikasi barang, tarif bea masuk, serta komponen nilai pabean berdasarkan ketentuan yang relevan.
-
Mengidentifikasi fasilitas kepabeanan yang sesuai dengan kebutuhan kegiatan usaha.
-
Membandingkan metode pembayaran internasional berdasarkan biaya, risiko, dan kepentingan para pihak.
-
Menyusun daftar periksa kepatuhan untuk mengurangi kesalahan dokumen dan hambatan dalam proses ekspor-impor.
Outline Materi yang Dibahas
Hari Pertama — Customs & Import–Export Fundamentals
1. Mekanisme dan Alur Transaksi Ekspor-Impor
-
Tahapan transaksi perdagangan internasional dari permintaan penawaran hingga penyelesaian pengiriman.
-
Peran eksportir, importir, pemasok, perusahaan pelayaran, freight forwarder, dan pihak kepabeanan.
-
Persiapan kontrak penjualan, pemesanan barang, serta persyaratan pengiriman.
-
Identifikasi risiko administratif dan operasional pada setiap tahapan transaksi.
2. Penerapan Incoterms dalam Perdagangan Internasional
-
Fungsi Incoterms 2020 dalam mengatur kewajiban penjual dan pembeli.
-
Pembagian biaya pengangkutan, penyerahan barang, serta pengalihan risiko.
-
Perbedaan ketentuan EXW, FCA, FOB, CFR, CIF, DAP, dan DDP.
-
Pemilihan ketentuan penyerahan berdasarkan moda transportasi dan karakteristik transaksi.
-
Studi kasus perbandingan biaya dan tanggung jawab menggunakan beberapa ketentuan Incoterms.
3. Dokumen Utama Perdagangan Internasional
-
Fungsi commercial invoice, packing list, dan dokumen pengangkutan.
-
Penggunaan bill of lading, air waybill, serta sertifikat asal barang.
-
Pemeriksaan konsistensi nama barang, kuantitas, nilai transaksi, dan informasi pengiriman.
-
Identifikasi dokumen tambahan berdasarkan jenis komoditas dan negara tujuan.
-
Penyusunan daftar periksa kelengkapan dokumen sebelum pengiriman.
4. Prosedur Kepabeanan dan Administrasi PIB/PEB
-
Fungsi PIB dalam pemberitahuan impor barang kepada otoritas kepabeanan.
-
Fungsi PEB dalam administrasi pemberitahuan ekspor barang.
-
Persiapan data dan dokumen pendukung untuk pemberitahuan pabean.
-
Pemeriksaan kesesuaian informasi transaksi dengan dokumen kepabeanan.
-
Identifikasi potensi kesalahan administrasi yang dapat menghambat pengeluaran atau pengiriman barang.
Hari Kedua — Trade Compliance & International Transactions
5. Klasifikasi Barang, Tarif, dan Nilai Pabean
-
Pengenalan Harmonized System (HS) untuk klasifikasi barang.
-
Penelusuran pos tarif berdasarkan karakteristik dan spesifikasi produk.
-
Komponen nilai pabean serta pengaruhnya terhadap perhitungan pungutan impor.
-
Pengenalan bea masuk dan pajak dalam rangka impor sesuai ketentuan yang berlaku.
-
Simulasi pemeriksaan klasifikasi barang dan estimasi biaya impor.
6. Fasilitas Kepabeanan dan Pengendalian Kepatuhan
-
Pengenalan fasilitas kepabeanan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik usaha.
-
Gambaran umum fasilitas kawasan berikat, Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), dan fasilitas relevan lainnya.
-
Identifikasi persyaratan, kewajiban, serta dokumentasi pendukung fasilitas.
-
Pengendalian dokumen untuk mendukung pemenuhan ketentuan kepabeanan.
-
Pemetaan risiko ketidakpatuhan dan penyusunan langkah mitigasi.
7. Metode Pembayaran Internasional
-
Perbandingan telegraphic transfer (T/T), letter of credit (L/C), documentary collection, dan open account.
-
Penilaian risiko pembayaran bagi eksportir dan importir.
-
Hubungan antara persyaratan pembayaran, dokumen pengiriman, dan kontrak perdagangan.
-
Pertimbangan biaya bank, waktu penyelesaian, dan keamanan transaksi.
-
Studi kasus pemilihan metode pembayaran berdasarkan profil mitra dagang.
8. Studi Kasus Pengelolaan Transaksi Ekspor-Impor
-
Pemeriksaan dokumen transaksi berdasarkan skenario perdagangan internasional.
-
Penentuan Incoterms sesuai kebutuhan dan pembagian tanggung jawab para pihak.
-
Identifikasi klasifikasi barang, komponen nilai pabean, serta potensi pungutan impor.
-
Evaluasi risiko ketidaksesuaian dokumen dan prosedur kepabeanan.
-
Penyusunan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kelancaran transaksi.
9. Penyusunan Checklist Customs & Trade Compliance
-
Pemetaan dokumen wajib pada setiap tahap transaksi.
-
Penetapan titik pemeriksaan untuk mengendalikan akurasi data perdagangan.
-
Penyusunan daftar periksa kepatuhan sebelum pengiriman dan penyelesaian impor.
-
Penentuan tanggung jawab tim ekspor-impor, procurement, dan logistik.
-
Perumusan rencana tindak lanjut untuk memperbaiki proses administrasi perusahaan.
Metode Pelatihan
-
Presentasi dan Diskusi
-
Studi Kasus
-
Praktik dan Role Play
Hasil Praktik dan Evaluasi Kompetensi
Pada akhir pelatihan, peserta menyelesaikan simulasi transaksi ekspor-impor dengan memeriksa dokumen perdagangan, menentukan ketentuan Incoterms, mengidentifikasi komponen biaya impor, serta menyusun checklist kepatuhan. Evaluasi menitikberatkan pada ketepatan pemeriksaan dokumen, pemahaman prosedur kepabeanan, identifikasi risiko, dan kemampuan menyusun rekomendasi perbaikan proses.
Informasi dan Pendaftaran
Untuk memperoleh informasi jadwal, biaya investasi, dan pelaksanaan pelatihan Customs, Import–Export & Trade Compliance, silakan menghubungi tim Urways Indonesia.
Mobile: 0819 1534 6688
Email: cs@urways-indonesia.co.id






Ulasan
Belum ada ulasan.