Crisis Communication Management
Kode: CC-C03
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Situasi krisis menuntut perusahaan mengambil keputusan secara cepat. Pada saat yang sama, informasi terus berubah dan tekanan stakeholder meningkat. Karena itu, tim perlu menjalankan koordinasi lintas fungsi secara terarah.
Pembagian peran yang tidak jelas dapat memperlambat respons. Selain itu, alur persetujuan yang panjang dapat menghambat pengambilan keputusan. Respons yang tidak terkoordinasi juga dapat memengaruhi kepercayaan publik.
Program Crisis Communication Management membantu peserta membangun struktur tim krisis. Peserta juga menetapkan peran, kewenangan, dan decision rights. Selanjutnya, peserta mengelola proses pengambilan keputusan dan koordinasi respons.
Program ini juga membahas penyusunan pesan krisis dan pengelolaan stakeholder. Pada tahap akhir, peserta menyusun Crisis Communication Playbook yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program Crisis Communication Training ini sesuai bagi profesional yang menangani komunikasi, risiko, dan pengambilan keputusan dalam situasi krisis.
- Corporate Communication Manager
- Corporate Affairs Manager
- Corporate Secretary
- Crisis Management Team
- Public Relations Manager
- Communication Manager
- Risk Management Manager
- Manager atau profesional yang mengoordinasikan respons krisis
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
Day 1 — Crisis Team, Decision Making & Response Structure
Module 1 — Crisis Communication Context & Scenario Assessment
Peserta mempelajari cara membaca situasi dan skenario krisis. Selanjutnya, peserta menentukan tingkat urgensi dan kebutuhan respons.
- Mengidentifikasi karakteristik situasi yang membutuhkan respons krisis
- Menganalisis perkembangan informasi dan dampaknya terhadap organisasi
- Mengidentifikasi stakeholder yang terdampak
- Menentukan tingkat urgensi dan kebutuhan respons
Praktik: Crisis Scenario Assessment Workshop
Output: Crisis Communication Situation Matrix
Module 2 — Crisis Team Structure & Roles
Setelah memahami skenario, peserta menyusun struktur Crisis Communication Team. Struktur tersebut membantu perusahaan membagi peran dan kewenangan secara jelas.
- Menentukan struktur Crisis Communication Team
- Menetapkan roles and responsibilities
- Menentukan decision owner dan communication owner
- Mengatur hubungan antara crisis team, management, dan fungsi terkait
Praktik: Crisis Team Design Workshop
Output: Crisis Team Roles & Responsibility Matrix
Module 3 — Crisis Decision Making
Dalam situasi krisis, tim sering mengambil keputusan dengan informasi yang belum lengkap. Karena itu, peserta mempelajari cara menetapkan decision rights dan approval level secara terstruktur.
- Menentukan informasi yang diperlukan untuk mengambil keputusan
- Menetapkan decision rights dalam situasi krisis
- Menentukan approval level berdasarkan tingkat risiko
- Mengelola keputusan ketika informasi belum lengkap
Praktik: Crisis Decision-Making Simulation
Output: Crisis Decision Matrix
Module 4 — Crisis Response Coordination
Respons krisis membutuhkan koordinasi antar fungsi. Oleh karena itu, peserta menyusun communication workflow dan information flow yang jelas.
- Menyusun alur koordinasi antar fungsi
- Menentukan communication workflow
- Mengatur information flow dan pembaruan situasi
- Menetapkan mekanisme eskalasi dan command structure
Praktik: Crisis Coordination Simulation
Output: Crisis Response Coordination Map
Day 2 — Crisis Response, Stakeholder Management & Playbook
Module 5 — Crisis Message & Response Strategy
Peserta mempelajari cara menyusun pesan yang relevan dengan situasi krisis. Selanjutnya, peserta menyesuaikan respons berdasarkan perkembangan informasi dan kebutuhan stakeholder.
- Menentukan tujuan komunikasi dalam situasi krisis
- Menyusun struktur holding statement
- Menentukan informasi yang dapat dan perlu disampaikan
- Menyesuaikan respons dengan perkembangan situasi
- Menyesuaikan pesan dengan kebutuhan stakeholder
Praktik: Crisis Message Development Exercise
Output: Crisis Message Framework
Module 6 — Stakeholder Response & Communication Channel
Setiap stakeholder memiliki kebutuhan informasi yang berbeda. Karena itu, peserta memetakan kebutuhan informasi dan menentukan prioritas komunikasi.
- Memetakan kebutuhan informasi stakeholder utama
- Menentukan prioritas komunikasi
- Memilih kanal berdasarkan urgensi dan karakter audiens
- Mengatur konsistensi informasi antar kanal
Praktik: Stakeholder Response Simulation
Output: Crisis Stakeholder Communication Matrix
Module 7 — Crisis Escalation & Response Workflow
Selanjutnya, peserta menyusun mekanisme eskalasi dan response workflow. Mekanisme tersebut membantu tim menentukan kapan harus meningkatkan level respons.
- Menentukan trigger eskalasi
- Menetapkan jalur persetujuan dan koordinasi
- Mengatur response timeline
- Menentukan mekanisme incident update
- Menentukan mekanisme decision review
Praktik: Crisis Escalation Simulation
Output: Crisis Response Workflow
Module 8 — Crisis Communication Playbook
Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh perangkat kerja ke dalam Crisis Communication Playbook. Playbook tersebut membantu tim menjalankan respons secara lebih terstruktur.
- Mengintegrasikan struktur tim, roles, decision making, dan workflow
- Mengintegrasikan message, stakeholder, dan escalation
- Menentukan prosedur respons berdasarkan skenario
- Menetapkan checklist operasional untuk tim
- Menyusun mekanisme evaluasi dan pembaruan playbook
Praktik: Crisis Communication Playbook Workshop
Output: Crisis Communication Playbook
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Menganalisis situasi dan skenario krisis
- Menentukan struktur dan peran Crisis Communication Team
- Menetapkan kewenangan dan jalur pengambilan keputusan
- Mengatur koordinasi respons lintas fungsi
- Menyusun struktur pesan untuk situasi krisis
- Menentukan prioritas stakeholder dan kanal komunikasi
- Mendesain mekanisme eskalasi dan response workflow
- Menyusun Crisis Communication Playbook sesuai kebutuhan organisasi
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama berfokus pada analisis skenario dan struktur tim. Peserta kemudian mempelajari roles, pengambilan keputusan, serta koordinasi respons.
Selanjutnya, hari kedua membahas strategi pesan dan stakeholder response. Peserta juga mempelajari eskalasi, workflow, serta penyusunan Crisis Communication Playbook.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, crisis simulation, decision-making exercise, role play, dan playbook workshop.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti simulasi skenario, pengambilan keputusan, penyusunan respons, dan pengembangan playbook.
In-House Training
Untuk in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Tim dapat menyesuaikan materi dengan profil risiko perusahaan.
Penyesuaian juga dapat mencakup struktur crisis team, karakteristik industri, jenis krisis, serta prosedur internal perusahaan.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Crisis Simulation
- Role Play
- Decision-Making Exercise
- Group Exercise
- Playbook Workshop
- Peer Review
Pembelajaran menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta mengikuti evaluasi melalui beberapa bentuk latihan. Setiap latihan menguji kemampuan peserta dalam menganalisis situasi dan mengambil keputusan.
Evaluasi mencakup:
- Crisis Scenario Assessment
- Crisis Team Design Exercise
- Decision-Making Simulation
- Crisis Response Simulation
- Message Development Exercise
- Playbook Development Workshop
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta menghasilkan perangkat kerja yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan organisasi.
- Crisis Communication Situation Matrix
- Crisis Team Roles & Responsibility Matrix
- Crisis Decision Matrix
- Crisis Response Coordination Map
- Crisis Stakeholder Communication Matrix
- Crisis Communication Playbook
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai Crisis Communication Management? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.
Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, tim dapat membantu menyesuaikan program dengan kebutuhan organisasi.
Penyesuaian dapat mencakup industri, jenis krisis, struktur crisis team, prosedur internal, kebutuhan simulasi, dan kompetensi yang ingin dikembangkan.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com










Ulasan
Belum ada ulasan.