Media Writing & Content Framing Strategy

Rentang harga: Rp3,750,000.00 hingga Rp5,950,000.00

Pelatihan Media Writing & Content Framing Strategy untuk meningkatkan kemampuan media writing, strategic storytelling, content framing, narrative management, media relations, dan reputation building.

Guaranteed Safe Checkout

Tentang Program

Media Writing & Content Framing Strategy Training membantu organisasi mengembangkan kemampuan menyusun konten yang informatif, strategis, dan mampu membangun persepsi positif di berbagai kanal komunikasi. Seiring meningkatnya arus informasi, berkembangnya media digital, serta semakin tingginya ekspektasi publik terhadap transparansi organisasi, setiap materi komunikasi perlu disusun dengan narasi yang tepat, pesan yang konsisten, dan sudut pandang yang mendukung tujuan organisasi. Oleh karena itu, program ini memadukan 40% konsep dan 60% praktik agar peserta mampu menghasilkan konten yang relevan, kredibel, dan memberikan dampak komunikasi yang terukur.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Keberhasilan komunikasi organisasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas informasi yang disampaikan. Selain menyampaikan fakta secara akurat, organisasi juga perlu membangun narasi yang memperkuat reputasi, meningkatkan kepercayaan stakeholder, dan mengarahkan persepsi publik secara positif. Di sisi lain, media massa, media digital, serta berbagai platform komunikasi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga setiap pesan memerlukan pendekatan penulisan yang sesuai. Oleh sebab itu, organisasi memerlukan strategi Media Writing dan Content Framing yang mampu mengintegrasikan pesan, narasi, dan tujuan komunikasi dalam satu kerangka yang sistematis.

Melalui pelatihan ini, peserta akan mampu:

  • Mengembangkan strategi Media Writing yang selaras dengan tujuan komunikasi organisasi.
  • Menyusun key messages yang relevan bagi berbagai kelompok stakeholder.
  • Mengembangkan strategic storytelling yang memperkuat reputasi organisasi.
  • Menulis press release, media statement, artikel opini, feature, dan komunikasi eksekutif secara profesional.
  • Mengembangkan strategi content framing untuk membangun persepsi publik yang positif.
  • Mengelola komunikasi pada isu sensitif dan situasi yang berpotensi memengaruhi reputasi.
  • Mengembangkan narasi digital yang konsisten pada berbagai kanal komunikasi.
  • Mengukur efektivitas konten menggunakan Key Performance Indicators (KPI), analisis kinerja konten, dan dashboard.
  • Menyusun action plan implementasi strategi komunikasi yang siap diterapkan di organisasi.

Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang memiliki tanggung jawab dalam komunikasi organisasi, hubungan media, publikasi, dan pengelolaan konten, antara lain:

  • Corporate Communication Officer
  • Public Relations Officer
  • Media Relations Officer
  • Corporate Secretary
  • Marketing Communication Professional
  • Internal Communication Officer
  • Community Relations Officer
  • CSR Communication Officer
  • Content Strategist
  • Content Writer
  • Digital Communication Professional
  • Profesional yang bertanggung jawab terhadap publikasi dan pengelolaan konten organisasi.

Apa yang Akan Anda Pelajari?

Pelatihan berlangsung selama 2 hari dengan pendekatan 40% konsep dan 60% praktik. Selama program berlangsung, peserta mengembangkan kompetensi melalui studi kasus, simulasi, diskusi, analisis media, serta praktik penyusunan berbagai materi komunikasi yang dapat langsung diterapkan di organisasi.

Hari Pertama – Strategic Media Writing

Pada hari pertama, peserta membangun pemahaman mengenai peran Media Writing dalam komunikasi organisasi. Selanjutnya, peserta mempelajari cara menyusun pesan strategis, mengembangkan narasi yang relevan, serta menulis berbagai materi komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan media dan stakeholder. Selain itu, peserta juga mengembangkan strategi editorial untuk memastikan konsistensi komunikasi organisasi.

Peserta akan mempelajari cara:

  • Menganalisis peran Media Writing dalam membangun reputasi organisasi.
  • Memahami karakteristik konten yang memiliki nilai publikasi.
  • Menyesuaikan materi komunikasi dengan kebutuhan media dan audiens.
  • Menyusun key messages yang mendukung tujuan komunikasi organisasi.
  • Mengembangkan strategic storytelling yang mudah dipahami dan berdampak.
  • Menyederhanakan isu kompleks menjadi narasi yang jelas dan relevan.
  • Menulis press release yang memenuhi nilai berita.
  • Menyusun media statement, artikel opini, komunikasi eksekutif, feature, dan success story.
  • Mengembangkan strategi editorial dan perencanaan konten lintas platform.
  • Menganalisis praktik terbaik publikasi organisasi dari perusahaan nasional maupun global.

Hari Kedua – Content Framing and Narrative Management

Pada hari kedua, peserta mengembangkan strategi Content Framing untuk membangun persepsi publik sekaligus memperkuat reputasi organisasi. Selain itu, peserta mempelajari cara mengelola komunikasi pada situasi sensitif, mengembangkan narasi digital, serta mengukur efektivitas konten secara sistematis. Pada akhirnya, peserta menyusun rencana implementasi yang dapat diterapkan di organisasi.

Peserta akan mempelajari cara:

  • Memahami konsep Content Framing dalam komunikasi strategis.
  • Mengembangkan narasi yang mendukung tujuan organisasi.
  • Menyusun strategi framing untuk isu organisasi dan perubahan bisnis.
  • Mengelola komunikasi pada isu sensitif dan situasi yang berpotensi memengaruhi reputasi.
  • Mengembangkan strategi pengendalian narasi (narrative management).
  • Menjaga konsistensi pesan pada berbagai kelompok stakeholder.
  • Mengembangkan strategi digital content framing untuk media digital dan media sosial.
  • Mengelola percakapan publik melalui strategi narasi yang terarah.
  • Mengukur efektivitas konten menggunakan indikator kinerja, analisis penyebaran pesan, respons stakeholder, dan Content Performance Dashboard.
  • Menyusun Media Writing and Content Strategy Action Plan yang siap diterapkan di organisasi.

Durasi Pelatihan

Program berlangsung selama 2 hari (16 jam pembelajaran). Selama pelatihan, peserta mengikuti pembelajaran melalui presentasi interaktif, studi kasus, simulasi, diskusi, dan praktik penulisan. Dengan pendekatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif sehingga mampu menghasilkan materi komunikasi yang lebih strategis, konsisten, dan berdampak.

Lokasi dan Format Pelatihan

Kami menyediakan beberapa pilihan pelaksanaan pelatihan agar organisasi dapat memilih format yang paling sesuai dengan kebutuhan peserta.

Tatap Muka

Pelatihan tatap muka tersedia di:

  • Jakarta – Hotel Amaris Mampang Prapatan
  • Tangerang – Hotel Amaris BSD Serpong

Online Training

Selain kelas tatap muka, peserta juga dapat mengikuti Online Training melalui platform virtual interaktif. Dengan format tersebut, peserta tetap memperoleh pengalaman belajar yang setara, termasuk pembahasan studi kasus, simulasi, diskusi, serta praktik penyusunan materi komunikasi.

Di samping itu, kami juga menyediakan In-House Training dan Corporate Training yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Metode Pelatihan

Agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, program memadukan berbagai metode pembelajaran. Dengan demikian, peserta memperoleh pemahaman strategis sekaligus pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan komunikasi organisasi.

Metode yang digunakan meliputi:

  • Presentasi interaktif.
  • Studi kasus media dan korporasi.
  • Diskusi kelompok.
  • Simulasi penyusunan narasi dan pengambilan keputusan komunikasi.
  • Workshop penulisan dan pengembangan Content Framing Strategy.
  • Role play media interview dan penyampaian media statement.
  • Action learning.
  • Pre-test dan post-test.
  • Presentasi hasil implementasi.

Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta memperoleh kompetensi, framework, dan perangkat kerja yang dapat langsung diterapkan dalam penyusunan materi komunikasi organisasi. Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai template yang membantu organisasi menghasilkan konten yang lebih efektif, kredibel, dan mendukung reputasi.

Kompetensi

  • Mengembangkan strategi Media Writing yang selaras dengan tujuan organisasi.
  • Menyusun key messages dan strategic storytelling.
  • Menulis berbagai materi komunikasi untuk media dan stakeholder.
  • Mengembangkan strategi Content Framing yang membangun persepsi positif.
  • Mengelola narasi organisasi pada isu strategis dan situasi sensitif.
  • Mengembangkan strategi komunikasi digital yang konsisten.
  • Mengukur efektivitas konten menggunakan KPI, dashboard, dan analisis kinerja.

Deliverables

Peserta akan memperoleh:

  • Key Message Framework.
  • Story Development Worksheet.
  • Press Release Template.
  • Media Statement Guide.
  • Content Framing Matrix.
  • Issue Communication Framework.
  • Digital Narrative Framework.
  • Content Performance Dashboard.
  • Media Writing and Content Strategy Action Plan.

Fasilitas Pelatihan

  • Modul pelatihan.
  • Sertifikat pelatihan.
  • Template dan worksheet.
  • Dokumentasi pelatihan.
  • Laporan pelatihan untuk HR atau perusahaan.
  • Coffee Break dan makan siang untuk kelas tatap muka.

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Apabila Anda memerlukan informasi mengenai jadwal Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training, tim Urways Indonesia siap membantu memberikan rekomendasi program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, kami juga dapat menyesuaikan materi pelatihan berdasarkan karakteristik industri, kebutuhan komunikasi, target stakeholder, maupun tujuan publikasi sehingga hasil pelatihan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi organisasi.

WhatsApp
0819-1534-6688

Email
urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE

TANGGAL

21–22 Juli 2026, 18–19 Agustus 2026, 15–16 September 2026, 20–21 Oktober 2026, 17–18 November 2026, 15–16 Desember 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Media Writing & Content Framing Strategy”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *