Problem Solving Skills Bagi Profesional
Kode: CS-25
Level: Intermediate
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Komposisi: 40% Konsep | 60% Praktik
Tatap Muka: Rp5.950.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta
Deskripsi Program
Program ini mengembangkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi masalah kerja, menganalisis akar penyebab, dan menyusun solusi yang relevan. Peserta mempelajari teknik problem identification, root cause analysis, serta solution development dalam konteks pekerjaan profesional.
Selanjutnya, peserta menerapkan teknik melalui studi kasus, latihan analisis, workshop, simulasi, dan role play. Peserta juga menyusun Problem Solving Canvas untuk memetakan masalah, penyebab, alternatif solusi, prioritas tindakan, dan indikator keberhasilan.
Program menggunakan komposisi 40% konsep dan 60% praktik. Dengan demikian, peserta dapat menguji proses pemecahan masalah melalui situasi kerja yang realistis.
Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Menjelaskan prinsip dasar problem solving.
- Membedakan gejala dan masalah utama.
- Mengidentifikasi masalah berdasarkan fakta.
- Merumuskan masalah secara jelas.
- Mengumpulkan dan menganalisis informasi yang relevan.
- Mengidentifikasi akar penyebab masalah.
- Menggunakan teknik root cause analysis.
- Mengembangkan beberapa alternatif solusi.
- Menentukan solusi berdasarkan kriteria yang relevan.
- Menyusun rencana tindakan.
- Menilai risiko dan dampak solusi.
- Menyusun Problem Solving Canvas.
Materi Pelatihan
Hari 1 — Problem Identification & Root Cause Analysis
Sesi 1 — Problem Solving Fundamentals
Peserta memahami proses pemecahan masalah secara sistematis. Instruktur membahas karakteristik masalah, hubungan antara gejala dan penyebab, serta pentingnya penggunaan fakta dalam analisis.
Materi:
- Konsep dasar problem solving
- Jenis masalah di tempat kerja
- Gejala dan masalah
- Fakta dan asumsi
- Dampak masalah
- Prioritas masalah
- Tahapan proses pemecahan masalah
Praktik: Problem Solving Case Analysis
Output: Problem Situation Analysis Sheet
Sesi 2 — Problem Identification & Problem Statement
Peserta mempelajari cara mengidentifikasi masalah berdasarkan kondisi aktual. Kemudian, peserta menyusun problem statement yang fokus dan mudah dianalisis.
Materi:
- Identifikasi masalah
- Pengumpulan fakta
- Kondisi aktual dan kondisi yang diharapkan
- Problem statement
- Scope masalah
- Dampak masalah
- Stakeholder yang terdampak
- Penentuan prioritas masalah
Praktik: Problem Identification Workshop
Output: Problem Statement Sheet
Sesi 3 — Root Cause Analysis
Peserta menganalisis hubungan antara masalah dan penyebabnya. Selanjutnya, peserta menggunakan beberapa teknik untuk menemukan akar penyebab.
Materi:
- Konsep root cause analysis
- 5 Whys
- Cause and effect analysis
- Fishbone diagram
- Kategori penyebab
- Validasi penyebab
- Hubungan antarpenyebab
- Penentuan akar masalah
Praktik: Root Cause Analysis Workshop
Output: Root Cause Analysis Sheet
Sesi 4 — Data Analysis & Problem Prioritization
Peserta menggunakan informasi yang tersedia untuk menentukan masalah yang paling perlu ditangani. Peserta kemudian memprioritaskan masalah berdasarkan dampak, urgensi, dan kemampuan organisasi.
Materi:
- Pengumpulan data
- Validasi informasi
- Analisis fakta
- Dampak masalah
- Urgency
- Importance
- Problem prioritization
- Penentuan fokus solusi
Praktik: Problem Prioritization Exercise
Output: Problem Priority Matrix
Hari 2 — Solution Development & Action Planning
Sesi 5 — Solution Development
Peserta mengembangkan beberapa alternatif solusi berdasarkan akar masalah. Selanjutnya, peserta menilai setiap alternatif menggunakan kriteria yang telah ditentukan.
Materi:
- Prinsip solution development
- Brainstorming solusi
- Alternatif solusi
- Kriteria solusi
- Feasibility
- Impact
- Resource requirement
- Risk consideration
Praktik: Solution Development Workshop
Output: Solution Options Matrix
Sesi 6 — Decision Making & Solution Selection
Peserta memilih solusi yang paling sesuai berdasarkan fakta dan kriteria keputusan. Melalui simulasi, peserta membandingkan alternatif dan mempertimbangkan konsekuensi setiap pilihan.
Materi:
- Prinsip pengambilan keputusan
- Decision criteria
- Cost dan benefit
- Risk assessment
- Impact assessment
- Trade-off
- Solution selection
- Decision justification
Praktik: Solution Selection Simulation
Output: Solution Decision Matrix
Sesi 7 — Action Planning & Implementation
Peserta menerjemahkan solusi terpilih menjadi rencana tindakan. Peserta menentukan aktivitas, PIC, sumber daya, batas waktu, dan indikator keberhasilan.
Materi:
- Action planning
- Penentuan aktivitas
- Pembagian tanggung jawab
- Resource allocation
- Timeline
- Milestone
- Performance indicator
- Risk mitigation
Praktik: Action Planning Workshop
Output: Problem Solving Action Plan
Sesi 8 — Problem Solving Simulation & Canvas Workshop
Peserta mengintegrasikan seluruh proses melalui simulasi pemecahan masalah. Setiap peserta menganalisis masalah, menemukan akar penyebab, memilih solusi, dan menyusun rencana tindakan.
Materi:
- Problem identification
- Problem statement
- Root cause analysis
- Solution development
- Solution selection
- Action planning
- Risk management
- Evaluation
Praktik: Problem Solving Simulation
Workshop: Problem Solving Canvas Workshop
Output: Problem Solving Canvas
Metode Pelatihan
- Interactive discussion
- Case study
- Individual exercise
- Group exercise
- Problem solving workshop
- Role play
- Simulation
- Peer feedback
- Presentation
Praktik dan Workshop
Program memberikan porsi praktik yang dominan agar peserta dapat langsung menerapkan teknik pemecahan masalah.
Peserta mengikuti beberapa aktivitas utama:
- Problem Solving Case Analysis
- Problem Identification Workshop
- Root Cause Analysis Workshop
- Problem Prioritization Exercise
- Solution Development Workshop
- Solution Selection Simulation
- Action Planning Workshop
- Problem Solving Simulation
- Problem Solving Canvas Workshop
Evaluasi Peserta
Instruktur mengevaluasi kemampuan peserta melalui proses analisis dan hasil praktik. Evaluasi mencakup:
- Kemampuan membedakan gejala dan masalah
- Ketepatan merumuskan masalah
- Kemampuan menggunakan fakta
- Kualitas problem statement
- Ketepatan menemukan akar penyebab
- Kemampuan mengembangkan alternatif solusi
- Kemampuan menilai risiko dan dampak
- Ketepatan memilih solusi
- Kualitas rencana tindakan
- Kemampuan menentukan indikator keberhasilan
- Kualitas Problem Solving Canvas
Output Pelatihan
Pada akhir program, peserta menghasilkan:
- Problem Situation Analysis Sheet
- Problem Statement Sheet
- Root Cause Analysis Sheet
- Problem Priority Matrix
- Solution Options Matrix
- Solution Decision Matrix
- Problem Solving Action Plan
- Problem Solving Canvas
Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting room
- 2x coffee break
- 1x lunch
- Modul pelatihan
- Sertifikat pelatihan
- Training kit
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul pelatihan
- Sertifikat pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hasil yang Diharapkan
Setelah menyelesaikan program, peserta mampu menganalisis masalah secara sistematis dan berbasis fakta. Peserta dapat membedakan gejala dari akar masalah, menentukan prioritas, mengembangkan alternatif solusi, serta memilih tindakan yang sesuai.
Selain itu, peserta memiliki Problem Solving Canvas sebagai perangkat kerja untuk menyusun analisis dan rencana tindakan. Peserta juga memperoleh pengalaman melalui workshop, simulasi, dan role play yang menggambarkan situasi pemecahan masalah di tempat kerja.










Ulasan
Belum ada ulasan.