Social Media Governance

Rentang harga: Rp4,500,000 hingga Rp6,750,000

Aktivitas social media melibatkan banyak fungsi, pengguna, dan jenis konten. Karena itu, perusahaan membutuhkan tata kelola yang jelas agar setiap aktivitas berjalan konsisten dan terkendali. Tanpa tata kelola yang terstruktur, perusahaan dapat menghadapi masalah pada proses persetujuan, pengelolaan akses, standar konten, dan koordinasi antarunit. Selain itu, perusahaan perlu menetapkan mekanisme escalation untuk menangani isu yang membutuhkan keputusan lebih lanjut. Program Social Media Governance membantu peserta membangun kerangka tata kelola yang sistematis. Peserta mempelajari policy, roles, approval, access control, content standards, dan escalation. Peserta juga menyusun Social Media Governance Framework sebagai perangkat kerja utama. Framework tersebut membantu perusahaan menghubungkan kebijakan, struktur peran, proses kerja, kontrol akses, standar konten, dan mekanisme eskalasi.

Social Media Governance

Kode: CC-D15
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Mastery
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Aktivitas social media melibatkan banyak fungsi, pengguna, dan jenis konten. Karena itu, perusahaan membutuhkan tata kelola yang jelas agar setiap aktivitas berjalan konsisten dan terkendali.

Tanpa tata kelola yang terstruktur, perusahaan dapat menghadapi masalah pada proses persetujuan, pengelolaan akses, standar konten, dan koordinasi antarunit. Selain itu, perusahaan perlu menetapkan mekanisme escalation untuk menangani isu yang membutuhkan keputusan lebih lanjut.

Program Social Media Governance membantu peserta membangun kerangka tata kelola yang sistematis. Peserta mempelajari policy, roles, approval, access control, content standards, dan escalation.

Peserta juga menyusun Social Media Governance Framework sebagai perangkat kerja utama. Framework tersebut membantu perusahaan menghubungkan kebijakan, struktur peran, proses kerja, kontrol akses, standar konten, dan mekanisme eskalasi.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang bertanggung jawab mengelola tata kelola social media perusahaan.

  • Corporate Communication Manager
  • Corporate Affairs Manager
  • Digital Communication Manager
  • Social Media Manager
  • Marketing Communication Manager
  • Corporate Secretary
  • Public Relations Manager
  • Digital Marketing Manager
  • Social Media Specialist
  • Digital Communication Specialist
  • Corporate Communication Specialist
  • Risk Management Professional
  • Profesional komunikasi yang terlibat dalam pengelolaan social media governance

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

Day 1 — Governance Policy, Roles & Access Control

Module 1 — Social Media Governance Principles & Policy Framework

Peserta memulai program dengan memahami prinsip dasar tata kelola social media. Selanjutnya, peserta mengidentifikasi kebutuhan kebijakan berdasarkan aktivitas dan risiko organisasi.

  • Memahami prinsip social media governance
  • Mengidentifikasi kebutuhan tata kelola organisasi
  • Menganalisis governance gaps
  • Menentukan ruang lingkup social media policy
  • Menentukan prinsip penggunaan social media
  • Menyusun struktur social media policy
  • Menentukan hubungan policy dengan prosedur kerja

Praktik: Social Media Governance Assessment
Output: Social Media Governance Gap Assessment

Module 2 — Roles, Responsibilities & Governance Structure

Tata kelola yang efektif membutuhkan pembagian peran yang jelas. Karena itu, peserta menyusun struktur tanggung jawab untuk setiap aktivitas social media.

  • Mengidentifikasi fungsi yang terlibat
  • Menentukan roles and responsibilities
  • Menetapkan content ownership
  • Menentukan account ownership
  • Menetapkan tanggung jawab approval
  • Menentukan tanggung jawab monitoring
  • Mengembangkan governance structure

Praktik: Governance Role Mapping Workshop
Output: Social Media Governance Roles & Responsibilities Matrix

Module 3 — Social Media Account & Access Control

Pengelolaan akun membutuhkan kontrol akses yang tepat. Oleh karena itu, peserta mempelajari mekanisme pengelolaan akun, hak akses, dan perubahan pengguna.

  • Mengidentifikasi jenis akses pengguna
  • Menentukan access levels
  • Menetapkan access authorization
  • Mengelola account ownership
  • Menentukan proses pemberian dan pencabutan akses
  • Mengatur akses berdasarkan fungsi dan tanggung jawab
  • Mengembangkan access control mechanism

Praktik: Access Control Workshop
Output: Social Media Access Control Matrix

Module 4 — Content Standards & Approval Workflow

Setiap konten perlu mengikuti standar yang konsisten. Selanjutnya, peserta menyusun content standards dan approval workflow yang sesuai dengan struktur organisasi.

  • Menentukan content standards
  • Mengidentifikasi kategori konten
  • Menetapkan content approval criteria
  • Menentukan approval authority
  • Menyusun content approval workflow
  • Menentukan approval timeline
  • Mengembangkan content governance mechanism

Praktik: Content Governance Workshop
Output: Social Media Content Standards & Approval Workflow


Day 2 — Governance Process, Escalation & Framework Development

Module 5 — Social Media Governance Process & Workflow

Pada tahap ini, peserta mengintegrasikan kebijakan dan peran ke dalam proses kerja. Peserta memetakan alur dari perencanaan konten hingga publikasi dan evaluasi.

  • Memetakan social media governance process
  • Menentukan workflow antarunit
  • Menghubungkan roles dengan aktivitas
  • Menentukan process ownership
  • Mengidentifikasi titik kontrol
  • Menentukan review points
  • Mengembangkan governance workflow

Praktik: Governance Process Mapping Workshop
Output: Social Media Governance Process Map

Module 6 — Escalation & Issue Governance

Beberapa situasi membutuhkan keputusan dan koordinasi lintas fungsi. Karena itu, peserta mempelajari mekanisme escalation dalam tata kelola social media.

  • Mengidentifikasi kondisi yang membutuhkan escalation
  • Menentukan escalation criteria
  • Menetapkan tingkat eskalasi
  • Menentukan jalur eskalasi
  • Menetapkan decision authority
  • Menentukan koordinasi lintas fungsi
  • Mengembangkan escalation workflow

Praktik: Escalation Simulation
Output: Social Media Escalation Matrix & Flow

Module 7 — Governance Monitoring, Compliance & Review

Tata kelola membutuhkan monitoring dan evaluasi secara berkala. Selanjutnya, peserta mempelajari cara menilai kepatuhan terhadap kebijakan dan standar yang telah ditetapkan.

  • Menentukan governance indicators
  • Memantau kepatuhan terhadap social media policy
  • Mengevaluasi implementasi content standards
  • Menilai efektivitas approval workflow
  • Mengevaluasi pengelolaan akses
  • Menentukan governance review points
  • Mengidentifikasi area perbaikan

Praktik: Governance Review Simulation
Output: Social Media Governance Review Matrix

Module 8 — Social Media Governance Framework Development

Pada modul terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh komponen tata kelola ke dalam Social Media Governance Framework. Peserta kemudian menyusun prioritas implementasi berdasarkan kebutuhan organisasi.

  • Mengintegrasikan policy, roles, access control, dan content standards
  • Mengintegrasikan approval workflow dan escalation mechanism
  • Menentukan governance structure
  • Menetapkan governance ownership
  • Menentukan mekanisme monitoring dan review
  • Menyusun prioritas implementasi
  • Mengembangkan governance improvement roadmap

Praktik: Social Media Governance Framework Workshop
Output: Social Media Governance Framework

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Memahami prinsip social media governance
  • Mengidentifikasi governance gaps dalam pengelolaan social media
  • Menyusun kerangka social media policy
  • Menentukan roles and responsibilities
  • Menyusun access control matrix
  • Mengembangkan content standards
  • Menyusun content approval workflow
  • Menentukan mekanisme escalation
  • Mengembangkan sistem monitoring dan review
  • Menyusun Social Media Governance Framework
  • Mengembangkan governance improvement roadmap

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada policy, roles, access control, dan content standards. Peserta menyusun perangkat tata kelola berdasarkan studi kasus organisasi.

Selanjutnya, hari kedua berfokus pada governance process, escalation, monitoring, dan framework development. Peserta mengintegrasikan seluruh komponen menjadi Social Media Governance Framework.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, governance workshop, process mapping, simulation, dan presentation.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara langsung melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti case study, governance mapping, individual exercise, group exercise, dan simulation.

In-House Training

Urways Indonesia dapat menyesuaikan program untuk kebutuhan in-house training. Penyesuaian dapat mencakup struktur organisasi, jumlah akun, social media channels, approval process, dan kebutuhan governance policy.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Governance Assessment Workshop
  • Role Mapping Workshop
  • Access Control Exercise
  • Content Governance Workshop
  • Process Mapping Workshop
  • Simulation
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review
  • Presentation

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta mengikuti evaluasi berbasis practical output. Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam merancang dan menerapkan tata kelola social media.

Evaluasi mencakup:

  • Governance Gap Assessment
  • Roles & Responsibilities Matrix
  • Access Control Matrix
  • Content Standards & Approval Workflow
  • Governance Process Map
  • Escalation Matrix & Flow
  • Governance Review Matrix
  • Social Media Governance Framework
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.

  • Social Media Governance Gap Assessment
  • Social Media Governance Roles & Responsibilities Matrix
  • Social Media Access Control Matrix
  • Social Media Content Standards & Approval Workflow
  • Social Media Governance Process Map
  • Social Media Escalation Matrix & Flow
  • Social Media Governance Review Matrix
  • Social Media Governance Framework
  • Governance Improvement Roadmap

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Social Media Governance Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi berdasarkan industri, struktur organisasi, social media channels, dan kebutuhan tata kelola perusahaan.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

TANGERANG, JAKARTA, ONLINE TRAINING

TANGGAL

1–2 September, 29–30 September, 27–28 Oktober, 1–2 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Social Media Governance”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social Media GovernanceSocial Media Governance
Rentang harga: Rp4,500,000 hingga Rp6,750,000Pilih opsi