Behaviour Change Communication
Kode: CC-CH04
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Mastery
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Komunikasi strategis perlu mendorong perubahan perilaku yang dapat diamati dan dipertahankan. Karena itu, profesional komunikasi perlu memahami faktor yang membentuk perilaku sebelum merancang intervensi komunikasi.
Program Behaviour Change Communication membekali peserta dengan pendekatan untuk mendiagnosis perilaku, mengidentifikasi behavioral barriers, merancang intervention, dan membangun reinforcement. Peserta juga mempelajari cara menghubungkan komunikasi dengan proses behavior adoption.
Selain itu, peserta menggunakan Behaviour Change Communication Canvas sebagai perangkat utama pembelajaran. Canvas membantu peserta menghubungkan behavioral diagnosis, target behavior, audience, barriers, intervention, reinforcement, dan measurement dalam satu kerangka strategis.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program ini sesuai bagi profesional yang merancang komunikasi untuk mendorong perubahan perilaku di dalam maupun di luar organisasi.
- Corporate Communication Manager
- Corporate Affairs Manager
- Communication Manager
- Public Relations Manager
- Behaviour Change Communication Specialist
- Communication Strategist
- Campaign Manager
- Social Marketing Specialist
- Community Engagement Manager
- Sustainability Communication Specialist
- ESG Communication Specialist
- Marketing Communication Manager
- Digital Communication Specialist
- Program Manager yang merancang behavior change intervention
- Profesional komunikasi yang menangani kampanye perubahan perilaku
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
Day 1 — Behaviour Diagnosis & Intervention Strategy
Module 1 — Behaviour Change Context & Behaviour Diagnosis
Peserta memulai program dengan memahami hubungan antara perilaku, konteks, dan komunikasi. Selanjutnya, peserta mendiagnosis perilaku yang ingin organisasi ubah atau dorong.
- Mengidentifikasi target behavior
- Menganalisis kondisi yang membentuk perilaku
- Membedakan knowledge, attitude, intention, dan behavior
- Mengidentifikasi behavioral determinants
- Memetakan faktor internal dan eksternal
- Menganalisis konteks sosial dan organisasi
- Menentukan behavior change objectives
Praktik: Behaviour Diagnosis Workshop
Output: Behaviour Diagnosis Framework
Module 2 — Behavioral Barriers & Drivers Analysis
Setelah mendiagnosis perilaku, peserta mengidentifikasi faktor yang menghambat atau mendorong adopsi perilaku. Analisis ini menjadi dasar untuk menentukan strategi intervensi.
- Mengidentifikasi behavioral barriers
- Mengidentifikasi behavioral drivers
- Menganalisis perceived barriers dan perceived benefits
- Mengidentifikasi capability, opportunity, dan motivation factors
- Memetakan social and environmental influences
- Menentukan barrier priorities
- Menentukan faktor yang paling memengaruhi behavior adoption
Praktik: Behavioral Barriers Mapping
Output: Behavioral Barriers & Drivers Matrix
Module 3 — Audience Segmentation & Behavioural Targeting
Perubahan perilaku membutuhkan pendekatan yang relevan dengan karakteristik audience. Karena itu, peserta melakukan segmentasi berdasarkan kondisi dan kesiapan perilaku.
- Mengidentifikasi behavioral audience segments
- Menganalisis karakteristik setiap segmen
- Memetakan level behavior adoption
- Menentukan priority audience
- Mengidentifikasi audience needs
- Menentukan behavioural targeting strategy
- Mengembangkan behavioral persona
Praktik: Behavioural Audience Segmentation Workshop
Output: Behavioural Audience Segmentation Matrix
Module 4 — Behaviour Change Message & Communication Strategy
Selanjutnya, peserta mengembangkan strategi komunikasi yang mendukung target behavior. Peserta menyusun pesan berdasarkan barriers, drivers, audience needs, dan behavioral objectives.
- Menentukan communication objectives
- Mengembangkan behavior change message
- Menentukan message framing
- Menghubungkan message dengan behavioral barriers
- Menentukan communication channels
- Menyesuaikan pesan dengan audience readiness
- Mengembangkan communication touchpoints
- Menentukan call-to-action untuk behavior adoption
Praktik: Behaviour Change Message Design Workshop
Output: Behaviour Change Communication Strategy
Day 2 — Intervention Design, Reinforcement & Behaviour Adoption
Module 5 — Behaviour Change Intervention Design
Pada hari kedua, peserta menerjemahkan hasil diagnosis menjadi intervention strategy. Peserta merancang intervensi yang dapat mengurangi barriers dan memperkuat drivers.
- Menentukan intervention objectives
- Mengembangkan intervention options
- Menentukan intervention approach
- Menghubungkan intervention dengan behavioral barriers
- Menentukan communication and non-communication interventions
- Menentukan intervention touchpoints
- Menyusun intervention sequence
- Menentukan indikator keberhasilan intervention
Praktik: Behaviour Change Intervention Design Workshop
Output: Behaviour Change Intervention Framework
Module 6 — Reinforcement & Behaviour Adoption Strategy
Perubahan perilaku membutuhkan reinforcement agar perilaku baru dapat bertahan. Karena itu, peserta merancang mekanisme reinforcement sesuai dengan karakteristik audience dan konteks.
- Memahami proses behavior adoption
- Mengidentifikasi adoption barriers
- Menentukan reinforcement mechanisms
- Mengembangkan positive reinforcement strategy
- Menentukan feedback mechanisms
- Mengembangkan reminder dan engagement mechanisms
- Menentukan social reinforcement
- Membangun strategi untuk mempertahankan perilaku
Praktik: Reinforcement Strategy Simulation
Output: Behaviour Reinforcement Framework
Module 7 — Behaviour Change Campaign Planning & Implementation
Peserta kemudian menerjemahkan intervention strategy menjadi campaign plan. Setiap aktivitas memiliki target, channel, timeline, dan indikator yang jelas.
- Menentukan campaign objectives
- Menentukan priority audience
- Menyusun campaign message
- Menentukan communication channels
- Menyusun campaign activities
- Menentukan campaign timeline
- Menentukan roles dan responsibilities
- Menyusun implementation plan
- Mengidentifikasi implementation risks
Praktik: Behaviour Change Campaign Planning Workshop
Output: Behaviour Change Campaign Plan
Module 8 — Behaviour Change Communication Canvas & Measurement
Pada modul terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh proses dalam Behaviour Change Communication Canvas. Peserta kemudian menentukan measurement framework untuk mengevaluasi perubahan perilaku.
- Mengintegrasikan behaviour diagnosis dan audience analysis
- Menghubungkan barriers dengan intervention
- Mengintegrasikan message, channel, dan reinforcement
- Memetakan behavior adoption journey
- Menentukan behavioral indicators
- Menentukan communication indicators
- Menentukan outcome indicators
- Menyusun evaluation framework
- Menentukan optimization priorities
Praktik: Behaviour Change Communication Canvas Workshop
Output: Behaviour Change Communication Canvas & Measurement Framework
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Mendiagnosis perilaku berdasarkan konteks dan behavioral determinants
- Mengidentifikasi behavioral barriers dan drivers
- Melakukan audience segmentation berdasarkan perilaku
- Menentukan priority audience dan behavioral targets
- Merancang behavior change communication strategy
- Mengembangkan behavior change messages
- Merancang behaviour change intervention
- Mengembangkan reinforcement strategy
- Menyusun behavior change campaign
- Mengukur behavior adoption dan communication outcomes
- Menggunakan Behaviour Change Communication Canvas
- Mengembangkan strategi optimasi berdasarkan hasil evaluasi
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama berfokus pada behaviour diagnosis, barriers, audience segmentation, dan communication strategy. Peserta menganalisis perilaku dan menentukan faktor yang memengaruhi behavior adoption.
Selanjutnya, hari kedua berfokus pada intervention, reinforcement, campaign implementation, dan measurement. Peserta mengintegrasikan seluruh komponen melalui Behaviour Change Communication Canvas.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, behavioural diagnosis workshop, intervention exercise, simulation, dan presentation.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti case study, individual exercise, group exercise, workshop, simulation, dan presentation.
In-House Training
Urways Indonesia dapat menyesuaikan program untuk kebutuhan in-house training. Penyesuaian dapat mencakup industri, target behavior, audience, behavioral barriers, communication channels, dan intervention objectives.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Behaviour Diagnosis Workshop
- Behavioural Mapping
- Individual Exercise
- Group Exercise
- Intervention Design Workshop
- Simulation
- Peer Review
- Presentation
Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta mengikuti evaluasi berbasis practical output. Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam mendiagnosis perilaku dan merancang intervensi komunikasi.
Evaluasi mencakup:
- Behaviour Diagnosis Exercise
- Behavioral Barriers Analysis
- Audience Segmentation Exercise
- Behaviour Change Message Design
- Intervention Design Workshop
- Reinforcement Strategy Simulation
- Campaign Planning Exercise
- Behaviour Change Communication Canvas
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan untuk merancang program perubahan perilaku.
- Behaviour Diagnosis Framework
- Behavioral Barriers & Drivers Matrix
- Behavioural Audience Segmentation Matrix
- Behaviour Change Communication Strategy
- Behaviour Change Intervention Framework
- Behaviour Reinforcement Framework
- Behaviour Change Campaign Plan
- Behaviour Change Communication Canvas
- Behaviour Change Measurement Framework
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai Behaviour Change Communication Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.
Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi berdasarkan industri, target behavior, audience, behavioral barriers, dan communication objectives.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com









Ulasan
Belum ada ulasan.