Business Acumen for Professionals Training
Level: Intermediate
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Format: Public Training, In-House Training, dan Online Training
Komposisi: 40% Konsep | 60% Praktik
Fokus: Pemahaman bisnis, strategi, keuangan dasar, pelanggan, pasar, pengambilan keputusan, dan penciptaan nilai
Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini
Setiap profesional berkontribusi terhadap bisnis melalui pekerjaan yang dijalankan setiap hari. Karena itu, memahami bagaimana perusahaan menghasilkan pendapatan, mengelola biaya, melayani pelanggan, menghadapi persaingan, dan menciptakan nilai menjadi bagian penting dari kemampuan profesional.
Dalam praktiknya, seorang profesional tidak selalu bekerja langsung dengan fungsi keuangan atau strategi. Namun, keputusan yang dibuat dalam pekerjaan tetap dapat memengaruhi biaya, produktivitas, kualitas layanan, kepuasan pelanggan, maupun hasil bisnis. Pemahaman terhadap cara kerja bisnis membantu profesional melihat hubungan tersebut secara lebih jelas.
Pelatihan ini membantu peserta memahami bisnis dari sudut pandang yang praktis. Peserta mempelajari cara membaca model bisnis, memahami kondisi keuangan dasar, mengenali pelanggan dan pasar, membaca persaingan, serta menghubungkan pekerjaan dengan tujuan bisnis.
Selanjutnya, peserta menerapkan konsep melalui studi kasus, analisis bisnis, workshop, dan simulasi pengambilan keputusan. Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat melihat persoalan pekerjaan dari perspektif yang lebih luas dan menentukan tindakan berdasarkan dampaknya terhadap bisnis.
Sasaran dan Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini ditujukan bagi profesional dari berbagai fungsi yang ingin memahami bisnis secara lebih menyeluruh, khususnya:
- Manager dan Supervisor.
- Young Professional.
- Corporate Communication dan Public Relations.
- Human Resources.
- Sales dan Marketing.
- Finance dan Accounting non-finance manager.
- Procurement.
- Operations.
- Customer Service.
- Business Development.
- Project Manager dan Team Leader.
- Profesional lintas fungsi yang terlibat dalam pengambilan keputusan.
Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu:
- Memahami bagaimana perusahaan menciptakan dan menghasilkan nilai.
- Menjelaskan hubungan antara strategi, pelanggan, operasional, dan keuangan.
- Memahami cara kerja business model.
- Membaca informasi keuangan dasar untuk kebutuhan bisnis.
- Mengidentifikasi faktor yang memengaruhi pendapatan dan biaya.
- Memahami pelanggan, pasar, dan persaingan.
- Menghubungkan pekerjaan dengan tujuan dan hasil bisnis.
- Menganalisis masalah dari perspektif bisnis.
- Membuat keputusan dengan mempertimbangkan dampak bisnis.
- Menyusun rencana tindakan yang mendukung pencapaian tujuan bisnis.
Materi Pelatihan
Hari 1 — Memahami Bisnis, Pasar, dan Keuangan
Sesi 1. Memahami Cara Kerja Bisnis
Pelatihan dimulai dengan memahami bagaimana sebuah perusahaan menjalankan bisnis dan menciptakan nilai. Peserta melihat hubungan antara produk atau layanan, pelanggan, proses kerja, sumber daya, pendapatan, dan biaya.
Selanjutnya, peserta memetakan bagaimana fungsi mereka berkontribusi terhadap keseluruhan proses bisnis. Dengan cara ini, peserta dapat melihat pekerjaan sehari-hari dari perspektif yang lebih luas.
Materi:
- Pengertian business acumen.
- Cara kerja sebuah bisnis.
- Produk dan layanan.
- Pelanggan dan kebutuhan pelanggan.
- Sumber pendapatan.
- Struktur biaya.
- Proses utama dalam bisnis.
- Peran setiap fungsi dalam perusahaan.
- Hubungan antarbagian dalam organisasi.
Praktik:
Peserta memetakan cara kerja bisnis dari sebuah perusahaan berdasarkan studi kasus.
Output:
Business Model & Value Creation Map.
Sesi 2. Memahami Strategi dan Model Bisnis
Setelah memahami cara kerja bisnis, peserta mempelajari bagaimana perusahaan menentukan arah dan pilihan strategis. Peserta memahami alasan perusahaan memilih pasar tertentu, melayani pelanggan tertentu, dan menggunakan sumber daya dengan cara tertentu.
Kemudian, peserta menganalisis hubungan antara tujuan bisnis dan aktivitas setiap fungsi. Analisis ini membantu peserta memahami prioritas yang perlu diperhatikan dalam pekerjaan.
Materi:
- Pengertian strategi bisnis.
- Tujuan dan arah bisnis.
- Business model.
- Produk dan proposisi nilai.
- Target pasar.
- Sumber keunggulan bisnis.
- Cara perusahaan menghasilkan nilai.
- Prioritas bisnis.
- Hubungan strategi dengan pekerjaan.
Praktik:
Peserta menganalisis model bisnis dan pilihan strategi sebuah perusahaan.
Output:
Business Strategy Map.
Sesi 3. Memahami Angka dan Keuangan untuk Profesional
Pemahaman bisnis membutuhkan kemampuan membaca angka dasar. Karena itu, peserta belajar mengenali pendapatan, biaya, laba, aset, dan arus kas tanpa harus menjadi ahli keuangan.
Selanjutnya, peserta menganalisis bagaimana keputusan operasional dapat memengaruhi hasil keuangan. Dengan pemahaman tersebut, peserta dapat mempertimbangkan dampak biaya dan manfaat ketika mengambil keputusan.
Materi:
- Pendapatan dan biaya.
- Laba dan rugi.
- Aset dan kewajiban.
- Arus kas.
- Profit margin.
- Biaya tetap dan biaya variabel.
- Break-even point.
- Efisiensi biaya.
- Hubungan keputusan dengan hasil keuangan.
Praktik:
Peserta membaca laporan keuangan sederhana dan menganalisis dampaknya terhadap bisnis.
Output:
Business Financial Analysis Worksheet.
Sesi 4. Memahami Pelanggan, Pasar, dan Persaingan
Bisnis berkembang ketika perusahaan mampu memahami kebutuhan pelanggan dan merespons perubahan pasar. Oleh karena itu, peserta mempelajari cara melihat pelanggan, tren pasar, serta posisi perusahaan dibandingkan pesaing.
Selanjutnya, peserta mengidentifikasi faktor yang dapat memengaruhi keputusan pelanggan. Analisis ini membantu peserta memahami mengapa perusahaan perlu terus menyesuaikan produk, layanan, dan cara kerja.
Materi:
- Mengenali kebutuhan pelanggan.
- Customer value.
- Customer journey.
- Segmentasi pelanggan.
- Perubahan kebutuhan pasar.
- Tren bisnis.
- Mengenali pesaing.
- Keunggulan dan kelemahan bisnis.
- Faktor yang memengaruhi pilihan pelanggan.
Praktik:
Peserta melakukan analisis pelanggan dan persaingan berdasarkan studi kasus.
Output:
Customer & Market Insight Map.
Hari 2 — Analisis Bisnis dan Pengambilan Keputusan
Sesi 5. Menghubungkan Pekerjaan dengan Hasil Bisnis
Setiap fungsi memiliki kontribusi terhadap hasil perusahaan. Pada sesi ini, peserta belajar melihat hubungan antara aktivitas kerja, penggunaan sumber daya, kualitas proses, dan hasil bisnis.
Kemudian, peserta mengidentifikasi indikator yang dapat menunjukkan kontribusi pekerjaannya. Pendekatan ini membantu peserta memahami prioritas dan dampak pekerjaan secara lebih konkret.
Materi:
- Hubungan pekerjaan dengan tujuan bisnis.
- Produktivitas.
- Efisiensi dan efektivitas.
- Penggunaan sumber daya.
- Kualitas proses kerja.
- Dampak pekerjaan terhadap pelanggan.
- Dampak pekerjaan terhadap biaya.
- Business performance indicators.
- Menentukan prioritas pekerjaan.
Praktik:
Peserta memetakan hubungan antara pekerjaan dan hasil bisnis.
Output:
Business Impact Map.
Sesi 6. Business Analysis dan Problem Solving
Masalah bisnis membutuhkan cara berpikir yang sistematis. Karena itu, peserta belajar membedakan masalah, gejala, penyebab, dan dampak sebelum menentukan solusi.
Selanjutnya, peserta menganalisis kasus bisnis menggunakan data dan informasi yang tersedia. Peserta kemudian menyusun beberapa pilihan solusi dan mempertimbangkan konsekuensi dari setiap pilihan.
Materi:
- Mengidentifikasi masalah bisnis.
- Membedakan masalah dan gejala.
- Mencari akar masalah.
- Menggunakan data dalam analisis.
- Menentukan prioritas masalah.
- Menyusun pilihan solusi.
- Menganalisis dampak solusi.
- Menentukan rekomendasi.
Praktik:
Business problem solving workshop berdasarkan studi kasus.
Output:
Business Problem-Solving Canvas.
Sesi 7. Business Decision Making
Profesional sering harus mengambil keputusan dengan informasi yang terbatas dan waktu yang terbatas. Karena itu, peserta mempelajari cara membandingkan pilihan, mempertimbangkan risiko, dan melihat dampak keputusan terhadap bisnis.
Kemudian, peserta melakukan simulasi pengambilan keputusan. Latihan ini membantu peserta memahami bahwa keputusan yang baik perlu mempertimbangkan tujuan, data, risiko, sumber daya, dan dampak bagi stakeholder.
Materi:
- Prinsip pengambilan keputusan bisnis.
- Menggunakan data untuk mengambil keputusan.
- Menentukan pilihan alternatif.
- Analisis manfaat dan biaya.
- Risiko keputusan.
- Dampak keputusan terhadap pelanggan.
- Dampak keputusan terhadap operasional.
- Dampak keputusan terhadap keuangan.
- Menentukan prioritas keputusan.
Praktik:
Simulasi business decision making berdasarkan kasus perusahaan.
Output:
Business Decision-Making Framework.
Sesi 8. Business Action Plan
Pada sesi terakhir, peserta mengintegrasikan seluruh pembelajaran ke dalam sebuah rencana tindakan. Peserta menentukan persoalan atau peluang bisnis, menganalisis kondisi, menentukan prioritas, dan memilih tindakan yang paling relevan.
Selanjutnya, peserta mempresentasikan rencana tersebut dan mendapatkan umpan balik. Dengan demikian, peserta dapat menerjemahkan pemahaman bisnis menjadi tindakan yang dapat diterapkan dalam pekerjaan.
Materi:
- Mengidentifikasi peluang dan masalah bisnis.
- Menentukan tujuan tindakan.
- Menentukan prioritas.
- Menyusun pilihan tindakan.
- Menentukan sumber daya.
- Menentukan indikator keberhasilan.
- Menentukan risiko dan antisipasinya.
- Menyusun action plan.
- Monitoring dan evaluasi hasil.
Praktik:
Workshop penyusunan Business Action Plan.
Output:
Personal Business Action Plan.
Metode Pelatihan
Pelatihan menggunakan komposisi 40% konsep dan 60% praktik. Peserta memahami konsep melalui interactive presentation, diskusi, analisis kasus, dan pembahasan contoh bisnis.
Selanjutnya, peserta menerapkan konsep melalui business analysis, workshop, simulasi pengambilan keputusan, problem solving, dan presentasi. Setiap aktivitas mengarahkan peserta untuk melihat hubungan antara pekerjaan dan hasil bisnis.
Metode pembelajaran meliputi:
- Interactive presentation.
- Studi kasus.
- Diskusi kelompok.
- Business analysis.
- Workshop.
- Simulasi.
- Problem solving.
- Decision-making exercise.
- Peer feedback.
- Presentasi hasil kerja.
Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu melihat pekerjaan dari perspektif bisnis yang lebih luas. Peserta dapat memahami hubungan antara strategi, pelanggan, operasional, keuangan, dan hasil bisnis.
Peserta menghasilkan:
- Business Model & Value Creation Map.
- Business Strategy Map.
- Business Financial Analysis Worksheet.
- Customer & Market Insight Map.
- Business Impact Map.
- Business Problem-Solving Canvas.
- Business Decision-Making Framework.
- Personal Business Action Plan.
Dengan demikian, peserta memiliki business acumen toolkit untuk memahami kondisi bisnis, menganalisis masalah, mempertimbangkan dampak keputusan, dan menghubungkan pekerjaan dengan pencapaian tujuan organisasi.









Ulasan
Belum ada ulasan.