Community Development Management
Kode: CC-S05
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Program pengembangan masyarakat membutuhkan proses yang menghubungkan kebutuhan komunitas dengan desain, partisipasi, implementasi, dan pengukuran dampak. Karena itu, pengelola program perlu memahami seluruh tahapan pengembangan masyarakat secara terstruktur.
Tantangan lapangan sering muncul ketika tim merancang program tanpa pemetaan kebutuhan yang memadai. Selain itu, partisipasi masyarakat dapat berjalan terbatas ketika perusahaan tidak menyediakan ruang yang jelas dalam proses pengambilan keputusan.
Program Community Development Management membantu peserta mengelola siklus pengembangan masyarakat secara sistematis. Peserta mempelajari needs assessment, pemetaan stakeholder, desain program, co-design, implementasi, kemitraan, dan pengukuran dampak.
Pada akhir pelatihan, peserta menyusun Community Development Framework yang dapat digunakan sebagai acuan perencanaan dan pelaksanaan program.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program Community Development Training ini sesuai bagi profesional yang mengelola program pengembangan masyarakat, CSR/TJSL, community relations, dan pemberdayaan masyarakat.
- Community Development Manager
- Community Development Officer
- CSR / TJSL Manager
- CSR / TJSL Specialist
- Sustainability Manager / Specialist
- Community Relations Manager
- External Relations Manager
- Corporate Affairs Specialist
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
DAY 1 — Community Needs Assessment & Program Design
Module 1 — Community Needs Assessment
Peserta memulai proses dengan memahami kondisi sosial dan ekonomi komunitas. Selanjutnya, peserta mengidentifikasi kebutuhan, masalah, potensi, dan aset lokal sebagai dasar perancangan program.
- Memetakan kondisi sosial dan ekonomi komunitas
- Mengidentifikasi kebutuhan, masalah, potensi, dan aset komunitas
- Menggunakan data primer dan sekunder untuk kebutuhan program
- Membedakan kebutuhan aktual, aspirasi, dan prioritas komunitas
- Menentukan prioritas intervensi berdasarkan kebutuhan dan potensi
- Mengidentifikasi kelompok yang paling terdampak oleh program
Praktik: Community Needs Assessment Workshop
Output: Community Needs Assessment Matrix
Module 2 — Community Stakeholder & Participation Mapping
Setelah memahami kebutuhan komunitas, peserta memetakan aktor dan kelompok yang terlibat. Pemetaan ini membantu peserta menentukan bentuk partisipasi yang sesuai pada setiap tahap program.
- Mengidentifikasi kelompok dan aktor komunitas
- Memetakan pengaruh, kepentingan, kapasitas, dan peran
- Menentukan bentuk partisipasi pada setiap tahap program
- Mengidentifikasi kelompok rentan dan kelompok yang kurang terwakili
- Menentukan mekanisme konsultasi dan partisipasi
- Mengelola potensi perbedaan kepentingan dalam komunitas
Praktik: Community Stakeholder Mapping Workshop
Output: Community Participation Matrix
Module 3 — Community Program Design
Berikutnya, peserta mengembangkan desain program berdasarkan kebutuhan dan potensi komunitas. Peserta menyusun tujuan, aktivitas, sumber daya, indikator, serta risiko program.
- Menentukan tujuan program berdasarkan kebutuhan komunitas
- Menyusun problem statement dan program objective
- Mengembangkan desain intervensi
- Menentukan aktivitas, sasaran, PIC, sumber daya, dan timeline
- Menentukan indikator output dan outcome
- Mengidentifikasi asumsi dan risiko program
Praktik: Community Program Design Workshop
Output: Community Program Design Framework
Module 4 — Community Participation & Co-Design
Selanjutnya, peserta merancang proses perencanaan bersama komunitas. Pendekatan ini membantu peserta mengintegrasikan pengetahuan lokal dan membuka ruang partisipasi dalam pengambilan keputusan.
- Merancang proses perencanaan bersama komunitas
- Menentukan ruang pengambilan keputusan bagi masyarakat
- Mengembangkan mekanisme community consultation
- Menentukan peran masyarakat dalam pelaksanaan program
- Mengintegrasikan pengetahuan dan sumber daya lokal
- Menyusun mekanisme umpan balik komunitas
Praktik: Community Co-Design Simulation
Output: Community Co-Design Plan
DAY 2 — Program Implementation, Impact & Sustainability
Module 5 — Community Development Program Implementation
Pada hari kedua, peserta menerjemahkan desain program menjadi rencana kerja lapangan. Peserta juga mengatur koordinasi dan monitoring agar implementasi berjalan sesuai tujuan.
- Menerjemahkan desain menjadi rencana kerja lapangan
- Menentukan workstream, PIC, milestone, dan deliverables
- Mengelola koordinasi dengan komunitas dan mitra lokal
- Mengidentifikasi kendala implementasi
- Mengelola perubahan kebutuhan selama program berjalan
- Menyusun mekanisme monitoring pelaksanaan
Praktik: Program Implementation Simulation
Output: Community Development Implementation Plan
Module 6 — Partnership & Local Capacity Development
Setelah menyusun rencana implementasi, peserta mengembangkan kemitraan dan kapasitas lokal. Peserta memetakan peran setiap mitra agar komunitas dapat memperkuat kemampuan pengelolaan program.
- Mengidentifikasi mitra strategis dalam pengembangan masyarakat
- Menentukan peran pemerintah lokal, lembaga masyarakat, kelompok usaha, dan institusi pendukung
- Memetakan kapasitas komunitas yang dapat dikembangkan
- Merancang penguatan kapasitas sesuai kebutuhan program
- Mengembangkan pembagian peran dan tanggung jawab
- Menentukan mekanisme keberlanjutan setelah dukungan perusahaan berakhir
Praktik: Community Partnership Planning Workshop
Output: Community Capacity & Partnership Plan
Module 7 — Community Impact Measurement
Selanjutnya, peserta mengukur perubahan yang muncul dari program. Pengukuran ini membantu tim membandingkan target dengan capaian dan menemukan area yang membutuhkan perbaikan.
- Menentukan indikator output, outcome, dan dampak
- Mengukur perubahan yang terjadi pada komunitas
- Menentukan sumber data dan metode pengumpulan informasi
- Membandingkan target dengan capaian program
- Mengidentifikasi impact gap
- Menyusun rekomendasi perbaikan program
Praktik: Community Impact Measurement Workshop
Output: Community Impact Measurement Matrix
Module 8 — Community Development Framework
Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh tahapan pengelolaan program. Peserta menyusun kerangka yang menghubungkan needs assessment, partisipasi, desain, implementasi, kemitraan, dan pengukuran dampak.
- Mengintegrasikan needs assessment, participation, program design, implementation, partnership, dan impact measurement
- Menentukan tahapan pengelolaan program
- Menyusun community development roadmap
- Menetapkan mekanisme monitoring dan evaluasi
- Menentukan review point dan perbaikan program
- Menyusun Community Development Framework sebagai acuan kerja
Praktik: Community Development Framework Workshop
Output: Community Development Framework
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Melakukan community needs assessment
- Memetakan stakeholder dan partisipasi masyarakat
- Menentukan prioritas kebutuhan komunitas
- Mendesain program berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal
- Mengembangkan mekanisme partisipasi dan co-design
- Mengelola implementasi program di lapangan
- Mengembangkan kapasitas komunitas dan kemitraan lokal
- Mengukur output, outcome, dan dampak program
- Menyusun Community Development Framework
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama berfokus pada needs assessment, pemetaan stakeholder, partisipasi masyarakat, dan desain program. Selanjutnya, hari kedua membahas implementasi, pengembangan kapasitas, kemitraan, pengukuran dampak, evaluasi, dan penyusunan Community Development Framework.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, community needs assessment, stakeholder mapping, program design workshop, simulasi partisipasi, dan impact measurement exercise.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti needs assessment, stakeholder mapping, program design, simulasi co-design, dan penyusunan Community Development Framework.
In-House Training
Untuk in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Kami dapat menyesuaikan materi dengan industri dan karakteristik wilayah operasional.
Penyesuaian juga dapat mencakup kebutuhan komunitas, jenis program CSR/TJSL, serta sistem pengelolaan program yang sudah berjalan.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Community Development Workshop
- Needs Assessment Exercise
- Stakeholder Mapping
- Program Design Workshop
- Simulation
- Individual Exercise
- Group Exercise
- Peer Review
Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta mengikuti evaluasi berbasis praktik. Setiap latihan membantu peserta membangun komponen Community Development Framework secara bertahap.
Evaluasi mencakup:
- Community Needs Assessment Exercise
- Stakeholder Mapping Workshop
- Community Program Design
- Co-Design Simulation
- Program Implementation Exercise
- Partnership Planning Workshop
- Community Impact Measurement
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan kembali dalam pengelolaan program pengembangan masyarakat:
- Community Needs Assessment Matrix
- Community Participation Matrix
- Community Program Design Framework
- Community Co-Design Plan
- Community Development Implementation Plan
- Community Capacity & Partnership Plan
- Community Impact Measurement Matrix
- Community Development Framework
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai Community Development Management Training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi mengenai program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan industri, karakteristik wilayah operasional, kebutuhan komunitas, jenis program CSR/TJSL, dan kompetensi pengembangan masyarakat yang ingin dikembangkan.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com










Ulasan
Belum ada ulasan.