Community Engagement Strategy
Kode: CC-L03
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Mastery
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta
Fokus Program: Engagement model, dialogue, participation, communication channels, dan relationship management
Practical Output: Community Engagement Framework
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Perusahaan membutuhkan pola keterlibatan yang mampu membangun hubungan bermakna dengan komunitas. Komunikasi dengan masyarakat perlu membuka ruang dialog, partisipasi, dan pertukaran informasi.
Program ini membantu peserta memahami prinsip community engagement secara strategis. Peserta mempelajari cara memilih engagement model, membangun dialog, dan menentukan bentuk partisipasi yang sesuai.
Selain itu, peserta mengevaluasi communication channels yang digunakan dalam hubungan dengan komunitas. Peserta juga mengembangkan pendekatan relationship management untuk menjaga kesinambungan interaksi.
Pada akhir program, peserta menyusun Community Engagement Framework sebagai perangkat kerja yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program ini sesuai bagi profesional yang menangani komunikasi, hubungan komunitas, dan keterlibatan pemangku kepentingan.
- Community Relations Manager
- Community Engagement Manager
- Corporate Communication Manager
- Corporate Affairs Manager
- Public Relations Manager
- CSR/TJSL Manager
- Stakeholder Relations Specialist
- Community Relations Specialist
- Corporate Communication Specialist
- Manajer atau profesional yang menangani hubungan dan keterlibatan komunitas
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
Day 1 — Engagement Analysis & Dialogue Strategy
Module 1 — Community Engagement Context
Peserta memulai program dengan memahami konteks keterlibatan komunitas. Kemudian, peserta menganalisis kebutuhan interaksi berdasarkan karakter komunitas dan kepentingan organisasi.
- Memahami konsep dan prinsip community engagement
- Mengidentifikasi tujuan keterlibatan komunitas
- Menganalisis karakter dan kebutuhan komunitas
- Mengidentifikasi kepentingan perusahaan dan komunitas
- Menentukan konteks hubungan yang membutuhkan keterlibatan
Praktik: Community Engagement Context Workshop
Output: Community Engagement Context Matrix
Module 2 — Engagement Model Development
Peserta mempelajari berbagai pendekatan keterlibatan komunitas. Selanjutnya, peserta memilih model berdasarkan tingkat kebutuhan interaksi dan partisipasi.
- Mengidentifikasi tingkat keterlibatan komunitas
- Menganalisis karakter setiap engagement model
- Menentukan tingkat dialog dan partisipasi
- Menyesuaikan model dengan karakter komunitas
- Menentukan indikator keterlibatan
Praktik: Engagement Model Workshop
Output: Community Engagement Model
Module 3 — Dialogue & Participation Strategy
Dialog membantu perusahaan memahami perspektif komunitas secara lebih mendalam. Karena itu, peserta mengembangkan pendekatan komunikasi yang membuka ruang partisipasi.
- Menentukan tujuan dialog
- Mengembangkan pola komunikasi dua arah
- Menentukan bentuk partisipasi komunitas
- Mengelola perbedaan perspektif
- Menyusun mekanisme umpan balik
- Mengidentifikasi peluang co-creation
Praktik: Dialogue & Participation Simulation
Output: Dialogue & Participation Framework
Module 4 — Communication Channel Strategy
Peserta kemudian menentukan kanal komunikasi yang mendukung proses keterlibatan. Pemilihan kanal mempertimbangkan karakter audiens, tujuan interaksi, dan konteks komunikasi.
- Memetakan communication channels
- Menentukan fungsi setiap kanal
- Menyesuaikan kanal dengan karakter komunitas
- Mengintegrasikan kanal tatap muka dan digital
- Menentukan mekanisme umpan balik
Praktik: Communication Channel Mapping Workshop
Output: Community Communication Channel Map
Day 2 — Relationship Management & Engagement Planning
Module 5 — Relationship Management Strategy
Hubungan dengan komunitas membutuhkan pengelolaan yang konsisten. Oleh karena itu, peserta menyusun strategi untuk menjaga kualitas interaksi dan kepercayaan.
- Memetakan kondisi hubungan dengan komunitas
- Mengidentifikasi relationship gaps
- Menentukan prioritas pengelolaan hubungan
- Mengembangkan pola komunikasi berkelanjutan
- Menentukan mekanisme tindak lanjut
- Menetapkan indikator kualitas hubungan
Praktik: Relationship Management Workshop
Output: Community Relationship Management Plan
Module 6 — Community Participation Planning
Selanjutnya, peserta menerjemahkan strategi partisipasi menjadi rencana kegiatan. Peserta menentukan aktivitas yang memberi ruang bagi komunitas untuk terlibat dalam proses komunikasi dan pengambilan keputusan.
- Menentukan tujuan partisipasi
- Menyusun bentuk kegiatan partisipatif
- Menentukan kelompok komunitas yang terlibat
- Menetapkan peran peserta dalam kegiatan
- Menyusun participation timeline
- Menentukan mekanisme evaluasi
Praktik: Participation Planning Workshop
Output: Community Participation Plan
Module 7 — Engagement Issue & Relationship Response
Dinamika komunitas dapat memunculkan pertanyaan, keluhan, dan perbedaan kepentingan. Peserta mempelajari cara merespons situasi tersebut melalui pendekatan dialogis.
- Mengidentifikasi isu dalam proses keterlibatan
- Menganalisis sumber ketegangan
- Menentukan prioritas respons
- Mengembangkan pendekatan komunikasi dalam situasi sensitif
- Menyusun mekanisme respons dan tindak lanjut
Praktik: Engagement Response Simulation
Output: Relationship Response Framework
Module 8 — Community Engagement Framework
Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh hasil pembelajaran. Peserta menghubungkan engagement model, dialog, partisipasi, kanal komunikasi, dan relationship management dalam satu kerangka.
- Mengintegrasikan hasil analisis keterlibatan
- Menghubungkan tujuan dengan engagement model
- Mengintegrasikan dialog dan partisipasi
- Menentukan communication channels
- Mengintegrasikan relationship management
- Menetapkan indikator dan review points
Praktik: Community Engagement Framework Workshop
Output: Community Engagement Framework
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Menganalisis konteks keterlibatan komunitas
- Menentukan tujuan community engagement
- Memilih engagement model berdasarkan kebutuhan interaksi
- Mengembangkan strategi dialog dan partisipasi
- Memetakan communication channels
- Menyusun strategi relationship management
- Mengembangkan rencana partisipasi komunitas
- Merancang respons terhadap isu hubungan
- Menyusun Community Engagement Framework
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama membahas konteks keterlibatan, pengembangan engagement model, strategi dialog, partisipasi, dan pemetaan kanal komunikasi.
Selanjutnya, hari kedua berfokus pada relationship management, perencanaan partisipasi, respons terhadap isu, dan penyusunan kerangka keterlibatan.
Peserta mengembangkan practical output melalui latihan, simulasi, dan workshop pada setiap modul.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, diskusi, workshop, simulasi, dan presentasi hasil kerja.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti diskusi, latihan individual, group exercise, simulasi, dan presentasi.
In-House Training
Perusahaan dapat meminta penyelenggaraan in-house training di lokasi lain. Tim Urways Indonesia dapat menyesuaikan materi dengan industri, karakter komunitas, wilayah operasional, dan kebutuhan organisasi.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Engagement Workshop
- Individual Exercise
- Group Exercise
- Simulation
- Peer Review
- Presentation
Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta menunjukkan penguasaan materi melalui analisis kasus dan latihan strategis. Selanjutnya, peserta mengembangkan engagement framework dan mempresentasikan hasil kerja.
Evaluasi mencakup:
- Analisis community case
- Engagement Model Exercise
- Dialogue & Participation Simulation
- Communication Channel Mapping
- Relationship Management Exercise
- Engagement Response Simulation
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
- Penilaian practical output
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.
- Community Engagement Context Matrix
- Community Engagement Model
- Dialogue & Participation Framework
- Community Communication Channel Map
- Community Relationship Management Plan
- Community Participation Plan
- Relationship Response Framework
- Community Engagement Framework
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai jadwal pelatihan atau in-house training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi sesuai kebutuhan organisasi.
Anda juga dapat meminta penyesuaian materi berdasarkan industri dan karakter komunitas. Penyesuaian dapat mencakup model keterlibatan, kebutuhan dialog, kanal komunikasi, serta strategi pengelolaan hubungan.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com









Ulasan
Belum ada ulasan.