Community Relations Risk Management
Kode: CC-L10
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Mastery
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Hubungan perusahaan dengan masyarakat dapat menghadapi berbagai risiko sosial. Perubahan persepsi, keluhan, penolakan, dan dinamika pemangku kepentingan dapat memengaruhi hubungan serta kelancaran operasional.
Karena itu, tim perlu mengenali tanda awal sebelum risiko berkembang menjadi persoalan yang lebih kompleks. Program ini membantu peserta mengidentifikasi risiko sosial dan membaca stakeholder signals secara sistematis.
Peserta mempelajari cara membangun early warning berdasarkan informasi dari komunitas dan pemangku kepentingan. Selanjutnya, peserta menganalisis potensi escalation dan menentukan strategi mitigation.
Pada akhir program, peserta menyusun Community Risk Matrix. Perangkat tersebut membantu organisasi memprioritaskan risiko dan menentukan respons yang sesuai.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program ini sesuai bagi profesional yang menangani hubungan komunitas, komunikasi, risiko sosial, dan pengelolaan pemangku kepentingan.
- Community Relations Manager
- Community Engagement Manager
- Corporate Communication Manager
- Corporate Affairs Manager
- CSR/TJSL Manager
- Community Development Manager
- Stakeholder Relations Manager
- Sustainability Manager
- Public Affairs Manager
- Risk Management Specialist
- Stakeholder Relations Specialist
- Community Relations Specialist
- Profesional yang menangani risiko hubungan dengan masyarakat
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
Day 1 — Social Risk Identification & Early Warning
Module 1 — Community Relations Risk Context
Peserta memulai program dengan memahami karakter risiko dalam hubungan perusahaan dan komunitas. Kemudian, peserta mengidentifikasi faktor sosial yang dapat memengaruhi hubungan.
- Memahami konsep community relations risk
- Mengidentifikasi sumber risiko sosial
- Menganalisis konteks hubungan perusahaan dan komunitas
- Mengidentifikasi kelompok yang berpotensi terdampak
- Memetakan isu yang dapat memengaruhi hubungan
- Menentukan konteks risiko berdasarkan wilayah dan aktivitas perusahaan
Praktik: Community Risk Context Workshop
Output: Community Relations Risk Context Matrix
Module 2 — Social Risk Identification
Risiko sosial dapat muncul dari perubahan persepsi, ekspektasi, kepentingan, maupun kondisi masyarakat. Peserta mempelajari cara mengidentifikasi risiko berdasarkan berbagai sumber informasi.
- Mengidentifikasi risiko sosial
- Menganalisis sumber dan karakter risiko
- Mengidentifikasi faktor pemicu
- Menganalisis dampak terhadap hubungan
- Mengelompokkan risiko berdasarkan kategori
- Menentukan prioritas identifikasi
Praktik: Social Risk Identification Workshop
Output: Social Risk Register
Module 3 — Stakeholder Signals & Community Indicators
Perubahan sikap pemangku kepentingan dapat memberikan sinyal awal terhadap risiko hubungan. Karena itu, peserta mempelajari cara membaca indikator dan pola perubahan tersebut.
- Mengidentifikasi stakeholder signals
- Menganalisis perubahan persepsi
- Membaca pola keluhan dan pertanyaan
- Mengidentifikasi perubahan partisipasi
- Memantau perubahan hubungan dengan kelompok prioritas
- Menentukan indikator sosial yang perlu dipantau
Praktik: Stakeholder Signal Analysis Workshop
Output: Stakeholder Signal Monitoring Matrix
Module 4 — Early Warning System
Peserta kemudian mengembangkan mekanisme early warning berdasarkan indikator yang telah ditentukan. Sistem tersebut membantu tim mengenali perubahan sebelum risiko mengalami eskalasi.
- Menentukan indikator peringatan dini
- Menetapkan tingkat kewaspadaan
- Menentukan sumber informasi
- Menyusun mekanisme pemantauan
- Menentukan PIC pemantauan
- Menetapkan kriteria aktivasi respons
Praktik: Early Warning System Workshop
Output: Community Early Warning Framework
Day 2 — Escalation, Mitigation & Risk Management
Module 5 — Risk Assessment & Prioritization
Setelah mengidentifikasi risiko, peserta menilai tingkat kemungkinan dan dampaknya. Hasil penilaian membantu tim menentukan risiko yang membutuhkan perhatian lebih cepat.
- Menilai kemungkinan risiko
- Menilai dampak risiko
- Menentukan tingkat risiko
- Mengelompokkan risiko berdasarkan prioritas
- Menentukan risk owner
- Menetapkan review points
Praktik: Community Risk Assessment Workshop
Output: Community Risk Assessment Matrix
Module 6 — Escalation Analysis
Risiko hubungan dapat berkembang melalui beberapa tahapan. Peserta mempelajari cara mengenali pola escalation dan menentukan titik intervensi.
- Mengidentifikasi tanda escalation
- Menganalisis tahapan perkembangan risiko
- Memetakan faktor pemicu
- Mengidentifikasi perubahan perilaku stakeholder
- Menentukan tingkat eskalasi
- Menetapkan kebutuhan respons
Praktik: Risk Escalation Simulation
Output: Community Risk Escalation Matrix
Module 7 — Risk Mitigation & Response Strategy
Selanjutnya, peserta menyusun strategi mitigation berdasarkan tingkat dan karakter risiko. Strategi tersebut menghubungkan tindakan komunikasi dengan koordinasi lintas fungsi.
- Menentukan strategi mitigation
- Menyusun tindakan respons
- Menentukan pendekatan komunikasi
- Menetapkan PIC dan koordinasi lintas fungsi
- Menentukan kebutuhan sumber daya
- Menyusun contingency response
- Menetapkan indikator efektivitas respons
Praktik: Risk Mitigation Strategy Workshop
Output: Community Risk Mitigation Plan
Module 8 — Community Risk Matrix
Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan hasil identifikasi, pemantauan, penilaian, eskalasi, dan mitigasi ke dalam Community Risk Matrix.
- Mengintegrasikan social risk identification
- Memasukkan stakeholder signals
- Mengintegrasikan indikator early warning
- Memetakan tingkat eskalasi
- Menentukan prioritas risiko
- Menghubungkan risiko dengan strategi mitigation
- Menetapkan risk owner
- Menentukan review points
Praktik: Community Risk Matrix Workshop
Output: Community Risk Matrix
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Mengidentifikasi risiko sosial dalam hubungan komunitas
- Menganalisis sumber dan faktor pemicu risiko
- Membaca stakeholder signals
- Menentukan indikator sosial yang perlu dipantau
- Mengembangkan mekanisme early warning
- Menilai kemungkinan dan dampak risiko
- Mengidentifikasi potensi escalation
- Menentukan strategi mitigation
- Menyusun rencana respons risiko
- Mengembangkan Community Risk Matrix
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama berfokus pada identifikasi risiko sosial dan pemantauan sinyal pemangku kepentingan. Peserta kemudian menyusun kerangka early warning berdasarkan indikator yang relevan.
Selanjutnya, hari kedua membahas penilaian risiko, analisis eskalasi, strategi mitigasi, dan penyusunan Community Risk Matrix.
Peserta mengembangkan practical output melalui studi kasus, latihan analisis, simulasi, dan risk workshop.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, diskusi, risk workshop, simulasi, dan presentasi hasil kerja.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti diskusi, latihan individual, group exercise, simulasi, dan presentasi.
In-House Training
Perusahaan dapat meminta penyelenggaraan in-house training di lokasi lain. Tim Urways Indonesia dapat menyesuaikan materi dengan industri, wilayah operasional, karakter komunitas, serta profil risiko organisasi.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Risk Assessment Workshop
- Social Risk Mapping
- Individual Exercise
- Group Exercise
- Simulation
- Peer Review
- Presentation
Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta menunjukkan penguasaan materi melalui analisis risiko dan simulasi. Selanjutnya, peserta menyusun Community Risk Matrix dan mempresentasikan hasil kerja.
Evaluasi mencakup:
- Analisis community risk case
- Social Risk Identification Exercise
- Stakeholder Signal Analysis
- Early Warning System Exercise
- Community Risk Assessment
- Risk Escalation Simulation
- Risk Mitigation Strategy Workshop
- Penyusunan Community Risk Matrix
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
- Penilaian practical output
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.
- Community Relations Risk Context Matrix
- Social Risk Register
- Stakeholder Signal Monitoring Matrix
- Community Early Warning Framework
- Community Risk Assessment Matrix
- Community Risk Escalation Matrix
- Community Risk Mitigation Plan
- Community Risk Matrix
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai jadwal pelatihan atau in-house training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi sesuai kebutuhan organisasi.
Anda juga dapat meminta penyesuaian materi berdasarkan industri dan wilayah operasional. Penyesuaian dapat mencakup karakter komunitas, jenis risiko, indikator sosial, mekanisme early warning, serta kebutuhan mitigasi.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com









Ulasan
Belum ada ulasan.