CSR Communication Strategy

Rentang harga: Rp4,000,000 hingga Rp6,500,000

Komunikasi CSR/TJSL perlu menghubungkan tujuan program, kebutuhan masyarakat, kepentingan stakeholder, pesan perusahaan, dan konteks bisnis. Karena itu, tim komunikasi perlu membangun strategi yang mampu menjelaskan program secara relevan dan berbasis bukti.

Program yang memiliki dampak nyata tetap membutuhkan komunikasi yang terarah. Tanpa strategi yang jelas, stakeholder dapat kesulitan memahami tujuan, proses, capaian, dan kontribusi program. Kondisi tersebut juga dapat menyulitkan perusahaan ketika ingin menunjukkan hubungan antara program dan tujuan organisasi. Program CSR Communication Strategy membantu peserta menganalisis konteks program dan kebutuhan komunikasi. Selanjutnya, peserta memetakan stakeholder, menentukan tujuan komunikasi, mengembangkan pesan, memilih kanal, dan merancang stakeholder engagement. Pada akhir pelatihan, peserta menyusun CSR Communication Blueprint yang dapat menjadi acuan implementasi komunikasi program CSR/TJSL.

CSR Communication Strategy

Kode: CC-S04
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.500.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Komunikasi CSR/TJSL perlu menghubungkan tujuan program, kebutuhan masyarakat, kepentingan stakeholder, pesan perusahaan, dan konteks bisnis. Karena itu, tim komunikasi perlu membangun strategi yang mampu menjelaskan program secara relevan dan berbasis bukti.

Program yang memiliki dampak nyata tetap membutuhkan komunikasi yang terarah. Tanpa strategi yang jelas, stakeholder dapat kesulitan memahami tujuan, proses, capaian, dan kontribusi program. Kondisi tersebut juga dapat menyulitkan perusahaan ketika ingin menunjukkan hubungan antara program dan tujuan organisasi.

Program CSR Communication Strategy membantu peserta menganalisis konteks program dan kebutuhan komunikasi. Selanjutnya, peserta memetakan stakeholder, menentukan tujuan komunikasi, mengembangkan pesan, memilih kanal, dan merancang stakeholder engagement.

Pada akhir pelatihan, peserta menyusun CSR Communication Blueprint yang dapat menjadi acuan implementasi komunikasi program CSR/TJSL.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program CSR Communication Training ini sesuai bagi profesional yang mengelola komunikasi CSR, TJSL, sustainability, hubungan komunitas, dan stakeholder engagement.

  • CSR / TJSL Manager
  • Sustainability Manager / Specialist
  • Corporate Communication Manager
  • Corporate Affairs Manager
  • Community Development / Community Relations Manager
  • Corporate Communication Specialist
  • CSR Communication Specialist
  • External Relations / Stakeholder Relations Specialist

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

DAY 1 — CSR Communication Analysis & Strategy Development

Module 1 — CSR/TJSL Communication Context & Program Analysis

Peserta memulai pelatihan dengan menganalisis konteks program CSR/TJSL. Selanjutnya, peserta menghubungkan tujuan program dengan kebutuhan komunikasi dan prioritas perusahaan.

  • Memetakan tujuan dan karakteristik program CSR/TJSL
  • Mengidentifikasi isu sosial dan kebutuhan komunitas yang relevan
  • Menganalisis hubungan program dengan prioritas perusahaan
  • Mengidentifikasi informasi dan bukti yang tersedia dari program
  • Menentukan kebutuhan komunikasi berdasarkan karakter program
  • Mengidentifikasi communication gap antara program dan persepsi stakeholder

Praktik: CSR Communication Assessment Workshop
Output: CSR Communication Assessment Matrix

Module 2 — Stakeholder Relevance & Communication Mapping

Setelah memahami konteks program, peserta memetakan stakeholder berdasarkan kepentingan dan relevansinya. Pemetaan tersebut membantu peserta menentukan prioritas komunikasi secara lebih tepat.

  • Mengidentifikasi stakeholder program CSR/TJSL
  • Memetakan kepentingan, pengaruh, kebutuhan informasi, dan ekspektasi
  • Menentukan kelompok stakeholder prioritas
  • Menghubungkan karakter stakeholder dengan tujuan komunikasi
  • Menentukan pendekatan komunikasi berdasarkan relevansi setiap kelompok

Praktik: CSR Stakeholder Mapping Workshop
Output: CSR Stakeholder Communication Matrix

Module 3 — CSR Communication Objectives & Message Strategy

Berikutnya, peserta menentukan tujuan komunikasi berdasarkan tujuan program. Peserta kemudian mengembangkan pesan yang menjelaskan manfaat, proses, capaian, dan dampak secara konsisten.

  • Menentukan tujuan komunikasi CSR/TJSL
  • Menghubungkan tujuan komunikasi dengan tujuan program
  • Menyusun key message berdasarkan manfaat, proses, capaian, dan dampak
  • Mengembangkan message hierarchy
  • Menentukan data dan bukti pendukung pesan
  • Menyesuaikan pesan dengan karakteristik stakeholder

Praktik: CSR Message Development Workshop
Output: CSR Messaging Framework

Module 4 — CSR Storytelling & Content Development

Setelah menentukan pesan utama, peserta mengembangkan narasi dan konten berdasarkan fakta program. Peserta juga mengubah data menjadi impact story yang relevan bagi audiens.

  • Mengembangkan narasi berdasarkan konteks program
  • Mengubah data program menjadi materi komunikasi
  • Menentukan content pillar CSR/TJSL
  • Mengembangkan impact story berbasis fakta
  • Menentukan format konten sesuai kebutuhan audiens
  • Menjaga konsistensi antara narasi, data, dan kondisi program

Praktik: CSR Storytelling Workshop
Output: CSR Content & Narrative Framework


DAY 2 — Stakeholder Engagement, Channel & Communication Implementation

Module 5 — CSR Communication Channel Strategy

Pada hari kedua, peserta menentukan strategi kanal untuk menyampaikan informasi program. Peserta memilih kanal berdasarkan karakteristik stakeholder, tujuan komunikasi, dan kebutuhan program.

  • Menentukan fungsi kanal untuk komunikasi CSR/TJSL
  • Memilih kanal berdasarkan karakteristik stakeholder
  • Mengintegrasikan corporate website, media, media sosial, laporan, event, dan kanal komunitas
  • Menentukan kombinasi kanal berdasarkan tujuan komunikasi
  • Mengatur distribusi pesan lintas kanal
  • Menentukan prioritas dan frekuensi komunikasi

Praktik: CSR Channel Planning Workshop
Output: CSR Communication Channel Matrix

Module 6 — CSR Stakeholder Engagement Communication

Selanjutnya, peserta merancang komunikasi yang mendukung keterlibatan stakeholder. Peserta juga mengembangkan mekanisme dialog, konsultasi, umpan balik, dan tindak lanjut.

  • Menentukan bentuk komunikasi sesuai tahapan program
  • Merancang komunikasi dua arah dengan stakeholder
  • Menentukan engagement touchpoints
  • Mengembangkan forum dialog dan konsultasi
  • Mengelola masukan, respons, dan tindak lanjut
  • Menghubungkan komunikasi dengan partisipasi stakeholder

Praktik: CSR Stakeholder Engagement Simulation
Output: CSR Stakeholder Engagement Plan

Module 7 — CSR Communication Performance & Impact Evaluation

Setelah menjalankan strategi komunikasi, peserta mengukur kinerja berdasarkan indikator yang relevan. Pengukuran tersebut membantu peserta menemukan kesenjangan dan menentukan area perbaikan.

  • Menentukan indikator kinerja komunikasi
  • Mengukur jangkauan, pemahaman, respons, dan partisipasi stakeholder
  • Menghubungkan komunikasi dengan program output dan outcome
  • Mengevaluasi efektivitas pesan dan kanal
  • Mengidentifikasi communication gap
  • Menentukan rekomendasi perbaikan

Praktik: CSR Communication Evaluation Workshop
Output: CSR Communication Performance Matrix

Module 8 — CSR Communication Blueprint

Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh komponen strategi komunikasi. Peserta menyusun CSR Communication Blueprint yang menghubungkan program, stakeholder, pesan, kanal, engagement, dan pengukuran.

  • Mengintegrasikan program, stakeholder, objectives, message, content, channel, engagement, dan measurement
  • Menentukan prioritas komunikasi CSR/TJSL
  • Menyusun communication roadmap
  • Menentukan timeline, PIC, dan kebutuhan sumber daya
  • Menetapkan mekanisme koordinasi dan evaluasi
  • Menyusun CSR Communication Blueprint sebagai acuan implementasi

Praktik: CSR Communication Blueprint Workshop
Output: CSR Communication Blueprint

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Menganalisis kebutuhan komunikasi program CSR/TJSL
  • Memetakan stakeholder berdasarkan relevansi program
  • Menentukan tujuan komunikasi CSR/TJSL
  • Menyusun pesan berbasis program, capaian, dan dampak
  • Mengembangkan narasi dan konten CSR/TJSL
  • Memilih kanal sesuai karakteristik stakeholder
  • Merancang komunikasi untuk stakeholder engagement
  • Mengukur efektivitas komunikasi CSR/TJSL
  • Menyusun CSR Communication Blueprint

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada analisis program, stakeholder mapping, tujuan komunikasi, strategi pesan, dan pengembangan narasi. Selanjutnya, hari kedua membahas strategi kanal, stakeholder engagement, evaluasi komunikasi, dan penyusunan CSR Communication Blueprint.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, stakeholder mapping, message development, CSR storytelling workshop, channel planning, dan simulasi stakeholder engagement.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti assessment, stakeholder mapping, message workshop, channel planning, simulasi, dan penyusunan CSR Communication Blueprint.

In-House Training

Untuk in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Kami dapat menyesuaikan materi dengan industri dan karakter program CSR/TJSL.

Penyesuaian juga dapat mencakup kebutuhan komunitas, profil stakeholder, wilayah operasional, serta sistem komunikasi perusahaan.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • CSR Communication Workshop
  • Stakeholder Mapping
  • Message Development Exercise
  • Storytelling Workshop
  • Simulation
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta mengikuti evaluasi berbasis praktik. Setiap aktivitas membantu peserta membangun komponen CSR Communication Blueprint secara bertahap.

Evaluasi mencakup:

  • CSR Communication Assessment
  • Stakeholder Mapping Exercise
  • Message Development Workshop
  • CSR Storytelling Exercise
  • Channel Planning Workshop
  • Stakeholder Engagement Simulation
  • Communication Performance Evaluation
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan kembali dalam organisasi:

  • CSR Communication Assessment Matrix
  • CSR Stakeholder Communication Matrix
  • CSR Messaging Framework
  • CSR Content & Narrative Framework
  • CSR Communication Channel Matrix
  • CSR Stakeholder Engagement Plan
  • CSR Communication Performance Matrix
  • CSR Communication Blueprint

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai CSR Communication Strategy Training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi mengenai program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan industri, karakter program CSR/TJSL, kebutuhan komunitas, profil stakeholder, wilayah operasional, dan kompetensi komunikasi yang ingin dikembangkan.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE

TANGGAL

7–8 September, 5–6 Oktober, 2–3 November, 7–8 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “CSR Communication Strategy”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CSR Communication StrategyCSR Communication Strategy
Rentang harga: Rp4,000,000 hingga Rp6,500,000Pilih opsi