Digital Culture Management
Kode: CC-D27
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.250.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Transformasi digital membawa perubahan pada cara karyawan bekerja, berkolaborasi, berkomunikasi, dan menggunakan teknologi. Karena itu, perusahaan perlu membangun budaya yang mendukung perubahan digital secara konsisten.
Digital culture memengaruhi perilaku kerja dan kemampuan organisasi dalam mengadopsi teknologi. Perusahaan perlu memahami kondisi budaya saat ini sebelum menentukan program pengembangan.
Program Digital Culture Management membantu peserta menganalisis digital behavior, collaboration, technology adoption, digital mindset, dan organizational culture. Peserta kemudian menggunakan Digital Culture Assessment Framework untuk memetakan kondisi budaya digital organisasi.
Selanjutnya, peserta menyusun strategi penguatan budaya digital. Strategi tersebut membantu organisasi membangun perilaku, pola kolaborasi, dan lingkungan kerja yang mendukung transformasi digital.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program ini sesuai bagi profesional yang memiliki tanggung jawab dalam pengembangan organisasi, transformasi digital, sumber daya manusia, dan komunikasi internal.
- Human Resources Manager
- Organizational Development Manager
- Learning & Development Manager
- Digital Transformation Manager
- Corporate Communication Manager
- Internal Communication Manager
- Change Management Manager
- Human Resources Business Partner
- Organizational Development Specialist
- Digital Transformation Specialist
- Corporate Communication Specialist
- Profesional yang terlibat dalam program transformasi digital dan budaya organisasi
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
Day 1 — Digital Culture Analysis & Assessment
Module 1 — Digital Culture & Organizational Transformation
Peserta memulai program dengan memahami hubungan antara budaya organisasi dan transformasi digital. Peserta kemudian menganalisis perubahan perilaku kerja yang muncul akibat penggunaan teknologi.
- Memahami konsep digital culture
- Menganalisis hubungan budaya dengan transformasi digital
- Mengidentifikasi perubahan perilaku kerja
- Menganalisis faktor yang memengaruhi adopsi teknologi
- Mengidentifikasi peran kepemimpinan dalam budaya digital
- Menghubungkan digital culture dengan tujuan organisasi
Praktik: Digital Culture Context Analysis
Output: Digital Culture Context Framework
Module 2 — Digital Behavior & Digital Mindset
Selanjutnya, peserta menganalisis perilaku dan pola pikir yang mendukung lingkungan kerja digital. Analisis ini membantu peserta memahami kesiapan individu dalam menghadapi perubahan.
- Mengidentifikasi karakteristik digital behavior
- Menganalisis digital mindset
- Mengidentifikasi perilaku yang mendukung transformasi digital
- Menganalisis hambatan perubahan perilaku
- Mengidentifikasi tingkat kesiapan karyawan
- Menentukan perilaku digital yang perlu dikembangkan
Praktik: Digital Behavior & Mindset Assessment
Output: Digital Behavior & Mindset Matrix
Module 3 — Collaboration & Digital Ways of Working
Setelah memahami perilaku individu, peserta mempelajari pola kolaborasi dalam lingkungan kerja digital. Peserta memetakan cara tim bekerja, berbagi informasi, dan mengambil keputusan.
- Menganalisis pola kolaborasi digital
- Mengidentifikasi digital ways of working
- Memetakan pola komunikasi lintas fungsi
- Menganalisis penggunaan collaboration tools
- Mengidentifikasi hambatan kolaborasi digital
- Menentukan peluang peningkatan kolaborasi
Praktik: Digital Collaboration Mapping Workshop
Output: Digital Collaboration Assessment Matrix
Module 4 — Technology Adoption & Digital Readiness
Berikutnya, peserta menganalisis kemampuan organisasi dalam menerima dan menggunakan teknologi baru. Peserta mengidentifikasi faktor yang mempercepat atau menghambat technology adoption.
- Menganalisis technology adoption behavior
- Mengidentifikasi faktor pendukung adopsi teknologi
- Mengidentifikasi technology adoption barriers
- Menilai kesiapan organisasi terhadap perubahan digital
- Menganalisis peran komunikasi dalam adopsi teknologi
- Menentukan area yang membutuhkan intervensi
Praktik: Digital Readiness Assessment
Output: Technology Adoption & Digital Readiness Matrix
Day 2 — Digital Culture Strategy & Management
Module 5 — Digital Culture Assessment Framework
Pada tahap ini, peserta mengintegrasikan hasil analisis ke dalam Digital Culture Assessment Framework. Framework tersebut membantu peserta menilai kondisi budaya digital secara terstruktur.
- Menentukan dimensi digital culture
- Mengintegrasikan digital behavior dan digital mindset
- Mengintegrasikan collaboration dan technology adoption
- Menentukan indikator budaya digital
- Menilai kekuatan dan kesenjangan budaya
- Menentukan prioritas pengembangan
Praktik: Digital Culture Assessment Workshop
Output: Digital Culture Assessment Framework
Module 6 — Digital Culture Gap Analysis
Selanjutnya, peserta menganalisis kesenjangan antara kondisi budaya saat ini dan budaya digital yang organisasi perlukan. Peserta kemudian menentukan area yang membutuhkan perhatian strategis.
- Mengidentifikasi digital culture gaps
- Membandingkan kondisi aktual dengan target budaya
- Menganalisis penyebab kesenjangan
- Menentukan prioritas berdasarkan dampak organisasi
- Mengidentifikasi risiko budaya dalam transformasi digital
- Menentukan area intervensi
Praktik: Digital Culture Gap Analysis Workshop
Output: Digital Culture Gap Assessment
Module 7 — Digital Culture Development Strategy
Setelah menemukan kesenjangan, peserta menyusun strategi pengembangan budaya digital. Strategi tersebut menghubungkan kebutuhan organisasi dengan perubahan perilaku dan cara kerja.
- Menentukan digital culture objectives
- Mengembangkan digital culture initiatives
- Menentukan program pengembangan perilaku
- Mengembangkan strategi komunikasi budaya digital
- Menentukan peran pemimpin dan change agents
- Menentukan indikator keberhasilan program
Praktik: Digital Culture Strategy Workshop
Output: Digital Culture Development Strategy
Module 8 — Digital Culture Roadmap & Change Implementation
Pada sesi terakhir, peserta menyusun roadmap implementasi budaya digital. Peserta menentukan prioritas, tahapan, dan indikator untuk memastikan program berjalan secara terarah.
- Menentukan prioritas implementasi
- Menyusun tahapan perubahan budaya
- Menentukan change initiatives
- Menentukan key milestones
- Menetapkan indikator keberhasilan
- Menyusun digital culture roadmap
- Menentukan mekanisme evaluasi dan pengembangan berkelanjutan
Praktik: Digital Culture Roadmap Workshop
Output: Digital Culture Implementation Roadmap
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Menganalisis hubungan budaya organisasi dengan transformasi digital
- Mengidentifikasi digital behavior dan digital mindset
- Menganalisis pola digital collaboration
- Menilai kesiapan organisasi dalam mengadopsi teknologi
- Mengidentifikasi digital culture gaps
- Menggunakan Digital Culture Assessment Framework
- Menentukan prioritas pengembangan budaya digital
- Mengembangkan strategi budaya digital
- Menyusun program perubahan perilaku dan cara kerja
- Menyusun digital culture implementation roadmap
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama berfokus pada analisis budaya dan kesiapan digital. Peserta menganalisis digital behavior, digital mindset, collaboration, dan technology adoption.
Selanjutnya, hari kedua berfokus pada pengembangan strategi budaya digital. Peserta menyusun Digital Culture Assessment Framework, melakukan gap analysis, dan mengembangkan roadmap implementasi.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, assessment workshop, diskusi, simulasi, dan presentasi hasil kerja.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara langsung melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti case study, individual exercise, group exercise, workshop, dan presentasi.
In-House Training
Urways Indonesia dapat menyesuaikan program untuk kebutuhan in-house training. Penyesuaian dapat mencakup industri, struktur organisasi, tingkat kematangan digital, teknologi yang digunakan, dan agenda transformasi perusahaan.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Assessment Workshop
- Individual Exercise
- Group Exercise
- Simulation
- Peer Review
- Presentation
Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta mengikuti evaluasi berbasis practical output. Evaluasi mengukur kemampuan peserta dalam menganalisis budaya digital dan menyusun strategi pengembangannya.
Evaluasi mencakup:
- Digital Behavior & Mindset Assessment
- Digital Collaboration Mapping
- Technology Adoption Assessment
- Digital Culture Assessment
- Digital Culture Gap Analysis
- Digital Culture Strategy Workshop
- Digital Culture Roadmap Workshop
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat mereka kembangkan sesuai kebutuhan organisasi.
- Digital Culture Context Framework
- Digital Behavior & Mindset Matrix
- Digital Collaboration Assessment Matrix
- Technology Adoption & Digital Readiness Matrix
- Digital Culture Assessment Framework
- Digital Culture Gap Assessment
- Digital Culture Development Strategy
- Digital Culture Implementation Roadmap
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai Digital Culture Management Training? Tim Urways Indonesia siap membantu Anda.
Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan industri, struktur organisasi, tingkat kematangan digital, dan kebutuhan transformasi perusahaan.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com
SEO PACK
SEO Title: Digital Culture Management Training | Urways Indonesia
Meta Description: Pelatihan Digital Culture Management 2 hari untuk menganalisis digital behavior, digital mindset, technology adoption, collaboration, dan budaya organisasi.
Focus Keyword: Digital Culture Management
Secondary Keywords:
- Digital Culture Training
- Digital Culture Management Training
- Digital Culture Assessment
- Digital Transformation Culture
- Digital Mindset Training
- Technology Adoption
- Digital Behavior
- Organizational Culture
- Digital Culture Assessment Framework
URL Slug: digital-culture-management
Search Intent: Commercial Investigation
Suggested Image Alt: Digital Culture Management Training untuk pengembangan budaya dan kesiapan digital organisasi
Konten Media Sosial
Bagaimana perusahaan membangun budaya yang mendukung transformasi digital?
Digital Culture Management membantu peserta memahami perubahan perilaku, pola kolaborasi, dan kesiapan organisasi dalam mengadopsi teknologi. Peserta juga menganalisis digital mindset dan faktor yang memengaruhi perubahan budaya.
Selanjutnya, peserta menggunakan Digital Culture Assessment Framework untuk memetakan kondisi budaya digital organisasi. Peserta kemudian menyusun strategi pengembangan dan implementation roadmap.
Selama 2 hari, peserta mengikuti case study, assessment workshop, simulasi, dan latihan praktis.
Tatap Muka: Rp6.250.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta
Level: Advanced
Informasi jadwal dan in-house training:
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com
#DigitalCulture #DigitalTransformation #DigitalMindset #OrganizationalCulture #DigitalLeadership










Ulasan
Belum ada ulasan.