Employee Branding Strategy

Rentang harga: Rp4,000,000 hingga Rp6,500,000

Identitas perusahaan perlu tercermin dalam pengalaman dan perilaku karyawan ketika organisasi ingin membangun reputasi sebagai tempat kerja. Perbedaan antara nilai yang dikomunikasikan perusahaan dan pengalaman yang dirasakan karyawan dapat memengaruhi konsistensi employee brand. Program ini membantu peserta menghubungkan employee brand, brand behavior, pengalaman karyawan, komunikasi internal, dan employee touchpoints untuk menghasilkan Employee Branding Framework yang dapat diterapkan dalam organisasi.

Employee Branding Strategy

Kode: CC-E05
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.500.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Identitas perusahaan perlu tercermin dalam perilaku dan pengalaman karyawan. Karena itu, perusahaan perlu membangun keselarasan antara nilai perusahaan, komunikasi internal, pengalaman kerja, dan perilaku karyawan.

Perbedaan antara brand promise dan pengalaman karyawan dapat memengaruhi konsistensi employee brand. Selain itu, pengalaman pada berbagai employee touchpoints dapat membentuk persepsi karyawan terhadap identitas perusahaan.

Program Employee Branding Strategy membantu peserta menganalisis kondisi employee brand. Selanjutnya, peserta menentukan positioning, menerjemahkan nilai perusahaan menjadi brand behavior, dan memetakan employee experience.

Peserta juga mempelajari strategi komunikasi, program aktivasi, pengukuran, dan evaluasi. Pada akhir pelatihan, peserta menyusun Employee Branding Framework yang dapat digunakan sebagai kerangka kerja organisasi.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program Employee Branding Training ini sesuai bagi profesional yang menangani employee branding, komunikasi internal, budaya organisasi, dan pengalaman karyawan.

  • Employee Branding Manager / Specialist
  • Internal Communication Manager
  • Corporate Communication Manager
  • Employer Branding Specialist
  • Employee Engagement Manager / Specialist
  • Corporate Culture Specialist
  • HR Communication Specialist
  • People & Culture Manager

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

DAY 1 — Employee Brand Strategy & Brand Behavior

Module 1 — Employee Brand Assessment

Peserta memulai pelatihan dengan menganalisis kondisi employee brand organisasi. Selanjutnya, peserta menemukan area yang perlu diperkuat untuk membangun keselarasan antara identitas perusahaan dan pengalaman karyawan.

  • Memetakan kondisi employee brand organisasi
  • Mengidentifikasi nilai perusahaan yang perlu tercermin dalam perilaku karyawan
  • Menganalisis kesenjangan antara brand promise dan pengalaman karyawan
  • Mengidentifikasi employee brand touchpoints
  • Menentukan prioritas area penguatan employee brand

Praktik: Employee Brand Assessment Workshop
Output: Employee Brand Assessment Matrix

Module 2 — Employee Brand Positioning & Value Proposition

Setelah melakukan assessment, peserta menentukan posisi employee brand. Peserta kemudian merumuskan nilai yang relevan bagi karyawan dan selaras dengan identitas perusahaan.

  • Menentukan posisi employee brand
  • Mengidentifikasi nilai yang relevan bagi karyawan
  • Menghubungkan employee value proposition dengan identitas perusahaan
  • Menentukan diferensiasi pengalaman kerja
  • Menyusun employee brand value proposition

Praktik: Employee Brand Positioning Workshop
Output: Employee Brand Positioning Framework

Module 3 — Brand Behavior & Employee Alignment

Berikutnya, peserta menerjemahkan nilai perusahaan menjadi perilaku yang dapat diamati. Pendekatan ini membantu perusahaan membangun hubungan antara identitas, perilaku, dan komunikasi internal.

  • Menerjemahkan nilai perusahaan menjadi perilaku yang dapat diamati
  • Menentukan brand behavior berdasarkan peran karyawan
  • Mengidentifikasi perilaku yang mendukung atau menghambat identitas perusahaan
  • Menyusun behavioral indicators
  • Menghubungkan komunikasi internal dengan pembentukan perilaku

Praktik: Brand Behavior Mapping Workshop
Output: Employee Brand Behavior Matrix

Module 4 — Employee Experience & Brand Touchpoints

Selanjutnya, peserta memetakan pengalaman karyawan pada berbagai titik interaksi. Pemetaan ini membantu peserta menemukan pengalaman yang dapat memperkuat atau melemahkan employee brand.

  • Memetakan employee experience pada titik interaksi utama
  • Mengidentifikasi touchpoint yang memengaruhi persepsi terhadap perusahaan
  • Menganalisis konsistensi pengalaman karyawan
  • Menentukan area perbaikan pengalaman
  • Menghubungkan pengalaman karyawan dengan employee brand

Praktik: Employee Experience Mapping
Output: Employee Brand Touchpoint Map


DAY 2 — Employee Branding Activation & Implementation

Module 5 — Employee Brand Communication

Pada hari kedua, peserta mengembangkan strategi komunikasi employee brand. Peserta menyesuaikan pesan, kanal, dan konten dengan karakteristik kelompok karyawan.

  • Menentukan pesan employee brand
  • Menyesuaikan pesan dengan kelompok karyawan
  • Menentukan kanal komunikasi internal yang sesuai
  • Mengembangkan content pillar
  • Menyusun komunikasi yang memperkuat brand behavior
  • Mengatur konsistensi pesan pada berbagai employee touchpoints

Praktik: Employee Brand Communication Workshop
Output: Employee Brand Communication Framework

Module 6 — Employee Branding Activation Program

Setelah menyusun strategi komunikasi, peserta menerjemahkan strategi menjadi program aktivasi. Peserta merancang aktivitas yang dapat memperkuat identitas perusahaan melalui keterlibatan karyawan.

  • Menerjemahkan strategi menjadi program aktivasi
  • Menentukan aktivitas yang memperkuat identitas perusahaan
  • Merancang employee branding campaign
  • Mengembangkan program employee storytelling, employee ambassador, dan internal activation
  • Menentukan PIC, timeline, kanal, dan sumber daya

Praktik: Employee Branding Activation Workshop
Output: Employee Branding Activation Plan

Module 7 — Employee Brand Measurement & Evaluation

Selanjutnya, peserta menentukan indikator untuk mengukur efektivitas employee branding. Peserta juga menganalisis persepsi, perilaku, dan pengalaman karyawan untuk menemukan brand gap.

  • Menentukan indikator kinerja employee branding
  • Mengukur persepsi dan pemahaman karyawan
  • Mengukur konsistensi brand behavior
  • Mengevaluasi pengalaman pada employee touchpoints
  • Menganalisis brand gap
  • Menentukan prioritas perbaikan

Praktik: Employee Brand Measurement Exercise
Output: Employee Brand Measurement Matrix

Module 8 — Employee Branding Framework

Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh komponen strategi. Peserta menyusun Employee Branding Framework yang menghubungkan employee brand, positioning, behavior, experience, komunikasi, aktivasi, dan pengukuran.

  • Mengintegrasikan employee brand, positioning, behavior, experience, communication, activation, dan measurement
  • Menentukan prioritas implementasi
  • Menyusun employee branding roadmap
  • Menentukan mekanisme koordinasi antara HR, Corporate Communication, dan unit terkait
  • Menetapkan siklus evaluasi dan optimasi
  • Menyusun Employee Branding Framework

Praktik: Employee Branding Framework Workshop
Output: Employee Branding Framework

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Menganalisis kondisi employee brand organisasi
  • Menentukan posisi dan nilai employee brand
  • Menerjemahkan nilai perusahaan menjadi brand behavior
  • Memetakan pengalaman dan employee brand touchpoints
  • Menyusun strategi komunikasi employee brand
  • Merancang program aktivasi employee branding
  • Menentukan indikator dan metode evaluasi
  • Mengidentifikasi brand gap dan prioritas perbaikan
  • Menyusun Employee Branding Framework

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada employee brand assessment, positioning, brand behavior, dan pemetaan pengalaman karyawan. Selanjutnya, hari kedua membahas komunikasi, aktivasi program, pengukuran, evaluasi, dan penyusunan Employee Branding Framework.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, employee brand assessment, brand behavior mapping, employee experience mapping, communication workshop, dan penyusunan framework.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti assessment, mapping exercise, communication workshop, simulasi, dan penyusunan Employee Branding Framework.

In-House Training

Untuk in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Kami dapat menyesuaikan materi dengan industri dan identitas perusahaan.

Penyesuaian juga dapat mencakup employee value proposition, budaya organisasi, struktur SDM, karakteristik karyawan, serta kebutuhan komunikasi internal.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Employee Brand Workshop
  • Brand Behavior Mapping
  • Employee Experience Mapping
  • Communication Workshop
  • Simulation
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta mengikuti evaluasi berbasis praktik. Setiap latihan membantu peserta membangun komponen Employee Branding Framework secara bertahap.

Evaluasi mencakup:

  • Employee Brand Assessment
  • Brand Positioning Exercise
  • Brand Behavior Mapping
  • Employee Experience Mapping
  • Employee Brand Communication Workshop
  • Activation Planning Exercise
  • Employee Brand Measurement
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan kembali di organisasi:

  • Employee Brand Assessment Matrix
  • Employee Brand Positioning Framework
  • Employee Brand Behavior Matrix
  • Employee Brand Touchpoint Map
  • Employee Brand Communication Framework
  • Employee Branding Activation Plan
  • Employee Brand Measurement Matrix
  • Employee Branding Framework

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Employee Branding Strategy Training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi mengenai program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan industri, identitas perusahaan, employee value proposition, budaya organisasi, karakteristik karyawan, dan kebutuhan komunikasi internal.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE

TANGGAL

24–25 Agustus, 28–29 September, 26–27 Oktober, 23–24 November, 28–29 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Employee Branding Strategy”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Employee Branding StrategyEmployee Branding Strategy
Rentang harga: Rp4,000,000 hingga Rp6,500,000Pilih opsi