Ethical Communication in the Workplace
Kode: CC-E09
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Professional
Tatap Muka: Rp6.250.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta
A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Komunikasi di tempat kerja memengaruhi keputusan, hubungan antarpegawai, reputasi organisasi, dan kepercayaan terhadap manajemen. Karena itu, profesional perlu memahami batas antara keterbukaan informasi, kerahasiaan, tanggung jawab, dan kepentingan organisasi.
Peserta juga perlu membedakan fakta, opini, asumsi, serta informasi yang belum terverifikasi. Selain itu, peserta perlu mempertimbangkan dampak pesan sebelum menyampaikannya kepada karyawan atau pihak internal lainnya.
Program Ethical Communication in the Workplace membantu peserta mengambil keputusan komunikasi secara etis dan bertanggung jawab. Peserta menganalisis situasi, meninjau pesan, menentukan batas informasi, dan menangani komunikasi sensitif.
Selama pelatihan, peserta menggunakan case study, scenario exercise, role play, dan decision simulation. Pada akhir program, peserta menyusun Ethical Communication Guidelines sebagai acuan komunikasi di tempat kerja.
B. Siapa yang Harus Mengikuti?
Program Ethical Communication Training ini sesuai bagi profesional yang menyampaikan, mengelola, meninjau, atau menyetujui komunikasi di lingkungan kerja.
- Internal Communication Officer
- Corporate Communication Officer
- HR Communication Specialist
- Corporate Communication Specialist
- Employee Communication Officer
- HR Business Partner
- People & Culture Specialist
- Supervisor atau manager yang menangani komunikasi internal
C. Apa yang Akan Anda Pelajari?
DAY 1 — Ethical Communication Principles & Decision Making
Module 1 — Ethical Communication in Workplace Context
Peserta memulai pelatihan dengan mengenali persoalan etika dalam komunikasi kerja. Selanjutnya, peserta menilai dampak pesan terhadap karyawan dan organisasi.
- Mengidentifikasi persoalan etika dalam komunikasi kerja
- Membedakan fakta, opini, asumsi, dan informasi yang belum terverifikasi
- Menilai dampak pesan terhadap karyawan dan organisasi
- Mengidentifikasi potensi konflik kepentingan dalam komunikasi
- Menentukan prinsip komunikasi yang bertanggung jawab
- Menilai konsekuensi sebelum menyampaikan pesan
Praktik: Ethical Communication Scenario Analysis
Output: Ethical Communication Decision Matrix
Module 2 — Ethical Messaging & Responsible Communication
Setelah memahami prinsip dasar, peserta menyusun pesan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Peserta juga menyesuaikan bahasa dengan konteks tanpa mengubah substansi fakta.
- Menyusun pesan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan
- Menghindari pesan yang menyesatkan atau menciptakan persepsi keliru
- Mengatur penggunaan bahasa dalam komunikasi internal
- Menyampaikan informasi sensitif secara proporsional
- Menentukan konteks dan informasi pendukung
- Menyesuaikan pesan dengan audiens tanpa mengubah substansi fakta
Praktik: Ethical Message Review Workshop
Output: Ethical Messaging Checklist
Module 3 — Transparency & Information Disclosure
Berikutnya, peserta menentukan tingkat transparansi berdasarkan konteks informasi. Peserta juga mengelola komunikasi ketika informasi masih berkembang.
- Menentukan tingkat transparansi yang sesuai
- Membedakan informasi terbuka, terbatas, dan rahasia
- Menentukan informasi yang perlu disampaikan kepada karyawan
- Menjelaskan alasan ketika informasi belum dapat dibuka
- Mengelola komunikasi pada kondisi informasi yang masih berkembang
- Menjaga konsistensi informasi antarunit
Praktik: Transparency Decision Exercise
Output: Information Disclosure Matrix
Module 4 — Confidentiality & Information Boundaries
Peserta kemudian mempelajari batas informasi dalam komunikasi internal. Peserta menentukan pihak yang berwenang menerima informasi dan mekanisme eskalasi ketika muncul keraguan.
- Mengidentifikasi informasi yang membutuhkan perlindungan
- Menentukan batas informasi dalam komunikasi internal
- Mengelola permintaan informasi dari karyawan
- Menentukan pihak yang berwenang menerima informasi
- Menghindari penyebaran informasi tanpa persetujuan
- Menentukan mekanisme eskalasi ketika terdapat keraguan
Praktik: Confidentiality Scenario Simulation
Output: Information Handling Guidelines
DAY 2 — Ethical Communication Application & Workplace Scenarios
Module 5 — Difficult Workplace Communication
Pada hari kedua, peserta menghadapi berbagai situasi komunikasi yang membutuhkan pertimbangan etis. Peserta berlatih menyampaikan informasi sensitif secara faktual dan profesional.
- Mengelola komunikasi pada situasi sensitif
- Menyampaikan perubahan kebijakan atau keputusan organisasi
- Menghadapi pertanyaan yang sulit dijawab
- Menangani rumor dan informasi yang belum terverifikasi
- Menentukan respons ketika terjadi perbedaan informasi
- Menjaga komunikasi tetap faktual dan profesional
Praktik: Difficult Communication Role Play
Output: Difficult Communication Response Guide
Module 6 — Responsible Communication Across Channels
Selanjutnya, peserta menerapkan prinsip komunikasi etis pada berbagai kanal. Peserta menentukan informasi yang sesuai untuk setiap kanal dan menjaga konsistensi pesan.
- Menyesuaikan prinsip etika dengan kanal komunikasi
- Mengelola komunikasi melalui email, chat, intranet, forum, dan media internal
- Menentukan informasi yang sesuai untuk setiap kanal
- Menghindari penyebaran informasi di luar konteks
- Mengatur approval untuk pesan tertentu
- Menjaga konsistensi pesan lintas kanal
Praktik: Multi-Channel Communication Exercise
Output: Ethical Channel Communication Matrix
Module 7 — Ethical Communication Decision Making
Peserta kemudian menggunakan kerangka pengambilan keputusan untuk menghadapi persoalan komunikasi. Peserta menilai risiko, dampak, pihak yang perlu dilibatkan, dan kebutuhan eskalasi.
- Mengidentifikasi persoalan sebelum mengambil keputusan komunikasi
- Menilai risiko dan dampak dari setiap pilihan
- Menentukan pihak yang perlu dilibatkan
- Menentukan kapan pesan perlu ditunda, direvisi, atau dieskalasikan
- Mengambil keputusan berdasarkan fakta, tanggung jawab, dan kebutuhan organisasi
- Mendokumentasikan keputusan komunikasi
Praktik: Ethical Communication Decision Simulation
Output: Communication Decision Framework
Module 8 — Ethical Communication Guidelines
Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan prinsip ethical messaging, transparansi, kerahasiaan, dan komunikasi bertanggung jawab. Peserta kemudian menyusun pedoman yang dapat digunakan dalam pekerjaan.
- Mengintegrasikan prinsip ethical messaging, transparency, confidentiality, dan responsible communication
- Menyusun standar komunikasi di tempat kerja
- Menentukan do and don’t dalam komunikasi
- Menetapkan alur eskalasi dan persetujuan
- Menentukan mekanisme review
- Menyusun Ethical Communication Guidelines sebagai acuan kerja
Praktik: Ethical Communication Guidelines Workshop
Output: Ethical Communication Guidelines
D. Outcome Pelatihan
Setelah mengikuti program, peserta mampu:
- Mengidentifikasi persoalan etika dalam komunikasi kerja
- Menyusun pesan secara akurat dan bertanggung jawab
- Menentukan tingkat transparansi yang sesuai
- Mengelola informasi terbatas dan rahasia
- Menghadapi komunikasi sensitif dan pertanyaan sulit
- Menentukan batas komunikasi pada berbagai kanal
- Mengambil keputusan komunikasi berdasarkan situasi dan dampaknya
- Menentukan kebutuhan eskalasi dan persetujuan
- Menyusun Ethical Communication Guidelines
E. Durasi Pelatihan
2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Hari pertama berfokus pada prinsip komunikasi etis, penyusunan pesan, transparansi, pengungkapan informasi, dan kerahasiaan. Selanjutnya, hari kedua membahas komunikasi sulit, penggunaan berbagai kanal, pengambilan keputusan, dan penyusunan Ethical Communication Guidelines.
F. Format Pelatihan
Tatap Muka
Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, scenario analysis, role play, decision simulation, dan ethical communication workshop.
Online Training
Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti scenario exercise, message review, simulasi pengambilan keputusan, dan penyusunan Ethical Communication Guidelines.
In-House Training
Untuk in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Kami dapat menyesuaikan materi dengan industri dan kebijakan internal perusahaan.
Penyesuaian juga dapat mencakup struktur organisasi, jenis informasi, karakteristik karyawan, serta kebutuhan komunikasi organisasi.
G. Metode Pelatihan dan Evaluasi
Metode Pelatihan
- Interactive Discussion
- Case Study
- Scenario Analysis
- Role Play
- Decision Simulation
- Message Review Workshop
- Individual Exercise
- Group Exercise
- Peer Review
Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.
Evaluasi
Peserta mengikuti evaluasi berbasis kasus dan simulasi. Setiap latihan membantu peserta membangun komponen Ethical Communication Guidelines secara bertahap.
Evaluasi mencakup:
- Ethical Communication Scenario Analysis
- Ethical Message Review
- Transparency Decision Exercise
- Confidentiality Simulation
- Difficult Communication Role Play
- Multi-Channel Communication Exercise
- Ethical Decision Simulation
- Presentasi hasil kerja
- Peer Review
H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan kembali dalam organisasi:
- Ethical Communication Decision Matrix
- Ethical Messaging Checklist
- Information Disclosure Matrix
- Information Handling Guidelines
- Difficult Communication Response Guide
- Ethical Channel Communication Matrix
- Communication Decision Framework
- Ethical Communication Guidelines
I. Fasilitas Pelatihan
Tatap Muka
- Meeting Room
- 2x Coffee Break
- 1x Lunch
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Training Kits
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Online Training
- Modul Pelatihan
- Sertifikat Pelatihan
- Souvenir
- Dokumentasi
- Laporan kegiatan kepada HR
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Memerlukan informasi mengenai Ethical Communication in the Workplace Training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi mengenai program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan industri, kebijakan internal, struktur organisasi, karakteristik karyawan, dan jenis komunikasi yang digunakan dalam organisasi.
WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com










Ulasan
Belum ada ulasan.