IFRS Series & PSAK Convergence

Rp6,200,000

Pelatihan IFRS Series & PSAK Convergence membekali profesional akuntansi dan keuangan dengan pemahaman mengenai kerangka International Financial Reporting Standards (IFRS), konvergensi PSAK, serta perbedaan perlakuan akuntansi yang memengaruhi pelaporan perusahaan. Melalui pembahasan kasus, peserta mengevaluasi penerapan standar terkait pendapatan, sewa, instrumen keuangan, dan penurunan nilai aset, sekaligus mengidentifikasi konsekuensinya terhadap laporan keuangan, rekonsiliasi fiskal, dan perencanaan perpajakan.

Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Perubahan standar akuntansi memengaruhi cara perusahaan mengakui transaksi, mengukur saldo akun, menyajikan laporan keuangan, dan mengungkapkan informasi kepada pemangku kepentingan. Oleh karena itu, profesional keuangan perlu memahami hubungan antara IFRS dan PSAK agar dapat menentukan perlakuan akuntansi yang sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia.

Selain menelaah konsep standar, program ini mengajak peserta mengevaluasi kasus terkait pendapatan, sewa, instrumen keuangan, dan penurunan nilai aset. Pembahasan tersebut membantu peserta mengidentifikasi perubahan angka laporan keuangan, kebutuhan dokumentasi, serta potensi perbedaan antara laba akuntansi dan penghasilan kena pajak. Dengan pendekatan praktis, peserta dapat memperkuat konsistensi penerapan standar sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan keuangan perusahaan.

Sasaran dan Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini ditujukan bagi manajer keuangan, manajer akuntansi, accounting supervisor, finance supervisor, chief accountant, auditor internal, konsultan pajak, serta profesional yang menangani pelaporan keuangan dan kepatuhan akuntansi.

Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan kerangka IFRS dan hubungannya dengan perkembangan standar akuntansi keuangan di Indonesia.

  2. Mengidentifikasi perbedaan ketentuan IFRS dan PSAK pada transaksi serta akun yang relevan bagi perusahaan.

  3. Mengevaluasi penerapan standar pengakuan pendapatan berdasarkan karakteristik kontrak pelanggan.

  4. Menentukan perlakuan akuntansi sewa berdasarkan ketentuan standar yang berlaku.

  5. Menilai klasifikasi, pengukuran, dan penyajian instrumen keuangan sesuai karakteristik transaksi.

  6. Menghitung serta mengevaluasi penurunan nilai aset berdasarkan indikator dan dasar pengukuran yang relevan.

  7. Menelusuri dampak penerapan standar terhadap laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan rasio keuangan.

  8. Mengidentifikasi perbedaan perlakuan akuntansi dan perpajakan untuk mendukung rekonsiliasi fiskal.

Outline Materi yang Dibahas

Hari Pertama — IFRS Framework dan PSAK Convergence

1. Kerangka IFRS dan Perkembangan PSAK

  • Tujuan dan prinsip dasar pelaporan keuangan berdasarkan IFRS.

  • Struktur standar, interpretasi, dan kerangka konseptual pelaporan keuangan.

  • Hubungan IFRS dengan konvergensi PSAK di Indonesia.

  • Peran standar akuntansi dalam meningkatkan keterbandingan laporan keuangan.

  • Identifikasi standar yang relevan berdasarkan jenis transaksi perusahaan.

2. Analisis Perbedaan IFRS dan PSAK

  • Perbandingan ketentuan IFRS dan PSAK berdasarkan topik akuntansi.

  • Identifikasi perbedaan pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan.

  • Evaluasi dampak perubahan standar terhadap kebijakan akuntansi perusahaan.

  • Penentuan kebutuhan penyesuaian sistem, prosedur, dan dokumentasi.

  • Penelaahan sumber resmi untuk memastikan penerapan standar yang berlaku.

3. Revenue Recognition — Pengakuan Pendapatan

  • Prinsip pengakuan pendapatan dari kontrak pelanggan.

  • Identifikasi kewajiban pelaksanaan dan harga transaksi.

  • Penentuan waktu pengakuan pendapatan berdasarkan pemenuhan kewajiban.

  • Penanganan perubahan kontrak, diskon, dan komponen variabel.

  • Evaluasi dampak pengakuan pendapatan terhadap laba dan saldo kontrak.

4. Lease Accounting — Akuntansi Sewa

  • Identifikasi kontrak yang mengandung unsur sewa.

  • Penentuan masa sewa dan pembayaran sewa.

  • Pengukuran awal aset hak-guna dan liabilitas sewa.

  • Perhitungan beban depresiasi serta beban bunga sewa.

  • Evaluasi pengaruh transaksi sewa terhadap laporan posisi keuangan dan rasio keuangan.

Hari Kedua — Technical Application and Financial Impact

5. Financial Instruments — Instrumen Keuangan

  • Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan.

  • Pengukuran awal dan pengukuran setelah pengakuan awal.

  • Evaluasi metode biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar.

  • Penerapan konsep kerugian kredit ekspektasian.

  • Penyajian serta pengungkapan risiko instrumen keuangan.

6. Impairment — Penurunan Nilai Aset

  • Identifikasi indikasi penurunan nilai aset.

  • Penentuan unit penghasil kas (cash-generating unit).

  • Perhitungan jumlah terpulihkan dan nilai tercatat.

  • Pengakuan kerugian penurunan nilai serta evaluasi pemulihannya.

  • Penilaian dampak impairment terhadap laba dan nilai aset perusahaan.

7. Dampak terhadap Laporan Keuangan

  • Perbandingan angka laporan keuangan sebelum dan sesudah penyesuaian standar.

  • Evaluasi perubahan pendapatan, beban, aset, dan liabilitas.

  • Pengukuran dampak terhadap EBITDA, laba bersih, dan rasio keuangan.

  • Identifikasi kebutuhan pengungkapan tambahan dalam catatan laporan keuangan.

  • Penyusunan ringkasan dampak untuk kebutuhan manajemen dan auditor.

8. Implikasi Perpajakan dan Rekonsiliasi Fiskal

  • Perbedaan dasar pengakuan akuntansi dan ketentuan perpajakan.

  • Identifikasi perbedaan temporer dan perbedaan permanen.

  • Evaluasi konsekuensi pajak kini dan pajak tangguhan.

  • Penyusunan rekonsiliasi laba akuntansi dengan penghasilan kena pajak.

  • Pemeriksaan dokumentasi pendukung untuk kepentingan pelaporan dan pemeriksaan pajak.

9. Studi Kasus Konvergensi IFRS–PSAK

  • Evaluasi kasus pengakuan pendapatan, sewa, instrumen keuangan, dan impairment.

  • Perhitungan penyesuaian akuntansi berdasarkan skenario transaksi.

  • Penyusunan jurnal penyesuaian serta ringkasan dampak terhadap laporan keuangan.

  • Identifikasi implikasi perpajakan dari perbedaan perlakuan akuntansi.

  • Presentasi hasil evaluasi dan rekomendasi penerapan standar.

Metode Pelatihan

  • Presentasi dan Diskusi

  • Studi Kasus

  • Praktik dan Role Play

Hasil Praktik dan Evaluasi Kompetensi

Peserta menyelesaikan studi kasus yang mencakup identifikasi perbedaan standar, perhitungan penyesuaian akuntansi, serta evaluasi dampak terhadap laporan keuangan dan perpajakan. Evaluasi menitikberatkan ketepatan interpretasi standar, konsistensi perhitungan, kualitas jurnal penyesuaian, dan kemampuan menyusun rekomendasi berdasarkan karakteristik transaksi.

Informasi dan Pendaftaran

Untuk memperoleh informasi jadwal, biaya investasi, dan pelaksanaan pelatihan IFRS Series & PSAK Convergence, silakan menghubungi tim Urways Indonesia.

Mobile: 0819 1534 6688

Email: cs@urways-indonesia.co.id

LOKASI

JAKARTA

TANGGAL

03–04 Nov 2026, 01–02 Des 2026

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “IFRS Series & PSAK Convergence”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *