Litigation Public Relations

Rentang harga: Rp4,250,000 hingga Rp6,750,000

Perkara hukum dapat berkembang menjadi persoalan komunikasi ketika media, publik, regulator, dan stakeholder mengikuti prosesnya. Karena itu, perusahaan membutuhkan strategi Litigation Public Relations yang mampu menjaga akurasi informasi, konsistensi pesan, dan reputasi organisasi. Tim komunikasi perlu memahami batas komunikasi selama proses hukum berlangsung. Mereka juga perlu berkoordinasi dengan Legal, Corporate Secretary, manajemen, dan pihak terkait sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

Program ini membantu peserta memahami karakteristik komunikasi dalam perkara hukum. Peserta mempelajari stakeholder mapping, media strategy, message development, spokesperson preparation, issue management, dan crisis communication. Selain itu, peserta berlatih menyusun Litigation Communication Plan melalui case study dan simulasi. Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat mengembangkan kerangka komunikasi yang terukur tanpa mengganggu proses hukum yang sedang berjalan.

Litigation Public Relations

Kode: CC-PR11
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.250.000/peserta

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Perkara hukum dapat berkembang menjadi persoalan komunikasi ketika media, publik, regulator, dan stakeholder mengikuti prosesnya. Karena itu, perusahaan membutuhkan strategi Litigation Public Relations yang mampu menjaga akurasi informasi, konsistensi pesan, dan reputasi organisasi.

Tim komunikasi perlu memahami batas komunikasi selama proses hukum berlangsung. Mereka juga perlu berkoordinasi dengan Legal, Corporate Secretary, manajemen, dan pihak terkait sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

Program ini membantu peserta memahami karakteristik komunikasi dalam perkara hukum. Peserta mempelajari stakeholder mapping, media strategy, message development, spokesperson preparation, issue management, dan crisis communication.

Selain itu, peserta berlatih menyusun Litigation Communication Plan melalui case study dan simulasi. Dengan pendekatan tersebut, peserta dapat mengembangkan kerangka komunikasi yang terukur tanpa mengganggu proses hukum yang sedang berjalan.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program Litigation Public Relations Training ini sesuai bagi profesional yang menangani komunikasi perusahaan dalam situasi sengketa, perkara hukum, atau isu reputasi.

  • Corporate Communication Manager
  • Corporate Affairs Manager
  • Public Relations Manager
  • Corporate Secretary
  • Public Relations Specialist
  • Corporate Communication Specialist
  • Legal Communication Officer
  • Litigation Support Officer
  • Crisis Communication Officer
  • Media Relations Manager
  • Communication Planning Manager
  • Legal atau Corporate Affairs professional yang berkoordinasi dengan tim komunikasi

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

DAY 1 — Litigation Context, Stakeholder & Communication Strategy

Module 1 — Litigation Context & Public Relations

Peserta memulai pelatihan dengan memahami hubungan antara proses hukum dan komunikasi publik. Peserta kemudian mengidentifikasi karakteristik komunikasi pada setiap tahap perkara.

  • Memahami konsep Litigation Public Relations
  • Mengidentifikasi karakteristik litigation communication
  • Menganalisis hubungan antara perkara hukum, media, dan reputasi
  • Mengidentifikasi communication risks dalam proses hukum
  • Membedakan informasi publik, informasi internal, dan informasi yang perlu mendapat persetujuan Legal
  • Menentukan communication boundaries selama proses hukum

Praktik: Litigation Communication Case Analysis
Output: Litigation Communication Context Framework

Module 2 — Stakeholder & Media Mapping

Selanjutnya, peserta memetakan stakeholder yang memiliki kepentingan terhadap perkara. Peserta juga menganalisis kebutuhan informasi setiap stakeholder.

  • Mengidentifikasi stakeholder utama
  • Memetakan media yang relevan
  • Menganalisis stakeholder interest dan influence
  • Mengidentifikasi kebutuhan informasi publik
  • Menentukan stakeholder communication priority
  • Menyusun stakeholder dan media mapping

Praktik: Stakeholder & Media Mapping Workshop
Output: Litigation Stakeholder & Media Map

Module 3 — Litigation Issue & Reputation Risk Assessment

Setelah memahami stakeholder, peserta menganalisis isu dan risiko reputasi. Analisis ini membantu peserta menentukan prioritas komunikasi.

  • Mengidentifikasi litigation-related issues
  • Menganalisis reputational risk
  • Menilai potential media impact
  • Mengidentifikasi misinformation dan information gaps
  • Menentukan issue priority
  • Menyusun escalation criteria

Praktik: Litigation Risk Assessment Workshop
Output: Litigation Issue & Reputation Risk Matrix

Module 4 — Litigation Communication Strategy

Pada tahap berikutnya, peserta menyusun strategi komunikasi berdasarkan konteks perkara dan kebutuhan stakeholder. Peserta juga menentukan tujuan komunikasi dan kanal yang relevan.

  • Menentukan communication objectives
  • Menyusun communication strategy
  • Menentukan key communication priorities
  • Memilih communication channels
  • Menentukan stakeholder-specific messages
  • Menyusun litigation communication flow

Praktik: Litigation Communication Strategy Workshop
Output: Litigation Communication Strategy Map


DAY 2 — Message Development, Media Relations & Simulation

Module 5 — Litigation Message Development

Pada hari kedua, peserta mengembangkan pesan untuk berbagai kebutuhan komunikasi. Peserta belajar menjaga konsistensi pesan dengan posisi hukum perusahaan.

  • Menentukan message objectives
  • Menyusun key messages
  • Mengembangkan holding statement
  • Menyusun Q&A untuk media
  • Menentukan tone of voice
  • Mengidentifikasi informasi yang memerlukan validasi Legal
  • Menyesuaikan pesan dengan stakeholder

Praktik: Litigation Message Development Workshop
Output: Litigation Key Message & Q&A Framework

Module 6 — Media Relations & Spokesperson Management

Selanjutnya, peserta mempelajari strategi menghadapi media selama perkara berlangsung. Peserta juga berlatih menyiapkan spokesperson untuk menghadapi pertanyaan yang sensitif.

  • Menentukan media engagement strategy
  • Menyiapkan spokesperson
  • Mengembangkan media briefing
  • Mengelola media inquiry
  • Menangani pertanyaan sensitif
  • Menentukan escalation mechanism
  • Menjaga konsistensi antara pesan komunikasi dan posisi perusahaan

Praktik: Media Interview Simulation
Output: Litigation Media Response Guide

Module 7 — Legal–Communication Coordination

Litigation Public Relations membutuhkan koordinasi erat antara fungsi Legal dan Communication. Karena itu, peserta mempelajari alur kerja yang membantu kedua fungsi mengambil keputusan secara terkoordinasi.

  • Menentukan pembagian peran Legal dan Communication
  • Menyusun communication approval flow
  • Menentukan PIC dan escalation points
  • Mengatur proses legal review terhadap pesan
  • Menyusun internal communication protocol
  • Mengembangkan mekanisme koordinasi dengan manajemen
  • Menentukan prosedur dokumentasi komunikasi

Praktik: Legal–Communication Coordination Simulation
Output: Litigation Communication Governance Workflow

Module 8 — Litigation PR Simulation & Communication Plan

Pada tahap akhir, peserta mengikuti simulasi perkara secara menyeluruh. Peserta merespons perkembangan kasus, pertanyaan media, perubahan isu, dan kebutuhan stakeholder.

  • Menganalisis perkembangan perkara
  • Menentukan communication response
  • Mengembangkan dan memperbarui key messages
  • Menangani media inquiry
  • Mengelola stakeholder communication
  • Melakukan koordinasi dengan Legal
  • Mengevaluasi efektivitas komunikasi
  • Menyusun litigation communication plan

Praktik: Full Litigation PR Simulation
Output: Litigation Public Relations Communication Plan

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Memahami karakteristik Litigation Public Relations
  • Menganalisis konteks komunikasi dalam perkara hukum
  • Mengidentifikasi stakeholder dan media yang relevan
  • Menganalisis litigation issues dan reputational risks
  • Menentukan communication objectives dan priorities
  • Menyusun Litigation Communication Strategy
  • Mengembangkan key messages, holding statement, dan media Q&A
  • Menyiapkan spokesperson untuk menghadapi media
  • Mengembangkan koordinasi Legal dan Communication
  • Menangani media inquiry dalam situasi perkara
  • Menyusun Litigation Public Relations Communication Plan

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada litigation context, stakeholder mapping, media mapping, issue analysis, reputation risk assessment, dan communication strategy.

Selanjutnya, hari kedua membahas message development, media relations, spokesperson management, Legal–Communication coordination, serta litigation PR simulation.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, stakeholder mapping, risk assessment, message development, media interview, dan litigation PR simulation.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti case study, communication strategy workshop, message development, media simulation, dan koordinasi Legal–Communication.

In-House Training

Untuk in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Kami dapat menyesuaikan materi dengan industri dan karakteristik perkara.

Penyesuaian juga dapat mencakup struktur organisasi, stakeholder profile, media landscape, communication approval flow, serta kebutuhan koordinasi Legal dan Communication.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Litigation Communication Workshop
  • Stakeholder Mapping Exercise
  • Risk Assessment Workshop
  • Message Development Workshop
  • Media Interview Simulation
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Peer Review
  • Litigation PR Simulation

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta mengikuti evaluasi berbasis kasus dan simulasi. Setiap latihan membantu peserta membangun komponen Litigation Public Relations Communication Plan secara bertahap.

Evaluasi mencakup:

  • Litigation Communication Case Analysis
  • Stakeholder & Media Mapping
  • Litigation Risk Assessment
  • Communication Strategy Workshop
  • Litigation Message Development
  • Media Interview Simulation
  • Legal–Communication Coordination Simulation
  • Full Litigation PR Simulation
  • Presentasi Litigation Communication Plan
  • Peer Review

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan kembali untuk kebutuhan komunikasi dalam perkara hukum.

  • Litigation Communication Context Framework
  • Litigation Stakeholder & Media Map
  • Litigation Issue & Reputation Risk Matrix
  • Litigation Communication Strategy Map
  • Litigation Key Message & Q&A Framework
  • Litigation Media Response Guide
  • Litigation Communication Governance Workflow
  • Litigation Public Relations Communication Plan

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Litigation Public Relations Training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi mengenai program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, kami dapat menyesuaikan materi dengan industri, karakteristik perkara, struktur organisasi, kebutuhan stakeholder, media landscape, serta kompetensi tim komunikasi.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

 

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE

TANGGAL

15–16 September, 13–14 Oktober, 10–11 November, 15–16 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Litigation Public Relations”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Litigation Public RelationsLitigation Public Relations
Rentang harga: Rp4,250,000 hingga Rp6,750,000Pilih opsi