Tentang Program
Managing Critical & Local Media Training membantu organisasi membangun hubungan yang profesional, konstruktif, dan berkelanjutan dengan media lokal maupun media kritis. Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap isu tata kelola, lingkungan, investasi, pelayanan, dan hubungan dengan masyarakat, organisasi memerlukan strategi komunikasi yang mampu membangun kepercayaan sekaligus mengelola pemberitaan secara efektif. Oleh karena itu, program ini memadukan 40% konsep dan 60% praktik agar peserta mampu mengembangkan strategi media engagement, menghadapi wawancara yang menantang, mengelola isu sensitif, serta melindungi reputasi organisasi melalui hubungan media yang profesional.
Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?
Media lokal memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat, pemerintah daerah, komunitas, dan stakeholder di wilayah operasional organisasi. Selain itu, media kritis sering mengangkat isu yang berkaitan dengan tata kelola perusahaan, pelayanan publik, lingkungan, investasi, maupun dampak sosial suatu kegiatan. Di sisi lain, organisasi perlu memastikan setiap komunikasi dilakukan secara terbuka, akurat, dan kredibel agar mampu membangun kepercayaan jangka panjang. Dengan demikian, kemampuan mengelola hubungan dengan media lokal dan media kritis menjadi bagian penting dari strategi komunikasi dan perlindungan reputasi organisasi.
Melalui pelatihan ini, peserta akan mampu:
- Memahami karakteristik media lokal dan media kritis dalam ekosistem komunikasi saat ini.
- Menyusun strategi media engagement yang mendukung reputasi organisasi.
- Mengembangkan media stakeholder mapping berdasarkan tingkat pengaruh dan kepentingan.
- Membangun hubungan profesional yang memperkuat kepercayaan media.
- Mengelola komunikasi pada isu lokal dan situasi yang sensitif.
- Menghadapi wawancara serta pertanyaan kritis dari media secara profesional.
- Menyusun strategi respons media yang cepat, konsisten, dan berbasis fakta.
- Mengembangkan strategi perlindungan reputasi melalui media relations.
- Menyusun Managing Critical & Local Media Action Plan yang siap diterapkan di organisasi.
Siapa yang Harus Mengikuti?
Program ini sesuai bagi profesional yang memiliki tanggung jawab dalam komunikasi organisasi, hubungan media, pengelolaan stakeholder, maupun komunikasi proyek, antara lain:
- Corporate Communication Manager
- Public Relations Manager
- Media Relations Officer
- Corporate Secretary
- Community Relations Officer
- CSR Officer
- Government Relations Officer
- Corporate Affairs Professional
- Stakeholder Relations Officer
- Project Communication Officer
- Profesional yang berinteraksi dengan media lokal, media komunitas, maupun media yang memiliki fokus pada isu publik dan fungsi pengawasan.
Apa yang Akan Anda Pelajari?
Pelatihan berlangsung selama 2 hari dengan pendekatan 40% konsep dan 60% praktik. Selama pelatihan, peserta mempelajari strategi media engagement melalui studi kasus, simulasi, diskusi interaktif, role play, serta latihan penyusunan strategi komunikasi yang dapat langsung diterapkan di organisasi.
Hari Pertama – Building Strategic Relationships with Local and Critical Media
Pada hari pertama, peserta membangun pemahaman mengenai karakteristik media lokal dan media kritis sebagai bagian dari ekosistem komunikasi organisasi. Selanjutnya, peserta mempelajari cara memetakan media, membangun hubungan profesional, serta mengelola komunikasi pada isu lokal yang berpotensi memengaruhi reputasi organisasi. Selain itu, peserta juga mengembangkan strategi komunikasi yang mendukung hubungan jangka panjang dengan media.
Peserta akan mempelajari cara:
- Memahami peran media lokal dalam pembentukan opini publik.
- Mengenali karakteristik media kritis dan investigative reporting.
- Menganalisis pengaruh media lokal terhadap reputasi organisasi.
- Memahami dinamika hubungan organisasi dengan media daerah.
- Mengidentifikasi perkembangan media lokal dan digital community media.
- Menyusun Media Stakeholder Mapping berdasarkan tingkat pengaruh dan kepentingan.
- Mengembangkan strategi media engagement yang efektif.
- Membangun hubungan profesional yang meningkatkan kepercayaan media.
- Mengelola komunikasi pada isu lingkungan, sosial, operasional, dan pelayanan publik.
- Menyusun pesan strategis berbasis fakta untuk mencegah eskalasi isu.
Hari Kedua – Critical Media Engagement and Reputation Protection
Pada hari kedua, peserta mengembangkan kemampuan menghadapi pertanyaan kritis, mengelola komunikasi pada situasi sensitif, serta melindungi reputasi organisasi melalui strategi media relations yang terukur. Selain itu, peserta mempelajari cara mengukur efektivitas hubungan media agar organisasi mampu meningkatkan kualitas komunikasi secara berkelanjutan. Pada akhirnya, peserta menyusun rencana implementasi yang dapat diterapkan di organisasi.
Peserta akan mempelajari cara:
- Memahami pola pertanyaan kritis dari media.
- Menjawab pertanyaan media secara jelas, konsisten, dan kredibel.
- Menggunakan teknik message bridging dan message control.
- Menjaga kredibilitas organisasi saat menghadapi tekanan media.
- Menyusun media statement dan respons komunikasi pada isu sensitif.
- Mengelola media inquiry dan koordinasi komunikasi lintas fungsi.
- Mengembangkan strategi perlindungan reputasi melalui media relations.
- Melakukan media monitoring, share of voice analysis, dan media sentiment analysis.
- Menentukan Key Performance Indicators (KPI) untuk program media relations.
- Menyusun Managing Critical & Local Media Action Plan yang siap diterapkan di organisasi.
Durasi Pelatihan
Program berlangsung selama 2 hari (16 jam pembelajaran). Selama pelatihan, peserta mengikuti presentasi interaktif, studi kasus, simulasi, role play, diskusi kelompok, dan praktik secara bertahap. Dengan pendekatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif sehingga mampu membangun hubungan media secara lebih strategis, profesional, dan berkelanjutan.
Lokasi dan Format Pelatihan
Kami menyediakan beberapa pilihan pelaksanaan pelatihan agar organisasi dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan peserta.
Tatap Muka
Pelatihan tatap muka tersedia di:
- Jakarta – Hotel Amaris Mampang Prapatan
- Tangerang – Hotel Amaris BSD Serpong
Online Training
Selain kelas tatap muka, peserta juga dapat mengikuti Online Training melalui platform virtual interaktif. Dengan format tersebut, peserta tetap memperoleh pengalaman belajar yang setara, termasuk pembahasan studi kasus, simulasi, diskusi, dan latihan menghadapi media lokal maupun media kritis.
Di samping itu, kami juga menyediakan In-House Training dan Corporate Training yang dapat disesuaikan dengan karakteristik organisasi, sektor industri, wilayah operasional, maupun kebutuhan pengelolaan hubungan media.
Metode Pelatihan
Agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, program memadukan berbagai metode pembelajaran. Dengan demikian, peserta memperoleh keseimbangan antara pemahaman konseptual dan pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan hubungan media.
Metode yang digunakan meliputi:
- Presentasi interaktif.
- Studi kasus media dan korporasi.
- Diskusi kelompok.
- Simulasi penyusunan strategi media relations.
- Workshop penyusunan media engagement strategy.
- Role play media interview, doorstop interview, dan media engagement.
- Action learning.
- Pre-test dan Post-test.
- Presentasi hasil implementasi.
Apa yang Akan Anda Dapatkan?
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta memperoleh kompetensi, framework, dan dokumen kerja yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan hubungan media. Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai perangkat yang membantu organisasi membangun komunikasi yang lebih efektif sekaligus memperkuat reputasi.
Kompetensi
- Menyusun strategi hubungan dengan media lokal dan media kritis.
- Mengembangkan Media Stakeholder Mapping.
- Membangun hubungan profesional yang meningkatkan kepercayaan media.
- Mengelola komunikasi pada isu lokal dan situasi sensitif.
- Menghadapi wawancara serta pertanyaan kritis secara profesional.
- Menyusun strategi respons media berbasis fakta.
- Mengembangkan strategi perlindungan reputasi melalui media relations.
- Mengukur efektivitas program media relations menggunakan indikator yang relevan.
Deliverables
Peserta akan memperoleh:
- Media Stakeholder Mapping Matrix.
- Media Engagement Framework.
- Media Relationship Development Plan.
- Media Interview Preparation Checklist.
- Media Response Framework.
- Reputation Protection Toolkit.
- Media Relations Dashboard.
- Managing Critical & Local Media Action Plan.
Fasilitas Pelatihan
- Modul pelatihan.
- Sertifikat pelatihan.
- Template dan worksheet.
- Dokumentasi pelatihan.
- Laporan pelatihan untuk HR atau perusahaan.
- Coffee Break dan makan siang untuk kelas tatap muka.
Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan
Apabila Anda memerlukan informasi mengenai jadwal Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training, tim Urways Indonesia siap membantu memberikan rekomendasi program yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, kami juga dapat menyesuaikan materi pelatihan berdasarkan karakteristik wilayah operasional, sektor industri, tingkat eksposur media, maupun kebutuhan pengembangan kompetensi tim komunikasi sehingga hasil pelatihan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi organisasi.
WhatsApp
0819-1534-6688





Ulasan
Belum ada ulasan.