Teknik Komunikasi Menghadapi Komunitas Kritis

Rentang harga: Rp4,500,000 hingga Rp6,750,000

Program Teknik Komunikasi Menghadapi Komunitas Kritis membantu peserta memahami community concerns dan menghadapi difficult conversations. Selanjutnya, peserta mempraktikkan objection handling, dialog, active listening, dan de-escalation. Selama 2 hari, peserta mengikuti case study, role play, simulasi komunikasi, dan penyusunan Community Communication Response Guide. Setiap latihan membantu peserta menghadapi situasi komunikasi yang membutuhkan respons terukur.

Teknik Komunikasi Menghadapi Masyarakat Kritis

Kode: CC-L06
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training
Level: Mastery
Tatap Muka: Rp6.750.000/peserta
Online Training: Rp4.500.000/peserta

Fokus Program: Difficult conversations, community concerns, objection handling, dialogue, dan de-escalation
Practical Output: Community Communication Response Guide

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Tim perusahaan perlu menghadapi masyarakat yang kritis dengan komunikasi yang tenang, terarah, dan responsif. Pertanyaan, keberatan, keluhan, atau kritik dapat muncul dalam berbagai situasi.

Karena itu, profesional komunikasi perlu memahami cara membaca konteks sebelum memberikan respons. Program ini melatih peserta menghadapi difficult conversations dan memahami community concerns secara lebih sistematis.

Peserta juga mempelajari objection handling dalam situasi yang memiliki perbedaan kepentingan. Selanjutnya, peserta mengembangkan teknik dialog dan de-escalation untuk menjaga kualitas interaksi.

Pada akhir program, peserta menyusun Community Communication Response Guide. Panduan ini membantu peserta menentukan pendekatan komunikasi ketika menghadapi masyarakat dengan karakter dan tingkat keberatan yang berbeda.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program ini sesuai bagi profesional yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.

  • Community Relations Manager
  • Community Engagement Manager
  • Corporate Communication Manager
  • Corporate Affairs Manager
  • Public Relations Manager
  • CSR/TJSL Manager
  • Community Development Manager
  • Stakeholder Relations Manager
  • Stakeholder Relations Specialist
  • Community Relations Specialist
  • Corporate Communication Specialist
  • Profesional yang sering menghadapi masyarakat, komunitas, atau pemangku kepentingan kritis

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

Day 1 — Difficult Conversations & Community Concerns

Module 1 — Understanding Critical Community Context

Peserta memulai program dengan memahami karakter masyarakat yang kritis. Kemudian, peserta menganalisis konteks yang membentuk pertanyaan, keberatan, dan kekhawatiran masyarakat.

  • Mengidentifikasi karakter masyarakat kritis
  • Memahami konteks sosial dan komunikasi
  • Mengidentifikasi community concerns
  • Menganalisis sumber pertanyaan dan keberatan
  • Membedakan fakta, persepsi, dan asumsi
  • Menentukan kebutuhan respons

Praktik: Community Communication Context Workshop
Output: Community Concern Analysis Matrix

Module 2 — Difficult Conversations

Percakapan sulit membutuhkan persiapan dan pengendalian komunikasi. Peserta mempelajari cara menyusun respons ketika masyarakat menyampaikan kritik atau tuntutan secara langsung.

  • Memahami karakter difficult conversations
  • Menentukan tujuan percakapan
  • Menyusun struktur percakapan
  • Menggunakan bahasa yang jelas dan terukur
  • Mengelola pertanyaan yang berulang
  • Menjaga fokus pembicaraan

Praktik: Difficult Conversation Simulation
Output: Difficult Conversation Response Framework

Module 3 — Objection Handling

Keberatan masyarakat dapat muncul karena perbedaan informasi, kepentingan, pengalaman, atau ekspektasi. Peserta mempelajari cara merespons keberatan tanpa memperbesar ketegangan.

  • Mengidentifikasi jenis keberatan
  • Menganalisis alasan di balik keberatan
  • Menggunakan teknik mendengar aktif
  • Menyusun respons terhadap keberatan
  • Menghindari respons defensif
  • Menentukan batas informasi yang dapat disampaikan

Praktik: Objection Handling Simulation
Output: Community Objection Response Matrix

Module 4 — Dialogue & Active Listening

Dialog yang efektif membutuhkan kemampuan mendengar dan memahami perspektif masyarakat. Peserta mengembangkan teknik mendengar aktif untuk menemukan kebutuhan yang berada di balik pernyataan kritis.

  • Menggunakan active listening
  • Mengajukan pertanyaan klarifikasi
  • Mengidentifikasi pesan utama
  • Mengelola interupsi
  • Mengklarifikasi persepsi
  • Menyusun respons berdasarkan kebutuhan pembicaraan

Praktik: Dialogue & Active Listening Simulation
Output: Community Dialogue Guide

Day 2 — De-escalation & Communication Response

Module 5 — De-escalation Communication

Situasi komunikasi dapat meningkat ketika pihak yang terlibat merasa tidak didengar atau tidak dipahami. Karena itu, peserta mempelajari teknik de-escalation untuk menjaga percakapan tetap produktif.

  • Mengidentifikasi tanda peningkatan ketegangan
  • Mengenali pemicu emosional dalam percakapan
  • Menggunakan bahasa yang menenangkan
  • Mengendalikan respons verbal
  • Mengalihkan percakapan dari konfrontasi
  • Menentukan waktu untuk menghentikan atau melanjutkan dialog

Praktik: De-escalation Simulation
Output: De-escalation Response Framework

Module 6 — Handling Sensitive Community Questions

Pertanyaan masyarakat dapat menyentuh isu operasional, lingkungan, sosial, ekonomi, maupun kebijakan perusahaan. Peserta mempelajari cara memberikan respons yang relevan dan terukur.

  • Mengidentifikasi pertanyaan sensitif
  • Mengelompokkan pertanyaan berdasarkan isu
  • Menentukan informasi yang relevan
  • Menghindari spekulasi dalam respons
  • Menggunakan bridging technique
  • Menentukan mekanisme tindak lanjut

Praktik: Sensitive Question Handling Workshop
Output: Community Question Response Matrix

Module 7 — Communication Response Strategy

Peserta kemudian mengintegrasikan teknik komunikasi ke dalam strategi respons. Peserta menentukan pendekatan berdasarkan karakter masyarakat, tingkat keberatan, dan konteks pembicaraan.

  • Menentukan tujuan respons
  • Memilih pendekatan komunikasi
  • Menentukan pesan utama
  • Menyesuaikan respons dengan karakter audiens
  • Menentukan kanal dan format komunikasi
  • Menyusun mekanisme tindak lanjut

Praktik: Communication Response Strategy Workshop
Output: Community Communication Response Matrix

Module 8 — Community Communication Response Guide

Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh hasil pembelajaran ke dalam Community Communication Response Guide. Panduan ini membantu peserta menentukan respons berdasarkan situasi komunikasi yang dihadapi.

  • Mengintegrasikan community concerns
  • Memasukkan teknik difficult conversations
  • Mengintegrasikan objection handling
  • Memasukkan prinsip dialog
  • Mengintegrasikan teknik de-escalation
  • Menentukan pola respons berdasarkan situasi
  • Menetapkan follow-up points

Praktik: Community Communication Response Guide Workshop
Output: Community Communication Response Guide

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Menganalisis karakter masyarakat kritis
  • Mengidentifikasi community concerns
  • Menghadapi difficult conversations secara terstruktur
  • Mengelola keberatan masyarakat
  • Menggunakan teknik active listening
  • Mengembangkan dialog yang produktif
  • Menggunakan teknik de-escalation
  • Menangani pertanyaan sensitif
  • Menentukan strategi respons komunikasi
  • Menyusun Community Communication Response Guide

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada pemahaman masyarakat kritis, difficult conversations, objection handling, serta teknik dialog dan active listening.

Selanjutnya, hari kedua membahas de-escalation, penanganan pertanyaan sensitif, strategi respons, dan penyusunan panduan komunikasi.

Peserta mengembangkan practical output melalui studi kasus, simulasi, latihan individual, dan workshop.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Pelatihan tersedia di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, diskusi, simulasi komunikasi, role play, dan presentasi hasil kerja.

Online Training

Pelatihan berlangsung secara live melalui platform konferensi daring. Peserta tetap mengikuti diskusi, role play, latihan individual, simulasi, dan presentasi.

In-House Training

Perusahaan dapat meminta penyelenggaraan in-house training di lokasi lain. Tim Urways Indonesia dapat menyesuaikan materi dengan industri, karakter masyarakat, jenis isu, serta kebutuhan komunikasi organisasi.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Role Play
  • Communication Simulation
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Dialogue Practice
  • Peer Review
  • Presentation

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Porsi praktik mencapai sekitar 60–70% dari keseluruhan pembelajaran.

Evaluasi

Peserta menunjukkan kemampuan melalui simulasi percakapan dan analisis kasus. Selanjutnya, peserta menyusun Community Communication Response Guide berdasarkan skenario yang diberikan.

Evaluasi mencakup:

  • Analisis community concern case
  • Difficult Conversation Simulation
  • Objection Handling Simulation
  • Active Listening Exercise
  • De-escalation Simulation
  • Sensitive Question Handling
  • Communication Response Strategy Workshop
  • Penyusunan Community Communication Response Guide
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review
  • Penilaian practical output

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.

  • Community Concern Analysis Matrix
  • Difficult Conversation Response Framework
  • Community Objection Response Matrix
  • Community Dialogue Guide
  • De-escalation Response Framework
  • Community Question Response Matrix
  • Community Communication Response Matrix
  • Community Communication Response Guide

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai jadwal pelatihan atau in-house training? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi sesuai kebutuhan organisasi.

Anda juga dapat meminta penyesuaian materi berdasarkan industri dan karakter masyarakat. Penyesuaian dapat mencakup jenis isu, pola interaksi, tingkat keberatan, kebutuhan dialog, serta kompetensi komunikasi tim.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

LOKASI

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE TRAINING

TANGGAL

21–22 September, 19–20 Oktober, 16–17 November, 21–22 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Teknik Komunikasi Menghadapi Komunitas Kritis”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *