, ,

Brand Activation Management

Rentang harga: Rp4,000,000.00 hingga Rp6,500,000.00

Aktivasi brand membutuhkan perencanaan yang menghubungkan tujuan kampanye, target audiens, touchpoint, pengalaman, eksekusi, dan evaluasi. Aktivitas yang menarik secara konsep dapat menghasilkan dampak yang terbatas ketika tujuan, audiens, alur pengalaman, dan indikator keberhasilan tidak terhubung. Program ini membantu peserta merancang aktivitas aktivasi secara terstruktur, mengelola campaign touchpoints, menyusun pengalaman audiens, serta menghasilkan Brand Activation Blueprint sebagai acuan implementasi.

Guaranteed Safe Checkout

Brand Activation Management

Kode: CC-B09
Durasi: 2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran
Lokasi: Jakarta / Tangerang / Online Training *
Level: Advanced
Tatap Muka: Rp6.500.000/peserta
Online Training: Rp4.000.000/peserta

* Untuk Lokasi Bandung / Batam / Yogyakarta biaya belum termasuk Akomodasi (Transportasi dan Penginapan Trainer dan Asisten)

A. Mengapa Mengikuti Pelatihan Ini?

Brand activation membutuhkan strategi yang menghubungkan tujuan kampanye, target audiens, touchpoint, pengalaman, eksekusi, dan evaluasi. Karena itu, tim brand perlu menyusun setiap elemen aktivasi secara terintegrasi.

Konsep yang menarik juga membutuhkan arah dan tujuan yang jelas. Tanpa perencanaan yang tepat, aktivitas brand dapat kehilangan fokus dan sulit menghasilkan dampak yang terukur.

Program Brand Activation Management membantu peserta merancang aktivitas aktivasi secara sistematis. Peserta akan menganalisis tujuan, menentukan target audiens, memetakan touchpoint, dan merancang audience experience.

Selanjutnya, peserta menyusun execution plan dan measurement framework. Peserta juga menghasilkan Brand Activation Blueprint sebagai perangkat kerja untuk mendukung implementasi.

B. Siapa yang Harus Mengikuti?

Program Brand Activation Training ini sesuai bagi profesional yang mengelola brand, campaign, marketing communication, dan aktivitas aktivasi.

  • Brand Manager
  • Corporate Branding Manager
  • Marketing Communication Manager
  • Corporate Communication Manager
  • Campaign Manager
  • Marketing Activation Specialist
  • Event & Activation Specialist
  • Supervisor atau manager yang menangani aktivitas brand dan kampanye

C. Apa yang Akan Anda Pelajari?

Day 1 — Activation Strategy & Campaign Design

Module 1 — Brand Activation Assessment

Peserta memulai program dengan menganalisis kondisi aktivasi brand. Analisis ini membantu peserta menemukan gap dan peluang pengembangan.

  • Menganalisis tujuan dan kebutuhan aktivasi brand
  • Mengevaluasi aktivitas aktivasi yang pernah dilakukan
  • Mengidentifikasi activation gaps dan peluang pengembangan
  • Menentukan area perbaikan dalam perencanaan aktivasi

Praktik: Brand Activation Assessment Workshop
Output: Brand Activation Assessment Matrix

Module 2 — Activation Objective & Audience Strategy

Setelah melakukan assessment, peserta menentukan tujuan aktivasi dan target audiens. Peserta kemudian menganalisis kebutuhan serta perilaku audiens.

  • Menentukan tujuan aktivasi berdasarkan sasaran brand
  • Mengidentifikasi target audiens prioritas
  • Menganalisis kebutuhan, motivasi, dan perilaku audiens
  • Menentukan audience response yang diharapkan

Praktik: Audience & Objective Mapping
Output: Activation Objective & Audience Matrix

Module 3 — Campaign Concept & Activation Idea

Selanjutnya, peserta mengembangkan konsep kampanye berdasarkan tujuan dan audiens. Peserta juga menghubungkan konsep dengan positioning brand.

  • Mengembangkan konsep aktivasi berdasarkan tujuan dan audiens
  • Menentukan campaign idea dan activation proposition
  • Menghubungkan konsep dengan positioning brand
  • Menilai relevansi dan kelayakan konsep

Praktik: Campaign Concept Workshop
Output: Brand Activation Concept Framework

Module 4 — Touchpoint & Audience Experience Design

Berikutnya, peserta memetakan perjalanan audiens dalam aktivitas aktivasi. Peserta kemudian merancang touchpoint yang mendukung pengalaman brand.

  • Memetakan touchpoints sebelum, selama, dan setelah aktivasi
  • Menentukan alur pengalaman audiens
  • Mengidentifikasi friction points
  • Merancang pengalaman yang selaras dengan karakter brand

Praktik: Activation Journey Mapping Workshop
Output: Brand Activation Journey Map

Day 2 — Activation Execution, Measurement & Optimization

Module 5 — Activation Channel & Touchpoint Planning

Pada hari kedua, peserta menentukan kanal dan touchpoint yang mendukung perjalanan audiens. Selanjutnya, peserta mengatur urutan interaksi berdasarkan kebutuhan kampanye.

  • Menentukan kanal dan lokasi interaksi
  • Menghubungkan offline dan digital touchpoints
  • Menentukan peran setiap kanal dalam aktivasi
  • Menyusun channel sequence berdasarkan perjalanan audiens

Praktik: Touchpoint Planning Workshop
Output: Activation Channel & Touchpoint Matrix

Module 6 — Activation Execution Planning

Setelah menentukan channel dan touchpoint, peserta menyusun rencana eksekusi. Rencana tersebut mencakup aktivitas, PIC, timeline, sumber daya, dan koordinasi.

  • Menyusun aktivitas utama dan tahapan implementasi
  • Menentukan PIC, timeline, kebutuhan sumber daya, dan koordinasi
  • Mengidentifikasi risiko operasional
  • Menentukan execution checkpoints

Praktik: Activation Execution Workshop
Output: Brand Activation Action Plan

Module 7 — Activation Measurement & Evaluation

Selanjutnya, peserta menentukan indikator keberhasilan dan metode pengukuran. Peserta juga menyusun mekanisme evaluasi untuk menilai hasil aktivasi.

  • Menentukan indikator keberhasilan aktivasi
  • Mengukur audience response, engagement, dan hasil aktivitas
  • Menentukan data yang perlu dikumpulkan
  • Menyusun mekanisme evaluasi pascaaktivasi

Praktik: Activation Measurement Workshop
Output: Brand Activation Measurement Framework

Module 8 — Brand Activation Blueprint

Pada tahap akhir, peserta mengintegrasikan seluruh elemen aktivasi ke dalam satu blueprint. Blueprint tersebut menjadi dasar untuk implementasi dan optimasi.

  • Mengintegrasikan objective, audience, concept, touchpoints, execution, dan measurement
  • Menentukan prioritas implementasi
  • Menyusun activation timeline
  • Menetapkan mekanisme review dan optimasi

Praktik: Brand Activation Blueprint Workshop
Output: Brand Activation Blueprint

D. Outcome Pelatihan

Setelah mengikuti program, peserta mampu:

  • Menganalisis kebutuhan dan efektivitas aktivasi brand
  • Menentukan tujuan dan target audiens
  • Mengembangkan konsep aktivasi yang selaras dengan positioning
  • Merancang audience journey dan touchpoints
  • Menyusun rencana eksekusi aktivitas
  • Menentukan indikator dan mekanisme evaluasi
  • Mengidentifikasi risiko dan kebutuhan koordinasi
  • Menghasilkan Brand Activation Blueprint untuk kebutuhan implementasi

E. Durasi Pelatihan

2 Hari | 12–14 Jam Pembelajaran

Hari pertama berfokus pada assessment, objective, audience, konsep kampanye, dan desain pengalaman. Selanjutnya, hari kedua membahas touchpoint, eksekusi, pengukuran, evaluasi, dan penyusunan Brand Activation Blueprint.

F. Format Pelatihan

Tatap Muka

Urways Indonesia menyediakan pelatihan di Jakarta dan Tangerang. Peserta mengikuti case study, campaign workshop, journey mapping, simulasi, dan presentasi hasil kerja.

Online Training

Peserta mengikuti pelatihan secara live melalui platform konferensi daring. Selain itu, peserta tetap mengikuti campaign concept workshop, journey mapping, execution planning, dan penyusunan blueprint.

In-House Training

Untuk in-house training atau kota lainnya, silakan hubungi tim Urways Indonesia. Tim kami dapat menyesuaikan materi dengan industri dan karakter brand.

Penyesuaian juga dapat mencakup target audiens, jenis aktivasi, anggaran, serta kebutuhan organisasi.

G. Metode Pelatihan dan Evaluasi

Metode Pelatihan

  • Interactive Discussion
  • Case Study
  • Campaign Workshop
  • Journey Mapping
  • Individual Exercise
  • Group Exercise
  • Simulation
  • Peer Review

Program menggunakan pendekatan learning by doing. Karena itu, peserta memperoleh porsi praktik sekitar 60–70% selama pelatihan.

Evaluasi

Peserta mengikuti beberapa bentuk evaluasi selama program. Evaluasi tersebut menguji kemampuan peserta dalam menganalisis, merancang, dan mengembangkan aktivitas brand.

Evaluasi mencakup:

  • Brand Activation Assessment
  • Audience & Objective Mapping
  • Campaign Concept Workshop
  • Activation Journey Mapping
  • Execution Planning Exercise
  • Presentasi hasil kerja
  • Peer Review
  • Penilaian practical output

H. Apa yang Akan Anda Dapatkan?

Peserta memperoleh perangkat kerja yang dapat digunakan untuk mengembangkan aktivitas aktivasi brand.

  • Brand Activation Assessment Matrix
  • Activation Objective & Audience Matrix
  • Brand Activation Concept Framework
  • Brand Activation Journey Map
  • Activation Channel & Touchpoint Matrix
  • Brand Activation Action Plan
  • Brand Activation Measurement Framework
  • Brand Activation Blueprint

I. Fasilitas Pelatihan

Tatap Muka

  • Meeting Room
  • 2x Coffee Break
  • 1x Lunch
  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Training Kits
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Online Training

  • Modul Pelatihan
  • Sertifikat Pelatihan
  • Souvenir
  • Dokumentasi
  • Laporan kegiatan kepada HR

Hubungi Kami Jika Anda Memerlukan Bantuan

Memerlukan informasi mengenai Brand Activation Management? Tim Urways Indonesia siap membantu memberikan informasi sesuai kebutuhan organisasi.

Anda dapat menghubungi kami untuk informasi mengenai Public Training, In-House Training, maupun Corporate Training. Selain itu, tim kami dapat menyesuaikan materi dengan kebutuhan perusahaan.

Penyesuaian dapat mencakup industri, karakter brand, target audiens, jenis aktivasi, kebutuhan kampanye, serta kompetensi yang ingin dikembangkan.

WhatsApp: 0819-1534-6688
Email: urwaysindonesia@gmail.com

FORMAT

JAKARTA, TANGERANG, ONLINE TRAINING

TANGGAL

1–2 September, 29–30 September, 27–28 Oktober, 1–2 Desember

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Brand Activation Management”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *